Connect with us

Kota Singkawang

Libertus Staf Ahli Wali Kota Terima Sertifikat Hak Cipta Lagu Daerah

Published

on

Libertus Staf Ahli Wali Kota Terima Sertifikat Hak Cipta Lagu Daerah
Libertus Staf Ahli Wali Kota Terima Sertifikat Hak Cipta Lagu Daerah - Foto/data MC SIngkawang

Singkawang – Libertus B Merep yang sekarang ini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Singkawang Kamis (1/10/2020) menerima Surat Pencatatan Ciptaan  dari Kementerian Hukum dan HAM melalui Dirjen Kekayaan Intelektual untuk memberikan penghargaan atau sertifikat karena telah menciptakan lagu daerah khas dayak.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Singkawang, Muslimin menyerahkan Surat Pencatatan Ciptaan kepada Libertus B Merep yang telah berhasil menghasilkan karya lagu daerah, Kamis (1/10/2020):

“Surat Pencatatan Ciptaan ini diberikan dalam rangka perlindungan ciptaan di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta,” kata Muslimin.

Selama Kantor Dinas Perindagkop dan UKM Singkawang berdiri dan selama dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas selama 1,5 tahun, ini baru yang pertama kalinya Pemkot Singkawang mendapat penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM melalui Dirjen Kekayaan Intelektual untuk memberikan penghargaan atau sertifikat kepada bapak Libertus karena telah menciptakan lagu daerah khas dayak.

“Berdasarkan kepingan CD yang diberikan bapak Libertus ke saya, dalam satu album ada sebanyak 15 lagu, 12 lagu diantaranya merupakan lagu dayak dan tiga lagu dengan bahasa Indonesia,” ujarnya.

Mudah-mudahan, penghargaan atau sertifikat yang diberikan oleh Kemenkum dan HAM kepada bapak Libertus dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

“Kami selaku dinas juga sudah bekerjasama dengan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, dimana sesuai instruksi bapak Presdien RI, Joko Widodo bahwa setiap kementerian agar mendorong daerah-daerah untuk mengusulkan atau membuat kreasi-kreasi dari daerah harus dibuatkan Hak Ciptanya,” ungkapnya.

Dengan pemberian Surat Pencatatan Ciptaan ini, diharapkan bisa semakin memberikan semangat dan motivasi kepada bapak Libertus dalam berkarya.

“Harapan saya ini merupakan sebuah tonggak sejarah karena baru yang pertama kalinya Singkawang mendapatkan penghargaan dari Kemenkum dan HAM terkait Hak Cipta. Dan mudah-mudahan ada pelaku-pelaku lainnya yang akan mengajukan atau mengusulkan Hak Cipta. Kami dari dinas akan mencoba untuk membantu dan memfasilitasi sesuai dengan kemampuan kami,” jelasnya.

Pencipta lagu, Libertus B Merep menceritakan, hasil karya lagu yang diciptakannya berawal dari keinginan Almarhum ibunya.

“Pada waktu itu, ibu saya meminta agar saya bisa membuat lagu seperti Ebiet G Ade. Kebetulan ibu saya memang suka mendengar lagu Ebiet G Ade,” katanya.

Mendengar permintaan itu, pria yang sekarang ini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Singkawang ini merasa tidak yakin, karena memang tidak punya kemampuan di bidang itu.

“Tapi ibu saya terus mendesak, agar saya harus mencoba,” ujarnya.

Permintaan itu tentu saja selalu menjadi pikirannya setiap saat. Dan akhirnya diapun mencoba untuk membuat sebuah lagu yang diambil dari lagu Nikita Willy dengan mengubah liriknya.

“Musiknya tetap, hanya kata-katanya yang saya ubah dan lagu itu memang khusus saya buat untuk ulang tahun ibu saya ke-81,” ujarnya.

Diakui mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Singkawang ini, ibunya senang ketika mendengar lagu ciptaannya.

“Akhirnya saya merasa penasaran dan berpikiran mungkin memang bisa menciptakan lagu,” ungkapnya.

Akhirnya, sambil bekerja di kebun sawit, diapun mencoba membuat lagu yang kedua kalinya yang berjudul Bumi Hanya Satu.

“Kalau tidak salah pernah di publis seorang wartawan sekitar tahun 2012,” jelasnya.

Lagu itu dibuat, mengingat di Indonesia banyak bencana seperti gempa, tsunami dan gunung meletus. Bencana alam itu menurutnya adalah ulah dari manusia.

“Sehingga lahirlah lagu Bumi Hanya Satu, setelah itu lahir lagi lagu Kebun Tuah Jubata. Tuah itu berkat, kalau Jubata dalam bahasa Indonesianya Tuhan. Lama kelamaan, saya menjadi merasa tertarik untuk membuat lagu sampai akhirnya berhasil membuat sebanyak 50 lagu,” tuturnya.

Puluhan lagu ini dia buat sejak tahun 2012-2017. Hanya saja, setelah dipublikasi, ada satu lagu yang diambil orang lain.

“Lagu itu diaransemennya ulang, sehingga lagu yang saya ciptakan hilang, justru yang muncul lagu dia karena lebih bagus. Sehingga dari situlah, saya terdorong untuk mengurus Hak Cipta supaya jangan diambil orang lain lagi,” tuturnya.

Menurutnya kepingan CD yang diberikan kepada Kadis Perindagkop dan UKM Singkawang adalah merupakan album yang pertama.

“Kalau album kedua masih ada 16 lagu, proses rekamannya masih sedang berjalan,” ujarnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kota Singkawang

Dana Pembangunan Runway Bandara Singkawang Bisa Dari APBN

Published

on

By

Dana Pembangunan Runway Bandara Singkawang Bisa Dari APBN

Gencil News – Bandara Singkawang dibangun di atas lahan seluas 151,4 hektare dan akan dimulai pada 2020 dan selesai pada 2022. Untuk pembangunan tahap pertama dengan panjang runway (landasan pacu) 1400 meter dan dapat didarati pesawat jenis ATR.

“Pak Menteri bilang Bandara Singkawang mulai dibangun tapi untuk pembangunan runway, dananya bisa dari APBN. Dan terminalnya bisa dibangun oleh swasta atau APBD. Jadi itu terserah dan nanti pemeritah daerah akan bicarakan itu ” ujar Gubernur Kalbar Sutarmidji

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa bandara singkawang dibangun dengan konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha ( KPBU ).

Sebagaimana tugas yang diterima oleh Menhub dari Presiden Republik Indonesi Joko Widodo untuk mempersatukan NKRI melalui pembangunan infrastruktur transportasi seperti bandara dan pelabuhan. Kalbar khususnya Singkawang menjadi salah satu perhatian Menhub, karena strategis dari sisi geografis dan potensi wisatanya.

Tahap berikutnya Bandara Singkawang akan akan memiliki panjang runway hingga 2600 meter agar dapat didarati pesawat jenis Boeing 737 series. Dengan total investasi sekitar Rp. 1,3 triliun.

Chui Mie mengatakan bahwa pembangunan bandara singkawang ini merupakan wujud pemenuhan syarat kota pariwisata sesuai yang disampaikan Kementrian Pariwisata.

Bahwa sebuah kota dapat dikatakan kota pariwisata jika jarak tempuhnya tidak lebih dari 2,5 jam.

Sedangkan saat ini jarak dari bandara menuju Kota Singkawang 4 sampai 5 jam. Hal ini yang membuat Kota Singkawang tidak masuk radar kementrian sebagai Kota Pariwisata.

“ Dengan adanya infrastruktur yang baik tentu nantinya kemajuan Kota Singkawang akan lebih cepat “ ujar Chui Mie

Letak Kota Singkawang yang strategis dekat dengan Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam, Nantinya Kota Singkawang akan menjadi Kota Pariwisata yang akan menjual jasa, dan industri yang akan terus dibangun agar dapat menuju kota perdagangan.

Continue Reading

Kota Singkawang

Mall Pelayanan Publik Singkawang Diresmikan, Permudah Layanan Publik

Published

on

By

Mall Pelayanan Publik Singkawang Diresmikan, Permudah Layanan Publik

Gencil News – Kota Singkawang kini miliki Mall Pelayanan Publik guna mempercepat dan mempermudah pelayanan publik. Peresmian Mall Pelayanan Publik ini dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang Irwan, perwakilan Gubernur Kalbar,

Hadir pula Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta jajaran di lingkungan Pemkot Singkawang.  Senin (19/10/2020)

” Ini merupakan salah satu komitmen Pemkot Singkawang untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan publik, terutama perizinan kepada masyarakat Kota Singkawang ” kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie yang meresmikan MPP ini.

Tjhai Chui Mie mengatakan cepatnya pelayanan perizinan juga akan mendorong percepatan calon investor yang berinvestasi di Kota Singkawang. Sehingga perekonomian di Kota Singkawang semakin meningkat.

Adanya MPP ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM dalam mengurus perizinan usaha. Hal ini merupakan perwujudan Pemkot Singkawang dalam reformasi birokrasi, yang mana selalu menjadi keluhan masyarakat

” Mungkin bisa dijawab dengan sudah diresmikannya MPP ini ” Ujar Wali Kota Singkawang

Tjhai Chui Mie juga mengharapkan pada masyarakat yang telah menggunakan Mall Pelayanan Publik ini nantinya memberikan saran dan kritik untuk kebaikan kedepannya, Agar MPP ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Singkawang

Kehadiran MPP di Kota Singkawang ini diharapkan mampu meningkatkan  industri mikro dan makro, serta memperkuat daya saing global, dan tumbuhnya minat investor di Kota Singkawang

Tjhai Chui Mie juga menambahkan diperlukan adanya koordinasi dan komunikasi yang efektif antar instansi, dan komitmen yang kuat dari pimpinan untuk mewujudkannya

Mall Pelayanan Publik ini upaya pemkot singkawang untuk mendobrak rutinitas yang berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas, tidak berbelit-belit, transparan, mudah, cepat, terjangkau, aman dan nyaman.

Continue Reading

Kota Singkawang

Bandara Singkawang Sebagai Wujud Misi Kota Pariwisata Di Kalbar

Published

on

By

Bandara Singkawang Sebagai Wujud Misi Kota Pariwisata Di kalbar

Gencil News – Wali Kota Singkawang wujudkan misi kota singkawang sebagai kota pariwisata. Pembangunan Bandara singkaawang sebagai tonggak perkembangan infrastruktur di Kota Singkawang.

Proses pembangunan bandara singkawang yang dimulai sejak sejak 18 februari 2019 ini masih berlanjut. Untuk menekan keuangan pemerintah tidak terlalu besar, Bandara singkawang ini akan dibangun dengan konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha ( KPBU ).

Sebagai wujud misi kota singkawang sebagai kota pariwisata pembangunan bandara singkawang ini ditargetkan akan rampung ditahun 2022.

“  Misi kami wujudkan Kota Singkawang  sebagai Kota Pariwisata “ Kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie

Pembangunan bandara singkawang ini merupakan wujud pemenuhan syarat kota pariwisata sesuai yang disampaikan Kementrian Pariwisata. Bahwa sebuah kota dapat dikatakan kota pariwisata jika jarak tempuhnya tidak lebih dari 2,5 jam.

Sedangkan saat ini jarak dari bandara menuju Kota Singkawang 4 sampai 5 jam. Hal ini yang membuat Kota Singkawang tidak masuk radar kementrian sebagai Kota Pariwisata.

“ Dengan adanya infrastruktur yang baik tentu nantinya kemajuan Kota Singkawang akan lebih cepat “ ujar Chui Mie

Menurutnya jika perkembangan Kota Singkawang belum seimbang maka anak-anak Kota Singkawang yang sekolah diluar tidak akan kembali. Pentingnya infrastruktur yang baik menurut Chui Mie juga akan berdampak pada kemajuan kota.

“ Sebuah kota akan maju bila indfrastrukturnya sudah baik “ Pungkasnya

Dengan dibangunnya bandara singkawang ini diharapkan anak-anak yang sekolah diluar dapat kembali lagi ke kotanya untuk mempraktekkan ilmunya supaya dapat membangun dan membanggakan kotanya sendiri.

Pemkot Singkawang nantinya optimis dengan diibangunnya bandara singkawang akan ada multiplayer yang didapatkan.

Letak Kota Singkawang yang strategis delat dengan Singapure, Malaysia dan Brunei Darussalam, Nantinya Kota Singkawang akan menjadi Kota Pariwisata yang akan menjual jasa, dan industri yang akan terus dibangun agar dapat menuju kota perdagangan.

Continue Reading

TRENDING