Dengan Alasan Masih Pandemi, Imlek dan Cap Go Meh 2021 Ditiadakan
Connect with us

Kota Singkawang

Dengan Alasan Masih Pandemi, Imlek dan Cap Go Meh 2021 Ditiadakan

Published

on

Dengan Alasan Masih Pandemi, Imlek dan Cap Go Meh 2021 Ditiadakan

Gencil News – Dengan alasan masih pandemi Covid-19, Panita Imlek dan Cap Go Meh 2021 Kota Singkawang meniadakan perayaan tersebut pada tahun ini. Dengan alasan masih dalam situasi pandemi covid-19, untuk tidak menimbulkan keramaian, Panita sedang mempertimbangkan cara lain untuk memeriahkan Imlek dan Cap Go Meh 2021.

Kegiatan perayaan Imlek dan Cap Go Meh seperti yang tahun-tahun sebelumnya. Perayaan ini akan menampilkan serangkaian kegiatan. Mulai dari pawai tatung, pawai lampion, pentas hiburan rakyat dan pameran UMKM.

Panitia Imlek dan Cap Go Meh 2021, saat ini tengah merancang beberapa kegiatan guna memeriah perayaan pada tahun ini. Beberapa kegiatan nantinya akan menggunakan cara daring.

Kegiatan doa dan lelang nantinya akan menggunakan cara daring, tentunya cara ini adalah yang terbaik untuk mencegah perebakan virus corona.

Dewan Penasihat Panitia Imlek dan Cap Go Meh Tjhai Leonardi bahwa dengan alasan pandemi, semua kegiatan yang memiliki potensi menimbulkan kerumunan akan ditiadakan. Karena sesuai putusan Pemerintah yang tidak memperkenankan terjadi kerumunan.

Untuk tetap memeriahkan perayaan tahun ini, panitia tengah merencanakan untuk menghiasi sejumlah ruas jalan Kota Singkawang dengan lampion.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Singkawang

Mall Pelayanan Publik Singkawang Perwujudan Atasi Layanan Cepat

Published

on

By

Mall Pelayanan Publik Singkawang Perwujudan Atasi Layanan Cepat
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie Di Mall Pelayanan Publik Kota Singkawang

Gencil News – Keberadaan Mall Pelayanan Publik Kota Singkawang sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat agar lebih cepat terlayani dan lebih puas.

“Apa yang Pemkot Singkawang lakukan, merupakan perwujudan kita dalam reformasi birokrasi, yang mana selalu menjadi keluhan masyarakat. Mungkin sudah terjawab dengan resminya Mall Pelayanan Publik,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Singkawang, Asmadi. Kamis 21 Januari 2021.

Untuk itu, Asmad sangat mengharapkan kerjasama semua pihak, untuk mengawal apa yang sudah Pemkot Singkawang lakukan.

“Jika ada saran dan kritikan untuk kebaikan kedepan, silakan masyarakat sampaikan. Sehingga kehadiran Mall Pelayanan Publik ini bisa berarti untuk masyarakat Kota Singkawang,” ujarnya.

Dalam hal ini, sebanyak 14 instansi vertikal telah hadir di Mall Pelayanan Publik. Antaralain Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (DPMTK) Singkawang, Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Singkawang. Juga Kemenag Singkawang, BPN Singkawang , BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, BPJS Ketenagakerjaan, Pengadilan Negeri Singkawang.

Kemudian, KPP Pratama Singkawang, Samsat Singkawang, Polres Singkawang, Imigrasi Singkawang, BKD Singkawang. Kemudian Bank Kalbar Cabang Singkawang, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Singkawang.

Sementara Wali Kota SingkawangTjhai Chui Mie mengatakan, hadirnya Mall Pelayanan Publik ini menunjukkan bahwa Pemkot Singkawang. Berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik ke masyarakat yang cepat, tepat dan nyaman.

“Sementara ini pelayanan yang diberikan ke masyarakat sudah cukup bagus. Meski demikian akan terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Bahkan dia juga meminta saran dan masukan dari masyarakat, apa saja yang masih menjadi keluhan masyarakat terutama dalam mengurus perizinan.

“Segera sampaikan ke dinas terkait supaya bisa diperbaiki, sehingga kedepannya bisa lebih baik,” tutupnya

Continue Reading

Kota Singkawang

Singkawang dan Bengkayang Kerjasama Pilar Batas Utama

Published

on

Singkawang dan Bengkayang Kerjasama Pilar Batas Utama
SINGKAWANG DAN BENGKAYANG SIAPKAN RENCANA AKSI BANGUN PILAR BATAS - Foto/Data : MC singkawang
Kementerian Dalam Negeri RI telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 90 tahun 2018 tentang batas daerah kabupaten Bengkayang dengan Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat. Inisiasi pembangunan yang bersinergis dan berkesinambungan dapat mewujudkan dan meningkatkan derajat dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing wilayah.

Gencil News – Sekda Kota Singkawang, Sumastro bersama Sekda kabupaten Bengkayang, Obaja menandatangani perjanjian kerjasama tentang pembangunan Pilar Batas Utama (PBU) dan Pilar Acuan Batas Utama (PABU) di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (21/1/2021). Penandatanganan disaksikan Sekda Provinsi Kalimantan Barat, A.L Leysandri.

Diketahui, Pilar Batas Utama (PBU) merupakan pilar yang menandai batas antara provinsi atau kabupaten atau kota diletakkan tepat pada batas antar daerah provinsi atau kabupaten atau kota. Sedangkan Pilar Batas Acuan Utama (PABU), pilar yang menandai batas antar provinsi atau kabupaten atau kota diletakkan di sisi batas alam atau buatan yang berfungsi sebagai titik ikat garis batas antar daerah provinsi atau kabupaten atau kota.

Sekda Sumastro menyambut baik atas diterbitkannya permendagri ini. Ia berharap penganggaran dan pengerjaan PBU dan PABU ini bisa dikerjakan dengan baik dan cermat.

“Saya harap pembangunan PBU dan PABU ini bisa berjalan dengan baik dan cermat. Karena PBU dan PABU ini bisa menjadi acuan dalam menciptakan keteraturan dan mencegah terjadinya konfilk atau sengketa batas,” ungkap Sumastro.

Ia mengatakan Pemkot Singkawang dan Pemkab Bengkayang telah menyusun rencana aksi terkait dengan PBU dan PABU dengan merencanakan penganggaran pembangunan pilar batas pada APBD tahun 2020 atau selambat-lambatnya tahun anggaran 2022 dengan berpedoman Permendagri tersebut.

“Kemudian membangun PBU dan PABU sesuai dengan titik koordinat yang telah ditentukab,” katanya.

Rencana aksi lainnya yakni menganggarkan kegiatan sosialisasi dan edukasi pembangunan pilar batas kepada masyarakat dan pemilik tanah. Selain itu menyelenggarakan fasilitasi perubahan data administrasi kependudukan oleh Dinas Dukcapil terhadap masyarakat yang terdampak batas daerah Pemkab Bengkayang dan Pemkot Singkawang.

“Serta menginventarisir dan menganggarkan biaya pembaharuan data administrasi pertanahan masyarakat yang tidak mampu berupa SHM/SPT oleh perangkat daerah terkait,” ujarnya.

Sumastro berharap penandatanganan kerjasama ini dapat segera ditindaklanjuti dengan rencana aksi yang telah disusun bersama oleh Pemkab Bengkayang dan Pemkot Singkawang.

“Khusus OPD Singkawang agar segera menindaklanjuti langkah-langkah terkait pembangunan PBU dan PABU antara Kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang pada kesempatan pertama,” ujarnya

Sementara itu, Sekda Provinsi Kalimantan Barat A.L Leysandri mengatakan melalui momentum penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan PBU dan PABU, diharapkan dapat mendorong bentuk kerjasama di sektor-sektor lainnya.

Menurutnya, banyak manfaat dari perjanjian kerjasama ini. Diantaranya adalah manajemen konflik antar daerah, efisiensi dan standarisasi pelayanan, pengembangan ekonomi, serta pengelolaan lingkungan.

“Dengan adanya forum ini maka dapat meningkatkan pemahaman dan toleransi, sehingga konflik antar daerah dapat diantisipasi. Dalam hal pelayanan, kerjasama ini mendukung penerapan efisiensi dan standarisasi pelayanan antar daerah,” jelasnya.

Selain itu, kerjasama ini akan mendorong terjadinya pengembangan ekonomi suatu daerah yang meningkatkan daya saing suatu daerah. Begitu pula halnya dengan pengelolaan lingkungan.

“Tanpa adanya kerjasama dan penanganan tidak akan berjalan sinergis dan menimbulkan permasalahan lingkungan. Hal-hal yang mungkin terjadi seperti kebakaran hutan, banjir, dan tanah longsor,” pungkasnya.

amerika bang midji Bank Kalbar bank kalbar mobile berita kalbar bisnis china covid-19 dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi kalimantan barat dinas pendidikan kalbar edi kamtono facebook Featured film gaya hidup gubernur kalbar gubernur kalbar sutarmidji indonesia jokowi Kalbar Kayong Utara Kemendikbud kesehatan kubu raya lirik lagu mahasiswa Midji-Norsan Moto GP pemerintah Pemkot Pontianak pendidikan pendidikan di kalbar Pilgub Kalbar 2018 Pilkada Serentak pontianak presiden Jokowi resep masakan singkawang Sutarmidji trump Vaksin Covid-19 Videos Virus Corona walikota Pontianak WHO

Estimated reading time: 3 minutes

Continue Reading

Kota Singkawang

Wali Kota Singkawang Minta Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Published

on

Wali Kota Singkawang Minta Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Gencil News – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie  minta kepada masyarakat untuk jangan takut untuk melakukan vaksinasi. Wali Kota Singkawang juga menjelaskan kepada masyarakat Kota Singkawang tak perlu untuk khawatir dengan vaksin covid-19 Sinovac.

“Saya pikir masyarakat Singkawang lebih mengutamakan kesehatan. Mari sama-sama kita putus penyebarannya yang salah satunya melalui vaksin,” kata Tjhai Chui Mie, Selasa (19/1/2021).

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie pun membandingkan, jika seorang Presiden saja berani menerima vaksin yang pertama kali sebelum didistribusikan ke masyarakat.

“Sehingga apa yang dilakukan bapak Presiden RI itu sudah membuktikan kepada masyarakat bahwa vaksin itu benar-benar untuk kebaikan kita semua. Jadi jangan takut,” tuturnya.

Tjhai Chui Mie pun meminta Dinas Kesehatan dan KB untuk gencar melakukan sosialisasi pentingnya pemberian vaksin Sinovac kepada masyarakat.

“Meskipun jadwal pemberian vaksin masih belum bisa dipastikan, namun sosialisasi harus tetap digencarkan,” katanya.

Menurutnya, tempat penyimpanan vaksin saat ini sudah pihaknya siapkan. Hanya saja, sampai hari ini vaksin tersebut masih belum tiba di Kota Singkawang. 

“Apabila jadwalnya sudah ditentukan, masyarakat Kota Singkawang jangan merasa takut dan khawatir,” pungkasnya

Continue Reading

TRENDING