Pemkot Pontianak Percepat Pemulihan Ekonomi Dan Pembangunan
Connect with us

Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Percepat Pemulihan Ekonomi Dan Pembangunan

Published

on

Pemkot Pontianak Percepat Pemulihan Ekonomi Dan Pembangunan
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono

Gencil News – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak percepat pemulihan ekonomi dan pembangunan di Kota Pontianak. Pemkot telah mempersiapkan langkah-langkah baik dalam pemulihan ekonomi dan pembangunan meski pandemi.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Pemkot Pontianak telah melakukan langkah-langkah dalam pemulihan ekonomi. Hal ini guna penanganan pandemi Covid-19 serta percepatan pelaksanaan program pembangunan.

Sebagaimana yang ditekankan Presiden RI Joko Widodo pada penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa tahun 2021 melalui video conference, Kamis (25/11/2020).

“Tentunya ini menjadi catatan kita untuk kesiapan OPD dalam mempersiapkan perencanaan,” ujarnya

Menurutnya, perencanaan itu sangat perlu lantaran pada tahun 2021 mendatang belum ada kepastian pandemi Covid-19 akan berakhir. Meskipun sudah mulai ada pencanangan vaksinasi keseluruh wilayah Negara Indonesia.

Kendati demikian, untuk program-program yang sudah siap perencanaannya. Misalnya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta OPD lainnya. Yang nantinya akan diproses secepat mungkin pada bulan Desember tahun ini.

“Yaitu dengan melengkapi persyaratan administrasi terlebih dahulu,” tutur Edi

Edi menjelaskan terkait prosesnya harus menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah (SIMAKDA). Selainitu juga menggunakan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

Untuk itu perlu adanya pematangan pelaksanaan lelang termasuk perangkat organisasinya.

“Kalau perencanaan belum ada, jadi harus lelang terlebih dahulu perencanaannya baru kemudian fisiknya,” terang Edi.

Ia menambahkan, apabila perencanaan sudah selesai maka proses lelang fisik juga lebih cepat. Proses lelang fisik semestinya tidak ada hambatan teknis, hanya tinggal kesiapan dalam kelengkapannya.

“Yang agak sulit ini simultan karena perencanaan harus lelang dulu baru fisik,” pungkasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Canangkankan Vaksinasi, Edi Sebut Pentingnya Divaksin

Published

on

Canangkankan Vaksinasi, Edi Sebut Pentingnya Divaksin

Gencil News – Sebanyak 22 calon peserta vaksinasi Covid-19 hadir pada pencanangan vaksinasi Covid-19 di halaman Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak Jalan Ahmad Yani, Kamis (21/1/2021). Sebanyak 22 peserta tersebut terdiri dari Forkopimda Kota Pontianak, pejabat, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, komunitas dan jurnalis.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para peserta vaksinasi Covid-19 yang telah bersedia diimunisasi vaksin Sinovac. Pencanangan vaksinasi ini tujuannya sebagai role model bagi masyarakat Kota Pontianak pentingnya diimunisasi vaksin Covid-19 dalam melindungi diri dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kita terus mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat secara luas,” ujarnya.

Bagi mereka yang telah menjalani vaksinasi, akan menerima lembaran bukti vaksinasi Covid-19 sebagai data bagi yang bersangkutan untuk berbagai keperluan. “Setelah menjalani vaksinasi yang pertama ini, mereka akan kembali lagi untuk divaksin dalam waktu 14 hari ke depan,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini sebanyak 725 tenaga kesehatan (nakes) sudah divaksin. Jumlah itu akan terus bertambah. Selanjutnya vaksinasi juga ditujukan kepada TNI, Polri maupun ASN, terutama pejabat dan guru. Guru perlu mendapatkan vaksin supaya pembelajaran tatap muka bisa dilakukan. “Kemudian juga bagi masyarakat yang rentan terhadap penularan Covid-19,” ungkap Edi.

Menurut Edi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan terus melihat perkembangan vaksinasi Covid-19. Proses vaksinasi ditujukan bagi mereka yang belum pernah terpapar dan tidak ada penyakit bawaan atau komorbid. Sehingga untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 harus melewati proses screening. “Jika hasil screeningnya membolehkan baru dilakukan vaksinasi,” terang dia.

Sementara itu, lanjutnya, apabila ada yang menolak untuk divaksin, pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu latar belakang atau alasan penolakannya. Namun dirinya yakin warga Kota Pontianak sudah memahami ikhtiar pentingnya vaksinasi Covid-19. “Karena selain melindungi diri, vaksin juga untuk melindungi orang-orang di sekitar kita,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menerangkan, memang pada awalnya jumlah calon peserta vaksinasi sebanyak 22 orang. Namun dalam proses pelaksanaannya, terutama pada saat screening, ada beberapa diantaranya ditunda vaksinasinya karena beberapa sebab. “Misalnya ada beberapa yang saat discreening ternyata tekanan darahnya naik sehingga ditunda vaksinasi terhadap bersangkutan,” paparnya.

Terhadap mereka yang belum bisa divaksin tersebut akan didaftarkan dan dimasukkan pada periode vaksinsi selanjutnya. Setelah pencanangan vaksinasi ini, sambung Sidiq, selanjutnya vaksinasi menyasar kepada TNI, Polri dan ASN, dalam hal ini diprioritaskan bagi guru atau tenaga pendidik. Hal tersebut bertujuan agar proses pendidikan bisa berjalan kembali karena selama ini menjadi permasalahan yang dihadapi semua pihak. “Jika guru telah diimunisasi maka keyakinan pendidikan bisa bergerak dan anak-anak bisa belajar dengan baik,” jelasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Pemkot Pontianak Canangkan Vaksinasi Sebagai Role Model Masyarakat

Published

on

By

Pemkot Pontianak Canangkan Vaksinasi Sebagai Role Model Masyarakat
Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Di Pontianak

Gencil News – Sebanyak 22 calon peserta vaksinasi Covid-19 hadir pada pencanangan vaksinasi Covid-19 di halaman Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak Jalan Ahmad Yani, Kamis (21/1/2021).

Ke-22 peserta tersebut terdiri dari Forkopimda Kota Pontianak, pejabat, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, komunitas dan jurnalis.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para peserta vaksinasi Covid-19 yang telah bersedia menjalani imunisasi vaksin Sinovac.

Pencanangan vaksinasi ini tujuannya sebagai role model bagi masyarakat Kota Pontianak pentingnya imunisasi vaksin Covid-19 dalam melindungi diri dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita terus mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat secara luas,” ujarnya.

Bagi mereka yang telah menjalani vaksinasi, akan menerima lembaran bukti vaksinasi Covid-19 sebagai data bagi yang bersangkutan untuk berbagai keperluan.

“Setelah menjalani vaksinasi yang pertama ini, mereka akan kembali lagi untuk divaksin dalam waktu 14 hari ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini sebanyak 725 tenaga kesehatan (nakes) sudah mendapat vaksin. Jumlah itu akan terus bertambah. Selanjutnya vaksinasi juga tujuannya kepada TNI, Polri maupun ASN, terutama pejabat dan guru. Guru perlu mendapatkan vaksin supaya pembelajaran tatap muka bisa terlaksana.

“Kemudian juga bagi masyarakat yang rentan terhadap penularan Covid-19,” ungkap Edi.

Menurut Edi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan terus melihat perkembangan vaksinasi Covid-19. Proses vaksinasi tujuannya bagi mereka yang belum pernah terpapar dan tidak ada penyakit bawaan atau komorbid.

Sehingga untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 harus melewati proses screening.

“Jika hasil screeningnya membolehkan baru dilakukan vaksinasi,” terang dia.

Sementara itu, lanjutnya, apabila ada yang menolak untuk divaksin, pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu latar belakang atau alasan penolakannya. Namun dirinya yakin warga Kota Pontianak sudah memahami ikhtiar pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Karena selain melindungi diri, vaksin juga untuk melindungi orang-orang di sekitar kita,” imbuhnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Gedung Kapuas Indah Akan Jadi Lokasi Mal Pelayanan Publik

Published

on

By

Gedung Kapuas Indah Akan Jadi Lokasi Mal Pelayanan Publik
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Survei Lokasi Yang Akan Dijadikan Mal Pelayanan Publik

Gencil News – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berencana membangun mal pelayanan publik. Lokasinya di Gedung Kapuas Indah lantai tiga. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan pembangunan mal pelayanan publik ini pengerjaannya secara multiyears pada perubahan anggaran mendatang.

Keberadaan mal pelayanan publik nantinya melayani bermacam jenis pelayanan.

“Mulai dari dokumen kependudukan seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, surat nikah, akta kematian dan lainnya,” ujarnya saat meninjau Gedung Kapuas Indah, Rabu (20/1/2021).

Selain dokumen kependudukan, lanjutnya, mal pelayanan publik juga melayani perizinan. Meskipun sebagian besar pelayanan perizinan sudah melalui Online Single Submission (OSS) tetapi administrasinya bisa masyarakat lakukan di mal pelayanan publik.

Sebut saja Izin Mendirikan Bangunan (IMB), izin usaha, pelayanan SIM, SKCK, paspor dan instansi lainnya. Dengan demikian pelayanan publik menjadi terpusat pada mal pelayanan publik.

“Untuk bangunan mal pelayanan publik akan kita renovasi, ini juga bagian dari penataan secara keseluruhan,” tuturnya.

Untuk kios-kios yang menempati lantai satu dan dua tetap dipertahankan dan beraktivitas seperti biasanya. Penataan dimulai dari sekarang secara bertahap. Dengan penataan kawasan ini akan menunjang aktivitas ekonomi.

Konsepnya modern tetapi tetap mempertahankan konsep tradisional dengan ciri khas masyarakat dan budaya Kota Pontianak.

“Sehingga aktivitas ekonomi bisa berjalan optimal dengan ciri khas ketradisionalan yang ada,” pungkasnya.

Continue Reading

TRENDING