Pemkot Singkawang Hias Kota Sambut Imlek Dan Cap Go Meh 2021
Connect with us

Kota Singkawang

Pemkot Singkawang Hias Kota Sambut Imlek Dan Cap Go Meh 2021

Published

on

Pemkot Singkawang Hias Kota Sambut Imlek Dan Cap Go Meh 2021
Pemkot Singkawang tiadakan perayaan yang mengundang kerumunan

Gencil News – Pemerintah Kota Singkawang siap menyambut perayaan imlek 2572 dan cap Go Meh 2021 yang akan tiba. Pemkot Singkawang dan panitia Cap Go Meh mulai menghias kota Singkawang dengan pernak pernik khas tionghoa.

Lampu lampion pada sejumlah ruas jalan kota Singkawang juga sudah terpasang.

Selain itu, Pemkot dan panitia cap go meh juga memasang ornamen bunga mewah serta ornamen dua ekor kerbau yang melambangkan imlek tahun ini.

Hiasan dalam menyambut imlek tersebutpun memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Kota Singkawang untuk mengabadikan bersua foto di ornamen kerbau tersebut.

Walikota Singkawang Tjhai Cui Mie saat melakukan peninjauan ornamen kerbau mengatakan jika menghias kota ini untuk menyambut datangnya perayaan Imlek.

“Untuk menyambut imlek kita telah menghias kota seperti yang berada di beringin corner telah kita pasang hiasan bunga mewah. Kemudian juga ada dua ornamen kerbau yang menandakan tahun ini merupakan tahun kerbau,” katanya.

Lebih lanjut Tjhai Chui Mie mengatakan untuk menyambut imlek dan cap Go Meh. Pihaknya juga telah memasang lampion sepanjang jalan yang ada di kota Singkawang.

“Miskin di masa Pandemi kita tetap menghias kota. Hal ini kami lakukan agar masyarakat tetap bersemangat dalam merayakan imlek dan cap Go Meh dengan rasa suka cita. Namun yang terpenting masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” imbaunya.

Namun, katanya dalam perayaan imlek dan cap go meh tahun ini sedikit agak berbeda dari tahun sebelumnya. Karena semua kegiatan yang mengundang keramaian akan ditiadakan.

“Jadi semua kegiatan yang yang mengundang kerumunan kita tiadakan, seperti festival thatung, festival budaya, pawai lampion juga di tiadakan. Yang jelas semua kegiatan yang mengundang kerumunan untuk tahun ini kita tiadakan,” terangnya.

Dirinya menambahkan jika tahun kerbau ini dirinya berharap Pemkot Singkawang terutama masyarakat Singkawang. Dapat menjalankan masa-masa pademi ini dengan kuat, dan berharap pandemi ini segera berlaku.

“Kita ketahui kerbau merupakan hewan yang kuat. Kita harap kita semua bisa melewati masa pandemi dengan kuat,” harapnya.

Tiga Point Konsep Perayaan Imlek 2021

Sementara itu. Ketua panitia perayaan imlek 2572 dan cap Go Meh 2021 Athong mengatakan untuk tahun ini pihaknya merayakan dengan sederhana.

“Ada tiga poin yang kita lakukan untuk menyambut perayaan imlek dan tahun baru nanti yang pertama menghias kota. Kedua memasang reflika kerbau di beringin corner, dan yang ketiga adalah akan memasang gerbang cap Go meh,” ungkapnya.

Pada H-1 Cap Go Meh pihaknya akan melakukan ribuan pemujaan atau tuhan (sembahyang) itu. Nantinya akan dilakukan hanya panitia inti mewakili masyarakat Singkawang, agar kota Singkawang dapat terbebas dari Covid-19. 

Drinya mengatakan saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh nanti piaknya akan tettap mengikuti imbauan Gubernur.

“Kita panitia akan mengikuti semua himbauan dan mematuhi surat edaran gubernur kalbar, No. 443.1/0111 Tahun 2021,” pungkasnya

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Singkawang

Festival Cap Go Meh Di Singkawang Batal, Begini Alasannya

Published

on

By

Festival Cap Go Meh Di Singkawang Batal, Begini Alasannya
Hasil Kesepakatan Pembatalan Festival Cap Go Meh Di Singkawang

Gencil News – Pemerintah Kota Singkawang bataklan festival Cap Go Meh yang rencananya akan berlangsung pada 26 februari 2021.

Hal ini disampaikann Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie usai rapat bersama Pemkot Singkawang beserta pemangku kepentingan wilayah Kota Singkawang. Senin (22/02/2021)malam.

Pembatalan festival Cap Go Meh ini berdasarkan kesepakatan Kapolres Singkawang, Dandim 1202. Kemudian Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Serta Ketua Panitia Pelaksana Imlek dan Cap Go Meh 2021 Kota Singkawang yang hadir pada rapat tersebut.

Tjhai Chui Mie menjelaskan pembatalan dan pelarangan sementara perayaan Cap Go Meh ini bertujuan untuk pengendalian penyebaran virus Covid-19. Mengingat saat ini Kota Singkawang masih berstatus zona orange.

Hasil kesepakatan tersebut mencakup lima poin penting, yaitu ;

  • Pertama, pada 26 Februari 2021 yang merupakan hari Cap Go Meh, Kota Singkawang tidak melaksanakan Festival Cap Go Meh. Sebagaimana tahun-tahun sebelum Covid-19 manjadi pendemi.
  • Kedua, Tidak adanya konvoi tatung, baga, barongsai, atau sejenisnya (yang membawa tandu, alat bunyi-bunyian, serta personel) yang mengundang keramaian.
  • Ketiga, ritual keagamaan tetap diizinkan untuk dilaksanakan para rohaniawan/tatung, khususnya mulai tanggal 25 Februari 2021/tanggal 14 bulan 1 tahun 2572 di Altar/Shin Than/Klenteng/Cetia/Vihara masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
  • Keempat, pelaksanaan ritual pada hari CGM oleh para rohaniawan/tatung pada 26 Februari 2021 (tanggal 15 bulan 1 tahun 2572). Dilaksanakan di Altar Shin Than Klenteng Cetia, atau vihara masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan.
  • Kelima, menghimbau umat untuk berdoa di rumah dan wilayah masing-masing.

“Kesepakatan ini berlaku mulai 22 Februari 2021 hingga 26 Februari 2021. Umat dan para rohaniawan khususnya untuk dapat memaklumi kesepakatan ini,” terang Tjhai Chui Mie membacakan hasil kesepakatan bersama.


Continue Reading

Kota Singkawang

Perayaan dan Festival Cap Go Meh Singkawang Ditiadakan

Published

on

Perayaan dan Festival Cap Go Meh Singkawang Ditiadakan
Perayaan dan Festival Cap Go Meh Singkawang Ditiadakan (2013) - Foto istimewa

Gencil News SINGKAWANG – Hasil rapat bersama antara Wali Kota Singkawang dengan sejumlah pihak telah menetapkan bahwa perayaan dan festival cap go meh Kota Singkawang ditiadakan. Hasil keputusan bersama ini dilaksanakan pada senin (21/02/2021).

Rapat yang diselenggarakan pada kediaman Wali Kota Singkawang, melahirkan beberapa keputusan penting.

Keputusan untuk meniadakan acara ini berkaitan dengan kondisi pandemi covid-19. Dimana pada saat ini Pemkot Singkawang memberlakukan beberapa aturan ketat guna mencegah penyebaran virus corona.

Adapun hasil keputusan rapatnya adalah:

  1. Hari pelaksanaan Cap Go Meh jatuh pada tanggal 25 Februari 2021. Untuk itu Kota Singkawang meniadakan kegiatan perayaan dan festival Cap Go Meh seperti pada masa sebelum terjadinya pandemi Covid-19.
  2. Tidak ada kegiatan konvoi tatung, barongsai dsb. Yang dapat mengundang keramaian.
  3. Ritual keagamaan tetap diizinkan untuk dilaksanakan oleh para rohaniawan/tatung, khususnya mulai tanggal 25 Februari 2021/tanggal 14 bulan 1 tahun 2572 di Altar/Shin Than/Klenteng/Cetia/Vihara masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
  4. Pelaksanaan Ritual pada hari Cap Go Meh oleh apra Rohaniawan/Tatung pada tanggal 26 Februari 2021/tanggal 15 bulan 1 tahun 2572 dilaksanakan di Altar/Shin Than/Klenteng/Cetia/Vihara masing-masing dengan mematuhi Prokes.
  5. Mengimbau kepada umat untuk melakukan doa dari rumah.

Wali Kota Singkawang juga mengajak masyarakat untuk dapat melakukan doa bersama, agar pandemi covid-19 cepat berakhir.

Continue Reading

Kota Singkawang

UPDATE Kebakaran Singkawang, 7 Ruko Jalan Ponegoro Ludes

Published

on

UPDATE Kebakaran Singkawang, 7 Ruko Jalan Ponegoro Ludes

Gencil News – Peristiwa kebakaran di Singkawang. Sejumlah ruko yang terletak pada jalan Pangeran Diponegoro Singkawang terbakar. Kabar terbaru yang redaksi dapatkan adalah, sebanyak 7 ruko ikut ludes terbakar api.

Sebelumnnya, dikabarkan bahwa api membakar sebanyak enam ruko. Namun seiring perkembangan informasi yang akan selalu kami perbarui. Peristiwa ini menghanguskan sebanyak tujuh ruko.

Seorang saksi mata bernama Wahyu bertugas sebagai petugas keamanan Bank BNI (BNI Lama Singkawang) ikut melihat kejadian tersebut.

“Saat kejadian saya sedang jaga malam dan melihat kabut, namunsetelah saya melihat salah satu pemilik ruko mengeluarkan motor, dari situ saya sadar terjadi kebakaran,” katanya.

Saat tersadar bahwa telah tejadi kebakaran, dirinya langsung meminta bantuan ke orang yang sedang berada di ATM.

“Saya minta bantuan kepada warga yang sedang berada di ATM. dan kurang lebih 5 menit pemadam kebakaran datang dan memadamkan api,” terangnya.

Sampai berita ini diturunkan penyebab kebakaran belum diketahui. Pihak kepolisian sedang berada di lokasi kebakaran untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING