Gubernur Kalbar Berharap Penelitian Peserta BUAF Melahirkan Ide Baru
Connect with us

Lintas Kalbar

Gubernur Kalbar Berharap Penelitian Peserta BUAF Melahirkan Ide Baru

Published

on

Gubernur Kalbar Berharap Penelitian Peserta BUAF Melahirkan Ide Baru
Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H, M. Hum, saat menghadiri BUAF ke-5 di IAIN Pontianak, Selasa (12/10/2021)

Gencil News – Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengapresiasi adanya kegiatan Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) yang terselenggara di IAIN Pontianak. IAIN Pontianak untuk yang kedua kalinya menjadi tuan rumah forum penelitian ilmiah yang diikuti oleh PTKIN Se-Kalimantan.

Tak hanya PTKIN se-Kalimantan, forum ini juga diikuti oleh peserta dari UIN dan IAIN Indonesia dan juga PTKIN luar negeri. Forum tersebut menghadirkan pembicara kelas nasional dan internasional dari 11 negara.

Kesebelah negara tersebut yaitu Indonesia, Saudi Arabia, Singapura, Afrika, India, Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, Thailand, Malaysia, Serta Mesir. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yaitu sejak tanggal 12 hingga 14 Oktober 2021.

Gubernur Sutarmidji juga mendukung adanya kegiatan ini agar hasil penelitian peserta dapat menghasilkan ide-ide baru terkait penanganan Covid-19.

Baca juga   Kunci Jawaban Kelas 2 SD Tema 2 "Bermain Di Lingkungan Sekolah"

“Saya sangat mendukung, apalagi temanya berkaitan dengan Covid-19 yang sedang seluruh negara alami. Mudah-mudahan dari pertemuan ini, hasil karya ilmiahnya bisa melahirkan ide-ide penanganan Covid-19,” ungkap Gubernur usai menghadiri pembukaan BUAF ke-5 di IAIN Pontianak, Selasa (12/10/2021)

Menurutnya, Pontianak atau Kalbar harusnya meniru hal ini untuk sering-sering menjadi tuan rumah dalam kegiatan apapun. Sehingga pontianak  atau Kalbar semakin dikenal karena setiap tamu yang datang akan menghidupkan sektor perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Rektor IAIN Pontianak, Syarif mengungkapkan bahwa forum ini merupakan gagasan untuk penelitian. Meskipun di Kalimantan sendiri baru pada tahap riset dan karya ilmiah.

“Ini sesuai dengan misi kami, ulung dan terbuka dalam riset dan kajian keilmuan keislaman kebudayaan Borneo, tadi pembukaan kita tampilkan kebudayaan Borneo,” terangnya

Baca juga   Sutarmidji Bangun Masjid At-Tahiriyah di Pesantren Mahyatul Qurra

Harapan Rektor IAIN Pontianak

Sebagai tuan rumah, Rektor IAIN Pontianak ini menyebut selain menampilkan hasil riset dan karya ilmiahnya. Nantinya peserta akan mengikuti seminar internasional dari pembicara 11 negara.

Ia memastikan bahwa peserta yang datang dari berbagai perguruan tinggi diluar Kalbar telah memenuhi standar protokol kesehatan.

Sementara itu, untuk tujuan kegiatan ini ia menerangkan bahwa bertujuan memaksimalkan forum ini sebagai forum prestasi intelektual mahasiswa.

“Tentuanya sebagai tuan rumah, berharap mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini wawasannya lebih terbuka luas tentang Covid-19 secara internasional,” pungkasnya

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Hari Jadi Kota Pontianak, Rute Angkutan Barang dialihkan Selama 2 Hari

Published

on

By

Hari Jadi Kota Pontianak, Rute Angkutan Barang dialihkan Selama 2 Hari
Surat Edaran Dinas Perhubungan Kota Pontianak terkait pengalihan rute angkutan barang

Gencil News – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak mengeluarkan surat edaran pengalihan rute angkutan barang. Hal ini sehubungan adanya acara memperingati hari jadi Kota Pontianak ke-250 tahun. 2021.

Dengan itu, Dishub melakukan penutupan pada jalan Rahadi Oesman mulai hari Jumat tanggal 22 Oktober 2021 pukul 15.00 WIB. Aturan ini berlaku hingga hari Sabtu 23 Oktober 2021 pukul 13.00 WIB.

Dishub menghimbau kepada masyarakat untuk mengalihkan rute kendaraan angkutan barang dari dan menuju pelabuhan Pontianak melalui Jalan Zainudin, Jalan Sudirman dan Jalan Tanjungpura selama penutupan tersebut.

Sebelumnya Pemkot Pontianak juga telah melakukan serangkaian perayaan hari jadi Kota Pontianak yang ke-250 tahun.

Baca juga   Makan Cukup 20 Menit Saja Menjadi Viral, Ini Komentar Mendagri

Pagelaran seperti karnaval dengan berpakaian khas Melayu Pontianak, yakni telok belanga bagi laki-laki dan baju kurung dikenakan perempuan. Karnaval menyusuri Sungai Kapuas ini merupakan rangkaian Napak Tilas Perjalanan Sultan Pontianak I, Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, yang digelar Istana Kadriah Kesultanan Pontianak, Rabu (20/10/2021).

Rombongan karnaval kapal dan sampan tersebut memulai perjalanan dari dermaga di tepian sungai Istana Kadriah menuju ke Makam Batu Layang. Perjalanan ini untuk berziarah ke Makam Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengikuti seluruh rangkaian napak tilas. Mengenai sejarah awal berdirinya Kota Pontianak dalam rangka Hari Jadi ke-250 Kota Pontianak. Menurutnya, selama ini Pemerintah Pemkot menggelar ziarah ke Makam Batu Layang setiap tahunnya.

Baca juga   Kemendagri Turun Tangan Selesaikan Batas Kayong Utara dan Ketapang

Namun tahun ini pihaknya mulai berkolaborasi dengan Kesultanan Kadriah untuk bersama-sama melaksanakan ziarah. Kegiatan tersebut dikemas dalam napak tilas sehingga tidak hanya sekadar seremonial saja.

“Akan tetapi ada rangkaian napak tilas seperti karnaval tadi menyusuri Sungai Kapuas. Insya Allah tahun depan akan kita selenggarakan lebih besar lagi, baik peserta, anggaran maupun kreativitasnya,” ujarnya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Sebelas Daerah di Kalbar Masuk Level 3, Tiga Lainnya Level 2

Published

on

By

Sebelas Daerah di Kalbar Masuk Level 3, Tiga Lainnya Level 2
ilustrasi

Gencil News – Sebaran Covid-19 di Kalbar belakangan ini mengalami penurunan pada sejumlah daerah. Hal ini karena program vaksinasi oleh pemerintah terus digencarkan.

Akan tetapi per tanggal 20 Oktober 2021, Gubernur Kalbar, Sutarmidji merilis informasi terbaru melalui laman facebook pribadinya @bangmidji. Ia menyebut bahwa sebelah daerah di Kalbar berada pada level 3.

Sebelas wiliyah tersebut yaitu, Kabupaten Sekadau, Kapuas Hulu, Mempawah, Melawi, Sanggau, Landak, Kubu Raya, Ketapang, Bengkayang, Sintang, dan Kabupaten Sambas.

Sementara Kota Singkawang, Pontianak dan Kabupaten Kayong Utara berada pada level 2. Kondisi ini karena capaian vaksinasi pada wilayah tersebut masih rendah.

“Assalamu’alaikum, Sesuai penilaian satgas nasional, di Kalbar hanya Pontianak, Singkawang dan KKU yang level 2 yang lainnya level 3. ini dikarenakan capaian vaksin yang rendah padahal vaksin tersedia,” tulis Gubernur Kalbar, Rabu (20/10/2021).

Baca juga   Sutarmidji Bangun Masjid At-Tahiriyah di Pesantren Mahyatul Qurra

Ia mengungkapkan saat ini ketersediaan vaksin di Kalbar hanya 500 ribu dosis vaksin.

“Di Kalbar saat ini ada tersedia lebih 500 ribu dosis vaksin,” ungkapnya

Gubernur Sutarmidji menghimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi ke pusat vaksinasi.

“Saya himbau masyarakat untuk segera ke pusat pusat vaksinasi massal atau ke Puskesmas, tanpa bayar, agar anda mudah beraktivitas. Terima kasih kepada masyarakat Kalbar yang sudah divaksin. Vaksin akan memproteksi anda . Dengan vaksin anda sudah menjaga diri anda dan orang sekitar anda dari akibat fatal Covid 19,” pungkasnya

Continue Reading

Lintas Kalbar

Wakil Ketua KPK RI Ungkap Delapan Titik Rawan Korupsi di Kalbar

Published

on

By

Wakil Ketua KPK RI Ungkap Delapan Titik Rawan Korupsi di Kalbar
Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Wakil Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata, Ketua DPRD Prov Kalbar, M Kebing L, Kakanwil ATR/BPN Kalbar, Ery Suwondoh, Kepala BPKP Kalbar Dikdik Sadikin, Seluruh Bupati/Walikota didampingi Sekretaris Daerah dan Inspektur se-Kalimantan Barat beserta beberapa instansi terkait lainnya.

Gencil News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Korsup) melakukan serangkaian kegiatan koordinasi dengan sejumlah instansi di Kalimantan Barat.

Rakor ini dalam rangka pelaksanaan program pemberantasan tindak pidana korupsi terintegrasi di Kalbar. Rakor tersebut sudah terlaksana sejak 20 hingga 22 Oktober 2021 dengan menyasar sejumlah instansi. Salahsatunya Rakor Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Seluruh Provinsi Kalbar,

Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang hadir pada rakor yang berlangsung di kantor Gubernur tersebut mengatakan perlu adanya percepatan terobosan dari ATR/BPN terkait sertifikasi lahan milik pemerintah. Kemudian, aset pemerintah daerah banyak yang tidak terpakai karena proses HPL yang cukup lama.

Baca juga   Bentuk Satgas Pilkada Damai

“Kalau dibiarkan kosong, menimbulkan keributan. Oleh karena itu, dibutuhkan regulasi dari ATR/BPN terkait percepatan sertifikasi aset-aset pemda,” tegas Sutarmidji, Kamis (21/10/2021).

Gubernur menyebut jika terkait pemberantasan korupsi, bagai buah simalakama bagi para kepala daerah. Karena masalah anggaran kerap muncul walaupun menggunakan berbagai macam peraturan.

“Hal tersebut membingungkan bagi kami. Seharusnya, mengutamakan edukasi, kemudian penindakan,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata membeberkan rangkaian kegiatannya di Kalbar. Seperti melakukan Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) di Kalbar. Kuliah Umum di Perguruan Tinggi, Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pencegahan Korupsi di Universitas Tanjungpura.

Ia menyebut jika rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi upaya penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang baik.

Baca juga   Kapolda Kalbar Pimpin Sertijab Wakapolda

“KPK telah memetakan dan mengidentifikasi titik rawan korupsi di daerah yang meliputi 8 area intervensi yang terangkum dalam Monitoring Center for Prevention (MCP), yakni  Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Keuangan Desa,” ujarnya.

Perbaikan tata kelola aset

Tak hanya itu, ia juga telah berkoordinasi kepada Pemerintah Daerah, tetapi juga dengan sejumlah instansi terkait lainnya, diantaranya dengan jajaran APH (Kepolisian Daerah dan  Kejaksaan Tinggi), Pengadilan Tinggi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan  Bank Pembangunan Daerah (BPD).

KPK mendorong pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan tata kelola aset daerah. Salah satu muwujudkan hal tersebut dengan fokus melakukan penertiban, pemulihan, dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah. KPK juga memfasilitasi kerja sama antara Pemda dengan Kementerian ATR/BPN hingga jajaran Kanwil dan Kantah untuk mendorong sertifikasi aset daerah.

Baca juga   Balitbang Kalbar Mengembangkan Aplikasi Khatulistiwa One Map

Kemudian, ia mengatakan bahwa KPK juga turut memfasilitasi kerja sama antara Pemda dengan pihak Kejaksaan dalam proses penertiban dan pemulihan aset-aset bermasalah, baik melalui proses litigasi maupun non litigasi

Continue Reading

Lintas Kalbar

Prediksi BMKG Kalbar Hari Ini, Waspada Hujan Lebat

Published

on

By

Prediksi BMKG Kalbar Hari Ini, Waspada Hujan Lebat

Gencil News- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalbar sudah merilis prakiraan cuaca untuk beberapa wilayah di Kalbar. Pada hari Jum’at (22/10/2021).

Prediksi ini menyebar dari Kota Pontianak hingga Kapuas Hulu. Semuanya diperkirakan akan terkena hujan

Berikut prediksi cuaca hari ini pada beberapa wilayah di Kalbar :

  • Kab Kapuas Hulu : Badau, Puring Kencana, Empanang, Suhaid, Seberuang, Silat Hilir
  • Kab Ketapang : Kendawangan, Hulu Sungai
  • Kota Pontianak : Pontianak Kota, Pontianak Barat, Pontianak Timur, Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, Pontianak Utara
  • Kab Kubu Raya : Sungai Kakap, Rasau Jaya, Telok Pakedai
  • Kab Landak : Ngabang, Kuala Behe, Air Besar, Jelimpo, Sengah Temila, Menyuke, Meranti
  • Kab Melawi : Belimbing, Menukung, Ella Hilir, Pinoh Selatan
  • Kab Mempawah : Toho, Anjongan, Sungai Pinyuh, Segedong, Jongkat
  • Kab Sambas : Sajingan Besar, paloh, Galing
  • Kab Sanggau : Tayan Hulu, Kembayan, Bonti, Parindum Kapuas, Balai, tayan Hilir, Mukok, Jangkang, Noyan, Beduwai, Entikong, sekayam
  • Kab Sekadau : Nanga Taman, Sekadau Hulu, Sekadau HIlir, Belitang Hilir, Belitang Hulu, Belitang
  • Kab Sintang : Tempunak, Sepauk, Sungai Tebelian, Binjai Hulu, Sintang, Kelam Permaai, Dedai, Kayan Hilir, Kayang Hulu, Ketungau Tengah. Ketungau Hilir, Ketungau Hulu, Serawai
Baca juga   Makan Cukup 20 Menit Saja Menjadi Viral, Ini Komentar Mendagri

Serta bisa meluas ke wilayah lain seperti :

  • Kab Bengkayang : Teriak, Suti Semarang, Siding, tujuhbelas, Jagoi Babang, Seluas
  • Kab Ketapang ;Manis Mata
  • Kab Kubu Raya : Sungai Ambawang, Sungai raya
  • Kab Landak : Mempawah Hulu, Banyuke Hulu, Sompak, Menjalin
  • Kab Mempawah : Mempawah Timur, Sungai Kunyit, Mempawah Hilir, Sadaniang
  • Kab Sambas : Sejangkung, Teluk Keramat, Tangaran

Dengan adanya rilis ini, bagi masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING