Wako Ingatkan Soal Prokes Pada Saat Ibadah di Bulan Suci Ramadan
Connect with us

Kota Pontianak

Wako Ingatkan Soal Prokes Pada Saat Ibadah di Bulan Suci Ramadan

Published

on

Wako Ingatkan Soal Prokes Pada Saat Ibadah di Bulan Suci Ramadan
Wako Ingatkan Soal Prokes Pada Saat Ibadah di Bulan Suci Ramadan - Foto : Program vaksinasi Covid-19 kepada 350 Guru di Kota Pontianak

Gencil News – Wali Kota Pontianak (Wako) Edi Rusdi Kamtono mengingatkan kepada seluruh Pengurus Mesjid pada wilayah Kota Pontianak. Untuk senantiasa, menerapkan dan menjalankan soal Prokes (Protokol Kesehatan) kepada Umat yang akan melaksanakan ibadah pada bulan suci Ramadan.

Selama Bulan Suci Ramadan, Wako Edi mengimbau kepada mesjid penyelenggara ibadah untuk menjalankan prokes yang ketat. Alasannya Kota Pontianak yang masih dapat dikatakan rawan perebakan virus corona.

Edi mengimbau, agar melaksanakan jaga jarak dan jaga kapasitas, yang artinya adalah. Mesjid diupayakan tidak terlalu penuh.

Ibadah juga dihimbau, untuk tidak terlalu lama. Kepada lansia dan kondisi tubuh yang kurang sehat. Edi minta agar dapat menjalankan sholat dirumah.

Untuk Kota Pontianak, Wali Kota tetap mengizinkan adanya kegiatan ibadah selama Bulan Suci Ramadan. Namun karena Pontianak termasuk dalam kondisi rawan. Maka daripada itu, Wako mengimbau kepada pengurus mesjid dan warga untuk tetap menjalan protokol kesehatan, demi kesehatan dan keselamatan semua.

“Untuk Kota Pontianak kita izinkan salat tarawih di masjid, tapi karena positivity rate Covid-19 lima, masih rawan, tinggi. Maka tetap diimbau pelaksanaannya sesuai Prokes” jelas Wako Edi.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Pontianak

Wako Pontianak Minta Seluruh OPD Lakukan Penghematan Anggaran

Published

on

By

Wako Pontianak Minta Seluruh OPD Lakukan Penghematan Anggaran

Gencil News – Wali Kota Pontianak(Wako) Edi Rusdi Kamtono minta kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk melakukan penghematan dalam penggunaan anggaran.

Penghematan tersebut mulai dari penggunaan listrik, air, telepon, bahan bakar, perjalanan dinas hingga penggunaan rutin barang habis pakai seperti Alat Tulis Kantor (ATK).

Dengan penghematan itu tujuannya agar anggaran yang ada bisa dimanfaatkan untuk program-program yang lebih berdampak langsung pada masyarakat.

“Sehingga bisa dialokasikan untuk program yang lebih dibutuhkan masyarakat,” ujarnya usai membuka rapat asistensi dan verifikasi Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Pontianak Tahun 2022 di Aula Rohana Muthalib Bappeda Kota Pontianak, Senin (19/4/2021).

Edi menyebut, pihaknya akan memfokuskan program-program yang menjadi kebutuhan, bukan keinginan atau kemauan. Program yang merupakan kebutuhan dimaksud adalah program yang menyentuh masyarakat langsung atau pro rakyat.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2020 hingga sekarang seluruh daerah mengalami tekanan kehidupan ekonomi dan sosial budaya akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, pihaknya berupaya memulihkan ekonomi masyarakat khususnya di Kota Pontianak.

“Sehingga Kota Pontianak bisa segera bangkit dari kesulitan ekonomi serta aktivitas perekonomian masyarakat berjalan normal,” harapnya.

Dampak pandemi terhadap ekonomi makro tidak hanya dirasakan Kota Pontianak, bahkan dunia pun mengalami hal serupa lantaran semua terfokus pada permasalahan kesehatan.

Pembatasan aktivitas yang diberlakukan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 menyebabkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak.

Menghadapi tekanan ekonomi yang demikian, ia berpendapat harus ada upaya untuk melibatkan masyarakat agar bergerak produktif seperti usaha mikro kecil dan menengah.

“Jika ekonomi tidak bergerak maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan ikut merosot,” ungkap Edi.

Merosotnya PAD, kata dia, akan berpengaruh terhadap pembiayaan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan rehabilitasi serta operasional lainnya.

Pemkot Pontianak mempersiapkan program untuk menstimulus, baik secara aturan legalitas misalnya dengan memberikan kemudahan dan percepatan perizinan serta upaya-upaya lain dalam rangka membangkitkan ekonomi.

“Sehingga pemulihan ekonomi lebih cepat dan pembangunan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Wako Edi Ajak Belanja Takjil, Sebagai Upaya Bangkitkan Ekonomi

Published

on

By

Wako Edi Ajak Belanja Takjil, Sebagai Upaya Bangkitkan Ekonomi

Gencil News – Wako Edi Kamtono mengajak kepada masyarakat yang memiliki rezeki yang lebih, untuk belanja takjil. Wako Edi ajak belanja takjil adalah sebagai bentuk kampanye Wako untuk mendorong perekonomian rakyat agar lebih baik.

 Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memanfaatkan waktu luang setiap sore menjelang berbuka puasa untuk berburu takjil.

Aksi berburu takjil yang dilakukannya ini dengan memborong kue-kue yang dijual pedagang juadah. Takjil yang diborongnya tidak hanya untuk dirinya sekeluarga, tetapi juga dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Edi mengajak masyarakat untuk membeli takjil yang dijual oleh para pedagang juadah. Ia berharap dengan banyaknya masyarakat yang membeli kue-kue yang dijual oleh para pedagang kecil, bisa membangkitkan semangat mereka untuk berjualan takjil demi meningkatkan pendapatan mereka.

“Para pedagang kecil seperti penjual takjil ini perlu kita support, caranya dengan membeli dagangan mereka,” ujarnya, Minggu (18/4/2021).

Menurutnya, hampir sebagian besar masyarakat merasakan dampak pandemi Covid-19. Tak terkecuali para pedagang kecil yang berjualan kue.

Betapa tidak, pendapatan mereka drastis menurun akibat daya beli masyarakat yang kian merosot. Oleh sebab itulah, ia mengajak masyarakat yang mempunyai rejeki lebih untuk membeli takjil lebih banyak, kemudian takjil-takjil tersebut bisa dibagikan ke masjid-masjid atau orang-orang yang ditemui.

Namun bila tidak, cukup membeli untuk kebutuhan sekeluarga. “Insha Allah para pedagang takjil merasa terbantukan dengan kita membeli dagangan mereka,” ucapnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Wako Edi Kenang Almarhumah Ibu Djaedah Sebagai Sosok “Ngemong”

Published

on

Wako Edi Kenang Almarhumah Ibu Djaedah Sebagai Sosok "Ngemong"
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono hadir pada pemakaman Ibunda Gubernur Kalbar

Gencil News – Wako (Wali Kota) Pontianak Edi Rusdi Kamtono kenang almarhumah ibu Djaedah, ibu dari Gubernur Sutarmidji adalah sebagai sosok yang “Ngemong”. Ngemong berasal dari bahasa Jawa yang artinya “Segala sesuatu yang berkaitan dengan pola asuh anak, berupa kebaikan-kebaikan”.

 Ketika Wako Edi bertemu Hj Djaedah binti Said Lajim semasa hidup, ia melihat tipikal seorang ibu yang menjaga dan melindungi keluarga.

 “Ketika saya bertemu, kelihatan sekali beliau tipikal ibu yang ngemong,” kata Wako Edi kenang almarhumah.

“Saya atas nama pribadi dan sekeluarga beserta Pemerintah Kota Pontianak mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ibunda Djaedah,” ujarnya saat diwawancarai usai pemakaman jenazah almarhumah di Gang Tengah.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. “Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,SWT,” tutupnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Antisipasi Siklon Surigae, Kodim 1207 Siagakan Pasukan

Published

on

Antisipasi Siklon Surigae, Kodim 1207 Siagakan Pasukan
📷"Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) Kodim 1207/BS ini disiapsiagakan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya potensi bencana Alam Siklon Tropis Surigae," Kata Dandim.

Gencil News – Dalam rangka antisipasi dampak Siklon Tropis Surigae, Kodim 1207/BS melaksanakan apel gelar Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) di Makodim Jl. Gusti Sulung Lelanang, Kota Pontianak.

Dalam sambutannya Dandim 1207/BS, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M., mengatakan, menurut analisa BMKG per 16 April 2021 pukul 19.00 Wib dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) tentang dampak terhadap cuaca di Indonesia (Siklon Tropis Surigae) khususnya Kalimantan Barat.

“Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PPRCPB) Kodim 1207/BS ini disiapsiagakan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya potensi bencana Alam Siklon Tropis Surigae,” Kata Dandim.

Selanjutnya Dandim menyampaikan, Siklon Tropis Surigae memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia khususnya di wilayah Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya. Dalam 24 jam ke depan di wilayah Kalimantan Barat potensi hujan dengan intesitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang.

“Masyarakat harus mewaspadai dampak bencana siklon tropis surigae. Mudah-mudahan bencana siklon tropis surigae ini tidak terjadi di Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya,” harap Dandim mengakhiri.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING