Komandan Lantamal XII Memimpin Apel Khusus Hut Ke 75 Pomal
Connect with us

Kota Pontianak

Komandan Lantamal XII Memimpin Apel Khusus Hut Ke 75 Pomal

Published

on

Komandan Lantamal XII Memimpin Apel Khusus Hut Ke 75 Pomal

Gencil News – Komandan Lantamal XII Brigjen TNI  (Mar)  Andi Rukman, Senin ( 22/02/2021) bertempat di Lapangan Apel Lantamal XII Jl. Komyos Sudarso No 1. Menerima apel khusus dalam rangka HUT ke – 75 Polisi Militer Angkatan Laut dengan tema “Terpilih Terlatih Militan Profesional” sedangkan bertindak sebagai pengambil apel Mayor Laut (PM) Lulus Setyoputro Kasi Hartib Pomal Lantamal XII.

Pada kesempatan tersebut Komandan Lantamal XII Brigjen TNI  (Mar)  Andi Rukman, membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono antara lain, peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Militer Angkatan Laut merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga prajurit Pomal telah dapat memberikan pengabdian terbaiknya selama 75 tahun.

Sekaligus untuk mengevaluasi dan melakukan introspeksi diri  dalam menilai sejauh mana pegabdian dan kinerja Polisi Militer Angkatan Laut dalam Organisasi Angkatan laut.

Polisi Militer Angkatan Laut merupakan Figur Prajurit yang memegang teguh semboyan  “Wijna Wira Widhayaka” Prajurit Penegak Aturan yang berwatak Ksatria, Arif dan Bijaksana serta Senantiasa menjunjung tinggi prinsip kebenaran.

Ada beberapa penekanan dari bapak Kasal yang harus dipedomi dan dilaksanakan bagi prajurit Pomal antara lain agar terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME. Untuk meningkatkan Peran Penegakkan Hukum, Disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI AL secara terus menerus dan konsisten guna membentuk Karakter Prajurit TNI AL yang taat Hukum dan memliki Integritas yang tinggi.

“ Tanamkan dalam setiap Tarikan Nafas kalian, bahwa Kalian adalah Contoh dan tauladan bagi Prajurit lainnya, serta profil utuh prajurit laut di mata masyarakat.” demikian ujar Kepala Staf Angkatan Laut.

Selain itu dalam amanatnya Kasal juga menyampaikan bahwa saat masyarakat hendak melihat sosok prajurit Angkatan Laut…Lihatlah Pomal,.!! Bila ingin tahu seperti apa Disiplinya Prajurit Angkatan laut… CONTOHLAH POMAL!!!  Itulah Pomal Berbaret Biru..karena Kalian Bisa di Tiru  !!!

Hadir  dalam apel khusus ini yaitu Pejabat Utama Lantamal XII antara lain Wadan Lantamal XII, Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H., M.M., Para Asisten Danlantamal XII, Para Kadis dan Kasatker dijajaran Lantamal XII.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Luas Area Karhutla Pontianak Mencapai 40 Hektar

Published

on

Luas Area Karhutla Pontianak Mencapai 40 Hektar
Wali Kota Pontianak beserta Kapolres dan Dandim dalam kegiatan memadamkan api pada hari minggu 28 februari 2021 - Foto dok Edi Kamtono

Gencil News – Luas area akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada wilayah Kota Pontianak mencapai 40 hektar. Wali Kota Edi Kamtono mengakui sudah mengantongi nama pemilik lahan, dan Edi Kamtono sudah menyiapkan sanksi tegas akibat kebakaran ini.

Edi Kamtono mengatakan bahwa pemilik lahan ada yang memang berdomisili di Pontianak, ada juga yang di luar Pontianak sehingga tidak tahu kalau lahannya terbakar.

Saat ini pihak Pemkot Pontianak melakukan penyegelan terhadap sejumlah lokasi lahan yang terbakar. Selanjutnya Wali Kota Edi akan menindak tegas pelaku pembakaran dan pemilik lahan.

“Harus ada tindakan hukum terhadap mereka supaya ada efek jera tidak membakar lahan dan tidak lalai,” jelasnya

 status Kota Pontianak saat ini sudah masuk darurat asap sehingga perlu melakukan penanganan darurat terhadap kebakaran lahan. Penanganan kebakaran lahan sebagian sudah diatasi namun hal ini tidak bisa hanya sesaat tetapi harus secara sporadis.

“Hanya hujan yang bisa efektif memadamkan api secara total. Tetapi hujannya harus deras, kalau hujannya tidak deras, tidak terlalu signifikan,” ungkap Edi.

Dengan ditetapkannya status Pontianak darurat asap, dirinya meminta seluruh pihak bersinergi dalam menanggulangi kebakaran lahan yang terjadi. Pihaknya juga mengalokasikan anggaran untuk menangani kebakaran lahan melalui dana yang tersedia di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak.

“Selain itu pula kita ada dana tidak terduga untuk penanganan kebakaran lahan ini,” ucapnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Kualitas Udara Pontianak Berbahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas

Published

on

Kualitas Udara Pontianak Berbahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas

Gencil News – Kualitas udara di Kota Pontianak menunjukan kondisi yang berbahaya. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono minta kepada warga untuk dapat mengurangi aktivitas luar rumah.

Indeks Kualitas Udara Kota Pontianak hari ini (02/03/2021) menunjukan tingkat polusi udara masuk dalam kategori tidak sehat. Sedangkan Indeks Kualitas udaranya menunjukan angka pada 161.

Sejak tanggal 28 februari hingga 1 maret 2021, angka  indeks kualitas udara (AQI) Kota Pontianak sangat fluktuatif, namun angka-angka tersebut masih menunjukan kondisi yang tidak sehat bagi pernafasan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau masyarakat untuk tetap mengenakan masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah.

Hal ini menyikapi kondisi terkini kualitas udara di Kota Pontianak yang memburuk dan membahayakan bagi kesehatan akibat asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Melihat kondisi udara demikian, kita minta masyarakat tetap menggunakan masker apabila keluar rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujarnya

Saat ini pihaknya bersama TNI/Polri beserta petugas pemadam kebakaran swasta berupaya memadamkan api pada titik-titik wilayah yang terjadi kebakaran lahan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi asap yang kian tebal dan mempengaruhi kualitas udara.

Apalagi kondisi yang ada diperparah dengan asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kabupaten sekitar seperti Kubu Raya dan lainnya.

“Pemadaman kita lakukan secara sporadis supaya tidak ada lagi titik api karena lahan gambut ini rawan api bisa menyala kembali,” sebutnya.

Dikatakannya, status Kota Pontianak saat ini sudah masuk darurat asap sehingga perlu melakukan penanganan darurat terhadap kebakaran lahan.

Penanganan kebakaran lahan sebagian sudah diatasi namun hal ini tidak bisa hanya sesaat tetapi harus secara sporadis.

“Hanya hujan yang bisa efektif memadamkan api secara total. Tetapi hujannya harus deras, kalau hujannya tidak deras, tidak terlalu signifikan,” ungkap Edi.

Dengan ditetapkannya status Pontianak darurat asap, dirinya meminta seluruh pihak bersinergi dalam menanggulangi kebakaran lahan yang terjadi. Pihaknya juga mengalokasikan anggaran untuk menangani kebakaran lahan melalui dana yang tersedia di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak.

“Selain itu pula kita ada dana tidak terduga untuk penanganan kebakaran lahan ini,” ucapnya.

Edi menambahkan, luas areal lahan yang terbakar hampir mencapai 40 hektar. Sebagian lahan yang terbakar, ada yang sudah dikantongi nama pemiliknya.

Pemilik lahan ada yang memang berdomisili di Pontianak, ada juga yang di luar Pontianak sehingga tidak tahu kalau lahannya terbakar. Pihaknya melakukan penyegelan terhadap sejumlah lokasi lahan yang terbakar.

“Harus ada tindakan hukum terhadap mereka supaya ada efek jera tidak membakar lahan dan tidak lalai,” jelasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Siapkan Dana Tak Terduga Untuk Atasi Karhutla

Published

on

Pemkot Pontianak Siapkan Dana Tak Terduga Untuk Atasi Karhutla
Pemkot Pontianak Siapkan Dana Tak Terduga Untuk Atasi Karhutla - Foto BNPB Kota Pontianak

Gencil News – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sudah menyiapkan dana tak terduga untuk atasi karhutla yang melanda wilayah Kota Pontianak. Wali Kota Edi Kamtono akui pihaknya sudah mengalokasikan sejumlah dana untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kota Pontianak.

Dengan ditetapkannya status Pontianak darurat asap, dirinya meminta seluruh pihak bersinergi dalam menanggulangi kebakaran lahan yang terjadi.

Pihaknya juga mengalokasikan anggaran untuk menangani kebakaran lahan melalui dana yang tersedia di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak.

“Selain itu pula kita ada dana tidak terduga untuk penanganan kebakaran lahan ini,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Pontianak per 1 Maret 2021 pukul 13.00 WIB, terpantau kualitas udara Particulate Matter (PM)2,5 dengan angka 411 atau masuk kategori berbahaya.

Sedangkan berdasarkan PM10 mencapai angka 261 atau sangat tidak sehat. Saat ini pihaknya bersama TNI/Polri beserta petugas pemadam kebakaran swasta berupaya memadamkan api pada titik-titik wilayah yang terjadi kebakaran lahan.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi asap yang kian tebal dan mempengaruhi kualitas udara. Apalagi kondisi yang ada diperparah dengan asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kabupaten sekitar seperti Kubu Raya dan lainnya.

“Pemadaman kita lakukan secara sporadis supaya tidak ada lagi titik api karena lahan gambut ini rawan api bisa menyala kembali,” sebutnya.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING