Berkaca Dari Kerensia Valeria, Edi Ajak Anak Pontianak Tunjukan Prestasi
Connect with us

Kota Pontianak

Berkaca Dari Kerensia Valeria, Edi Ajak Anak Pontianak Tunjukan Prestasi

Published

on

Berkaca Dari Kerensia Valeria, Edi Ajak Anak Pontianak Tunjukan Prestasi
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berserta Kerensia Valeria dan kedua orang tuanya Christiansen dan Vitalia Lim, Foto Pemkot POntianak

Gencil News – Berkaca dari prestasi yang telah Kerensia Valeria raih, Wali Kota Pontianak Edi Kamtono minta kepada anak-anak Kota Pontianak untuk dapat menunjukan prestasi.

Edi Kamtono menilai bahwa anak-anak Pontianak juga memiliki prestasi yang tak kalah dari daerah lainnya di Indonesia. Kemenangan Kerensia Valeria, tentunya menjadi kebanggaan bersama bagi masyarakat Kota Pontianak.

 “Kerensia Valeria ini bisa menjadi role model atau duta anak-anak Kota Pontianak yang bisa berprestasi,” ujarnya.

Edi Kamtono berpendapat, bahwa pelajar memiliki potensi untuk dikembangkan secara maksimal akan membuahkan hasil berupa prestasi seperti halnya yang diraih oleh Kerensia.

“Hingga kini telah banyak contoh anak-anak Kota Pontianak yang telah berprestasi,” imbuhnya.

Edi berharap apa yang diraih Kerensia ini bisa menjadi contoh bagi anak-anak lainnya agar bisa sama-sama maju.

Meskipun seluruh dunia saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, namun masih ada pelajar Kota Pontianak yang mampu unjuk prestasi di tingkat internasional.

“Harus tetap semangat dan berprestasi lagi biar lebih tinggi,” ucapnya memberikan motivasi kepada Kerensia.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Dinilai Aman, Pembelajaran Tatap Muka Akan Diperluas

Published

on

By

Dinilai Aman, Pembelajaran Tatap Muka Akan Diperluas
Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka

Gencil News – Usai sepekan menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Bersama Satgas Covid-19 Kota Pontianak menggelar pertemuan membahas evaluasi pelaksanaan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak Syahdan Lazis menerangkan, sejak mulainya pembelajaran tatap muka. Pada enam SD dan enam SMP negeri sebagai percontohan, sejauh ini tidak mengalami kendala.

Rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak maupun Satgas Covid-19 Kota Pontianak juga sudah izin. Untuk melanjutkan pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Sekolah tatap muka tetap akan berlanjut. Mudah-mudahan tidak ada kendala ke depannya. Semuanya sudah siap dengan protokol kesehatan,” terangnya usai melakukan pertemuan. Dalam rangka evaluasi pembelajaran tatap muka di sekolah di Aula Kantor Terpadu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Jumat (26/2/2021).

Sejauh ini, lanjut Syahdan, evaluasi tersebut berdasarkan penyampaian dari kepala sekolah. Bahwa di sekolah yang dipimpin mereka tidak ada hambatan yang dihadapi.

Bahkan pihak komite juga menyikapi hal yang sama. Pihaknya berencana memperluas ke sekolah-sekolah lainnya, dengan catatan atas persetujuan dari Wali Kota Pontianak selaku Ketua Satgas Covid-19.

“Jika telah mendapat persetujuan maka pembelajaran tatap muka maka akan memperluas lagi ke sekolah lainnya,” sebutnya.

Ia menambahkan, jika mendapat persetujuan dari Ketua Satgas Covid-19 Kota Pontianak. Pihaknya berencana menambah jumlah sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Dengan jumlah SD sebanyak 30 sekolah dan SMP sebanyak 22 sekolah.

Tingkat kelas untuk pembelajaran tatap muka khusus SD kelas VI dan SMP kelas IX. Sedangkan bagi sekolah swasta, khususnya SD dan SMP yang sudah siap membuka pembelajaran tatap muka. Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,

Pihaknya mempersilakan sepanjang berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak serta Satgas Covid-19.

“Kemudian untuk sekolah-sekolah swasta juga sudah dimulai pembelajaran tatap muka seperti Mujahidin dan Al Azhar,” tutur Syahdan.

Continue Reading

Kota Pontianak

Mulai Belajar Tatap Muka, Guru Dan Siswa Terbiasa Menerapkan Prokes

Published

on

By

Mulai Belajar Tatap Muka, Guru Dan Siswa Terbiasa Menerapkan Prokes
Evaluasi belajar tatap muka

Gencil News – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyambut baik mulainya pembelajaran tatap muka di sekolah sebagai langkah penyesuaian pada masa pandemi Covid-19.

Meskipun masih bersifat simulasi atau uji coba, tetapi setidaknya para siswa dan guru mulai terbiasa menerapkan protokol kesehatan dalam proses belajar mengajar.

“Intinya apapun kegiatannya asal menerapkan protokol kesehatan masih bisa dilakukan,” terangnya.

Ia mengingatkan, pembelajaran tatap muka ini harus secara hati-hati. Sebab di manapun berada, kapanpun dan siapapun berpotensi tertular Covid-19. Tidak hanya dalam lingkup sekolah, ketika berada dalam rumah siswa bertemu temannya juga bisa berisiko.

“Dengan evaluasi hari ini, di sekolah ada SOP masuk, belajar, pulang dan lainnya. Intinya di sekolah tidak boleh ada kerumunan, menerapkan protokol kesehatan, insya Allah aman,” imbuh Sidiq.

Satgas Covid-19 Kota Pontianak yang mencakup bidang kesehatan dan pendidikan, akan terus melakukan koordinasi menyikapi hal tersebut. Satgas di semua tingkatan, bahkan di sekolah, bertugas melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah.

“Jadi Satgas ini akan memantau apakah ada masalah dalam penerapan pembelajaran tatap muka atau tidak,” pungkasnya. 

Continue Reading

Kota Pontianak

Edi Kamtono Himbau Warga Hemat Menggunakan Air Bersih

Published

on

By

Edi Kamtono Himbau Warga Hemat Menggunakan Air Bersih
Kondisi air baku Perumda Tirta Khatulistiwa (PDAM) Kota Pontianak

Gencil News – Kondisi air baku Perumda Tirta Khatulistiwa (PDAM) Kota Pontianak. Hingga kini masih belum menggunakan sumber air baku dari intake Penepat.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan memang kadar garam air Sungai Kapuas saat ini sudah mulai meningkat. Namun produksi dan distribusi air PDAM masih berjalan normal.

“Saya mengimbau kepada warga untuk bisa menghemat penggunaan air bersih. Selain itu tampung air tawar yang ada untuk cadangan,” ujarnya, Kamis (25/2/2021).

Ia juga meminta PDAM secara rutin melakukan kontrol untuk memonitor kualitas air baku. Sebab menghadapi musim yang tidak menentu, khawatirnya akan mempengaruhi kualitas air baku PDAM.

“Saya minta PDAM terus memantau kualitas air baku secara rutin,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Khatulistiwa, Ardiansyah menjelaskan, kadar klorida atau garam air baku saat ini masih bersifat fluktuatif. Sungai Kapuas sebagai air baku PDAM sudah mulai mengalami intrusi air laut.

“Bahkan, pagi hingga siang hari kadar garam mengalami kenaikan terutama pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Sungai Jawi Luar Gang Kayu Manis sudah mencapai 1000 ppm,” ungkapnya.

Sedangkan pada IPA lainnya, lanjut Ardiansyah, masih di bawah ambang batas. IPA Imam Bonjol yakni sekitar 400 ppm dan IPA Selat Panjang sekitar 400 ppm. Termasuk IPA Parit Mayor sekitar 300 ppm.

Sebagai langkah untuk mengantisipasi jika intrusi air laut kian meningkat, pihaknya sudah mempersiapkan intake Penepat. Uji coba dua pompa juga telah dilakukan dengan kapasitas yang diperoleh sekitar 471 liter per detik.

“Sementara total kapasitas produksi air PDAM dalam kondisi normal sekitar 2.058 liter per detik,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyelesaikan perbaikan kerusakan pada pipa Penepat. Sehingga dirinya memastikan intake Penepat siap difungsikan.

“Untuk memenuhi kebutuhan air bersih walaupun sifatnya terbatas kami juga mempersiapkan dua reservoir yakni di Perum III dan Boster Wonosobo,” terangnya

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING