Connect with us

Kota Singkawang

Pemkot Singkawang Siapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Published

on

Pemkot Singkawang Siapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Singkawang, Heri Apriyadi - foto/data : MC Singkawang

Gencil News – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang siapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Pemerintah Kota Singkawang akan memberlakukan sanksi terhadap orang maupun pemilik usaha yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Singkawang, Heri Apriyadi mengungkapkan mengacu pada Inpres Nomor 6 tahun 2020, Inmendagri Nomor 4 tahun 2020 dan Pergub Nomor 110 tahun 2020 maka Pemkot Singkawang sudah menerbitkan Perwako Nomor 49 tahun 2020.

“Perwako ini adalah hasil atau upaya Pemkot Singkawang dalam hal menjaga kebersamaan kita, supaya kita bisa menjaga Kota Singkawang ini agar kembali ke zona hijau,” ungkapnya.

Maka dari itu, Pemkot Singkawang sangat berharap kepada masyarakat Singkawang termasuk para pendatang, jika 3M wajib untuk dipatuhi.

“Langkah awalnya diawali dengan disiplin diri sendiri, baru ke lingkungan  keluarga dan selanjutnya ke masyarakat luas,” jelasnya. 

Terkait dengan pengawasannya adalah merupakan tugas semua pihak, karena itu apabila menemukan orang lain tidak memakai masker tolong diingatkan secara humanis.

“Bagi yang membandel, maka mulai hari Senin (14/9/2020) akan ada sanksi sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan,” tegasnya. 

Menurutnya, sanksi yang diberikan adalah bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar bisa lebih disiplin.

Ia mengatakan, sampai dengan hari Rabu (9/9/2020) sekitar pukul 14.00 WIB, pertambahan pasien yang terkonfirmasi positip Covid-19 semakin meningkat. 

“Ini menunjukan jika Kota Singkawang sebagai kota pairiwisata akan mengalami berbagai kendala berkaitan dengan kunjungan wisatawan, pembangunan dan sebagainya,” kata Hery.

Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban mulai dari unsur pemerintah, TNI, Polri, stake holder dan masyarakat Kota Singkawang serta pendatang untuk selalu menjaga dirinya dan mendisiplinkan dirinya terhadap 3M.

“Menggunakan masker, Menjaga jarak minimal 2 meter dan Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” ujarnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Kota Singkawang

Pemkot Singkawang Gencar Razia Masker, Ada Yang Lari Ke ATM

Published

on

Pemkot Singkawang Gencar Razia Masker, Ada Yang Lari Ke ATM

Gencil News – Pemkot (Pemerintah Kota) Singkawang semakin gencar melakukan kegiatan razia masker.

Pemkot Singkawang gencar melakukan razia masker adalah sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona di Kota Singkawang.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menggelar giat razia masker mulai pukul 20.00 wib s.d 22.00 wib.

Giat razia masker ini dimulai dari jl. Pemuda simpang patung polisi sampai Nol Kilometer Singkawang.

Razia masker yang berlangsung dua jam ini menjaring 5 orang yang tidak menggunakan masker.

Hal ini menunjukan warga singkawang sudah mulai sadar menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya tidak terjangkit virus corona.

Giat razia masker mulai jam 20.00 wib s.d 22.00 wib- foto Diar

Dalam kegiatan razia masker kemarin malam, ditemukan hal yang lucu.

Satu warga kedapatan tidak menggunakan masker yang ingin mengelabui petugas.

Warga tersebut langsung masuk ke bilik ATM dengan berpura-pura untuk menarik uang dari ATM.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Pemkot Singkawang yang tak ingin kecolongan, mengetahui tindakan curang dari warga tersebut, langsung menghampiri dan menunggu di luar ATM sembari menunggu warga itu menyelesaikan transaksi.

Warga yang diberikan sanksi sosial berupa push up – Foto Diar

Setelah dinanti beberapa saat, petugas dengan melalui pendekatan yang persuasif.

Tim menanyakan kenapa warga tersebut tidak menggunakan masker.

Tim gugus tugas pun memberikan sosialisasi tentang manfaat penggunaan masker.

Dan sebagai implementasi Perwako Singkawang no 49 Tahun 2020, Tim Gugus Tugas memberikan sanksi sosial berupa push up, dan warga tersebut dimintakan kartu identitas dan mengisi surat perjanjian kepatuhan tentang protokol kesehatan.

Continue Reading

Kota Singkawang

Babinsa Sebagai Motivator dan Penegak Disiplin Protokol Kesehatan

Published

on

Babinsa Sebagai Motivator dan Penegak Disiplin Protokol Kesehatan
Babinsa Sebagai Motivator dan Penegak Disiplin Protokol Kesehatan - Foto/data : (Pendam XII/Tpr)

Gencil News – Komandan Rindam (Danrindam) XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Agus Widodo, S.I.P., menutup secara resmi Pendidikan Pembentukan Bintara Khusus Babinsa TNI AD TA. 2020. Acara penutupan menerapkan protokol kesehatan yang berlangsung di lapangan Alianyang Rindam XII/Tpr. Senin (21/9)

Dengan telah menempuh pendidikan Bintara Khusus Babinsa selama 4 Minggu, maka 120 Babinsa dinyatakan resmi menyandang pangkat Sersan Dua.

Danrindam XII/Tpr, Kolonel Inf Agus Widodo, S.I.P., mengucapkan selamat kepada para Babinsa atas keberhasilannya melaksanakan pendidikan sehingga dilantik menjadi seorang Bintara.

“Peralihan status ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang patut disyukuri. Untuk itu kebanggaan dan rasa syukur tersebut hendaknya diikuti dengan motivasi kerja, dedikasi serta tanggung jawab yang tinggi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutur Danrindam.

Kolonel Inf Agus Widodo, S.I.P., menyampaikan, Babinsa merupakan barisan terdepan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan serta ketertiban di wilayahnya dengan berbagai tugas dan tanggung jawab yang kompleks.

Seorang Babinsa harus memiliki integritas pribadi yang kuat serta mampu menampilkan kualitas kerja yang baik mengingat Babinsa merupakan ujung tombak pelaksanaan pembinaan teritorial TNI AD di wilayah.

“Jadilah motivator yang baik di tengah masyarakat desa binaan guna mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” pesan Danrindam XII/Tpr kepada para Bintara.

Menyikapi situasi saat ini, Danrindam XII/Tpr mengimbau agar dalam melaksanakan tugas nantinya, para Babinsa dapat memberikan contoh dan teladan bagi masyarakat dengan menaati protokol kesehatan dalam setiap kegiatan berkaitan dengan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru. Babinsa harus mampu menjadi penegak disiplin protokol kesehatan.

“Sosialisasikan dan berikan imbauan kepada masyarakat di desa binaan tentang protokol kesehatan dalam segala aktivitas sehingga masyarakat tetap produktif dan aman Covid-19. Yang tak kalah penting, sosialisasikan juga tentang Karhutla dan dampak yang ditimbulkan dari Karhutla,” tutupnya.

Continue Reading

Kota Singkawang

Juru Bicara Gugus Tugas : 14 hari Singkawang Menjadi Zona Orange

Published

on

Juru Bicara Gugus Tugas
Juru Bicara Gugus Tugas : 14 hari Singkawang Menjadi Zona Orange - data mc singkawang

Gencil News – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Singkawang, dr. Barita mengungkapkan hingga Senin (21/9/2020) tingkat resiko covid 19 di Kota Singkawang masih masuk dalam kategori “Zona Orange”.

Barita mengatakan kategori zona ini atas penilaian dari Bersatu Lawan Covid 19 (BLC) Gugus Tugas Covid 19 Nasional yang disampaikan pada tanggal 21 September 2020.

Selain Kota Singkawang, lanjut Barita, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sintang dan Kota Pontianak juga masuk dalam kategori zona orange.

Untuk zona kuning terdiri dari Kabupaten Sambas, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Landak, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Melawi.

“Zona kuning artinya dengan resiko rendah,” ujarnya.

Sedangkan Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Kayong Utara masuk dalam kategori zona hijau, yang artinya zona tidak terdampak.

Continue Reading

TRENDING