Lintas Kalbar

Gubernur Kalbar Tekankan Perangkat Daerah Perbaiki Data

Gubernur Kalbar Tekankan Perangkat Daerah Perbaiki Data

Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengingatkan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah akan pentingnya sebuah data. Menurutnya data penting dalam mengambil keputusan dan kebijakan demi kemajuan daerah.

“Tanpa data yang benar dan baik serta tidak memiliki korelasi antara satu dengan yang lainnya, kebijakan tidak akan efektif dan tidak akan efisien serta tidak akan tepat sasaran. Selalu melakukan hal yang sama berulang-ulang karena data yang tidak benar,”ungkapnya saat membuka Rapat Koordinasi Registrasi Sosial Ekonomi Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (16/9/2022).

Ia mencontohkan bahwa kondisi di awal menjabat sebagai Gubernur, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Kalbar berada di kisaran Rp1,7 Triliun.

Baca juga   Ria Norsan: ASN Sepatutnya Ikhlas Mengabdikan Diri Dalam Profesi Mulia

Kemudian setelah memperbaiki data, ia optimis PAD akan meningkat hingga Tahun 2023.

“Saya ambil contoh APBD dan PAD Pemprov Kalbar Tahun 2018 hanya Rp 1,7 Triliun. APBD Tahun 2023 nanti akan mencapai Rp 2,8 Triliun. Artinya, dalam kurun waktu 5 Tahun kita bisa meningkatkan PAD dari Rp 1,7 Triliun menjadi Rp 2,8 Triliun, sekitar 60%,” terang Gubernur.

Ia juga menjelaskan peningkatan PAD diraih bukan melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pajak, tetapi bekerja dengan menggunakan data.

Baca juga   Dalam 24 Jam Terakhir, Terpantau Ada Titik Panas di Kalbar

Dalam rangka transformasi data menuju Reg Sosek seluruh penduduk akan dilakukan upaya perubahan penyediaan Data Sosial Ekonomi yang bersifat sektoral menjadi data yang terintegrasi dan akurat.

“Mulai Tahun 2022, BPS sebagai pelaksana pendataan dan pemutakhiran DTKS akan melakukan pendataan Reg Sosek serta menetapkan standarisasi kualitas pemutakhiran Basis Data seluruh penduduk berkelanjutan,” jelas Sutarmidji.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

To Top