HUT Armada RI Ke 75, Lantamal XII Gelar Aksi Donor Darah
Connect with us

Kota Pontianak

HUT Armada RI Ke 75, Lantamal XII Gelar Aksi Donor Darah

Published

on

HUT Armada RI Ke 75, Lantamal XII Gelar Aksi Donor Darah

Gencil News – Menjelang peringatan HUT Armada RI Ke 75 pada 5 Desember mendatang Lantamal XII menggelar aksi peduli sesama dengan mendonorkan Darahnya di Gedung  Malayahati Lantamal XII Jalan Kom Yos Sudarso, Kamis (3/12) yang merupakan perintah  langsung Kasal Laksamana TNI Yudho Margono, S.E.M.M.

Aksi donor darah yang dilaksanakan oleh Lantamal XII bekerjasama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Pontianak yang diikuti oleh prajurit dan ASN Lantamal XII, ibu ibu Jalasenastri Korcab XII, Kodam XII/Tpr, Lanud Supadio, Polda Kalbar, KPLP Pontianak, ASDP, Pelindo, KSOP, Bea Cukai dunia usaha Kopitiam,dan berbagai unsur masyarakat dengan jumlah 143 orang.

“Dengan setetes darah yang didonorkan, sangat besar artinya dan dapat menyelamatkan jiwa orang lain. Mari kita rutin untuk mendonorkan darah kita guna menolong jiwa sesama manusia,” kata Danlantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, saat ditemui di sela-sela melihat para pendonor mendonorkan darahnya di Gedung  Malayahati Lantamal XII.

Danlantamal XII juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah mendonorkan darahnya.

“Terima kasih kepada semua pendonor yang telah mendonorkan darahnya. Aksi ini merupakan wujud bakti amal para prajurit TNI AL di jajaran Lantamal XIi Pontianak,” ujarnya.

Aksi donor darah masih dalam masa pandemi Covid 19 sehingga dilaksanakan tetap menerapkan protokol Covid-19 dengan memakai masker, dengan mengukur suhu tubuh setiap pendonor, menjaga jarak  dan menyiapkan hand sanitizer oleh panitia penyelenggara.

Sebelumnya, masih kata Mantan Wadan Lantamal XII, Lantamal XII telah melakukan anjangsana dengan mengunjungi para purnawirawan TNI Angkatan Laut, dan Warakawuri.

“Kemarin, kita juga telah melaksanakan anjang sana kepada para Purwirawan dan Warakawuri TNI AL, ziarah di TMP Dharma Patria Jaya. Hari ini, Alhamdulillah, kita laksanakan donor darah,” ceritanya.

Dijelaskannya, Hari Armada Republik Indonesia Ke 75 yang dilaksanakan ini memang sangat sederhana dimana dalam masa Pendemi Covid-19.

“Saya sangat berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan khususnya masyarakat Kalimantan Barat, mari kita bersama-sama pada hari Armada RI ke 75 ini untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini agar Indonesia lebih maju, sebagaiamana tema “ Jaya di Samudera untuk Indonesia Maju,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut Komandan Lantamal XII Brigjen TNI Marinir Andi Rukman, Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H., M.M, dan para pejabat utama Lantamal XII juga ikut mendonorkan darahnya agar dapat dimanfaatkan  masyarakat.  

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Setelah Pejabat Pemkot, Tokoh Agama Dan Jurnalis Yang Akan Divaksin

Published

on

By

Setelah Pejabat Pemkot, Tokoh Agama Dan Jurnalis Yang Akan Divaksin
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan saat melalui pemeriksaan kelayakan disuntik vaksin covid-19

Gencil News – Selain pejabat pemkot Pontianak yang telah menjalani vaksin Covid-19. Para tokoh agama dan jurnalis yang juga banyak beraktivitas dan bertemu banyak orang harus disuntik vaksin Covid-19.

Pada kamis,21 Januari 2021 kemarin jajaran pejabat setingkat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak menjalani vaksinasi. Yang terselenggara di Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, setelah vaksinasi kepada pejabat eselon dua. Selanjutnya akan menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya yang ada di lingkungan Pemkot Pontianak.

“Karena untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 harus melakukan pendaftaran di aplikasi,” ujarnya,

Edi mengatakan, vaksinasi terhadap para tenaga kesehatan (nakes) masih terus berjalan. Meskipun masih ada nakes yang berhalangan hadir.

Menurutnya bukan karena menghindar namun banyak nakes yang memang pernah terpapar Covid-19 sehingga mereka tidak memenuhi kriteria untuk divaksin.

“Bagi mereka yang terpapar Covid-19 tidak disarankan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu mengungkapkan, penyuntikan vaksinasi Covid-19. Tidak hanya menyasar pada pejabat di Pemkot Pontianak, akan tetapi ada beberapa unsur yang juga terlibat dalam vaksinasi ini.

“Bukan hanya pejabat, ada tokoh masyarakat, tokoh agama, jurnalis dan lain-lain. Untuk jumlah nya 20 orang,” terangnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Canangkankan Vaksinasi, Edi Sebut Pentingnya Divaksin

Published

on

Canangkankan Vaksinasi, Edi Sebut Pentingnya Divaksin

Gencil News – Sebanyak 22 calon peserta vaksinasi Covid-19 hadir pada pencanangan vaksinasi Covid-19 di halaman Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak Jalan Ahmad Yani, Kamis (21/1/2021). Sebanyak 22 peserta tersebut terdiri dari Forkopimda Kota Pontianak, pejabat, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, komunitas dan jurnalis.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para peserta vaksinasi Covid-19 yang telah bersedia diimunisasi vaksin Sinovac. Pencanangan vaksinasi ini tujuannya sebagai role model bagi masyarakat Kota Pontianak pentingnya diimunisasi vaksin Covid-19 dalam melindungi diri dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kita terus mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat secara luas,” ujarnya.

Bagi mereka yang telah menjalani vaksinasi, akan menerima lembaran bukti vaksinasi Covid-19 sebagai data bagi yang bersangkutan untuk berbagai keperluan. “Setelah menjalani vaksinasi yang pertama ini, mereka akan kembali lagi untuk divaksin dalam waktu 14 hari ke depan,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini sebanyak 725 tenaga kesehatan (nakes) sudah divaksin. Jumlah itu akan terus bertambah. Selanjutnya vaksinasi juga ditujukan kepada TNI, Polri maupun ASN, terutama pejabat dan guru. Guru perlu mendapatkan vaksin supaya pembelajaran tatap muka bisa dilakukan. “Kemudian juga bagi masyarakat yang rentan terhadap penularan Covid-19,” ungkap Edi.

Menurut Edi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan terus melihat perkembangan vaksinasi Covid-19. Proses vaksinasi ditujukan bagi mereka yang belum pernah terpapar dan tidak ada penyakit bawaan atau komorbid. Sehingga untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 harus melewati proses screening. “Jika hasil screeningnya membolehkan baru dilakukan vaksinasi,” terang dia.

Sementara itu, lanjutnya, apabila ada yang menolak untuk divaksin, pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu latar belakang atau alasan penolakannya. Namun dirinya yakin warga Kota Pontianak sudah memahami ikhtiar pentingnya vaksinasi Covid-19. “Karena selain melindungi diri, vaksin juga untuk melindungi orang-orang di sekitar kita,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menerangkan, memang pada awalnya jumlah calon peserta vaksinasi sebanyak 22 orang. Namun dalam proses pelaksanaannya, terutama pada saat screening, ada beberapa diantaranya ditunda vaksinasinya karena beberapa sebab. “Misalnya ada beberapa yang saat discreening ternyata tekanan darahnya naik sehingga ditunda vaksinasi terhadap bersangkutan,” paparnya.

Terhadap mereka yang belum bisa divaksin tersebut akan didaftarkan dan dimasukkan pada periode vaksinsi selanjutnya. Setelah pencanangan vaksinasi ini, sambung Sidiq, selanjutnya vaksinasi menyasar kepada TNI, Polri dan ASN, dalam hal ini diprioritaskan bagi guru atau tenaga pendidik. Hal tersebut bertujuan agar proses pendidikan bisa berjalan kembali karena selama ini menjadi permasalahan yang dihadapi semua pihak. “Jika guru telah diimunisasi maka keyakinan pendidikan bisa bergerak dan anak-anak bisa belajar dengan baik,” jelasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Canangkan Vaksinasi Sebagai Role Model Masyarakat

Published

on

By

Pemkot Pontianak Canangkan Vaksinasi Sebagai Role Model Masyarakat
Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Di Pontianak

Gencil News – Sebanyak 22 calon peserta vaksinasi Covid-19 hadir pada pencanangan vaksinasi Covid-19 di halaman Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak Jalan Ahmad Yani, Kamis (21/1/2021).

Ke-22 peserta tersebut terdiri dari Forkopimda Kota Pontianak, pejabat, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, komunitas dan jurnalis.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para peserta vaksinasi Covid-19 yang telah bersedia menjalani imunisasi vaksin Sinovac.

Pencanangan vaksinasi ini tujuannya sebagai role model bagi masyarakat Kota Pontianak pentingnya imunisasi vaksin Covid-19 dalam melindungi diri dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita terus mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat secara luas,” ujarnya.

Bagi mereka yang telah menjalani vaksinasi, akan menerima lembaran bukti vaksinasi Covid-19 sebagai data bagi yang bersangkutan untuk berbagai keperluan.

“Setelah menjalani vaksinasi yang pertama ini, mereka akan kembali lagi untuk divaksin dalam waktu 14 hari ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini sebanyak 725 tenaga kesehatan (nakes) sudah mendapat vaksin. Jumlah itu akan terus bertambah. Selanjutnya vaksinasi juga tujuannya kepada TNI, Polri maupun ASN, terutama pejabat dan guru. Guru perlu mendapatkan vaksin supaya pembelajaran tatap muka bisa terlaksana.

“Kemudian juga bagi masyarakat yang rentan terhadap penularan Covid-19,” ungkap Edi.

Menurut Edi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan terus melihat perkembangan vaksinasi Covid-19. Proses vaksinasi tujuannya bagi mereka yang belum pernah terpapar dan tidak ada penyakit bawaan atau komorbid.

Sehingga untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 harus melewati proses screening.

“Jika hasil screeningnya membolehkan baru dilakukan vaksinasi,” terang dia.

Sementara itu, lanjutnya, apabila ada yang menolak untuk divaksin, pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu latar belakang atau alasan penolakannya. Namun dirinya yakin warga Kota Pontianak sudah memahami ikhtiar pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Karena selain melindungi diri, vaksin juga untuk melindungi orang-orang di sekitar kita,” imbuhnya.

Continue Reading

TRENDING