Connect with us

Kota Pontianak

TRANSERA Group Lakukan Rapid Test Ke 2, Guna Pencegahan Covid-19

Published

on

TRANSERA Group Lakukan Rapid Test Ke 2, Guna Pencegahan Covid-19

Gencil News – TRANSERA Group kembali melaksanakan Rapid Test Kedua untuk Karyawan di lingkungan internal Transera Group. Kegiatan Rapid Test Kedua ini di Ruang Khatulistiwa, Lantai 1 Hotel ASTON Pontianak. Pelaksanaan Rapid Test ini bekerjasama dengan RS. Bhayangkara Pontianak.

“Ini adalah Rapid Test kedua yang kita laksanakan. Dari semua sampel Rapid Test nya Alhamdulillah hasil nya non-reaktif. Karyawan yang mengikuti tes tadi adalah karyawan yang lebih banyak berinteraksi dengan tamu seperti bagian resepsionis, restoran, kitchen, engineering dan house keeping” ujar Anto W. Soemartono selaku Direktur Operasional Transera Group dan General Manager Hotel ASTON Pontianak.

Di samping melaksanakan Rapid Test ini, Transera Group berkomitmen untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan tidak akan melonggarkannya.

Seperti jika ada tamu ataupun karyawan yang memasuki area tanpa memakai masker, maka tidak diperbolehkan masuk.

Begitu juga dengan pengecekan suhu tubuh, tetap diberlakukan baik bagi karyawan maupun tamu. Penyediaan tempat cuci tangan atau hand sanitizer juga akan menjadi standar operasional.

“Rapid Test ini kami lakukan dalam rangka untuk memberikan rasa aman bagi tamu yang datang dan akan melaksanakan kegiatan di hotel serta kepedulian akan kesehatan karyawan” tambahnya.

Transera Group terdiri dari Hotel ASTON, Transera, Sekolah Musik Cantata, EF, River-X Karaoke dan River-X Spa.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kota Pontianak

Kukuhkan TPAKD, Dorong Akses Keuangan Untuk Pemulihan Ekonomi

Published

on

Kukuhkan TPAKD, Dorong Akses Keuangan Untuk Pemulihan Ekonomi

Gencil News – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Selasa (20/10/2020). Pembentukan TPAKD ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Pontianak nomor 885/Ekon-SDA/2020 tanggal 22 September 2020.

Edi menyebut, tujuan dibentuknya TPAKD ini diantaranya mendorong ketersediaan akses keuangan seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka pemulihan perekonomian daerah. Di samping itu pula sebagai upaya mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah. “Pembentukan TPAKD ini sebagai upaya untuk mendorong percepatan akses keuangan daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, pembentukan TPAKD juga untuk mendorong Lembaga Jasa Keuangan dalam meningkatkan peran serta pembangunan ekonomi daerah. Selain itu, untuk menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan. 

Selanjutnya, mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif. Misalnya untuk mengembangkan UMKM, usaha rintisan atau start up business dan membiayai pembangunan sektor prioritas. “Pembukaan akses keuangan bagi pelaku UMKM sangat dibutuhkan dalam percepatan pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19 yang masih terjadi saat ini,” jelas Edi.

Dirinya juga menekankan pentingnya percepatan akses keuangan daerah karena masih rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, penyerapan pembiayaan terhadap sektor UMKM juga relatif rendah dan sebagainya. “Oleh sebab itu dengan terbentuknya TPAKD ini diharapkan bisa memberikan angin segar bagi sektor UMKM dan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Pontianak Virtual Job Fair, 1100 Lowker Tersedia Bagi Pencaker

Published

on

Pontianak Virtual Job Fair, 1100 Lowker Tersedia Bagi Pencaker

Gencil News – Pontianak Virtual Job Fair 2020 menyediakan 1101 lowongan pekerjaan bagi para pencaker. Pontianak Virtual Job Fair menyediakan lowongan pekerjaan, yang terdiri dari 908 lowongan kerja lokal dan 193 lowongan luar negeri. Pontianak Virtual Job Fair ini digelar mulai tanggal 19 hingga 21 Oktober 2020.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, event Job Fair yang biasanya digelar di Gedung Pontianak Convention Center (PCC) secara langsung, tahun ini digelar secara virtual dikarenakan pandemi Covid-19.

Meskipun demikian, ia berharap tidak mengurangi semangat dan tujuan dari Job Fair ini.

“Melalui Virtual Job Fair ini, harapannya bisa memberikan informasi secara luas kepada masyarakat pencari kerja dan perusahaan yang ingin mencari tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi,” ujarnya usai membuka Pontianak Virtual Job Fair di Ruang Pontive Center, Senin (19/10/2020).

Menurut data tahun 2019, angkatan kerja berjumlah 299.065 jiwa. Sedangkan angka pengangguran terbuka berjumlah 27.311 jiwa dengan partisipasi angkatan kerja 61,62 persen. Artinya dari 100 penduduk, usia 15 tahun ke atas sebanyak 61 orang bekerja. “Kota Pontianak sudah mendapatkan bonus demografi, kalau tidak dilakukan upaya penanganannya, dikuatirkan bisa menyebabkan banyaknya pengangguran,” sebutnya.

Edi menyebut, dalam kondisi pandemi, memang banyak yang kesulitan mendapatkan pekerjaan, bahkan tidak sedikit yang diberhentikan akibat pandemi.

Oleh sebab itu, dirinya berharap para investor dan pengusaha bisa berinovasi meningkatkan produksi dan lapangan kerja seluas-luasnya.

“Kita juga memberikan keringanan masyarakat dan investor untuk berusaha, tentu ini membantu menciptakan tersedianya peluang kerja,” ungkapnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak, Junaidi menjelaskan dengan virtual, bursa kerja memperpendek jarak dan waktu pencari kerja. Mereka cukup memasukkan lamaran secara online melalui pontianakjobfair.com.

“Karena secara online, yang mengakses ada sekitar tiga ribuan calon pelamar ini, padahal baru hari pertama,” terangnya.

Perusahaan peserta Virtual Job Fair sebanyak 31 perusahaan yang terdiri dari sektor perbankan, perhotelan, industri, pembiayaan, perdagangan dan perkebunan.

“Kita berharap lowongan yang tersedia ini bisa diisi oleh para pencari kerja,” pungkasnya.

situs www.pontianakjobfair.com

Continue Reading

Kota Pontianak

Logo Hari Jadi Kota Pontianak Ke 249 Usung Tema Pontianak Tangguh

Published

on

By

Logo Hari Jadi Kota Pontianak Ke 249 Usung Tema Pontianak Tangguh

Gencil News – Hari jadi Kota Pontianak ke 249 yang jatuh pada tanggal 23 oktober 2020 ini melaunching logo hari jadi Kota Pontianak, usung tema Pontianak Tangguh logo hari jadi Kota Pontianak kali ini menyerupai masker.

Design logo menyerupai masker ini dibenarkan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Pontianak Lazuardi. Selaras dengan kondisi pandemi saat ini masker menjadi hal terpenting mencegah terpaparnya virus covid 19.

” Karena di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, masker menjadi bagian dari keseharian kita untuk melindungi diri dari virus corona ” kata Lazuardi

Ia menjelaskan mengenai sisi kanan kiri dari angka pada logo tersebut menyerupai telapak tangan. Yang artinya merepresentasikan dua buah tangan sebagai bentuk doa dan semangat masyarakat Kota Pontianak untuk tetap tangguh dan bergerak bersama-sama menghadapi pandemi yang masih terjadi hingga kini.

Dimaksudkan bersama-sama menciptakan Kota Pontianak yang aman, sehat, produktif serta inovatif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kemudian arti warna biru pada angka dua logo hari jadi Kota Pontianak melambangkan ketenangan dan kedamaian sesama masyarkat Kota Pontianak.

Sementara untuk warna hijau pada angka empat logo hari jadi Kota Pontianak artinya  rasa aman untuk saling sama-sama beraktivitas dan menjaga dengan mematuhi protokol kesehatan.

Dan angka sembilan pada logo berwarna kuning sebagai simbol kegembiraan dan harapan bersama-sama melawan pandemi Covid-19

Warna merah yang terdapat sisi kanan dan kiri yang menyerupai telapak tangan melambangkan keberanian dan semangat untuk bersama-sama mengingatkan dan mematuhi protokol kesehatan.

Terdapat warna hitam pada tulisan ” Pontianak ” dan ” Tangguh ” pada logo tersebut mengandung makna kekuatan untuk bekerjasama dengan kompak dan yakin bisa melawan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

Dan terlihat pula lambang Tugu Khatulistiwa sebagai icon Kota Pontianak pada tulisan ‘ Pontianak ‘.

” Sementara warna hitam pada tulisan di Logo tersebut artinya kekuatan untuk bekerjasama dengan kompak dan yakin bisa melawan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan ” pungkasnya

Continue Reading

TRENDING