Edi Kamtono : Cabang Tahfiz Dan Tilawah Jadi Unggulan Kota Pontianak
Connect with us

Kota Pontianak

Edi Kamtono : Cabang Tahfiz Dan Tilawah Jadi Unggulan Kota Pontianak

Published

on

Edi Kamtono Cabang Tahfiz Dan Tilawah Jadi Unggulan Kota Pontianak
Wali Kota Pontianak Menilai LPTQ Kota Pontianak sudah baik

Gencil News – Kehadiran Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak sebagai sebuah lembaga pembinaan dan pelatihan para qori dan qoriah. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai bahwa sudah sangat baik.

Hal itu terbukti dengan prestasi qori qoriah dari Kota Pontianak, baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Faktor keberhasilan suatu organisasi adalah kerjasama dan ketersediaan SDM. Ini yang harus adanya peningkatan kualitas LPTQ Kota Pontianak,” ujarnya usai membuka rapat kerja LPTQ Kota Pontianak di Hotel Kapuas Palace, Kamis (17/12/2020).

Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah LPTQ Kota Pontianak yang harus tertuntaskan. Semua itu butuh kerjasama yang baik dari LPTQ dengan Pemerintah Kota Pontianak, Pemerintah Provinsi Kalbar serta lembaga masyarakat lainnya.

“Harapan kita tentu rapat kerja ini bisa menghasilkan poin-poin untuk disampaikan ke LPTQ Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.

Edi berharap peran LPTQ Kota Pontianak dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 bisa melaksanakan fungsinya secara maksimal.

“Terus lakukan inovasi-inovasi dengan memanfaatkan teknologi sebagai sarana dalam melakukan pembinaan terhadap qori dan qoriah,” ucapnya.

Tak kalah pentingnya, selain mencetak para qori dan qoriah terbaik, ia berharap kehadiran LPTQ juga mampu membentuk kehidupan masyarakat yang Qurani dan Islami.

“Kehidupan masyarakat di Kota Pontianak harus mencerminkan nilai-nilai Qurani dan Islami,” imbuh Edi.

Rencana Program Kegiatan LPTQ Kedepan

Ketua Umum LPTQ Kota Pontianak Mulyadi mengatakan, rapat kerja ini untuk membahas rencana-rencana program kegiatan LPTQ kedepan.

“Pada rapat kerja ini saya harap ada rekomendasi yang akan disampaikan ke LPTQ Provinsi Kalbar,” tuturnya.

Pada ajang MTQ tingkat nasional yang pelaksanaannya di Padang beberapa waktu lalu, beberapa utusan asal Kota Pontianak berhasil mengukir prestasi. Tak hanya itu, dalam rangka HUT Korpri, salah satu ASN, mantan qori Kota Pontianak berhasil merebut juara pertama MTQ adzan tingkat nasional.

“Ini sebagai ajang evaluasi untuk melakukan pembinaan pada masa mendatang,” kata Mulyadi.

Kepada para pengurus LPTQ hingga tingkat kecamatan, ia meminta cabang unggulan dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) harus sudah ada penentuannya.

“Selama ini cabang tahfiz dan tilawah selalu menjadi unggulan Kota Pontianak. Bahkan pada tingkat nasional Provinsi Kalbar bisa berada di tahfiz dan tilawah,” tuturnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Peduli Lingkungan Dengan Memilah Jenis Sampah

Published

on

Peduli Lingkungan Dengan Memilah Jenis Sampah

Gencil News – Pada saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2021, Rabu (3/3/2021). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat Kota Pontianak untuk peduli terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan.

Edi berharap masyarakat sudah mulai memilah sampah rumah tangga sehingga sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang. Sampah yang dipilah bisa dimanfaatkan di bank sampah yang ada.

“Sehingga sampah-sampah tersebut bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomis,” katanya

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan ditingkatkan. Sebab dengan masyarakat peduli terhadap lingkungannya, maka masyarakat juga yang akan merasakan dampaknya. Demikian pula kebersihan lingkungan pasar juga tak kalah pentingnya.

“Di pasar-pasar tradisional juga diharapkan pedagang maupun pembeli sama-sama peduli menjaga kebersihan lingkungan pasar,” tuturnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Peran Warga Penting Untuk Ciptakan Pontianak Yang Bersih

Published

on

Peran Warga Penting Untuk Ciptakan Pontianak Yang Bersih
Tempat penampungan sampah, Lokasi jalan Paris 2 - Foto courtesy DLH Pemkot Pontianak

Gencil News – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak, Saptiko mengatakan dalam menjaga kebersihan kota, tidak cukup peran pemerintah saja. Namun juga membutuhkan peran dan kesadaran masyarakat.

Salah satu caranya adalah dimulai dari masyarakat dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga. Memisahkan sampah organik seperti buah, sayur atau sisa makanan. Kemudian untuk sampah non organik seperti plastik, kertas dan sejenisnya juga dipilah.

“Dengan demikian sampah-sampah tersebut bisa dimanfaatkan oleh komunitas peduli lingkungan atau masyarakat sehingga bernilai ekonomi,” sebutnya.

Saptiko menuturkan, ada dua cara dalam mengolah sampah organik, yakni membuat kompos dan budidaya maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) sebagai baham baku pakan alternatif. Untuk budidaya maggot, lanjutnya, sudah ada masyarakat  yang mengelolah secara swadaya.

“Bahkan sudah ada yang skala besar dengan penghasilan sekitar Rp14 juta per bulan,” ungkapnya.

Sedangkan sampah anorganik, bisa dipilah dan dimasukkan ke bank sampah sehingga memiliki nilai ekonomis. Pandemi Covid-19 mempengaruhi jumlah sampah hingga turun sekitar 10 persen. Ia mengimbau masyarakat sudah mulai memilah sampah rumah tangga.

“Kami juga mengimbau warga untuk mematuhi jadwal pembuangan sampah di TPS, yakni mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB,” tutupnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Kasat Pol PP Kota Pontianak Boyong Penghargaan dari Kemendagri

Published

on

Kasat Pol PP Kota Pontianak Boyong Penghargaan dari Kemendagri
Acara penganugerahan tersebut dirangkaikan dengan Peringatan HUT ke-71 Satpol PP dan ke-59 Satuan Perlindungan Masyarakat di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (3/3/2021). Foto Pemkot Pontianak

Gencil News – Kasat Pol PP Kota Pontianak Syarifah Adriana boyong penghargaan dari Kemendagri. Kasat Pol PP Kota Pontianak meraih penghargaan Karya Bhakti Satpol PP dari Kementerian Dalam Negeri.

Syarifah Adriana, Kasat Pol PP Kota Pontianak adalah satu dari tujuh Kasat Pol PP Se-Indonesia yang meraih penghargaan serupa.

Acara penganugerahan tersebut dirangkaikan dengan Peringatan HUT ke-71 Satpol PP dan ke-59 Satuan Perlindungan Masyarakat di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi tinggi atas penghargaan yang disematkan kepada Kasatpol PP Kota Pontianak.

Sebagai satu diantara dua kota se-Indonesia penerima award, hal ini menjadi sebuah kebanggaan karena kinerja Satpol PP Kota Pontianak dalam upaya membantu kelancaran pemerintah daerah menangani Covid-19 mendapat penilaian yang tinggi oleh pemerintah pusat.

“Hal ini menunjukkan Kasatpol PP memiliki komitmen dan integritas yang tinggi dalam kinerjanya,” ungkapnya.

Menurutnya, penghargaan Karya Bhakti Satpol PP sudah sepantasnya disematkan kepada Syarifah Adriana lantaran selama pandemi Covid-19 hingga saat ini kinerjanya luar biasa tanpa kenal waktu.

“Boleh dikatakan pagi, siang dan malam Kasatpol PP tak kenal lelah mengabdikan dirinya demi menegakkan peraturan daerah (perda),” kata Edi.

Meskipun dari sisi jumlah personil yang sangat terbatas, namun tak menyurutkan jajaran Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya. Ia meminta jajaran Satpol PP Kota Pontianak tetap mengedepankan profesionalitas dan meningkatkan kapasitas diri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saya minta jajaran Satpol PP terus tingkatkan profesionlisme dan kapasitas aparatur serta sinergitas dengan instansi terkait,” imbuhnya.

Kasatpol PP Kota Pontianak Syarifah Adriana menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Wali Kota Pontianak kepada dirinya beserta jajaran dalam melaksanakan tugas sebagai aparatur penegak perda.

Penghargaan yang diterima oleh dirinya ini dinilai sebagai bonus atas kinerja yang selama ini dilakukan bersama jajarannya.

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam menegakkan perda,” ucapnya.

Selama pandemi, lanjutnya, pihaknya rutin menggelar operasi penegakkan disiplin protokol kesehatan di ruang publik.

Seperti di warung kopi dan cafe dan lainnya sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 58 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan.

Bahkan, para pelanggar perwa tersebut tak luput dari sanksi berupa denda, baik terhadap pengunjung maupun pemilik tempat usaha.

“Kami rutin menggelar razia terhadap pelanggar protokol kesehatan mulai dari pagi, siang hingga malam hari,” pungkasnya.

Tujuh daerah penerima Karya Bhakti Satpol PP adalah Kasatpol PP Kota Pontianak, Kota Denpasar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Merangin, Provinsi Bengkulu dan Provinsi Jawa Barat.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING