Kurangi Pengangguran Tambah Dana APBD

 

GENCIL.NEWS – PONTIANAK  Untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kalbar, mau tidak mau Pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota harus memberikan proporsi anggaran yang lebih terhadap pengembangan Usaha Kecil Menengah dan Kopreasi (UMKM) industri kreatif dan perdagangan.

“Walaupun memang untuk Usaha Kecil Menengah dan Kopreasi (UMKM) industri kreatif dan perdagangan sekarang di APBD menjadi urusan pilihan dan tidak lagi wajib seperti peningkatan infrastruktur,” jelas anggota Komisi II DPRD Provinsi Guntur, MM, kemarin.

Guntur menjelaskan, sekarang ini pengguran sudah semangkin banyak, setiap tahun universitas, akademi, melahirkan sarjana muda dan ada juga lulusan SMA, SMK yang ingin langsung bisa bekerja, namun kenyataanya lapangan kerja yang bisa menampung mereka paling hanya 5 persen dari tingkat kelulusan.

Baca juga   Fokus Bangun Desa di Kalbar

“Makanya harus menjdi perhatian kita bersama, bahwa bangun jalan iya itu wajib, tapi menciptakan lapangan kerja dan pemberdayaan manusia sangat penting,” katanya.

Yang jelas, sekarang ini banyaknya pengguran bukan karena mereka malas, malu, tetapi kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan tidak didapatkan.

“Kalau pengurangan terus meningkat tanpa ada solusi cepat, pastinya angka kriminalitas akan meningkat,” kata Politisi PAN Kalbar ini.

Untuk itu, Guntur yang juga Dapil Sambas ini berharap kepada pemerintah untuk menjawab mencarikan solusi bagaimana mengurangi pengguran di Kalbar, yang semakin hari semakin meningkat tajam.

Pemerintah, harus dukung pengembangan UKMK, bantuan modal usaha, sarana prasarana usaha masyarakat juga harus dibantu

Sebagai contoh, usaha cuci motor saja kalau satu tempat bisa memperkerjakan 3 orang sudah lumayan.

Baca juga   Tahanan Kabur, Penyebabnya Tidak Puas dengan Pelayanan Rutan

“Bayangkan saja kalau di satu kecamatan bisa puluhan tempat cuci motor dan mobil, berapa banyak tenaga kerja yang diserap,” ungkap Guntur. (all)

 

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.