SD-SMP Pontianak Belajar Tatap Muka, SMA Tetap Diliburkan
Connect with us

Kota Pontianak

SD-SMP Pontianak Belajar Tatap Muka, SMA Tetap Diliburkan

Published

on

SD-SMP Pontianak Belajar Tatap Muka, SMA Tetap Diliburkan

Gencil News – Kegiatan belajar secara tatap muka untuk siswa kelas VI SD dan IX SMP di Kota Pontianak tetap berlanjut. Ketua Satgas Covid-19 Kota Pontianak mempersilahkan SD dan SMP untuk menggelar PTM (Pembelajaran Tatap Muka)

Setelah sukses menggelar pembelajaran secara tatap muka pada 22 Februari 2021. Pihak Disdikbud Kota Pontianak akan memperluas kegiatan PTM mulai senin (08/03/2021).

Mulai senin ini sebanyak 22 SMP dan 30 SD akan melakukan PTM . Namun Kadisdikbud Kota Pontianak menegaskan, yang diperkenankan untuk PTM masih akan diikuti oleh siswa kelas VI SD dan IX SMP.

Kadisdikbud Pemko Pontianak Syahdan Aziz mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi kepada 12 sekolah setingkat SD dan SMP pada pertengahan februari 2021.

Dari hasil tersebut, semakin menguatkan keyakinan untuk memperluas kegiatan PTM di Kota Pontianak.

Syahdan telah membawa hasil evaluasi ini kedalam rapat bersama Kepala Sekolah, Ketua Komite dan petugas pengajar. Bahwa kegiatan PTM pada pertengahan febuari telah berjalan lancar.

“Berdasarkan rapat evaluasi, sampai sejauh ini tidak ditemukan. Bisa disimpulkan keadaan ini aman-aman saja. sesuai protokol kesehatan dan pada rapat itu juga dihadiri oleh Satgas Covid Kota Pontianak dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan yang dinyatakan sekolah tatap muka dilanjutkan,” kata Syahdan.

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono juga menegaskan bahwa persiapan dan evaluasi terus dilakukan. Pihaknya selalu memantau sekolah dalam mempersiapkan dan menerapkan protokol kesehatan.

Edi mengakui bahwa pihaknya sangat berhati-hati dalam menentukan pembukaan kembali kegiatan PTM .

“Kami terus mengantisipasi semoga kegiatan belajar tatap muka ini, tidak membuat kasus covid-19 meningkat” kata Edi Kamtono.

“Semuanya juga kembali ke sekolah masing-masing, karena ada yang menggelar belajar secara tatap muka, ada pula yang masih menggunakan daring” jelas Edi

Sementara itu Gubernur Kalbar Sutarmidji masih menutup SMA/SMK di Kalbar karena adanya temuan kasus positif covid-19. Berdasarkan tes swab kepada guru dan antigen kepada siswa.

Dalam hal ini, Gubernur Sutarmidji mengaku tak mau ambil risiko dengan keadaan ini. Ia tidak ingin membahayakan guru dan siswa.

“Saya tak mau ambil risiko, karena beberapa sekolah yang kita ambil sampel tesnya. Ternyata hasil tes PCRnya hampir disemua sekolah ada guru yang terkonfirmasi positif. ” jelas Gubernur.

Menurut Sutarmidji dengan adanya kasus positif yang dialami guru-guru tersebut. Tentunya akan memperbesar risiko keterjangkitan covid-19.

Berdasarkan hasil tes swab terdapat sejumlah guru dan siswa terkonfirmasi positif covid-19. Guru dan Siswa yang terkonfirmasi positif covid-19, kemudian menjalani isolasi mandiri pada Upelkes, Pontianak.

Kegiatan PTM yang baru saja mulai pada tanggal 22 februari 2021, per tanggal 1 maret 2021 terpaksa dihentikan. Karena adanya temuan kasus positif covid-19 pada sejumlah guru dan siswa.

Kadiskes Prov Kalbar, Harisson mengatakan berdasarkan hasil swab PCR terhadap sejumlah guru dan siswa. Hasil pemeriksaan laboratorium UNTAN menyatakan hasilnya adalah positif.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Wako Edi Ajak Belanja Takjil, Sebagai Upaya Bangkitkan Ekonomi

Published

on

By

Wako Edi Ajak Belanja Takjil, Sebagai Upaya Bangkitkan Ekonomi

Gencil News – Wako Edi Kamtono mengajak kepada masyarakat yang memiliki rezeki yang lebih, untuk belanja takjil. Wako Edi ajak belanja takjil adalah sebagai bentuk kampanye Wako untuk mendorong perekonomian rakyat agar lebih baik.

 Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memanfaatkan waktu luang setiap sore menjelang berbuka puasa untuk berburu takjil.

Aksi berburu takjil yang dilakukannya ini dengan memborong kue-kue yang dijual pedagang juadah. Takjil yang diborongnya tidak hanya untuk dirinya sekeluarga, tetapi juga dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Edi mengajak masyarakat untuk membeli takjil yang dijual oleh para pedagang juadah. Ia berharap dengan banyaknya masyarakat yang membeli kue-kue yang dijual oleh para pedagang kecil, bisa membangkitkan semangat mereka untuk berjualan takjil demi meningkatkan pendapatan mereka.

“Para pedagang kecil seperti penjual takjil ini perlu kita support, caranya dengan membeli dagangan mereka,” ujarnya, Minggu (18/4/2021).

Menurutnya, hampir sebagian besar masyarakat merasakan dampak pandemi Covid-19. Tak terkecuali para pedagang kecil yang berjualan kue.

Betapa tidak, pendapatan mereka drastis menurun akibat daya beli masyarakat yang kian merosot. Oleh sebab itulah, ia mengajak masyarakat yang mempunyai rejeki lebih untuk membeli takjil lebih banyak, kemudian takjil-takjil tersebut bisa dibagikan ke masjid-masjid atau orang-orang yang ditemui.

Namun bila tidak, cukup membeli untuk kebutuhan sekeluarga. “Insha Allah para pedagang takjil merasa terbantukan dengan kita membeli dagangan mereka,” ucapnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Wako Edi Kenang Almarhumah Ibu Djaedah Sebagai Sosok “Ngemong”

Published

on

Wako Edi Kenang Almarhumah Ibu Djaedah Sebagai Sosok "Ngemong"
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono hadir pada pemakaman Ibunda Gubernur Kalbar

Gencil News – Wako (Wali Kota) Pontianak Edi Rusdi Kamtono kenang almarhumah ibu Djaedah, ibu dari Gubernur Sutarmidji adalah sebagai sosok yang “Ngemong”. Ngemong berasal dari bahasa Jawa yang artinya “Segala sesuatu yang berkaitan dengan pola asuh anak, berupa kebaikan-kebaikan”.

 Ketika Wako Edi bertemu Hj Djaedah binti Said Lajim semasa hidup, ia melihat tipikal seorang ibu yang menjaga dan melindungi keluarga.

 “Ketika saya bertemu, kelihatan sekali beliau tipikal ibu yang ngemong,” kata Wako Edi kenang almarhumah.

“Saya atas nama pribadi dan sekeluarga beserta Pemerintah Kota Pontianak mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ibunda Djaedah,” ujarnya saat diwawancarai usai pemakaman jenazah almarhumah di Gang Tengah.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. “Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,SWT,” tutupnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Antisipasi Siklon Surigae, Kodim 1207 Siagakan Pasukan

Published

on

Antisipasi Siklon Surigae, Kodim 1207 Siagakan Pasukan
📷"Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) Kodim 1207/BS ini disiapsiagakan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya potensi bencana Alam Siklon Tropis Surigae," Kata Dandim.

Gencil News – Dalam rangka antisipasi dampak Siklon Tropis Surigae, Kodim 1207/BS melaksanakan apel gelar Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) di Makodim Jl. Gusti Sulung Lelanang, Kota Pontianak.

Dalam sambutannya Dandim 1207/BS, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M., mengatakan, menurut analisa BMKG per 16 April 2021 pukul 19.00 Wib dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) tentang dampak terhadap cuaca di Indonesia (Siklon Tropis Surigae) khususnya Kalimantan Barat.

“Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) Kodim 1207/BS ini disiapsiagakan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya potensi bencana Alam Siklon Tropis Surigae,” Kata Dandim.

Selanjutnya Dandim menyampaikan, Siklon Tropis Surigae memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia khususnya di wilayah Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya. Dalam 24 jam ke depan di wilayah Kalimantan Barat potensi hujan dengan intesitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang.

“Masyarakat harus mewaspadai dampak bencana siklon tropis surigae. Mudah-mudahan bencana siklon tropis surigae ini tidak terjadi di Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya,” harap Dandim mengakhiri.

Continue Reading

Kota Pontianak

Wako Minta Warga Waspada Perubahan Cuaca Yang Ekstrem

Published

on

Wako Minta Warga Waspada Perubahan Cuaca Yang Ekstrem

Gencil News – Wako Edi Kamtono minta kepada warganya untuk waspada dengan adanya perubahan cuaca yang ekstrem di Kota Pontianak. Wako juga minta kepada warga untuk melakukan persiapan dini guna menghadapi cuaca yang ekstrem.

Adanya badai tropis surigae itu berpotensi menyebabkan meningkatnya potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Hal tersebut sebagaimana yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Masyarakat kita imbau agar mewaspadai apabila terjadi tanda-tanda alam seperti awan gelap, angin kencang dan lainnya,” ujarnya

Edi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak yang dipicu cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Angin kencang berpotensi mengakibatkan tumbangnya pohon, kerusakan atap rumah dan sebagainya.

“Kita berharap warga mengantisipasi apabila kondisi cuaca demikian,” imbaunya.

Selain mengingatkan warga untuk waspada, Edi juga minta jajaran instansi terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak untuk terus memonitor dan berkoordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca secara berkala.

Ia juga meminta BPBD sudah mempersiapkan segalanya sebagai antisipasi menghadapi cuaca ekstrim.

“Saya minta BPBD Kota Pontianak bergerak cepat dan tanggap apabila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem,” tuturnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING