APBD 2022, Kalbar Fokuskan Anggaran Pendidikan Dan Infrastruktur
Connect with us

Lintas Kalbar

APBD 2022, Kalbar Fokuskan Anggaran Pendidikan Dan Infrastruktur

Published

on

APBD 2022, Kalbar Fokuskan Anggaran Pendidikan Dan Infrastruktur
Raperda APBD tahun anggaran 2022

Gencil News – Pemprov Kalbar menyepakati Raperda APBD tahun anggaran 2022 sebesar Rp6.6 Triliun. Kesepakatan penyusunan Raperda ini berpedoman kepada kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara TA 2022.

Juga berpedoman dengan Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 yang mengamanatkan anggaran pendidikan sebesar 20%, anggaran kesehatan 10%, dan anggaran infrastruktur sebesar 40% dengan formulasi perhitungan tertentu.

Pada Raperda tersebut, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyebut bahwa anggaran pendidikan sebesar 37,3 %.

“Sedangkan Pemprov Kalbar mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 37,3 %, anggaran kesehatan 10 %. Anggaran infrastruktur sebesar 45,65 % dalam rancangan peraturan daerah tentang APBD TA 2022,” jelas orang nomor satu di Kalbar.

Baca juga   Dari Kelontong Hingga Swalayan Masih Jual Makanan Kaleng Bercacing

Untuk pembangunan RSUD Soedarso, Sutarmidji menyebut akan selesai tahun ini. Sementara untuk peresmiannya pada tanggal 28 Januari 2022. Kemudian pengerjaan infrastruktur jalan akan secepat mungkin sebelum masa jabatan Gubernur selesai, seperti usulan infrastruktur Jalan Rasau Jaya yang akan terlaksana tahun 2022.

“Nani Jalan Sukadana-Teluk Batang, Sukadana-Sungai Kelik, dan Sukadana-Siduk yang diusulkan sebagai jalan negara. Hingga saat ini tidak ada keputusan dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Dengan itu, Pemprov Kalbar akan mengambil alih dan memprioritaskan di tahun 2022 karena kondisi jalan yang sudah tidak nyaman. 

Untuk pembangunan infrastruktur jalan Kabupaten Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau, dan Kapuas Hulu akan masuk ke TA 2022.

Baca juga   Es Dawet Jembut Kecabut, Manis dan Menyegarkan

“Kemudian, untuk infrastruktur Jalan Air Upas-Marau, Jalan Tanjung-Sukamara, dan beberapa jalan Kabupaten Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau dan Kapuas hulu akan menjadi prioritas tahun 2022,” paparnya

Ia berharap sebelum masa jabatannya selesai, capaian jalan provinsi akan selesai tahun 2022-2023.

“Mudah-mudahan di tahun 2022-2023 capaian jalan provinsi yang mantap akan diselesaikan sebelum masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur berakhir,” harapnya

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Hari Jadi Kota Pontianak, Rute Angkutan Barang dialihkan Selama 2 Hari

Published

on

By

Hari Jadi Kota Pontianak, Rute Angkutan Barang dialihkan Selama 2 Hari
Surat Edaran Dinas Perhubungan Kota Pontianak terkait pengalihan rute angkutan barang

Gencil News – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak mengeluarkan surat edaran pengalihan rute angkutan barang. Hal ini sehubungan adanya acara memperingati hari jadi Kota Pontianak ke-250 tahun. 2021.

Dengan itu, Dishub melakukan penutupan pada jalan Rahadi Oesman mulai hari Jumat tanggal 22 Oktober 2021 pukul 15.00 WIB. Aturan ini berlaku hingga hari Sabtu 23 Oktober 2021 pukul 13.00 WIB.

Dishub menghimbau kepada masyarakat untuk mengalihkan rute kendaraan angkutan barang dari dan menuju pelabuhan Pontianak melalui Jalan Zainudin, Jalan Sudirman dan Jalan Tanjungpura selama penutupan tersebut.

Sebelumnya Pemkot Pontianak juga telah melakukan serangkaian perayaan hari jadi Kota Pontianak yang ke-250 tahun.

Baca juga   Pihak Sekolah Tidak Perlu Takut Gunakan Dana BOS

Pagelaran seperti karnaval dengan berpakaian khas Melayu Pontianak, yakni telok belanga bagi laki-laki dan baju kurung dikenakan perempuan. Karnaval menyusuri Sungai Kapuas ini merupakan rangkaian Napak Tilas Perjalanan Sultan Pontianak I, Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, yang digelar Istana Kadriah Kesultanan Pontianak, Rabu (20/10/2021).

Rombongan karnaval kapal dan sampan tersebut memulai perjalanan dari dermaga di tepian sungai Istana Kadriah menuju ke Makam Batu Layang. Perjalanan ini untuk berziarah ke Makam Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengikuti seluruh rangkaian napak tilas. Mengenai sejarah awal berdirinya Kota Pontianak dalam rangka Hari Jadi ke-250 Kota Pontianak. Menurutnya, selama ini Pemerintah Pemkot menggelar ziarah ke Makam Batu Layang setiap tahunnya.

Baca juga   Resep Bola-bola Tape Goreng Manis untuk Keluarga

Namun tahun ini pihaknya mulai berkolaborasi dengan Kesultanan Kadriah untuk bersama-sama melaksanakan ziarah. Kegiatan tersebut dikemas dalam napak tilas sehingga tidak hanya sekadar seremonial saja.

“Akan tetapi ada rangkaian napak tilas seperti karnaval tadi menyusuri Sungai Kapuas. Insya Allah tahun depan akan kita selenggarakan lebih besar lagi, baik peserta, anggaran maupun kreativitasnya,” ujarnya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Sebelas Daerah di Kalbar Masuk Level 3, Tiga Lainnya Level 2

Published

on

By

Sebelas Daerah di Kalbar Masuk Level 3, Tiga Lainnya Level 2
ilustrasi

Gencil News – Sebaran Covid-19 di Kalbar belakangan ini mengalami penurunan pada sejumlah daerah. Hal ini karena program vaksinasi oleh pemerintah terus digencarkan.

Akan tetapi per tanggal 20 Oktober 2021, Gubernur Kalbar, Sutarmidji merilis informasi terbaru melalui laman facebook pribadinya @bangmidji. Ia menyebut bahwa sebelah daerah di Kalbar berada pada level 3.

Sebelas wiliyah tersebut yaitu, Kabupaten Sekadau, Kapuas Hulu, Mempawah, Melawi, Sanggau, Landak, Kubu Raya, Ketapang, Bengkayang, Sintang, dan Kabupaten Sambas.

Sementara Kota Singkawang, Pontianak dan Kabupaten Kayong Utara berada pada level 2. Kondisi ini karena capaian vaksinasi pada wilayah tersebut masih rendah.

“Assalamu’alaikum, Sesuai penilaian satgas nasional, di Kalbar hanya Pontianak, Singkawang dan KKU yang level 2 yang lainnya level 3. ini dikarenakan capaian vaksin yang rendah padahal vaksin tersedia,” tulis Gubernur Kalbar, Rabu (20/10/2021).

Baca juga   Pihak Sekolah Tidak Perlu Takut Gunakan Dana BOS

Ia mengungkapkan saat ini ketersediaan vaksin di Kalbar hanya 500 ribu dosis vaksin.

“Di Kalbar saat ini ada tersedia lebih 500 ribu dosis vaksin,” ungkapnya

Gubernur Sutarmidji menghimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi ke pusat vaksinasi.

“Saya himbau masyarakat untuk segera ke pusat pusat vaksinasi massal atau ke Puskesmas, tanpa bayar, agar anda mudah beraktivitas. Terima kasih kepada masyarakat Kalbar yang sudah divaksin. Vaksin akan memproteksi anda . Dengan vaksin anda sudah menjaga diri anda dan orang sekitar anda dari akibat fatal Covid 19,” pungkasnya

Continue Reading

Lintas Kalbar

Wakil Ketua KPK RI Ungkap Delapan Titik Rawan Korupsi di Kalbar

Published

on

By

Wakil Ketua KPK RI Ungkap Delapan Titik Rawan Korupsi di Kalbar
Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Wakil Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata, Ketua DPRD Prov Kalbar, M Kebing L, Kakanwil ATR/BPN Kalbar, Ery Suwondoh, Kepala BPKP Kalbar Dikdik Sadikin, Seluruh Bupati/Walikota didampingi Sekretaris Daerah dan Inspektur se-Kalimantan Barat beserta beberapa instansi terkait lainnya.

Gencil News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Korsup) melakukan serangkaian kegiatan koordinasi dengan sejumlah instansi di Kalimantan Barat.

Rakor ini dalam rangka pelaksanaan program pemberantasan tindak pidana korupsi terintegrasi di Kalbar. Rakor tersebut sudah terlaksana sejak 20 hingga 22 Oktober 2021 dengan menyasar sejumlah instansi. Salahsatunya Rakor Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Seluruh Provinsi Kalbar,

Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang hadir pada rakor yang berlangsung di kantor Gubernur tersebut mengatakan perlu adanya percepatan terobosan dari ATR/BPN terkait sertifikasi lahan milik pemerintah. Kemudian, aset pemerintah daerah banyak yang tidak terpakai karena proses HPL yang cukup lama.

Baca juga   Dari Kelontong Hingga Swalayan Masih Jual Makanan Kaleng Bercacing

“Kalau dibiarkan kosong, menimbulkan keributan. Oleh karena itu, dibutuhkan regulasi dari ATR/BPN terkait percepatan sertifikasi aset-aset pemda,” tegas Sutarmidji, Kamis (21/10/2021).

Gubernur menyebut jika terkait pemberantasan korupsi, bagai buah simalakama bagi para kepala daerah. Karena masalah anggaran kerap muncul walaupun menggunakan berbagai macam peraturan.

“Hal tersebut membingungkan bagi kami. Seharusnya, mengutamakan edukasi, kemudian penindakan,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata membeberkan rangkaian kegiatannya di Kalbar. Seperti melakukan Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) di Kalbar. Kuliah Umum di Perguruan Tinggi, Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pencegahan Korupsi di Universitas Tanjungpura.

Ia menyebut jika rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi upaya penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang baik.

Baca juga   Dukung Percepatan Belajar Tatap Muka, Vaksinasi Sasar Siswa SMP

“KPK telah memetakan dan mengidentifikasi titik rawan korupsi di daerah yang meliputi 8 area intervensi yang terangkum dalam Monitoring Center for Prevention (MCP), yakni  Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Keuangan Desa,” ujarnya.

Perbaikan tata kelola aset

Tak hanya itu, ia juga telah berkoordinasi kepada Pemerintah Daerah, tetapi juga dengan sejumlah instansi terkait lainnya, diantaranya dengan jajaran APH (Kepolisian Daerah dan  Kejaksaan Tinggi), Pengadilan Tinggi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan  Bank Pembangunan Daerah (BPD).

KPK mendorong pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan tata kelola aset daerah. Salah satu muwujudkan hal tersebut dengan fokus melakukan penertiban, pemulihan, dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah. KPK juga memfasilitasi kerja sama antara Pemda dengan Kementerian ATR/BPN hingga jajaran Kanwil dan Kantah untuk mendorong sertifikasi aset daerah.

Baca juga   Bahas Utusan Ikuti Munas, Rapat Kadin Kalbar Diwarnai Kericuhan

Kemudian, ia mengatakan bahwa KPK juga turut memfasilitasi kerja sama antara Pemda dengan pihak Kejaksaan dalam proses penertiban dan pemulihan aset-aset bermasalah, baik melalui proses litigasi maupun non litigasi

Continue Reading

Lintas Kalbar

Prediksi BMKG Kalbar Hari Ini, Waspada Hujan Lebat

Published

on

By

Prediksi BMKG Kalbar Hari Ini, Waspada Hujan Lebat

Gencil News- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalbar sudah merilis prakiraan cuaca untuk beberapa wilayah di Kalbar. Pada hari Jum’at (22/10/2021).

Prediksi ini menyebar dari Kota Pontianak hingga Kapuas Hulu. Semuanya diperkirakan akan terkena hujan

Berikut prediksi cuaca hari ini pada beberapa wilayah di Kalbar :

  • Kab Kapuas Hulu : Badau, Puring Kencana, Empanang, Suhaid, Seberuang, Silat Hilir
  • Kab Ketapang : Kendawangan, Hulu Sungai
  • Kota Pontianak : Pontianak Kota, Pontianak Barat, Pontianak Timur, Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, Pontianak Utara
  • Kab Kubu Raya : Sungai Kakap, Rasau Jaya, Telok Pakedai
  • Kab Landak : Ngabang, Kuala Behe, Air Besar, Jelimpo, Sengah Temila, Menyuke, Meranti
  • Kab Melawi : Belimbing, Menukung, Ella Hilir, Pinoh Selatan
  • Kab Mempawah : Toho, Anjongan, Sungai Pinyuh, Segedong, Jongkat
  • Kab Sambas : Sajingan Besar, paloh, Galing
  • Kab Sanggau : Tayan Hulu, Kembayan, Bonti, Parindum Kapuas, Balai, tayan Hilir, Mukok, Jangkang, Noyan, Beduwai, Entikong, sekayam
  • Kab Sekadau : Nanga Taman, Sekadau Hulu, Sekadau HIlir, Belitang Hilir, Belitang Hulu, Belitang
  • Kab Sintang : Tempunak, Sepauk, Sungai Tebelian, Binjai Hulu, Sintang, Kelam Permaai, Dedai, Kayan Hilir, Kayang Hulu, Ketungau Tengah. Ketungau Hilir, Ketungau Hulu, Serawai
Baca juga   Jelang Pilkada Serentak, Warga Rekam Data KTP-el Melonjak

Serta bisa meluas ke wilayah lain seperti :

  • Kab Bengkayang : Teriak, Suti Semarang, Siding, tujuhbelas, Jagoi Babang, Seluas
  • Kab Ketapang ;Manis Mata
  • Kab Kubu Raya : Sungai Ambawang, Sungai raya
  • Kab Landak : Mempawah Hulu, Banyuke Hulu, Sompak, Menjalin
  • Kab Mempawah : Mempawah Timur, Sungai Kunyit, Mempawah Hilir, Sadaniang
  • Kab Sambas : Sejangkung, Teluk Keramat, Tangaran

Dengan adanya rilis ini, bagi masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING