Satgas Covid-19 Berbasis Komunitas Diresmikan Wali Kota Pontianak
Connect with us

Kota Pontianak

Satgas Covid-19 Berbasis Komunitas Diresmikan Wali Kota Pontianak

Published

on

Satgas Covid-19 Berbasis Komunitas Diresmikan Wali Kota Pontianak
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pembatasan Sosial Berbasis Komunitas secara simbolis di halaman parkir Pasar Flamboyan, Kamis (12/11/2020). foto - Pemkot Pontianak
Loading...

Gencil News – Satgas Covid-19 berbasis komunitas diresmikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Satgas Covid-19 Pembatasan Sosial Berbasis Komunitas ini berisikan unsur RT/RW hingga pelaku usaha.

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono meresmikan Satgas Covid-19 Berbasis Komunitas secara simbolis di Pasar Flamboyan Pontianak.

Satgas Covid-19 Pembatasan Sosial Berbasis Komunitas ini mempunyai tugas dalam mengawasi dan mengendalikan serta berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Pontianak.

Komunitas yang terlibat dalam Satgas tersebut berasal dari RT/RW, pelaku usaha warung kopi, restoran, rumah makan, hotel, pendidikan, rumah ibadah dan lainnya.

“Langkah ini sebagai upaya bagaimana mereka bisa menjaga lingkungannya agar terbebas dari Covid-19,” Edi Kamtono

Edi menilai keterlibatan komunitas dalam satgas ini merupakan upaya pengendalian dan pencegahan Covid-19 hingga tingkat terkecil.

Pada tingkat RT/RW. Satgas Covid-19 yang terbentuk berjumlah 3207. Demikian pula komunitas warung kopi, hotel, restoran, rumah makan dan sebagainya.

“Kita harus optimis satgas ini bisa mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak,” ucapnya.

Menurutnya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Tanpa adanya kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, maka hal itu akan sia-sia.

“Oleh sebab itu pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Edi.

Saat ini tantangan terbesarnya adalah mengajak masyarakat untuk taat menerapkan protokol kesehatan. Sebagian besar sudah banyak yang menaati. Tetapi masih ada sebagian kecil yang tidak patuh protokol kesehatan.

Masalah disiplin dan kebiasaan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan harus menjadi perhatian semua pihak.

“Sehingga harus terus diingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menjelaskan pembatasan sosial berbasis komunitas adalah model pemberdayaan masyarakat dalam berpartisipasi untuk pemberantasan penyakit.

“Pembentukan ini bukan merupakan salah satu hal yang baru dalam dunia kesehatan, misalnya dalam pengendalian penyakit demam berdarah ada Juru Pemantau Jentik (Jumantik),” jelasnya.

Dengan adanya pengukuhan ini, masing-masing komunitas memiliki satgas yang bertugas mengawasi perilaku orang-orang yang ada dalam komunitasnya masing-masing.

“Konsep dari komunitas ini adalah tersedianya sarana dan prasarana protokol kesehatan dan ada yang memberikan teguran bagi siapapun yang berada dalam komunitas itu yang melanggar protokol kesehatan,” terang Sidiq.

Selain itu, dalam melakukan langkah mitigasi, satgas yang terbentuk ini bisa mengambil langkah-langkah pencegahan apabila ada anggota komunitas yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Tujuannya agar jangan sampai menular ke anggota lainnya,” tuturnya.

Sidiq menambahkan, beberapa waktu ke depan pihaknya juga akan memberikan pelatihan kepada satgas yang ada di setiap komunitas terkait bagaimana merancang mitigasi risiko dan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Kini Penerapan Tilang Elektronik Masuk Tahap Sosialisasi Ke Masyarakat

Published

on

By

Kini Penerapan Tilang Elektronik Masuk Tahap Sosialisasi Ke Masyarakat
Kini Penerapan Tilang Elektronik Masuk Tahap Sosialisasi Ke Masyarakat/Istimewa
Loading...

Gencil News- Kasat lantas Polresta Pontianak, Kompol Rio Sigal hasibuan menjelaskan bahwa penerapan tilang elektronik atau ETLE masih tahap sosialisasi.

Ia menerangkan bahwa saat ini sudah ada sejumlah perangkat seperti CCTV yang masih disiapkan untuk sejumlah lokasi

“Hingga saat ini tahapan masih sosialisasi dan penambahan perangkat. Sarana prasarananya masih ada yang belum 100 persen,”kata Rio. Pada hari Rabu (15/9/2021).

Ia menerangkan bahwa adanya penerapan tilang elektronik pada kota Pontianak ini diharapkan bisa meminimalkan pelanggaran lalu lintas oleh pengendara bermotor.

“Penerapan Etle terhadap dua tahap. Tahap pertama sudah diluncurkan pada kota besar yang ada pada beberapa provinsi termasuk di Kalbar,”ujarnya.

Ia memaparkan bahwa pelanggaran yang akan tertangkap oleh kamera ETLE yakni pengendara yang melebihi kecepatan, menerobos lampu merah, lawan arus, melanggar rambu jalan, putar arah pada tempat yang dilarang.

Selanjutnya, uji berkala, parkir pada area yang dilarang, parkir, pajak STNK, pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm serta pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Tutupnya, Ia mengharapan dengan adanya penerapan tilang elektronik ini bisa memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Kami berharap dengan diberlakukannya e-tilang ini, masyarakat lebih tertib berlalu lintas, sehingga ada kesadaran diri dari para pengendara untuk mengikuti peraturan lalu lintas dengan baik,” ujarnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Wali Kota Edi Launching Produk UMKM Binaan Pemkot Pontianak

Published

on

By

Wali Kota Edi Launching Produk UMKM Binaan Pemkot Pontianak
Loading...

Gencil News- Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melaunching produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dan Business Development Center (BDC) Zamrud Khatulistiwa. Pada hari Rabu (15/9/2021).

Ia berharap adanya launchingnya ini produk unggulan Kota Pontianak bisa menjadi role model untuk meningkatkan aktivitas lain untuk bersama-sama bangkitdari merosotnya perekenomian akibat pandemi Covid-19.

“Saya berharap pelaku usaha tetap semangat dan menganggap bahwa semua bukan saingan tapi rekan bisnis yang bersinergi  untuk maju bersama-sama,” kata Edi.

Ia menjelaskan bahwa pada era sekarang ini diperlukan kolaborasi semua pihak untuk membantu pelaku UMKM pada saat pandemi. 

“Baik proses pemasaran, permodalan, packaging, produksi sehingga menghasilkan produk yang berkualitas,” tuturnya.

Pemkot pontianak bersama dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Kalbar dan pihak lainnya juga terus berupaya memfasilitasi pelaku usaha dalam bentuk permodalan, pembinaan maupun promosi agar kualitas produk UMKM bisa naik kelas.

“Salah satu fasilitas promosi dan pemasaran produk UMKM yang telah disiapkan oleh Pemkot Pontianak adalah Gedung UMKM Center yang selalu dikunjungi wisatawan ketika berkunjung di Kota Pontianak,” ucapnya.

Ia menilai bahwa produk yang dihasilkan saat ini sudah banyak peminatnya serta tidak kalah bersaing dengan produk yang sudah paten yang ada pada pasaran khususnya pada Kota Pontianak

“Pelaku UMKM hendaknya memanfaatkan sarana media digital untuk mempromosikan produknya agar lebih dikenal dan memudahkan masyarakat untuk mencarinya,” pungkasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Apresiasi Pemilihan Bujang Dare, Edi Harap Bisa Promosi Kota Pontianak

Published

on

By

Apresiasi Pemilihan Bujang Dare, Edi Harap Bisa Promosi Kota Pontianak
Loading...

Gencil News- Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi atas penyelenggaraan pemilihan Bujang dan Dare tahun 2021. Pada hari Rabu (15/9/2021).

Ia berharap kepada Bujang Dare yang terpilih bisa menjadi duta budaya dan pariwisata bisa mempromosikan Kota Pontianak lebih luas lagi. Akan tetapi pada masa pandemi saat ini untuk promosi wisata, Edi mengatakan bisa menggunakan dengan cara yang berbeda. Yakni dengan memanfaatkan teknologi.

“Yakni secara virtual melalui media sosial dan kanal-kanal digital lainnya,” kata Edi

Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah bagaimana Bujang Dare ini bisa memperkenalkan Kota Pontianak ke dunia luar. Tidak hanya dari sisi pariwisata saja, namun Bujang Dare diharapkan bisa memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM yang ada pada Kota Pontianak.

“Hal ini menjadi bagian untuk memotivasi remaja-remaja kita berprestasi pada sektor ekonomi kreatif yang tengah gencar kita gaungkan,” ujarnya

Tutupnya, Ia berharap ajang pemilihan Bujang Dare Kota Pontianak dapat menghasilkan duta daerah yang berkualitas sehingga menjadi panutan dan tauladan bagi para remaja khususnya dan masyarakat Kota pontianak.

Selain itu, Wako Edi berharap Bujang Dare mampu meningkatkan perannya secara optimal dalam mendukung program pemerintah dalam rangka mendorong kemajuan pada berbagai bidang

“Sesuai dengan fungsi dan tugasnya dalam mengemban amanah sebagai duta budaya dan pariwisata daerah,” pungkasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Jatanras Polresta Pontianak Amankan Pelaku “Tipu Gelap” dan Penadah

Published

on

Jatanras Polresta Pontianak Amankan Pelaku "Tipu Gelap" dan Penadah
Unit Jatanras dari Polresta Pontianak berhasil mengamankan seorang pelaku"Tipu Gelap" sepeda motor dan dua orang penadahnya . 📸 Buill oxford dan sumber : Jatanras Polresta Pontianak
Loading...

Gencil News – Unit Jatanras dari Polresta Pontianak berhasil mengamankan seorang pelaku”Tipu Gelap” sepeda motor dan dua orang penadahnya .

Personil Unit Jatanras Polresta Pontianak Kota seorang Pria yang di duga Pelaku Tindak Pidana TIPU GELAP Sepeda Motor yang berinisial I (27th/pria).

Dan Dua orang Pelaku tindak pidana penadah barang hasil curian yang berinisial F (39th/pria) dan Z alias P (40th/pria). Kejadian ini berlansung pada rabu (15/09/2021) pukul 13.45 WIB.

Menindak lanjuti laporan Polisi terkait Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan 1 unit sepeda motor merk Yamaha N Max KB 6605 NI tahun 2019 nomor rangka: MH3SG3190KK625035. Nomor mesin : G3E4E1516635.

Senin, tanggal 6 September 2021 sekitar pukul 21.00 wib di Jalan Ya’m Sabran Gg. Tanjung Ria Kel. Pontianak Timur.

Unit Jatanras melakukan serangkaian Penyelidikan dan kemudian mendapatkan informasi dari Personil Polsek Timur bahwa Pelaku berinisial I telah diamankan di Polsek Pontianak Timur dalam perkara lain.

Kemudian Unit Jatanras melakukan pengembangan terhadap pelaku berinisial I dan dari pengembangan tersebut unit Jatanras mendapatkan Informasi identitas kedua pelaku Penadahan dan lokasi tempat keberadaan pelaku.

Dengan cepat unit Jatanras mencari dan berhasil mengamankan kedua pelaku penadahan tersebut.

Kini pelaku telah di amankan ke Polresta Pontianak Kota guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING