Connect with us

Kota Singkawang

Ruliansyah Pelaku UKM Singkawang, Pasarkan Produk Ke Luar Negeri

Published

on

Ruliansyah Pelaku UKM Singkawang, Pasarkan Produk Ke Luar Negeri
Ruliansyah Pelaku UKM Singkawang, Pasarkan Produk Ke Luar Negeri - Foto/Data : MC Singkawang

Ruliansyah pelaku UKM dari Kecamatan Singkawang Utara patut diapresiasi. Pasalnya, Ruliansyah berhasil memasarkan produk makanan yang dihasilkan untuk dipasarkan sampai ke luar negeri. Ruliansyah mengatakan, usaha yang dilakukannya sudah berjalan sekitar 12 tahun.

“Dalam pengiriman ke luar negeri, alhamdulilah sampai sekarang belum ada kendala yang berarti,” katanya

Bahan-bahan yang digunakan untuk produksinya adalah berasal dari pertanian, seperti ubi, keladi, ubi jalar ungu, pisang dan lain-lain. “Untuk ketersediaan bahan baku sampai saat ini belum ada masalah,” ujarnya.

“Sewaktu pengiriman perdana ke Malaysia ada sebanyak 54 dus. Sementara ini permintaan sudah banyak, rencananya saya mau ajak bu Wali Kota Singkawang ke Malaysia. Mungkin sekitar 2-3 bulan kedepan,” ungkapnya.

Menurutnya minat beli dari Negara Malaysia cukup tinggi terutama pada produk olahan pertanian, makanan dan minuman.

“Kalau pertanian seperti kelapa, jeruk, salak, pisang, keladi, ubi, buah naga, manggis, mangga dan lain-lain,” jelasnya.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengapresiasi ekspor bahan makanan olahan hasil pertanian yang diproduksi Ruliansyah.

“Saya mengapresiasi ekspor bahan makanan olahan hasil pertanian asal Kota Singkawang yang diproduksi Ruliansyah, karena telah mendapatkan penghargaan dari Kantor Bea Cukai Sintete atas kontribusi positif terhadap peningkatan ekspor dan investasi berorientasi ekspor di wilayah kerja KPPBC TMP C Sintete,” kata Tjhai Chui Mie.

Menurutnya, produk olahan makanan hasil pertanian yang dihasilkan Ruliansyah adalah berupa keripik singkong, keripik talas atau keladi, keripik pisang dan kering ubi ungu, yang kesemuanya di ekspor ke negara tetangga Malaysia.

“Saya mengharapkan apa yang telah dilakukan oleh Ruliansyah bisa menjadi inspirasi dan diikuti oleh pelaku-pelaku UKM yang ada di Kota Singkawang. Saya juga meminta dinas terkait agar selalu memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap pelaku UKM yang ada di Singkawang,” ujarnya.

Terlebih hasil olahan yang dilakukan Ruliansyah setiap bulannya cukup banyak dan bahkan sudah dilakukannya sejak 12 tahun yang lalu.

“Ini harus kita bina dan kita dampingi sehingga hasil produksi setiap bulannya bisa semakin meningkat dan harapannya nanti dia bisa packaging sendiri mengingat Kota Singkawang punya merk tersendiri sehingga produksinya semakin meningkat,” ungkapnya.

Kemudian, pembinaan terhadap UKM-UKM yang lainnya juga harus dilakukan oleh Disperindagkop dan UKM Singkawang sehingga bisa di ekspor keluar Singkawang.

“Dengan begitu tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Singkawang,” jelasnya.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat Singkawang untuk bersama-sama melihat peluang-peluang bisnis ini walaupun sekarang masih dimasa pandemi Covid-19.

“Kita masih bisa menggunakan IT untuk mempromosikan produk-produk kita dan mudah-mudahan bisa dikirim ke luar negeri,” tuturnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kota Singkawang

Pasien Di Singkawang Sembuh, Tidak Ada Penambahan Kasus Covid 19

Published

on

By

Pasien Di Singkawang Sembuh, Tidak Ada Penambahan Kasus Covid 19

Gencil News – Dua pasien covid 19 di Singkawang dinyatakan sembuh, Saat ini di Singkawang tidak ada penambahan kasus covid 19. Pasien yang dinyatakan sembuh adalah seorang laki-laki usia 52 tahun asal Kelurahan Bukit Batu Kecamatan Singkawang Tengah

Dan seorang perempuan usia 43 tahun asal Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah. Namun, pada hari yang sama ada penambahan suspek sebanyak 2 orang berasal dari Kota Singkawang.

“Dua kasus terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (KMK RI) Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid 19,” ujar Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GT2P) Covid-19 Kota Singkawang, Barita P Ompusunggu, 

Ia menyatakan bahwa per tanggal 18 Oktober 2020 berdasarkan informasi dari Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, bahwa Kota Singkawang saat ini berada pada Zona Kuning, artinya kategori risiko rendah.

Dengan sembuhnya pasien covid 19 di Singkawang dan kini dinyatakan zona kuning, Pemkot Singkawang terus menghimbau masyarakat Kota Singkawang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian,”ujarnya

Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra terus mendukung tim gugus tugas Kota Singkawang untuk terus melakukan sosialisasi dan pembinaan secara humanis agar tidak ada lagi penambahan pasien covid 19.

“Kami berharap jumlah pasien Covid-19 semakin ditekan jumlahnya. Targetnya, akhir tahun sudah kembali menjadi Zona Hijau,”ujar Tjitra

Status Zona Kuning untuk penilaian Kota Singkawang dengan skors 2,76, berarti ada penurunan jumlah pasien Covid-19.

Wali Kota Singkawang jhai Chui Mie juga meminta agar pengunjung yang datang dari luar Kota Singkawang maupun masyarakat Kota Singkawang agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk mengembalikan Kota Singkawang ke zona hijau, Pemkot Singkawang selalu berupaya agar kembali menjadi zona hijau.

“Pemkot Singkawang sekarang terus berjuang, agar Singkawang bisa kembali ke Zona Hijau,”Ujar chui mie

Continue Reading

Kota Singkawang

Dana Pembangunan Runway Bandara Singkawang Bisa Dari APBN

Published

on

By

Dana Pembangunan Runway Bandara Singkawang Bisa Dari APBN

Gencil News – Bandara Singkawang dibangun di atas lahan seluas 151,4 hektare dan akan dimulai pada 2020 dan selesai pada 2022. Untuk pembangunan tahap pertama dengan panjang runway (landasan pacu) 1400 meter dan dapat didarati pesawat jenis ATR.

“Pak Menteri bilang Bandara Singkawang mulai dibangun tapi untuk pembangunan runway, dananya bisa dari APBN. Dan terminalnya bisa dibangun oleh swasta atau APBD. Jadi itu terserah dan nanti pemeritah daerah akan bicarakan itu ” ujar Gubernur Kalbar Sutarmidji

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa bandara singkawang dibangun dengan konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha ( KPBU ).

Sebagaimana tugas yang diterima oleh Menhub dari Presiden Republik Indonesi Joko Widodo untuk mempersatukan NKRI melalui pembangunan infrastruktur transportasi seperti bandara dan pelabuhan. Kalbar khususnya Singkawang menjadi salah satu perhatian Menhub, karena strategis dari sisi geografis dan potensi wisatanya.

Tahap berikutnya Bandara Singkawang akan akan memiliki panjang runway hingga 2600 meter agar dapat didarati pesawat jenis Boeing 737 series. Dengan total investasi sekitar Rp. 1,3 triliun.

Chui Mie mengatakan bahwa pembangunan bandara singkawang ini merupakan wujud pemenuhan syarat kota pariwisata sesuai yang disampaikan Kementrian Pariwisata.

Bahwa sebuah kota dapat dikatakan kota pariwisata jika jarak tempuhnya tidak lebih dari 2,5 jam.

Sedangkan saat ini jarak dari bandara menuju Kota Singkawang 4 sampai 5 jam. Hal ini yang membuat Kota Singkawang tidak masuk radar kementrian sebagai Kota Pariwisata.

“ Dengan adanya infrastruktur yang baik tentu nantinya kemajuan Kota Singkawang akan lebih cepat “ ujar Chui Mie

Letak Kota Singkawang yang strategis dekat dengan Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam, Nantinya Kota Singkawang akan menjadi Kota Pariwisata yang akan menjual jasa, dan industri yang akan terus dibangun agar dapat menuju kota perdagangan.

Continue Reading

Kota Singkawang

Mall Pelayanan Publik Singkawang Diresmikan, Permudah Layanan Publik

Published

on

By

Mall Pelayanan Publik Singkawang Diresmikan, Permudah Layanan Publik

Gencil News – Kota Singkawang kini miliki Mall Pelayanan Publik guna mempercepat dan mempermudah pelayanan publik. Peresmian Mall Pelayanan Publik ini dihadiri Wakil Wali Kota Singkawang Irwan, perwakilan Gubernur Kalbar,

Hadir pula Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta jajaran di lingkungan Pemkot Singkawang.  Senin (19/10/2020)

” Ini merupakan salah satu komitmen Pemkot Singkawang untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan publik, terutama perizinan kepada masyarakat Kota Singkawang ” kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie yang meresmikan MPP ini.

Tjhai Chui Mie mengatakan cepatnya pelayanan perizinan juga akan mendorong percepatan calon investor yang berinvestasi di Kota Singkawang. Sehingga perekonomian di Kota Singkawang semakin meningkat.

Adanya MPP ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM dalam mengurus perizinan usaha. Hal ini merupakan perwujudan Pemkot Singkawang dalam reformasi birokrasi, yang mana selalu menjadi keluhan masyarakat

” Mungkin bisa dijawab dengan sudah diresmikannya MPP ini ” Ujar Wali Kota Singkawang

Tjhai Chui Mie juga mengharapkan pada masyarakat yang telah menggunakan Mall Pelayanan Publik ini nantinya memberikan saran dan kritik untuk kebaikan kedepannya, Agar MPP ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Singkawang

Kehadiran MPP di Kota Singkawang ini diharapkan mampu meningkatkan  industri mikro dan makro, serta memperkuat daya saing global, dan tumbuhnya minat investor di Kota Singkawang

Tjhai Chui Mie juga menambahkan diperlukan adanya koordinasi dan komunikasi yang efektif antar instansi, dan komitmen yang kuat dari pimpinan untuk mewujudkannya

Mall Pelayanan Publik ini upaya pemkot singkawang untuk mendobrak rutinitas yang berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas, tidak berbelit-belit, transparan, mudah, cepat, terjangkau, aman dan nyaman.

Continue Reading

TRENDING