Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama Kepala Dinas Kesehatan dan KB, dr. Barita memantau pasien dari Bengkayang yang diisolasi di RSUD Abdul Aziz Singkawang, Minggu (8/3/2020).

Saat tiba didepan ruang isolasi, Tjhai Chui Mie berkomunikasi melalui sambungan intercom telepon dengan pasien satu keluarga dari Bengkayang tersebut.

Kondisi mereka stabil dan sehat seperti yang tampak di kamera  cctv, bahkan sang anak yang kemarin dikabarkan mengalami demam batuk, terpantau bermain riang didalam ruang isolasi.

“Apa kabar, sehat-sehat kan,” kata Tjhai Chui Mie melalui intercom yang tersedia didepan ruang isolasi.

Meski satu keluarga ini telah merasa sehat, Walikota pun meminta mereka bersabar, lantaran berdasarkan prosedur yang ada, mesti menanti hasil laboratorium sampel lendir tenggorokan mereka diambil kemarin, baru kemudian jika negatif akan diperbolehkan pulang, tetapi jika hasil berkata lain maka akan diambil tindakan lanjutan.

Baca juga   Tjhai Chui Mie: Tumbuhkan Jiwa dan Semangat Kesetiakawanan Sosial

“Infonya nanti selasa hasilnya, semoga bisa cepat pulang kumpul keluarga lagi,” kata Tjhai Chui Mie.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Singkawang, Barita Ompusunggu mengatakan berdasarkan observasi dokter spesialis yang menangani, anak lima tahun yang sempat mengalami demam dan batuk sudah sembuh dari gejala demam dan batuk tersebut. Anggota keluarga yang lain juga tidak mengalami gejala sakit.

Namun mereka masih menanti hasil laboratorium terhadap sampel lendir yang tengah diperiksa di Litbang Kementerian Kesehatan.

“Sebenarnya hari ini sudah hari ke 14 masa inkubasinya, Pasien demam batuknya sudah hilang, tapi kita tetap mengikuti protokol yang ada, semoga saja hasil tes lab negatif, semoga,” kata Barita.

Baca juga   Walaupun Iuran Naik, BPJS Kesehatan Akui Masih akan Defisit di 2020