Pembangunan Masjid Agung Singkawang Ditargetkan Selesai Tahun 2022
Connect with us

Kota Singkawang

Pembangunan Masjid Agung Singkawang Ditargetkan Selesai Tahun 2022

Published

on

Pembangunan Masjid Agung Singkawang Ditargetkan Selesai Tahun 2022
Design Masjid Agung Singkawang

Gencil News – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan tahun ini sudah mulai proses pembangunan masjid Agung Singkawang. Total keseluruhan anggaran mencapai Rp 55 Milyar. Ia menargetkan pembangunan masjid yang akan menjadi ikon baru Singkawang ini selesai tahun 2022.

“Untuk tahapan awal tahun ini. Anggaran pembangunan tahap awal ini sudah ada sehingga proses pembangunan sudah mulai,” ungkap Tjhai Chui Mie

Untuk dana pembangunan masjid ini, Chui Mie menjelaskan hal ini merupakan upaya bersama dalam mensukseskan pembangunan Masjid Agung Singkawang. Dari sisi anggaran akan menyisihkan dari APBD kota Singkawang.

Selain itu pihaknya juga akan mempresentasikan proposal bantuan anggaran ke Kementerian Agama RI dan pemerintah Provinsi Kalbar. Selain itu, pihaknya juga membuka ruang bagi siapa saja, pihak ketiga, masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan Masjid.

Wali Kota Singkawang menargetkan penyelesaian pembangunan masjid Agung Singkawang di tahun 2022 mendatang. Tentunya, kata dia, target ini membutuhkan upaya bersama semua pihak dalam mensukseskan pembangunan tersebut.

“Ini tugas beratnya bagi tugas panitia pembangunan Masjid Agung dan saya selaku kepala daerah menargetkan pembangunannya selesai tahun 2022,” katanya.

Pihak Yayasan Masjid Agung Kota Singkawang

Sementara itu, pihak Yayasan Masjid Agung Kota Singkawang, Arnadi Arkan mengatakan akan segera memulai proses awal pembangunan masjid . Pihak yayasan mengawali pembangunan ini dengan pembongkaran bangunan masjid.

Hingga kemudian adanya pengalihan tempat sementara waktu bagi jamaah untuk sholat ke gedung Arafah.

“Insya Allah dalam waktu dekat proses awal pembangunan sudah mulai, karena sudah ada dana awalnya ini Rp 6 Milyar,” ujar Arnadi

Bahkan Arnadi Arkan menyebutkan dana awal pembangunan masjid agung sudah siap transfer ke rekening sehingga panitia pembangunan harus sudah mulai bekerja. Pihaknya berharap apa yang menjadi rencana renovasi masjid Agung ini bisa berjalan dengan baik.

“Semoga apa yang kita rencana berjalan, dan semoga proses pembangunan masjid ini hingga hasilnya dapat menjadi ladang amal dan kebanggaan kita sebagai muslim di kota Singkawang,” harapnya.

Renovasi Masjid Agung Nurul Islam Kota Singkawang tujuannyasebagai Masjid Daerah Kota Singkawang. Untuk itu perlu persiapan yang matang serta dukungan dari semua unsur guna mewujudkan pembangunan.

Sementara untuk tema desain dalam renovasi pembangunan Masjid Agung Nurul Islam Kota Singkawang adalah tema desain Kopiah Nusantara. Sebagaimana hasil sayembara design Masjid Agung Nurul Islam.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Singkawang

Singkawang dan Bengkayang Kerjasama Pilar Batas Utama

Published

on

Singkawang dan Bengkayang Kerjasama Pilar Batas Utama
SINGKAWANG DAN BENGKAYANG SIAPKAN RENCANA AKSI BANGUN PILAR BATAS - Foto/Data : MC singkawang
Kementerian Dalam Negeri RI telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 90 tahun 2018 tentang batas daerah kabupaten Bengkayang dengan Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat. Inisiasi pembangunan yang bersinergis dan berkesinambungan dapat mewujudkan dan meningkatkan derajat dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing wilayah.

Gencil News – Sekda Kota Singkawang, Sumastro bersama Sekda kabupaten Bengkayang, Obaja menandatangani perjanjian kerjasama tentang pembangunan Pilar Batas Utama (PBU) dan Pilar Acuan Batas Utama (PABU) di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (21/1/2021). Penandatanganan disaksikan Sekda Provinsi Kalimantan Barat, A.L Leysandri.

Diketahui, Pilar Batas Utama (PBU) merupakan pilar yang menandai batas antara provinsi atau kabupaten atau kota diletakkan tepat pada batas antar daerah provinsi atau kabupaten atau kota. Sedangkan Pilar Batas Acuan Utama (PABU), pilar yang menandai batas antar provinsi atau kabupaten atau kota diletakkan di sisi batas alam atau buatan yang berfungsi sebagai titik ikat garis batas antar daerah provinsi atau kabupaten atau kota.

Sekda Sumastro menyambut baik atas diterbitkannya permendagri ini. Ia berharap penganggaran dan pengerjaan PBU dan PABU ini bisa dikerjakan dengan baik dan cermat.

“Saya harap pembangunan PBU dan PABU ini bisa berjalan dengan baik dan cermat. Karena PBU dan PABU ini bisa menjadi acuan dalam menciptakan keteraturan dan mencegah terjadinya konfilk atau sengketa batas,” ungkap Sumastro.

Ia mengatakan Pemkot Singkawang dan Pemkab Bengkayang telah menyusun rencana aksi terkait dengan PBU dan PABU dengan merencanakan penganggaran pembangunan pilar batas pada APBD tahun 2020 atau selambat-lambatnya tahun anggaran 2022 dengan berpedoman Permendagri tersebut.

“Kemudian membangun PBU dan PABU sesuai dengan titik koordinat yang telah ditentukab,” katanya.

Rencana aksi lainnya yakni menganggarkan kegiatan sosialisasi dan edukasi pembangunan pilar batas kepada masyarakat dan pemilik tanah. Selain itu menyelenggarakan fasilitasi perubahan data administrasi kependudukan oleh Dinas Dukcapil terhadap masyarakat yang terdampak batas daerah Pemkab Bengkayang dan Pemkot Singkawang.

“Serta menginventarisir dan menganggarkan biaya pembaharuan data administrasi pertanahan masyarakat yang tidak mampu berupa SHM/SPT oleh perangkat daerah terkait,” ujarnya.

Sumastro berharap penandatanganan kerjasama ini dapat segera ditindaklanjuti dengan rencana aksi yang telah disusun bersama oleh Pemkab Bengkayang dan Pemkot Singkawang.

“Khusus OPD Singkawang agar segera menindaklanjuti langkah-langkah terkait pembangunan PBU dan PABU antara Kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang pada kesempatan pertama,” ujarnya

Sementara itu, Sekda Provinsi Kalimantan Barat A.L Leysandri mengatakan melalui momentum penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan PBU dan PABU, diharapkan dapat mendorong bentuk kerjasama di sektor-sektor lainnya.

Menurutnya, banyak manfaat dari perjanjian kerjasama ini. Diantaranya adalah manajemen konflik antar daerah, efisiensi dan standarisasi pelayanan, pengembangan ekonomi, serta pengelolaan lingkungan.

“Dengan adanya forum ini maka dapat meningkatkan pemahaman dan toleransi, sehingga konflik antar daerah dapat diantisipasi. Dalam hal pelayanan, kerjasama ini mendukung penerapan efisiensi dan standarisasi pelayanan antar daerah,” jelasnya.

Selain itu, kerjasama ini akan mendorong terjadinya pengembangan ekonomi suatu daerah yang meningkatkan daya saing suatu daerah. Begitu pula halnya dengan pengelolaan lingkungan.

“Tanpa adanya kerjasama dan penanganan tidak akan berjalan sinergis dan menimbulkan permasalahan lingkungan. Hal-hal yang mungkin terjadi seperti kebakaran hutan, banjir, dan tanah longsor,” pungkasnya.

amerika bang midji Bank Kalbar bank kalbar mobile berita kalbar bisnis china covid-19 dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi kalimantan barat dinas pendidikan kalbar edi kamtono facebook Featured film gaya hidup gubernur kalbar gubernur kalbar sutarmidji indonesia jokowi Kalbar Kayong Utara Kemendikbud kesehatan kubu raya lirik lagu mahasiswa Midji-Norsan Moto GP pemerintah Pemkot Pontianak pendidikan pendidikan di kalbar Pilgub Kalbar 2018 Pilkada Serentak pontianak presiden Jokowi resep masakan singkawang Sutarmidji trump Vaksin Covid-19 Videos Virus Corona walikota Pontianak WHO

Estimated reading time: 3 minutes

Continue Reading

Kota Singkawang

Wali Kota Singkawang Minta Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Published

on

Wali Kota Singkawang Minta Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Gencil News – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie  minta kepada masyarakat untuk jangan takut untuk melakukan vaksinasi. Wali Kota Singkawang juga menjelaskan kepada masyarakat Kota Singkawang tak perlu untuk khawatir dengan vaksin covid-19 Sinovac.

“Saya pikir masyarakat Singkawang lebih mengutamakan kesehatan. Mari sama-sama kita putus penyebarannya yang salah satunya melalui vaksin,” kata Tjhai Chui Mie, Selasa (19/1/2021).

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie pun membandingkan, jika seorang Presiden saja berani menerima vaksin yang pertama kali sebelum didistribusikan ke masyarakat.

“Sehingga apa yang dilakukan bapak Presiden RI itu sudah membuktikan kepada masyarakat bahwa vaksin itu benar-benar untuk kebaikan kita semua. Jadi jangan takut,” tuturnya.

Tjhai Chui Mie pun meminta Dinas Kesehatan dan KB untuk gencar melakukan sosialisasi pentingnya pemberian vaksin Sinovac kepada masyarakat.

“Meskipun jadwal pemberian vaksin masih belum bisa dipastikan, namun sosialisasi harus tetap digencarkan,” katanya.

Menurutnya, tempat penyimpanan vaksin saat ini sudah pihaknya siapkan. Hanya saja, sampai hari ini vaksin tersebut masih belum tiba di Kota Singkawang. 

“Apabila jadwalnya sudah ditentukan, masyarakat Kota Singkawang jangan merasa takut dan khawatir,” pungkasnya

Continue Reading

Kota Singkawang

JADWAL SHOLAT Untuk Singkawang – Jadwal Untuk Januari 2021

Published

on

JADWAL SHOLAT Untuk Singkawang - Jadwal Untuk Januari 2021
PicsArt Masjid Raya Singkawang Image by Faisal Ahmad

Gencil News – Jadwal Sholat untuk Kota Pontianak. Jadwal Sholat berlaku untuk wilayah Kota Singkawang dan sekitarnya. Jadwal Sholat untuk Singkawang bulan januari 2021.

jadwal-sholat

Continue Reading

TRENDING