Pontianak Virtual Job Fair, 1100 Lowker Tersedia Bagi Pencaker
Connect with us

Kota Pontianak

Pontianak Virtual Job Fair, 1100 Lowker Tersedia Bagi Pencaker

Published

on

Pontianak Virtual Job Fair, 1100 Lowker Tersedia Bagi Pencaker

Gencil News – Pontianak Virtual Job Fair 2020 menyediakan 1101 lowongan pekerjaan bagi para pencaker. Pontianak Virtual Job Fair menyediakan lowongan pekerjaan, yang terdiri dari 908 lowongan kerja lokal dan 193 lowongan luar negeri. Pontianak Virtual Job Fair ini digelar mulai tanggal 19 hingga 21 Oktober 2020.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, event Job Fair yang biasanya digelar di Gedung Pontianak Convention Center (PCC) secara langsung, tahun ini digelar secara virtual dikarenakan pandemi Covid-19.

Meskipun demikian, ia berharap tidak mengurangi semangat dan tujuan dari Job Fair ini.

“Melalui Virtual Job Fair ini, harapannya bisa memberikan informasi secara luas kepada masyarakat pencari kerja dan perusahaan yang ingin mencari tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi,” ujarnya usai membuka Pontianak Virtual Job Fair di Ruang Pontive Center, Senin (19/10/2020).

Menurut data tahun 2019, angkatan kerja berjumlah 299.065 jiwa. Sedangkan angka pengangguran terbuka berjumlah 27.311 jiwa dengan partisipasi angkatan kerja 61,62 persen. Artinya dari 100 penduduk, usia 15 tahun ke atas sebanyak 61 orang bekerja. “Kota Pontianak sudah mendapatkan bonus demografi, kalau tidak dilakukan upaya penanganannya, dikuatirkan bisa menyebabkan banyaknya pengangguran,” sebutnya.

Edi menyebut, dalam kondisi pandemi, memang banyak yang kesulitan mendapatkan pekerjaan, bahkan tidak sedikit yang diberhentikan akibat pandemi.

Oleh sebab itu, dirinya berharap para investor dan pengusaha bisa berinovasi meningkatkan produksi dan lapangan kerja seluas-luasnya.

“Kita juga memberikan keringanan masyarakat dan investor untuk berusaha, tentu ini membantu menciptakan tersedianya peluang kerja,” ungkapnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak, Junaidi menjelaskan dengan virtual, bursa kerja memperpendek jarak dan waktu pencari kerja. Mereka cukup memasukkan lamaran secara online melalui pontianakjobfair.com.

“Karena secara online, yang mengakses ada sekitar tiga ribuan calon pelamar ini, padahal baru hari pertama,” terangnya.

Perusahaan peserta Virtual Job Fair sebanyak 31 perusahaan yang terdiri dari sektor perbankan, perhotelan, industri, pembiayaan, perdagangan dan perkebunan.

“Kita berharap lowongan yang tersedia ini bisa diisi oleh para pencari kerja,” pungkasnya.

situs www.pontianakjobfair.com

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Edi Kamtono : Duplikasi Jembatan Landak Perlu Diperbaiki

Published

on

By

Edi Kamtono : Duplikasi Jembatan Landak Perlu Diperbaiki
Edi Kamtono : Duplikasi Jembatan Landak Perlu Diperbaiki

Gencil News – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XX untuk segera memperbaiki duplikasi Jembatan Landak. Seperti yang kita ketahui, duplikasi Jembatan Landak terjadi penurunan pada oprit (jalan pendekat).

“Karena jembatan tersebut saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Maka kami minta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional untuk segera memperbaikinya,” ujarnya, Kamis (3/12).

Saat ini, lanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tengah menyempurnakan geometrik di sisi utara. Menurutnya, kondisi jembatan itu mengalami penurunan oprit karena kepadatan yang belum optimal. Untuk itu perlu melakukan overlay atau pelapisan aspal. 

“Nanti bisa lakukan pelapisan aspal dan peninggian sehingga masih aman untuk dipergunakan masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya masyarakat sangat menunggu kehadiran duplikasi Jembatan Landak sepanjang 504 meter . Karena akan mengurangi kemacetan akibat tingginya volume lalu lintas.

Pembangunan duplikasi Jembatan Landak sendiri melalui proses kolaborasi antara Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak.

Terkait pembangunan jembatan ini bermulai= sejak Desember 2016. Secara resmi mulai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Kota Pontianak.

Dalam perjanjian tersebut disepakati bahwa Kementerian PUPR akan membuat Detail Engineering Design (DED) dan selanjutnya melaksanakan pembangunan. Konstruksi fisik duplikasi Jembatan Landak dimulai pada tahun 2017 dengan kontrak tahun jamak 2017-2019 senilai Rp89,71 miliar.

Sementara pihak Pemkot Pontianak telah membuat Feasibility Study (FS) dan Amdal pada tahun 2015. Kemudian melakukan pembebasan lahan dan pembangunan jalan akses sepanjang 800 meter sejak tahun 2017.

Continue Reading

Kota Pontianak

Edi Kamtono Suport Pasien Usia 95 Tahun Yang Sembuh Dari Covid-19

Published

on

By

Edi Kamtono Suport Pasien Usia 95 Tahun Yang Sembuh Dari Covid-19
Edi Kamtono Suport Pasien Usia 95 Tahun Yang Sembuh Dari Covid-19

Gencil News – Edi Kamtono sambangi pasien yang sembuh dari Covid-19 sebagai bentuk suport kepada pasien yang telah berhasil sembuh. Salah satu pasien Covid-19 yang berhasil sembuh dan menjadi sorotan adalah pasien lansia yang berusia 95 tahun.

Tadjeri Soelaiman kini berusia 95 merupakan satu dari tujuh pasien yang sembuh dan mendapat ijin untuk pulang ke rumah. Ia menjalani perawatan dan isolasi di Rusunawa Nipah Kuning sejak dua pekan lalu.

Sebelum kepulangan mereka ke rumah masing-masing, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyempatkan diri untuk memberikan bingkisan dan dukungan moril kepada mereka yang baru sembuh dari Covid-19.

“Kesembuhan tidak hanya bagi pasien yang berusia muda, bahkan yang berusia lanjut seperti Bapak Tadjeri bisa sembuh,” ujarnya saat berkunjung ke Rusunawa, Kamis (3/12/2020).

Saat ini tercatat sebanyak 40 pasien yang menjalani perawatan dan isolasi. Sebagian besar pasien menjalani isolasi antara 10 hingga 14 hari, terkecuali bagi mereka yang bergejala.

“Kita harapkan mereka yang telah sembuh ini bisa menjadi duta dalam menyampaikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Ia berharap tingkat kesembuhan lebih cepat. Dengan memberikan perawatan yang teratur, mulai dari pengobatan, menu makanan, olahraga seperti senam dan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Edi mengimbau warga agar tetap semangat bahwa virus ini bisa dilawan dengan menerapkan protokol kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh.

“Saya harapkan warga Kota Pontianak tetap waspada dan patuh pada protokol kesehatan supaya tidak muncul klaster-klaster baru,” ucapnya.

Kunci Kesembuhan Pasien Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu mengatakan kunci kesembuhan pasien Covid-19 adalah daya tahan tubuh atau imunitas. Pikiran itu dapat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh Sehingga jika tidak stres. Selalu bergembira dan tidak pernah takut maka bisa menjadi faktor terbesar terjadinya kesembuhan.

“Tentunya dengan pikiran yang baik maka perilaku seperti makan dan aktivitas lainnya tidak terganggu,” tuturnya.

Ia menerangkan, saat pertama kali datang, pasien berusia 95 tahun itu dengan kondisi lemah. Kemudian meminta untuk dijemput di rumah untuk dirawat di Rusunawa Nipah Kuning hingga kondisi terus membaik.

“Pada saat masuk ke Rusunawa, pasien berbaring kurang lebih dua pekan yang lalu,” jelas Sidiq.

Ia menambahkan, faktor usia memang menjadi penting terhadap risiko. Akan tetapi bila faktor usia tersebut tidak terdapat komorbid, misalnya penyakit kegemukan, kencing manis dan hipertensi, maka risikonya rendah.

“Pasien ini jika dari aspek fisik tidak gemuk, bapak ini (pasien sembuh) sepertinya dia enjoy aja, jadi tidak stres dan tidak takut,” imbuhnya.

Salah satu penyebab menurunnya daya tahan tubuh adalah pikiran. Sidiq menyebut dari aspek pencegahan, setiap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 harus melakukan isolasi.

“Kemudian bagi yang menjalani karantina baik mandiri maupun tempat isolasi maka yang harus menjadi perhatian adalah tidak boleh stres,” pesannya.

Menurutnya selama belum ada vaksin untuk mencegah virus corona, maka yang paling kuat untuk melawan adalah daya tahan tubuh.

“Karena dengan imunitas maka akan timbul kekebalan untuk melawan virus,” pungkasnya

Continue Reading

Kota Pontianak

Pontianak Raih Terbaik I Manajemen ASN Penghargaan BKN Regional V

Published

on

By

Pontianak Raih Terbaik I Manajemen ASN Penghargaan BKN Regional V
Terbaik I Manajemen ASN, Pemkot Pontianak Raih Penghargaan BKN Regional V

Gencil News – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kesekian kalinya menerima penghargaan. Kali ini penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional V Jakarta sebagai Terbaik Pertama.

Pemkot menerima penghargaan tersebut dalam Pengelolaan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Implementasi Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK). Dan Pemanfataan Computer Assisted Test (CAT) BKN kategori kota yang diterima di Jakarta pada Rabu, 2 Desember 2020. 

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai penganugerahan ini sebagai bentuk bahwa Pemkot Pontianak sudah melaksanakan petunjuk BKN dalam tata kelola manajemen ASN. Termasuk penerimaan CPNS yang baru saja terlaksana.

“Kita benar-benar memfasilitasi mereka terutama pada saat penerimaan CPNS, mulai dari pendaftaran, kemudian tes dan pengurusan administrasi,” ujarnya, Kamis (3/12/2020).

Dalam manajemen ASN, Edi mengatakan pihaknya memanfaatkan teknologi informasi berbasis aplikasi untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan. Bahkan, untuk pengurusan administrasi ASN baru maupun yang akan memasuki pensiun prosesnya secara cepat dan tepat waktu sesuai aturan yang ada.

“Sehingga manajemen ASN bisa tetap lebih baik sebagai pelayanan internal,” ucapnya.

Edi menilai, segala bentuk penghargaan menjadi bagian dalam memotivasi jajarannya untuk lebih meningkatkan kinerja. Namun demikian, ia menyatakan bahwa bukan penghargaan yang menjadi tujuan utama dalam bekerja.

“Akan tetapi yang paling utama adalah kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan, itu yang terpenting,” sebutnya.

Hal itu tentu akan berdampak pada sektor-sektor lainnya. Dengan memberikan pelayanan yang cepat, prima, mudah dan ikhlas, maka seluruh aspek kehidupan juga akan lebih mudah.

“Warga juga akan merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam pelayanan yang kita berikan,” imbuhnya.

Edi juga menilai percepatan dalam pelayanan memberikan dampak yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, peradaban dan lainnya.

“Sehingga jika kita mendapat penghargaan tentu ini menjadi bukti bahwa yang telah kita lakukan itu telah sesuai dengan koridornya,” tutur Edi.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Multi Juto Bhatarendro menjelaskan. Dalam mengelola manajemen ASN, Pemkot Pontianak memanfaatkan aplikasi dari BKN, yakni SAPK.

Melalui aplikasi itu Pemkot Pontianak terus mengupdate data keseluruhan pegawai. Selain itu pula, terjalin koordinasi dan kerjasama dengan BKN melalui beberapa kegiatan salah satunya adalah penerimaan CPNS.

Ia menilai penghargaan tersebut membanggakan bagi Kota Pontianak sebab dari tiga provinsi yang menjadi wilayah kerja BKN Regional V, yakni DKI Jakarta, Lampung dan Kalimantan Barat, Kota Pontianak menduduki peringkat terbaik pertama.

“Penghargaan ini patut kita syukuri karena kita bisa meraih terbaik pertama di Regional V ini,” ungkapnya.

Pemkot Pontianak berkomitmen mewujudkan ASN yang profesional, mulai dari jabatan fungsional, struktural, administrasi umum hingga staf. Dengan komposisi ASN yang profesional dan memahami tugas pokok dan fungsinya, akan berdampak terhadap pembangunan bagi Kota Pontianak.

Hal itu sejalan dengan keinginan Wali Kota Pontianak yang menginginkan ASN di lingkungan Pemkot Pontianak menuju indeks profesional baik.

“Penghargaan ini untuk Wali Kota Pontianak sebenarnya, karena Wali Kota bisa memanage seluruh ASN dengan baik,” kata Multi.

Continue Reading

TRENDING