Selamat! Pontianak Meraih Penghargaan APE dari Kementrian PPPA
Connect with us

Kota Pontianak

Selamat! Pontianak Meraih Penghargaan APE dari Kementrian PPPA

Published

on

Selamat! Pontianak Meraih Penghargaan APE dari Kementrian PPPA
Kota Pontianak meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA). 📸 Pemkot Pontianak

Gencil News– Kota Pontianak meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA).

Pontianak meraih penghargaan APE Kategori Madya bersama 101 penerima penghargaan daripada Kementrian dan Pemda.

Penyerahan penghargaan predikat Madya ini digelar secara virtual di Pontive Center, Rabu (13/10/2021).

Anugerah yang diterima ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan dan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui Strategi Pengarusutamaan Gender.

Pengarusutamaan gender atau disingkat PUG adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistimatis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia (rumah tanggamasyarakat dan negara).

Melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan dan program diberbagai bidang kehidupan dan pembangunan.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengucap syukur atas dianugerahkannya penghargaan ini sebagai motivasi dan penyemangat agar optimis dalam kesetaraan gender. Di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, pengarusutamaan gender telah sejak lama diimplementasikan dengan memberikan proporsi bagi kaum perempuan dalam jabatan birokrasi.

“Kesetaraan gender penting karena dengan adanya pemberdayaan perempuan ini pembangunan bisa lebih maju,” ujarnya.

Baca juga   Eva Celia Bahagia Setelah Menerima Lamaran dari Sang Kekasih

Dalam tata kelola pemerintahan, pengarusutamaan gender terus diberdayakan, mulai dari sisi perencanaan, penganggaran, evaluasi pengawasan hingga indikator keberhasilan. Penganugerahan APE ini menjadi momentum yang sangat baik bagi pihaknya untuk terus berkolaborasi dan memberdayakan potensi pengarusutamaan gender di Kota Pontianak. 

“Melalui kolaborasi ini diharapkan persoalan pengarusutamaan gender di Kota Pontianak bisa tertangani dengan baik,” tutur Bahasan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak Multi Juto Bhatarendro menerangkan, penghargaan APE yang disematkan kepada Kota Pontianak ini sebagai bentuk implementasi Pemkot Pontianak yang fokus dalam menentukan strategi pembangunan ke arah kesetaraan gender.

“Kita berharap tidak akan ada lagi persoalan kesenjangan gender dalam semua lini pembangunan,” sebutnya.

Dalam pengarusutamaan gender, Pemkot Pontianak melakukan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, evaluasi serta monitoring secara kontinyu. Semua itu tidak bisa diciptakan dalam waktu singkat. Penghargaan APE yang diraih saat ini melalui proses panjang. Sebelumnya, Kota Pontianak mendapat predikat Pratama. Tahun ini meningkat menjadi Madya. Multi berharap predikat tersebut beranjak ke tingkat Utama hingga Mentor.

Baca juga   Cilli in Sicily Rilis Single “I’ll Be Alright”

“Tidak menutup kemungkinan kita menjadi mentor karena kita inginnya membina kabupaten/kota yang sekarang ini belum mendapatkan penghargaan APE,” ungkapnya.

Di Provinsi Kalbar, baru dua daerah yang mendapat penghargaan APE dari Kementerian PP-PA yakni Kota Pontianak dan Kubu Raya. Pihaknya menargetkan dengan berupaya maksimal hingga mendapat predikat Mentor.  

Menurut Multi, ke depan pembangunan tidak hanya dilihat dari perbedaan jenis kelamin, tetapi semua sudah setara dan pengarusutamaan gender. Hal ini tergambar dari data yang terpilah.

Misalnya dari komposisi ASN, jumlahnya cenderung lebih banyak kaum perempuan. Demikian pula pejabat struktural, camat, lurah cukup banyak perempuan. Bahkan OPD-OPD yang mempunyai beban cukup berat seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan diisi oleh pejabat perempuan.

“Masyarakat tidak boleh membedakan jenis kelamin pada profesi-profesi yang ada,” pungkasnya.

Penerima Penghargaan Kategori Madya:

  1. Kementerian Luar Negeri
  2. Kementerian Pertahanan
  3. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
  4. Kementerian Sosial
  5. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
  6. Kementerian Kesehatan
  7. Provinsi Bangka Belitung
  8. Provinsi Kalimantan Tengah
  9. Provinsi Aceh
  10. Provinsi Riau
  11. Kabupaten Ponorogo
  12. Kabupaten Banyuwangi
  13. Kabupaten Situbondo
  14. Kabupaten Sidoarjo
  15. Kabupaten Mojokerto
  16. Kabupaten Nganjuk
  17. Kabupaten Magetan
  18. Kabupaten Tuban
  19. Kabupaten Lamongan
  20. Kabupaten Pamekasan
  21. Kabupaten Sumenep
  22. Kota Kediri
  23. Kota Blitar
  24. Kota Pasuruan
  25. Kota Mojokerto
  26. Kota Madiun
  27. Kabupaten Lebak
  28. Kabupaten Serang
  29. Kabupaten Tangerang
  30. Kota Cilegon
  31. Kota Serang
  32. Kabupaten Musi Banyuasin
  33. Kabupaten Merangin
  34. Kota Jambi
  35. Kabupaten Mamuju
  36. Kabupaten Padang Pariaman
  37. Kabupaten Pasaman
  38. Kabupaten Pasaman Barat
  39. Kabupaten Pesisir Selatan
  40. Kota Padang
  41. Kota Solok
  42. Kabupaten Bangka
  43. Kota Bandar Lampung
  44. Kabupaten Lampung Selatan
  45. Kabupaten Lampung Tengah
  46. Kabupaten Lampung Timur
  47. Kota Metro
  48. Kabupaten Banyumas
  49. Kabupaten Batang
  50. Kabupaten Cilacap
  51. Kabupaten Grobogan
  52. Kabupaten Klaten
  53. Kabupaten Kudus
  54. Kabupaten Pati
  55. Kabupaten Pekalongan
  56. Kabupaten Pemalang
  57. Kabupaten Tegal
  58. Kota Salatiga
  59. Kota Surakarta
  60. Kota Tegal
  61. Kabupaten Deli Serdang
  62. Kota Padangsidempuan
  63. Kota Mataram
  64. Kabupaten Lombok Barat
  65. Kabupaten Bandung Barat
  66. Kabupaten Ciamis
  67. Kabupaten Cirebon
  68. Kabupaten Majalengka
  69. Kabupaten Sukabumi
  70. Kota Banjar
  71. Kota Bekasi
  72. Kota Cirebon
  73. Kota Tasikmalaya
  74. Kabupaten Sumedang
  75. Kota Bogor
  76. Kabupaten Lingga
  77. Kota Batam
  78. Kabupaten Balangan
  79. Kota Banjarbaru
  80. Kabupaten Tabalong
  81. Kabupaten Tapin
  82. Kota Pekanbaru
  83. Kabupaten Bengkulu Utara
  84. Kota Pontianak
  85. Kabupaten Hulu Sungai Utara
  86. Kabupaten Bantaeng
  87. Kabupaten Jeneponto
  88. Kabupaten Luwu Utara
  89. Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
  90. Kabupaten Soppeng
  91. Kabupaten Takalar
  92. Kabupaten Wajo
  93. Kabupaten Gowa
  94. Kabupaten Luwu
  95. Kota Palopo
  96. Kabupaten Badung
  97. Kabupaten Buleleng
  98. Kabupaten Jembrana
  99. Kabupaten Karangasem
  100. Kabupaten Bantul
  101. Kota Yogyakarta
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Sambut HUT Ke 250 Pontianak, HMI Tanam 250 Pohon

Published

on

Sambut HUT Ke 250 Pontianak, HMI Tanam 250 Pohon

Gencil News – Dalam rangka hari jadi ke 250 Kota Pontianak. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan gerakan penanaman sebanyak 250 pohon di Gang Usaha Baru I Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Kota, Rabu (20/10/2021).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendukung aksi yang dilakukan organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam HMI Cabang Pontianak ini. Ia menilai aksi yang dilakukan oleh kaum muda ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kecintaan mereka akan Kota Pontianak. 

“Kita menanam pohon harus seperti mengurus anak bayi, harus dirawat, disiram dan bila perlu dipupuk,” pesannya.

Dalam menanam pohon, lanjutnya, jangan berpikir hasilnya, tetapi bagaimana pohon itu bisa tumbuh bagus dan subur. Seperti pohon lengkeng, mempunyai karakter bisa tumbuh tinggi sekaligus berfungsi sebagai peneduh. 

Baca juga   Disdukcapil Kurangi Kuota Layanan di Loket

Edi yakin hampir semua orang setuju dengan banyaknya pepohonan. Memang diakuinya masih ada titik-titik lokasi yang belum ditanami pohon. Untuk itu pihaknya terus berupaya memperbanyak pepohonan di penjuru Kota Pontianak. 

“Dari 100 orang yang ditanya dengan adanya pohon-pohon, dipastikan 90 persen diantaranya menyatakan lebih nyaman ada pohon, makanya setiap orang yang datang ke Pontianak mereka apresiasi karena banyaknya pepohonan,” tukasnya.

Baca juga   Taman Alun- Alun Kapuas Pontianak di Tutup

Ketua Umum HMI Cabang Pontianak Hefni Maulana menuturkan aksi penanaman 250 pohon yang digelar ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Ia menilai,semaju apapun sebuah kota, ketika lingkungannya tidak terjaga dengan baik, maka itu akan mereduksi kemajuan kota tersebut. 

“Makanya seiring berkembangnya infrastruktur dan kemajuan kota, keberadaan lingkungan hidup di tengah-tengah kita, kesuburannya, penghijauan itu harus selalu ada,” imbuhnya.

Tujuannya adalah untuk menjaga ekosistem terutama kehidupan anak cucu mendatang. Hefni menambahkan, kegiatan hari ini tidak hanya sebatas ini saja, ada beberapa titik di Kota Pontianak yang sudah disurvey pihaknya untuk ditanami pohon. Untuk di lokasi ini hanya 250 bibit pohon saja. Kemudian untuk di kelurahan-kelurahan lain sudah dibagi.

Baca juga   1/8 Dari Terumbu Karang Dunia Ada di Laut Indonesia

“Insya Allah, bukan hanya seribu, kalau dapat sejuta pohon kita tanam di Kota Pontianak, tentunya  bersinergi dengan Pemerintah Kota Pontianak,” pungkasnya. 

Continue Reading

Kota Pontianak

Wako Edi: Rakornas Kali Ini Menjadi Sarana Komunikasi Dan Informasi

Published

on

By

Wako Edi: Rakornas Kali Ini Menjadi Sarana Komunikasi Dan Informasi

Gencil News- Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan terimakasih kepada ICCN yang sudah memilih Kota Pontianak sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan rakornas

Ia mengharapkan rakornas kali ini bisa menjadi sarana komunikasi dan bertukar informasi antara kota-kota yang sudah tergabung dalam kota kreatif se-Indonesia.

“Rakornas ini menitikberatkan pada kolaborasi bersama penggiat kreativitas sehingga mampu mendorong terciptanya ekosistem ekonomi kreatif di Pontianak khususnya dan di Kalbar umumnya,” kata Wako Edi. Pada hari Kamis (21/10/2021).

Ia menjelaskan bahwa Pemkot Pontianak terus melaksanakan giat membangun dan mengembangkan kawasan wisata lokal yang memiliki potensi dalam meningkatkan ekonmi masyarakat

Salah satunya dengan memanfaatkan perkembangan ekonomi kreatif. Seperti kampung wisata yang tidak bisa lepas dari kearifan lokal serta budaya masyarakat setempat.

Baca juga   Petir Ternyata Punya Kekuatan Untuk Membersihkan Udara

“Sehingga menjadikan kampung-kampung wisata ini unik dengan identitasnya masing-masing,” ujarnya

Ketua Umum ICCN, Fiki Satari juga meyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Kalbar serta Pemkot Pontianak dan Singkawang yang sudah memfasilitasi hingga terselenggaranya rakornas di kedua kota yang ada di Kalbar.

Sebagai informasi, ICCN merupakan forum lintas komunitas kreatif yang ada di 220 kabupaten/kota se-Indonesia, yang tujuannya mendorong pembangunan Indonesia dari potensi kreativitasnya.

Ia menjelaskan bahwa pada rakornas kali ini pihaknya juga sudah menyelesaikan verifikasi jejearing yang berada di Kalbar

Baca juga   Munandar, Penyandang Disabilitas Kembangkan Kerajinan Tanjak

“Menariknya, dari Kalbar sudah ada Forum Lintas Komunitas Kreatif di 14 kabupaten/kota di Kalbar.  Ini luar biasa, kami apresiasi sebab untuk bisa mensinergikan forum jejaring lintas ini tidak mudah,” pungkasnya

Continue Reading

Kota Pontianak

PT SRD Sebagai Desk Collection, Maksudnya Apa? Begini Penjelasanya

Published

on

PT SRD Sebagai Desk Collection, Maksudnya Apa? Begini Penjelasanya
PT SRD Sebagai Desk Collection, Maksudnya Apa? Begini Penjelasanya 📸 PPID Polda Kalbar

Gencil News – Polda Kalbar berhasil membongkar praktik ilegal yang dilakukan oleh PT.SRD ( PT. Sumber Rejeki Digital).  PT. Sumber Rejeki Digital diduga sebagai tempat praktik Pinjaman Online (Pinjol) ilegal di Kota Pontianak.

Kemudian dari hasil pengembangan kasus, 14 karyawan PT SRD dimintai keterangannya, setelah itu Polisi melakukan gelar perkara, naik ke penyidikan dan selanjutnya menetapkan status.

Dari ke 14 karyawan PT. SRD 2 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Keduanya bertindak sebagai “Kapten” atau orang yang bertugas untuk mengawasi para desk collection atau penagih hutang.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menjelaskan, perkembangan hasil pemeriksaan bahwa PT. SRD tidak menyelenggarakan pinjaman online melainkan lebih fokus melaksanakan Desk Collection (Descoll).

Baca juga   Wako Edi Jawab Tuntutan Mahasiswa Soal Keseriusan Tangani Covid-19

“Desk Collection itu hampir sama seperti Debt Collector, di dunia nyata disebutnya Debt Collector, kalau di dunia maya disebutnya Desk Collection,” jelas Kabid Humas, pada Selasa (19/10/2021).

Tugas mereka melakukan penagihan terhadap nasabah yang bekerjasama atau melakukan peminjaman dengan 14 aplikasi pinjol yang posisinya tidak berada di Pontianak. Sehingga ada 22.530 orang yang menjadi nasabah di perusahaan tersebut.

Jumlah personil di perusahaan ini beserta pimpinannya sebanyak 65 orang, kemarin yang kita amankan baru 14 orang dengan berbagai posisi masing-masing.

Sebelum bekerja, mereka akan diberi akses berupa username dan password yang digunakan untuk melihat data-data nasabah yang melakukan pinjaman dari 14 aplikasi pinjaman online.

Baca juga   Jaga Jarak! Waspada Klaster Pasar Jelang Lebaran

Mereka memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, HRD dan assiten HRD yang bertugas melakukan perekrutan karyawan. Kapten yang bertugas melakukan pengawasan kepada Desk Collection dan Desk Collection yang bertugas melakukan penagihan kepada nasabah yang menunggak pembayaran.

Menurut Donny, ada beberapa cara pihak Desk Collection melakukan penagihan terhadap nasabahnya.

Pertama, Reminder 2 (mengingatkan nasabah tahap 1), yaitu melakukan penagihan dengan cara menelpon langsung dan mengirimkan pesan template whatsapp yang isinya hanya mengingatkan.

Kedua, Reminder 1 (mengingatkan nasabah tahap 2), yaitu menghubungi nasabah dengan cara menelpon langsung dan mengirimkan pesan template whatsapp yang isinya penekanan kepada nasabah untuk segera melakukan pembayaran.

Ketiga, S0 (jatuh tempo), yaitu menghubungi nasabah dengan menelpon langsung dan mengirimkan pesan yang sifatnya lebih mengarah kepada ancaman seperti mengirimkan foto KTP dan selfie bahkan sampai memaki dan mengancam agar nasabah menjadi malu dan kemudian melakukan pembayaran.

Baca juga   Petir Ternyata Punya Kekuatan Untuk Membersihkan Udara

“Emang saat ini untuk pinjolnya tidak ditemukan disini, posisinya emang berada di luar Pontianak, yang kita temukan hanya badan hukum yang bergerak sebagai Desk Collection,” ucap Kabid Humas.

Continue Reading

Kota Pontianak

Polisi Menetapkan 2 Orang Tersangka Kasus PINJOL Ilegal di Pontianak

Published

on

Polisi Menetapkan 2 Orang Tersangka Kasus PINJOL Ilegal di Pontianak
Polisi Menetapkan 2 Orang Tersangka Kasus PINJOL Ilegal di Pontianak 📸 Humas Polda Kalbar

Gencil News – Dari hasil pengembangan kasus yaitu pemeriksaan dari pihak Polda Kalbar terhadap ke 14 karyawan PT. Sarana Rejeki Digital (SDI). Pihak Kepolisian Kalbar telah menetapkan 2 orang sebagai tersangka pada kasus ini.

Pada tahap pemeriksaan awal, ke 14 karyawan PT.SDI masih berstatus saksi. Ketika pemeriksaan semakin intensif, akhirnya Pihak Kepolisian melakukan gelar perkara kemudian menjadi penyidikan, dan pada akhirnya menetapkan status tersangka.

“Kedua tersangka adalah SS dan Y. Kedua tersangka di PT SDI bertindak sebagai Kapten yang berperan melakukan pengawasan kepada desk collection atau penagih pinjaman” jelas Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Donny Charles Go.

Kemudian Donny juga menjelaskan, Pihak Polda Kalbar, akan melakukan pengejaran kepada sejumlah pelaku, yang saat ini namanya sudah dikantongi dan sudah masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca juga   Kabinda Papua Gugur, BIN Labeli Kelompok Separatis Sebagai Teroris

Donny menambahkan orang-orang yang akan diburu oleh Polisi, berada di luar Kalbar, pada saat penggerebekan.

Kabid Humas Polda Kalbar juga memastikan, pada saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus, dan mengejar sejumlah pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING