Soal Dan Kunci Jawaban Kelas 8 SMP Materi Matematika
Connect with us

Kota Pontianak

Soal Dan Kunci Jawaban Kelas 8 SMP Materi Matematika

Published

on

Soal Dan Kunci Jawaban Kelas 8 SMP Materi Matematika

Gencil News- Kunci jawaban dan soal semester genap untuk kelas 8 SMP. Kunci jawaban dan Soal ini merupakan referensi anda untuk belajar. pada kali ini soal dan kunci jawaban masuk pada materi matematika

SOAL PILIHAN GANDA

A. Berilah tanda silang (x) didepan huruf a,b, c,atau d didepan jawaban yang benar !

1. Segitiga ABC siku-siku di A. Panjang sisi AB = 21 cm dan sisi BC = 35 cm. Panjang jari-jari lingkaran luar segitiga ABC adalah ….
A. 15,5 cm
B. 17,5 cm
C. 8 cm
D. 16 cm

2. Volum kubus yang panjang rusuknya 8 cm adalah….
A. 384 cm3
B. 512 cm3
C. 616 cm3
D. 724 cm3

3. Luas alas suatu kubus 25 cm2. Volume kubus tersebut adalah ….
A. 120 cm3
B. 75 cm3
C. 225 cm3
D.125 cm3

4. Banyaknya diagonal ruang pada balok adalah ….
A. 8 buah
B. 4 buah
C. 10 buah
D. 6 buah

5. Banyaknya rusuk tegak pada limas segiempat adalah ….
A. 8
B. 10
C. 6
D. 4

6. Luas permukaan kubus yang memiliki panjang rusuk 2p adalah ….
A. 20 p2
B. 12 p2
C. 24 p2
D. 18 p2

7. Sebuah segitiga ABC siku-siku di B dengan panjang sisi AB = 12 cm dan AC = 15 cm. panjang jari-jari lingkaran dalamnya adalah ….
A. 7 cm
B. 4 cm
C. 3 cm
D. 5 cm

8. Luas lingkaran yang diameternya 20 cm adalah ….
A. 314 cm2
B. 114 cm2
C. 320 cm2
D. 212 cm2

9. Keliling lingkaran yang berjari-jari 10,5 cm adalah ….
A. 76 cm
B. 66 cm
C. 86 cm
D. 80 cm

10. Banyaknya sisi pada prisma dengan alas segi-7 adalah ….
A. 9
B. 8
C. 11
D. 7

11. Seorang siswa naik sepeda motor dengan diameter roda 49 cm. Jika roda berputar 2000 kali, jarak yang ditempuh adalah ….
A. 2 km
B. 3,08 km
C. 2,18 km
D. 1,80 km

12. Sebuak balok berukuran 15 cm x 12 cm x 8 cm. Luas sisi balok tersebut adalah ….
A. 125 cm2
B. 650 cm2
B. 725 cm2
D. 792 cm2

13. Dua buah lingkaran dengan panjang jari-jari berturut-turut 4 cm dan 11 cm. Jika jarak antara kedua titik pusat lingkaran tersebut 25 cm, panjang garis singgung persekutuan luar kedua lingkaran tersebut adalah ….
A. 36 cm
B. 28 cm
C. 18 cm
D. 24 cm

14. Suatu kubus panjang rusuknya 6 cm. Luas seluruh permukaan kubus tersebut adalah … .
A. 226 cm2
B. 216 cm2
C. 116 cm2
D. 210 cm2

15. Diketahui jarak antara dua titik pusat lingkaran 26 cm. Panjang jari-jari lingkaran yang kecil 4 cm dan panjang garis singgung persekutuan dalam 24 cm. Panjang jari-jari lingkaran yang besar adalah ….
A. 8 cm
B. 12 cm
C. 36 cm
D. 6 cm

16. Alas prisma berbentuk belah ketupat dengan panjang diagonal 18 cm dan 24 cm. Bila tinggi prisma 10 cm, maka luas seluruh sisi prisma adalah ….
A. 985 cm2
B. 1.100 cm2
C. 1.032 cm2
D. 1.135 cm2

17. Prisma dengan alas persegi mempunyai panjang sisi 10 cm. Jika tinggi prisma 12 cm, maka volume prisma adalah ….
A. 820 cm3
B. 1.400 cm3
C. 1.200 cm3
D. 900 cm3

18. Luas permukaan limas yang alasnya berbentuk persegi dengan panjang sisi 12 cm dan tinggi limas 8 cm adalah….
A. 384 cm2
B. 428 cm2
C. 480 cm2
D. 768 cm2

19. Diketahui titik A(0, 0), B(6, 0), dan D(2, 3). Maka koordinat titik C agar ABCD menjadi trapesium sama kaki adalah….
A. (3, 4)
B. (4, 3)
C. (0, 6)
D. (3, 2)

20. Diketahui A = {x | 1 ≤ x < 4, x ∊ A}, B = {2, 3, 5, 7}. Banyaknya fumgsi dari A ke B adalah ….
A. 7
B. 12
C. 64
D. 81

21. Suatu fungsi f(x) = mx + n. Jika f(-2) = -9 dan f(3) = 11, nilai m dan n adalah ….
A. -4 dan 1
B. 4 dan 1
C. -4 dan -1
D. 4 dan -1

22. Suatu fumgsi dengan rumus f(x) = 4 – 2x², f(-5) adalah ….
A. -46
B. 54
C. 46
D. 104

23. Diketahui g : x → x² – 5x + 4 dengan domain {-2, -1, 0, 1, 2} maka daerah hasilnya adalah ….
A. {-2. 0, 6, 10, 15}
B. {-2, 0, 4, 8, 10}
C. {-2, 0, 4, 10, 18}
D. {-2, 0, 6, 8, 18}

24. Jika f(x) = x² + 2 dan g(x) = 2x + 5 dan f(x) = g(x). maka x adalah ….
A. 3 atau 1
B. -3 atau 1
C. 3 atau -1
D. -3 atau -1

25. Himpunan berikut yang merupakan fungsi adalah ….
A. {(1, 1),(1, 2), (1, 3), (1, 4), (1, 5)}
B. {(1, 2),(2, 3), (3, 4), (4, 5), (5, 6)}
C. {(4, 2),(4, 3), (3, 1), (3, 2), (1, 1)}
D. {(4, 2),(3, 2), (2, 2), (2, 3), (1, 2)}

26. Garis k melalui (-3, 5) dan (0, 5). Sedangkan garis m melalui (-3, 3) dan (-1, 3). Posisi garis k dan m adalah….
A. sejajar sumbu-X
B. sejajar sumbu Y
C. tegak lurus sumbu X
D. berpotongan dengan sumbu X

27. Panjang kawat yang dibutuhkan untuk membuat model kerangka kubus yang panjang rusuknya 18 cm adalah…..
A. 72 cm
B. 108 cm
C. 216 cm
D. 500 cm

28. Budi mempunyai kawat sepanjang 24 meter. Ia akan membuat kerangka balok yang berukuran 15 cm x 12 cm x 13 cm. Banyak kerangka balok yang dapat dibuat adalah ….
A. 10 buah
B. 12 buah
C. 13 buah
D. 15 buah

30. Sebuah balok memiliki ukuran panjang 15 cm, lebar 11 cm, dan tinggi 9 cm. Luas permukaan balok tersebut adalah ….
A. 798 cm²
B. 797 cm2
C. 796 cm²
D. 795 cm²
10. Sebuah limas alasnya berbentuk persegi dengan panjang sisi 10 cm dan tinggi limas 12 cm . Luas seluruh permukaan limas adalah ….
A. 280 cm2
B. 360 cm2
C. 180 cm2
D. 320 cm2

>>> KUNCI JAWABAN

1. B. 17,5 cm

2. B. 512 cm3

3. D.125 cm3

4. B. 4 buah

5. D. 4

6. C. 24 p2

7. C. 3 cm

8. A. 314 cm2

9. B. 66 cm

10. A. 9

11. B. 3,08 km

12. D. 792 cm2

13. D. 24 cm

14.  216 cm2

15. D. 6 cm

16. C. 1.032 cm2

17. C. 1.200 cm3

18. A. 384 cm2

19. B. (4, 3)

20. C. 64

21. D. 4 dan -1

22. A. -46

23. C. {-2, 0, 4, 10, 18}

24. C. 3 atau -1

25. B. {(1, 2),(2, 3), (3, 4), (4, 5), (5, 6)}

26. A. sejajar sumbu-X

27. C. 216 cm

28. D. 15 buah

29. A. 798 cm²

30. B. 360 cm2

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Beberapa Proyek Penataan Kawasan Kumuh Kota Pontianak Sudah Usai

Published

on

By

Beberapa Proyek Penataan Kawasan Kumuh Kota Pontianak Sudah Usai

Gencil News- Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan beberapa proyek penataan kawasan kumuh yang Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR tangani sudah usah pekerjaannya.

Pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian PUPR dengan Pemkot Pontianak.

Ia mengatakan bahwa pada hal ini pihaknya telah menyiapkan lahan serta program bedah rumah. Sementara untuk Kementerian PUPR adalah menata infrastrukturnya.

“Mudah-mudahan program-program ini berkelanjutan, selanjutnya kita berharap masyarakat ikut mendukung pemeliharaannya, menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Edi. Pada hari Kamis (23/9/2021).

Ia mengungkapkan bahwa penataan kawasan tidak hanya mencakup infrastruktur jalan dan drainase saja. Akan tetapi bedah rumah tak layak huni dan fasilitas pendukung lainnya juga harus dibenahi termasuk air bersih dan sanitasi.

Salah satunya adalah penataan Teras Parit Nanas yang berada pada tepian Sungai Landak yang merupakan bagian dari program pengentasan kawasan kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

“Masih banyak potensi yang bisa ditingkatkan kualitas lingkungan dan permukiman yang ada di Kota Pontianak,” ujarnya

Ia memaparkan bahwa saat ini kawasan kumuh pada Kota Pontianak dari awalnya seluas 74 hektar pada tahun 2013. Kini pada tahun 2021 tersisa 4 hektare yang masih dikategorikan kawasan kumuh berat. Sedangkan untuk kawasan kumuh ringan sekitar 12 hektar. 

“Program khusus untuk menangani kawasan-kawasan kumuh seperti Gang Semut, kawasan Tanjung Hulu, Sungai Beliung dan lainnya menjadi bagian dari program penanganan kawasan kumuh (KOTAKU),”tuturnya

Penanganan Kawasan Kumuh Di Kota Pontianak

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengatakan bahwa Kementerian PUPR telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan dalam penanganan kawasan kumuh di Kota Pontianak

Salah satunya adalah bedah rumah tak layak huni. Ia menjelaskan bahwa pihaknya kini melakukan kolaborasi dengan Pemkot Pontianak.

“Kami akan mencoba mensinergikan dengan pemerintah daerah sehingga nanti hasilnya harus lebih masif dan terlihat,” ungkap Diana

Ia mengungkpan bahwa dalam hal pengentasan kawasan kumuh sudah terlaksana penataan dan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri

Maka dari itu pihaknya harus ada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah bahkan stakeholder yang lainnya termasuk swasta dan masyarakat.

Ia memaprkan bahwa secara nasional untuk pencanangan gerakan 100-0-100. Yaitu 100 persen akses air bersih, nol persen permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak.

“Penanganan kawasan kumuh di tahun 2024 secara nasional kita targetkan menangani 10 ribu hektare lagi,” pungkasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Polresta Kota Pontianak Gelar Operasi Patuh Kapuas 2021

Published

on

By

Polresta Kota Pontianak Gelar Operasi Patuh Kapuas 2021
Polresta Kota Pontianak Gelar Operasi Patuh Kapuas 2021/Humas Polresta Kota Pontianak

Gencil News- Operasi Patuh Kapuas 2021 terus digalakkan di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Hal ini agar pengendara tertib dalam berlalu lintas serta bisa disiplin akan protokol kesehatan.

Tak ketinggalan pula Polresta Pontianak Kota juga menggelar Operasi Patuh Kapuas 2021 yang dilaksanakan wilayah hukum Polresta Pontianak Kota. Pada hari Kamis (23/9/2021) dengan sasaran Pasar Flamboyan Kota Pontianak

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol. Andi Herindra, S.I.K melalui Kasat Lantas AKP. Sigal Hasibuan, S.H., S.I.K menjelaskan bahwa pada pelaksanaan Operasi Patuh kapuas 2021 kali ini para personel harus mengedepankan upaya yang bersifat premtif dan preventif.

Khususnya dalam rangka mengedukasi masyarakat terkait kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) serta keselamatan berlalu lintas di jalan.

“Prioritas kita tetap pada pencegahan penyebaran Covid-19. Khususnya pada wilayah Kota Pontianak. Kedepan pelaksanaan pendekatannya lebih humanis terkait edukasi hingga penegakan disiplin protokol kesehatan ke masyarakat,” kata Sigal

Sebab sasaran adanya operasi ini antara lain merupakan bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi dalam menyebabkan klaster baru terhadap penyebaran Covid-19

“Yang mana sasarannya tersebut adalah pada titik-titik kerumunan masyarakat, masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan, masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas, dan Lokasi rawan pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. Juga menjadi sasaran Operasi Patuh Kapuas2021,” pungkasnya

Continue Reading

Kota Pontianak

Teknologi Semakin Maju, Dekranasda Beri Pelatihan Bagi Pelaku Kriya

Published

on

By

Teknologi Semakin Maju, Dekranasda Beri Pelatihan Bagi Pelaku Kriya

Gencil News- Perkembangan terknologi yang terus maju membuat masyarakat harus bisa segera beradaptasi. Sebab dari teknologi sendiri kini masyarakat bisa lebih mendapatkan sesuatu dengan mudah.

Salah satunya dengan melakukan jual beli pada media sosial. Namun pengaruh konsumen terhadap penjual banyak dilihat dari berbagai sisi

Antara lain adalah bagaimana penjual dapat menjual produk dengan branding yang mereka buat sebelumnya.

Hal itulah yang membuat Dekranasda Kota Pontianak menggelar sebuah pelatihan fotografi produk bagi para pelaku kriya Kota Pontianak. Tujuan pelatihan ini adalah membantu pelaku kriya agar bisa mengembangkan produknya.

Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie menjelaskan bahwa dengan adanya pelatihan kriya ini para pelaku kriya bisa belajar untuk memahami perilaku konsumen selama pandemi, cara memotret gambar produk, cara membangun branding pada dunia digital, mengembangkan pemasaran digital, mengembangkan rencana bisnis digital serta mendatangkan penjualan.

“Produk akan menarik bila difoto dengan baik, kalau hanya memfoto saja tanpa ada ilmunya nggak kelihatan cantiknya, maka kita bantu pelaku kriya dengan melaksanakan pelatihan ini,” kata Yanieta di Gedung UMKM Center. Pada hari Selasa (21/09/2021).

Munculnya tren baru pada era new normal saat ini yang menjadikan sektor dalam jual beli melalui marketplace sangat penting khususnya dalam mempromosikan dan memasarkan produk

“Selain dengan pelatihan fotografi produk, Dekranasda Kota Pontianak dalam waktu dekat juga akan menjalin kerjasama dengan Bukalapak, Dana dan Tokopedia,” ujarnya

Pelaku kriya pada bidang fashion, Nina Kartanineka mengungkapkan bahwa selama pandemi omzet penjualannya turun sebesar 50 persen tiap bulannya.

Kini Nina sendiri sudah mulai merambah ke marketplace. Yang mana sebelunya ia berjualan secara offline seperti pada pameran ataupun galeri

“Mau atau nggak mau kita harus masuk marketplace, kalau marketplace itu kan fotonya harus menarik,” tutur Nina.

Ia mengatakan bahwa dalam berjualan untuk memfoto produk sendiri perlu ilmu bukan hanya sekedar foto saja. Akan tetapi bagaimana mengambil foto yang menarik sehingga bisa menjadi daya tarik pembeli untuk melaksanakan transaksi

“Kalau sekedar foto pasti bisa, tapi perlu ilmu bagaimana foto itu menarik pembeli, perlahan lahan harus terus belajar karena kesempatan untuk kita ikut pelatihan juga ada, salah satunya dengan pelatihan ini dan sangat penting untuk pemasaran produk di marketplace,” pungkasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Penyandang Disabilitas Pontianak, Dapat Beras Bantuan Presiden

Published

on

Penyandang Disabilitas Pontianak, Dapat Beras Bantuan Presiden

Gencil News – Muhammad Lutfi (49 tahun) tak dapat menutup kegembiraannya setelah mendapatkan beras bantuan Presiden RI, yang disalurkan melalui Pemkot Pontianak.

Sebanyak 300 paket berupa beras masing-masing 10 kilogram bantuan dari Presiden RI Joko Widodo.

Penerima beras bantuan Presiden adalah  104 orang penyandang disabilitas dan 196 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis sebanyak 300 paket berupa beras.

Masing-masing 10 kilogram bantuan dari Presiden RI Joko Widodo di Halaman Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak, Rabu (22/9/2021).

 Muhammad Lutfi (49) yang juga Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Pontianak, menyampaikan terima kasihnya atas batuan beras dari Presiden.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini sebagai awal mula perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas,” ujarnya.

Meskipun tidak semua penyandang disabilitas menerima bantuan ini, namun ia berharap kedepan mereka yang bisa mendapatkan bantuan pada periode selanjutnya.

“Kita juga menjelaskan kepada teman-teman mungkin ini untuk tahap sekarang dulu,” katanya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, bantuan beras dari Presiden ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya. Sebab masih banyak warga yang masih membutuhkan bantuan seperti ini.

“Kita berharap ini bisa memberikan semangat kepada masyarakat untuk melaksanakan kehidupan sehari-hari ditengah pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Dikatakannya, pemerintah pusat dan daerah senantiasa memperhatikan rakyatnya sehingga jangan sampai ada warga yang mengalami masalah kesehatan maupun sosial.

“Kemudian manfaatkan fasilitas pemerintah seperti pengobatan gratis dan pendidikan gratis hingga SMA,” pesan Edi.

Ia meminta camat dan lurah untuk bisa memediasi warga yang memang sudah seharusnya mendapatkan haknya. Selain bantuan beras, ada juga bantuan lainnya seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan bantuan yang bersifat parsial serta stimulan.

“Baik dari pemerintah provinsi, kota, BUMN, BUMD dan masyarakat yang langsung membantu warga lainnya,” tuturnya.

Kepada Dinsos Kota Pontianak, Edi meminta agar Dinsos bisa menyajikan data yang akurat dan faktual. Misalnya ada klaster penduduk yang sangat miskin dan hampir miskin. 

“Saya berharap jangan ada satupun warga Kota Pontianak yang tidak diperhatikan, petugas Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) di lapangan saya harap bisa memetakan serta melihat kondisi masyarakat,” ucapnya.

Kepala Dinsos Kota Pontianak Darmanelly menjelaskan, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tercatat 22.854 rumah tangga. Dari jumlah tersebut yang sudah mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 9.536 KK, program BPNT sebanyak 18.608 KK serta yang mendapatkan Bantuan Sosial Tunai sebanyak 9.000 KK.

“Memang masih ada yang belum mendapatkan bantuan tetapi itu kita sesuaikan dengan desilnya,” terangnya.

Menurutnya, warga yang terkategori miskin dan sangat miskin dipastikan sudah mendapatkan bantuan. Misalnya yang mendapatkan bantuan PKH rumahnya diperbaiki, jika listrik dan air bersihnya tidak ada maka difasilitasi, anaknya bersekolah, terus kesehatannya ditanggung BPJS. 

“Jadi banyak sekali bantuan yang kita arahkan kepada masyarakat yang masuk kategori sangat miskin sehingga diharapkan dengan bantuan tersebut mereka bisa keluar dari kemiskinan,” pungkasnya. 

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING