Harga Lada Alami Kenaikan Hingga Rp60 Ribu Perkilogram Di Kalbar
Connect with us

Lintas Kalbar

Harga Lada Alami Kenaikan Hingga Rp60 Ribu Perkilogram Di Kalbar

Published

on

Harga Lada Alami Kenaikan Hingga Rp60 Ribu Perkilogram Di Kalbar
Lada putih di Kalbar menanjak naik

Gencil News – Lada merupakan komoditas unggulan kalbar mulai mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga lada ini mulai dari kisaran harga Rp50 ribu pada awal tahun 2021 dan terus naik sampai saat ini pada harga Rp60 ribu.

“Awal tahun 2021 harga lada di kisaran Rp50.000 per kilogram. Bersyukur saat ini mulai naik dan sudah mencapai Rp60.000 per kilogram,” ujar Abin, petani lada di Kabupaten Landak. Selasa (06/04/2021)

Abin berharap dengan naiknya harga lada saat ini dapat terus meningkat. Sehingga bisa menjadi sumber pendapatan petani yang menjanjikan pada masa pandemi ini.

“Dulu harga lada pernah tembus Rp190.000 per kilogram dan kini dalam tiga tahun terakhir. Kita berharap lada tahun ini bisa baik. Sehingga menjadi andalan masyarakat sebagai sumber pendapatan petani,” jelas dia. 

Kenaikan harga lada putih ini juga dirasakan petani lada di Kabupaten Sambas.

“Sempat harga lada anjlok sekali. Bahkan hanya dibeli Rp40.000 saja per kilogram di tingkat petani. Kita bersyukur saat ini mulai naik,” kata Tomy petani lada di Sambas.

Ia berharap kenaika harga lada bisa tembus menjadi Rp70 ribu per kilogram agar bisa melampaui biaya produksi.

“Kalau harga Rp70 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram tentu ini menjadi harapan. Biaya produksi akan bisa terlewati,” kata dia.

Sementara itu, selain menghadapi kondisi harga lada yang belum membaik. Petani juga harus menghadapi banjir yang menyebabkan lada gagal panen.

“Saat ini lada petani mengalami kematian. Lada menguning dan mati dampak terendam banjir belum lama ini,” katanya.

Kalbar mampu produksi lebih dari 24 ribu ton lada

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Heronimus Hero menyebutkan bahwa saat ini ada 11 ribuan hektare lada di Kalbar. Ia menyebut Kalbar dapat memproduksi hingga 24 ribu ton biji kering lada.

“Sentra lada di Kalbar sendiri yakni di Kabupaten Bengkayang, Sambas, Sanggau dan Sintang. Produksi kita lebih dari 24 ribu ton biji kering,” jelas dia.

Ia menjelaskan bahwa lada adalah komoditas dunia. Sehingga harga biji tergantung dengan fluktuasi pasar global.

“Solusinya memang harus diolah karena akan meningkatkan nilai tambah yang signifikan. Tantangannya pasar untuk produk olahan berupa lada bubuk harus stabil. Maksudnya pasarnya jelas terutama di pasar moderen,” kata dia.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Alasan Kalbar Masuk PPKM Mikro, Yang Nakal Akan Ditindak

Melalui laman Facebook, Gubernur Sutarmidji menegaskan bahwa aktivitas warkop, cafe akan dibatasi jam operasionalnya. Bahkan, jika ada yang bandel dapat dikenakan tindakan.

Published

on

Alasan Kalbar Masuk PPKM Mikro, Yang Nakal Akan Ditindak
Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di YouTube. Mengatakan alasan penerapan PPKM Mikro ini berdasarkan pertimbangan paramater kasus aktif COVID-19.📸 Ilustrasi Dok

Gencil News – Pemerintah Pusat telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro mulai besok hingga 3 Mei. Ada tambahan 5 provinsi, termasuk Provinsi Kalimantan Barat. Lalu apa alasan, Kalbar harus menerapkan PPKM skala mikro?

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di YouTube. Mengatakan alasan penerapan PPKM Mikro ini berdasarkan pertimbangan paramater kasus aktif COVID-19.

“Berdasarkan parameter kasus aktif, maka ditambahkan 5 provinsi. Satu Sumbar, dua Jambi, tiga Bangka Belitung, empat Lampung, dan Kalimantan Barat,” ujar Airlangga.

“PPKM dan PPKM mikro yang diterapkan Januari sampai Februari telah berhasil mengendalikan penyebaran COVID, di mana rata-rata kasus aktif terus menurun. Januari 15,43 persen, Februari 13,57 persen, Maret 9,52 persen, dan April 7,23 persen. Kasus aktif mingguan, minggu ke-2 Februari 176.291 kasus, minggu ke-3 April menjadi 106.243 kasus per minggu,”jelas Airlangga.

Berdasarkan evaluasi tersebut, ujar Airlangga, pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang dan memperluas cakupan PPKM Mikro. Perpanjangan dilakukan selama dua minggu, yaitu mulai tanggal 20 April sampai dengan 3 Mei 2021.

Data covid-19 Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar

Sementara itu melalui laman facebook, Gubernur Kalbar Sutarmidji juga telah menyampaikan pengumuman serupa.

Gubernur mengumumkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat pada saat ini untuk angka keterjangkitan mengalami kenaikan. Serta angka kematian diketahui meningkat sebanyak dua kali lipat.

Untuk mengantisipasi lonjakan kenaikan kasus konfirmasi positif covid-19 pada saat bulan puasa. Sutarmidji mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Saya minta yg taraweh di masjid tetap jaga jarak dan pakai masker, yang punya penyakit bawaan lebih baik taraweh di rumah saja” pintanya.

Data Screen shoot Facebook Bang Midji

Dan selanjutnya akan ada pembatasan jam operasional untuk warung kopi atau cafe. Dan tindakan tegas menanti bagi yang melanggar.

“Warung kopi, cafe akan dibatasi jam operasinya. Mereka yang membandel dapat dikenakan tindakan” tegas Sutarmidji.

Klik gambar, anda akan menuju ke google play untuk download aplikasi GencilNews
Continue Reading

Lintas Kalbar

Kalbar Masuk Wilayah PPKM Mikro, Aktivitas Masyarakat Akan dibatasi

Published

on

Kalbar Masuk Wilayah PPKM Mikro, Aktivitas Masyarakat Akan dibatasi
Airlangga Hartarto Foto: dok. Screenshot

Gencil News – Provinsi Kalbar masuk kedalam wilayah PPKM Mikro, Kalbar masuk kedalam wilayah PPKM Mikro, setelah adanya pengumuman dari Pemerintah Pusat soal pembatasan kegiatan masyarakat dengan tambahan 5 (Lima) Provinsi yang akan diterapkan PPKM.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro mulai 20 april hingga 3 Mei 2021.

“Berdasarkan hasil evaluasi, melanjutkan perpanjangan PPKM mikro tahap 6 tanggal 20 April sampai 3 Mei 2021,” kata Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto melalui keterangan pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/4/2021).

Lima provinsi tambahan yang diterapkan  PPKM Mikro adalah Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Lampung dan Kalimantan Barat. Pemberlakuan ini Ini berdasarkan pertimbangan paramater kasus aktif COVID-19.

“Berdasarkan parameter kasus aktif, maka ditambahkan 5 provinsi. Satu Sumbar, dua Jambi, tiga Bangka Belitung, empat Lampung, dan Kalimantan Barat,” ujar Airlangga.

“PPKM dan PPKM mikro yang diterapkan Januari sampai Februari telah berhasil mengendalikan penyebaran COVID, di mana rata-rata kasus aktif terus menurun. Januari 15,43 persen, Februari 13,57 persen, Maret 9,52 persen, dan April 7,23 persen. Kasus aktif mingguan, minggu ke-2 Februari 176.291 kasus, minggu ke-3 April menjadi 106.243 kasus per minggu,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sutarmidji mengumumkan hal tersebut melalui laman facebooknya. Dan Gubernur mengabarkan beberapa ketentuan yang akan dijalani masyarakat.

“Sesuai dgn Keputusan Satgas Covid 19 pusat, Kalbar ditetapkan sbg wilayah PPKM, ini disebabkan meningkatnya angka keterjangkitan Covid. Angka kematian di Kalbar meningkat 2 kali” tulis Sutarmidji.

“Saya minta yg taraweh di masjid tetap jaga jarak dan pakai masker, yang punya penyakit bawaan lbh baik taraweh di rumah saja.”

Dalam pelaksanaan PPKM Mikro di Kalimantan Barat, Sutarmidji akan bertindak tegas kepada masyarakat yang tidak mematuhi aturan ini.

“Warung kopi, cafe akan dibatasi jam operasinya. Mereka yang membandel dapat dikenakan tindakan” Pungkasnya

Continue Reading

Lintas Kalbar

Disporapar Kalbar Terima Audiensi PMKRI Cabang Pontianak

Published

on

By

Disporapar Kalbar Terima Audiensi PMKRI Cabang Pontianak
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kalbar, Windy Prihastari bersama pengurus PMKRI Cabang Pontianak

Gencil News – Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kalbar, Windy Prihastari, menerima audiensi dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Cabang Pontianak.

“Audiensi ini sebagai bentuk silaturahmi dan perkenalan setelah pergantian pengurus Organisasi PMKRI Cabang Pontianak,” kata Windy Prihastari

Kadisporapar Kalbar ini menerangkan bahwa PMKRI Cabang Pontianak yang diwakili oleh presidium pendidikan dan kaderisasi, dan Presedium Hubungan Perguruan Tinggi

“Jadi audiensi ini PMK cabang Pontianak ingin berpartisipasi dalam kegiatan Disporapar Kalbar,” ujarnya

Ia mengatakan, selain untuk silaturahmi, PMKRI Cabang Pontianak dalam audiensi ini. Mengutarakan keinginan anggota PMKRI yang ingin sekali berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Disporapar Provinsi Kalbar.

Ia juga sangat mengapresiasi semangat dan keinginan PMKRI Cabang Pontianak ini. Dengan harapan kedepannya dapat bekerjasama, bersinergi program dan kegiatan.

Selain itu juga agar dapat menjalin silaturahmi untuk mewujudkan pemuda yang unggul dan berprestasi di Provinsi Kalimantan Barat.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Lasarus Sampaikan Ungkapan Belasungkawa atas Berpulangnya Ibunda Sutarmidji

Published

on

Lasarus Sampaikan Ungkapan Belasungkawa atas Berpulangnya Ibunda Sutarmidji

Gencil News – Lasarus Sampaikan Ungkapan Belasungkawa atas Berpulangnya Ibunda Sutarmidji. Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Lasarus menyampaikan ungkapan belasungkawa atas wafatnya ibunda Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Hj. Djaedah binti Said Lajim. Ungkapan duka tersebut disampaikan Lasarus dalam keterangan pers yang dibagikannya kepada awak media, Sabtu (17/4/2021).

“Mewakili seluruh kader, pengurus, simpatisan dan segenap keluarga besar PDI Perjuangan, saya menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya ibunda Gubernur Kalimantan Barat, almarhumah Hj. Djaedah binti Said Lijam. Semoga mendiang ibunda Pak Gubernur ditempatkan di sisi-Nya yang paling baik serta diampuni segala kesalahannya selama di dunia,” ungkap Lasarus dalam keterangan pers yang dibagikannya, Sabtu (17/21).

Lasarus melanjutkan, segenap keluarga besar PDI Perjuangan Kalimantan Barat juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan. Semoga, kata dia, keluarga besar Sutarmidji diberi keikhlasan dan ketabahan.

“Kepada Pak Gubernur dan seluruh keluarga besarnya, kiranya diberi ketabahan atas kehilangan ini,” harap Ketua Komisi V DPR RI tersebut.

Mendiang Hj. Djaedah wafat pada usia 85 tahun. Sebelum dimakamkan di TPU Jalan Merdeka, Gang Merak 1, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, almarhumah terlebih dahulu disemayamkan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING