Serah Terima Jabatan Kapolsek Pontura, Dipimpin Langsung Wakapolda
Connect with us

Kota Pontianak

Serah Terima Jabatan Kapolsek Pontura, Dipimpin Langsung Wakapolda

Published

on

Serah Terima Jabatan Kapolsek Pontura, Dipimpin Langsung Wakapolda Kalbar
Serah Terima Jabatan Kapolsek Pontura, Dipimpin Langsung Wakapolda Kalbar - Foto Courtesy Tribun Kalbar (istimewa)

Gencil News – Wakapolda (Wakil Kepala Kepolisian Daerah) Kalimantan Barat Brigjen (POL) Asep Safrudin memimpin secara langsung acara serah terima jabatan Kapolsek Pontura (Pontianak Utara).

Jabatan Kapolsek Pontura (Pontianak Utara) diserahterimakan dari AKP Hery Purnomo kepada AKP Feby Rando.

AKP Hery Purnomo selanjutnya akan menempati pos jabatannya terbaru pada Kasubagdalops Polres Kayong Utara. Sementara AKP Feby Rando sebelumnya bertugas di Polres Kapuas Hulu sebagai Kasat Reskrim.

Pergantian pucuk pimpinan Polsek Pontianak Utara ini dilaksanakan buntut dari kaburnya dua tahanan dari Mapolsek Pontianak Utara pada jumat 19 februrari 2021.

Kedua tahanan bernama Faisal dan Meki kabur dari tahanan Mapolsek Pontianak Utara, setelah berhasil mengelabui petugas dengan membobol tembok tahanan dengan menggunakan sendok yang ditajamkan.

Tak butuh lama, Polisi berhasil meringkus kedua tahanan yang kabur. Faisal ditangkap di Kabupaten Sambas, sedangkan Meki tertangkap di daerah Batulayang Pontianak.

Selanjutnya keduanya sekarang ditahan pada rutan Mapolresta Pontianak.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Untan Village Sulap Pekarangan Jadi Lahan Budidaya Tanaman Organik

Published

on

By

Untan Village Sulap Pekarangan Jadi Lahan Budidaya Tanaman Organik
samping rusunawa mahasiswa Unta

Gencil News – Pada masa pandemi, banyak hal yang bisa anda lakukan untuk tetap produktif. Salahsatunya dengan memanfaatkan pekarangan kosong yang ada untuk ditanami berbagai jenis tanaman sayur dan buah.

Salah satunya Untan Village, nama pekarangan yang terletak di samping rusunawa mahasiswa Untan. Dalam hal ini sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Unit Pengelolaan Pertanian Organik (UPPO) yang mengelola pekarangan tersebut. Mereka mendapatkan pembinaan berupa ilmu pertanian dan teknik penanaman.

Founder Rumah UPPO, Renopati mengatakan, keberadaan UPPO ini merupakan inisiasi anak-anak muda dan alumni Untan dalam memanfaatkan pekarangan kosong. Selain itu, Untan Village juga sebagai wadah membentuk karakter dan mendidik mahasiswa yang menempati rusunawa.

Setidaknya UPPO telah mengembangkan 13 jenis tanaman sayur dan buah.

“Seperti, cabai, terong, timun, labu, kangkung, bunga kol, bayam, seledri dan sebagainya,” ujar Renopati, Jumat (5/3/2021).

Renopati menambahkan, berbagai jenis tanaman itu merupakan sayur dan buah organik. Sayur organik tersebut ia kembangkan dengan menggunakan pupuk organik yang terbuat dari sampah rumah tangga.

Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga ini setidaknya sebagai upaya mengurangi penumpukan sampah di daerah perkotaan.

“Jadi kami di sini menggunakan teknologi mandiri pengolahan sampah organik,” ungkapnya.

Proses pengelolaan sayur dan buah di Untan Village ini berbeda dari produk olahan organik lainnya. Karena bibit dan pupuk yang digunakan dikelola secara mandiri dengan teknologi pertanian yang dimiliki. Ia berharap Untan Village bisa menjadi percontohan bagi masyarakat.

“Di sini sudah ada pengembangan madu kelulut, pertanian terpadu dan pengolahan sampah terpadu yang bisa menjadi unggulan di Untan,” kata Renopati.

Pihaknya berencana membuat griya sehat untuk menyuplai buah-buahan sehat seperti pepaya, jeruk dan pisang. Hasil budidaya sayur dan buah-buahan Untan Village rencananya akan dipasarkan ke masyarakat sebagai sayur organik yang bisa dikonsumsi masyarakat.

“Ke depannya kami juga akan berkolaborasi dengan instansi-instansi terkait untuk memperluas pemasaran hasil budidaya di Untan Village,” terangnya.

Selaras dengan program pemkot Pontianak

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi upaya UPPO yang melibatkan mahasiswa dalam memanfaatkan pekarangan kosong.

“Meskipun di tengah pandemi, mereka masih tetap produktif dengan menanam sayur dan buah,” tuturnya.

Untan Village yang ada ini selaras dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang mencanangkan program gerakan menanam cabai dan sayuran di pekarangan masing-masing. Pihaknya juga berupaya meningkatkan kualitas distribusi dan memperhitungkan kebutuhan pangan yang diprediksi mempengaruhi angka inflasi.

“Mudah-mudahan di Kota Pontianak tingkat inflasi bisa terkendali karena pentingnya pengendalian inflasi untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Continue Reading

Kota Pontianak

Peran Andi Dhirgam Charnova Bagi Esport dan Generasi Muda Pontianak

Published

on

Peran Andi Dirgham Charnova Bagi Esport dan Generasi Muda Pontianak
Andi Dirgham Charnova Ketua Umum ESI Kota Pontianak 2020 - 2024

Gencil News – Andi Dirgham Charnova adalah anak muda asal Kota Pontianak yang tampil sebagai Ketua Umum ESI (ESport Indonesia) Kota Pontianak. Dibawah kepemimpinan Andi Dirgham Charnova, Dirgham akan membawa serangkaian perubahan bagi organisasi yang menaungi cabor olahraga elektronik yang sebagian besar didominasi oleh kaum milenial.

Selanjutnya Andi Dirgham Charnova mengatakan dalam masa kepemimpinannya, ia berupaya untuk membawa E-Sport Kota Pontianak untuk semakin berkembang.

Dari sisi kepengurusan, ESI Pontianak akan menggelar kegiatan Rakercab dalam waktu dekat.

“Sebagai Ketua umum esport kota pontianak, saya akan melakukan beberapa hal ke depannya seperti Rakercab” jelas Dirgham

Ia mengatakan pula, dengan diakuinya E sport sebagai cabang olahraga (cabor) di KONI. Maka ke depan ESI Pontianak akan mengadakan kompetisi-kompetisi secara rutin di Kota Pontianak. 

“Kami akan menyelenggarakan berbagai turnament e-sport di Kota Pontianak. Dan tentunya ini adalah sebagai wadah dan cara kami untuk menyaring para atlit e-sport Kota Pontianak ” Jelas Andi Dirgham.

E sport kini menjadi olahraga sekaligus gaya hidup yang sangat digemari oleh generasi milenial. Dalam mengasah kemampuan untuk berpikir strategis, cerdas dan kreatif.

“Kemampuan ini akan berguna untuk membentuk generasi muda yang tangguh, andal, inovatif dan kreatif untuk mampu memenangkan kompetisi di tingkat global,” katanya

“Kami harap pengurus Esports yang baru dapat membimbing dan mengayomi para atlit di Pontianak. Agar dapat berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” pungkas Andi Dirgham.

Continue Reading

Kota Pontianak

Sebanyak 52 Sekolah Di Pontianak Mulai Belajar Tatap Muka 8 Maret 2021

Published

on

By

Sebanyak 52 Sekolah Di Pontianak Mulai Belajar Tatap Muka 8 Maret 2021
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Syahdan Aziz akan perluas belajar tatap muka pada 52 sekolah di pontianak mulai Senin 8 Maret 2021

Gencil News – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Syahdan Aziz berencana akan memperluas sekolah. Yang akan melakukan pembelajaran tatap muka mulai Senin 8 Maret 2021.

“InsyaAllah hari Senin 8 Maret 2021 baru kita buka lagi. Sebagai pengembangan 22 SMP dan 30 SD Negeri se-Kota Pontianak,” kata Syahdan

Syahdan mengungapkan jika perluasan belajar tatap muka pada beberapa sekolah ini sudah mendapat izin dari Ketua Satgas Covid-19 Kota Pontianak.

Sejak dua minggu yang lalu Kota Pontianak telah melakukan pembelajaran tatap muka pada 12 sekolah yaitu 6 SD dan 6 SMP di Kota Pontianak.

“Dengan demikian, pada senin mendatang akan ada 64 SD dan SMP di Kota Pontianak yang akan melaksanakan belajar tatap muka. Perluasan belajar tatap muka ini masih khusus bagi kelas IX SMP dan kelas VI SD saja,” terangnya

Syahdan mengungkapkan jika pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap 12 sekolah yang melaksanakan belajar tatap muka kemarin. Dengan begitu maka Satgas Covid-19 memperluas pembelajaran tatap muka untuk 52 sekolah berikutnya.

Sebelumnya Syahdan telah melakukan rapat evaluasi atas laporan dari kepala sekolah dan ketua komite, beserta satgas satuan pendidikan terkait proses belajar tatap muka yang sudah terlaksana.

“Berdasarkan rapat evaluasi itu, tidak ada temuan, artinya lancar-lancar saja dan aman-aman saja. Sudah sesuai protokol kesehatan dan pada rapat itu juga dihadiri oleh Satgas Covid Kota Pontianak dan Kepala Dinas Kesehatan yang dinyatakan sekolah tatap muka dilanjutkan,” kata Syahdan.



Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING