Tilang Elektronik Di Pontianak Awasi Pengendara Melebihi Kecepatan
Connect with us

Kota Pontianak

Tilang Elektronik Di Pontianak Awasi Pengendara Melebihi Kecepatan

Published

on

Tilang Elektronik Di Pontianak Awasi Pengendara Melebihi Kecepatan
Papan peringatan pemberlakuan tilang elektronik di simpang lampu merah Jalan Ahmad Yani, Jalan Gusti Sululelanang, dan Jalan Sultan Abdurrahman,

Gencil News – Kota Pontianak akan menerapkan tilang elektronik atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) pada bulan april 2021.

Sebelum menetapkan pemberlakuan ini Polresta Kota Pontianak masih terus melakukan sosialisasi tilang elektronik ini.

“Saat ini masih dalam tahap sosialisasi pemasangan rambu rambu pemberitahuan pemasangan titik atau lokasi yang terpantau CCTV E-TLE. Untuk tahap penindakan belum, kami baru sebatas pemasangan rambu-rambu, sarana dan prasarana,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pontianak, Komisaris Polisi Rio Sigal Hasibuan

Untuk mempersiapkan penerapan tilang elektronik ini para Personel Satlantas Polresta Pontianak harus menjalani pelatihan di Ditlantas Polda Kalbar.

Kasat Lantas mengungkapkan lokasi penerapan tilang elektronik tahap pertama jalan Ayani Pontianak menjadi titik pertama pemasangan CCTV. Mengingat daerah ini merupakan kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).

Baru kemudian secara bertahap akan di pasang ke berbagai titik di Kota Pontianak.

Berikut titik pemasangan CCTV penerapan tilang elektronik
  • Simpang Pajak, yang menghubungkan jalan Ayani, Jalan Gusti Sululelanang, dan Jalan Sultan Abdurrahman,
  • Bundaran Tugu Digulis Pontianak.

Dengan adanya CCTV pada lokasi tersebut, secara otomatis mendata pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Tidak hanya berfungsi untuk memantau kendaraan yang tidak tertib lalu lintas. Pemasangan CCTV ini pada beberapa titik jalan Ayani untuk mendata pengendara yang berkendara melebihi kecepatan dan terpantau selama 24 jam.

“Kamera yang terpasang ini nantinya dapat melihat dengan jelas plat nomor kendaraan, wajah pengendara dengan sistem Face Recognition di dalam mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman, dan Pengendara yang berkendara melebihi batas kecepatan,” jelasnya.


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Wako Edi Ajak Belanja Takjil, Sebagai Upaya Bangkitkan Ekonomi

Published

on

By

Wako Edi Ajak Belanja Takjil, Sebagai Upaya Bangkitkan Ekonomi

Gencil News – Wako Edi Kamtono mengajak kepada masyarakat yang memiliki rezeki yang lebih, untuk belanja takjil. Wako Edi ajak belanja takjil adalah sebagai bentuk kampanye Wako untuk mendorong perekonomian rakyat agar lebih baik.

 Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memanfaatkan waktu luang setiap sore menjelang berbuka puasa untuk berburu takjil.

Aksi berburu takjil yang dilakukannya ini dengan memborong kue-kue yang dijual pedagang juadah. Takjil yang diborongnya tidak hanya untuk dirinya sekeluarga, tetapi juga dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Edi mengajak masyarakat untuk membeli takjil yang dijual oleh para pedagang juadah. Ia berharap dengan banyaknya masyarakat yang membeli kue-kue yang dijual oleh para pedagang kecil, bisa membangkitkan semangat mereka untuk berjualan takjil demi meningkatkan pendapatan mereka.

“Para pedagang kecil seperti penjual takjil ini perlu kita support, caranya dengan membeli dagangan mereka,” ujarnya, Minggu (18/4/2021).

Menurutnya, hampir sebagian besar masyarakat merasakan dampak pandemi Covid-19. Tak terkecuali para pedagang kecil yang berjualan kue.

Betapa tidak, pendapatan mereka drastis menurun akibat daya beli masyarakat yang kian merosot. Oleh sebab itulah, ia mengajak masyarakat yang mempunyai rejeki lebih untuk membeli takjil lebih banyak, kemudian takjil-takjil tersebut bisa dibagikan ke masjid-masjid atau orang-orang yang ditemui.

Namun bila tidak, cukup membeli untuk kebutuhan sekeluarga. “Insha Allah para pedagang takjil merasa terbantukan dengan kita membeli dagangan mereka,” ucapnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Wako Edi Kenang Almarhumah Ibu Djaedah Sebagai Sosok “Ngemong”

Published

on

Wako Edi Kenang Almarhumah Ibu Djaedah Sebagai Sosok "Ngemong"
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono hadir pada pemakaman Ibunda Gubernur Kalbar

Gencil News – Wako (Wali Kota) Pontianak Edi Rusdi Kamtono kenang almarhumah ibu Djaedah, ibu dari Gubernur Sutarmidji adalah sebagai sosok yang “Ngemong”. Ngemong berasal dari bahasa Jawa yang artinya “Segala sesuatu yang berkaitan dengan pola asuh anak, berupa kebaikan-kebaikan”.

 Ketika Wako Edi bertemu Hj Djaedah binti Said Lajim semasa hidup, ia melihat tipikal seorang ibu yang menjaga dan melindungi keluarga.

 “Ketika saya bertemu, kelihatan sekali beliau tipikal ibu yang ngemong,” kata Wako Edi kenang almarhumah.

“Saya atas nama pribadi dan sekeluarga beserta Pemerintah Kota Pontianak mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ibunda Djaedah,” ujarnya saat diwawancarai usai pemakaman jenazah almarhumah di Gang Tengah.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. “Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,SWT,” tutupnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Antisipasi Siklon Surigae, Kodim 1207 Siagakan Pasukan

Published

on

Antisipasi Siklon Surigae, Kodim 1207 Siagakan Pasukan
📷"Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) Kodim 1207/BS ini disiapsiagakan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya potensi bencana Alam Siklon Tropis Surigae," Kata Dandim.

Gencil News – Dalam rangka antisipasi dampak Siklon Tropis Surigae, Kodim 1207/BS melaksanakan apel gelar Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) di Makodim Jl. Gusti Sulung Lelanang, Kota Pontianak.

Dalam sambutannya Dandim 1207/BS, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M., mengatakan, menurut analisa BMKG per 16 April 2021 pukul 19.00 Wib dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) tentang dampak terhadap cuaca di Indonesia (Siklon Tropis Surigae) khususnya Kalimantan Barat.

“Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) Kodim 1207/BS ini disiapsiagakan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya potensi bencana Alam Siklon Tropis Surigae,” Kata Dandim.

Selanjutnya Dandim menyampaikan, Siklon Tropis Surigae memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia khususnya di wilayah Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya. Dalam 24 jam ke depan di wilayah Kalimantan Barat potensi hujan dengan intesitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang.

“Masyarakat harus mewaspadai dampak bencana siklon tropis surigae. Mudah-mudahan bencana siklon tropis surigae ini tidak terjadi di Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya,” harap Dandim mengakhiri.

Continue Reading

Kota Pontianak

Wako Minta Warga Waspada Perubahan Cuaca Yang Ekstrem

Published

on

Wako Minta Warga Waspada Perubahan Cuaca Yang Ekstrem

Gencil News – Wako Edi Kamtono minta kepada warganya untuk waspada dengan adanya perubahan cuaca yang ekstrem di Kota Pontianak. Wako juga minta kepada warga untuk melakukan persiapan dini guna menghadapi cuaca yang ekstrem.

Adanya badai tropis surigae itu berpotensi menyebabkan meningkatnya potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Hal tersebut sebagaimana yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Masyarakat kita imbau agar mewaspadai apabila terjadi tanda-tanda alam seperti awan gelap, angin kencang dan lainnya,” ujarnya

Edi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak yang dipicu cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Angin kencang berpotensi mengakibatkan tumbangnya pohon, kerusakan atap rumah dan sebagainya.

“Kita berharap warga mengantisipasi apabila kondisi cuaca demikian,” imbaunya.

Selain mengingatkan warga untuk waspada, Edi juga minta jajaran instansi terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak untuk terus memonitor dan berkoordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca secara berkala.

Ia juga meminta BPBD sudah mempersiapkan segalanya sebagai antisipasi menghadapi cuaca ekstrim.

“Saya minta BPBD Kota Pontianak bergerak cepat dan tanggap apabila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem,” tuturnya.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING