Kubu Raya Dan Pontianak Berlakukan Pembatasan Sampai Pukul 21.00
Connect with us

Lintas Kalbar

Kubu Raya Dan Pontianak Berlakukan Pembatasan Sampai Pukul 21.00

Published

on

Kubu Raya Dan Pontianak Berlakukan Pembatasan Sampai Jam 21 : 00
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melaksanakan operasi gabungan

Gencil News – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melaksanakan operasi gabungan bersama Satpol PP Kota Pontianak, Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, TNI dan Polri untuk menutup sejumlah warung kopi (warkop)/kafe dan merazia pengunjung fasilitas umum (fasum) sehubungan dengan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kalbar Rabu (22/04/2021).

Kepala Satpol PP Provinsi Kalbar Y. Anthonius Rawing mengatakan, operasi gabungan ini untuk melaksanakan PPKM Mikro. Sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2021 yang kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 280/Kesra/2021.

PPKM Mikro berlaku mulai tanggal 20 April 2021 sampai dengan 3 Mei 2021 di seluruh kabupaten/kota se-Kalbar.

“Warkop/kafe jam operasionalnya hingga pukul 21.00 WIB, bila masih ada yang buka lebih dari jam ini. Terpaksa kami minta untuk menutup tempat usahanya. Untuk fasum, Kami merazia pengunjung yang kedapatan masih melakukan aktivitas di sana hingga malam hari,” ungkap Anthonius Rawing.

“Mengapa Kami (Satpol PP Provinsi Kalbar) turun langsung di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Sebab Kota Pontianak merupakan ibu kota provinsi dan Kabupaten Kubu Raya adalah wilayah penyangga serta menjadi pintu masuk orang dari luar Kalbar melalui udara,” terangnya

Dalam kesempatan yang sama Kepala Seksi Kewaspadaan Dini Satpol PP Provinsi Kalbar Alexander Batutebo memberikan penjelasan hasil kegiatan operasi gabungan ini.

“Untuk wilayah Kabupaten Kubu Raya, ada 4 warkop dan kafe yang menjadi sasaran yaitu Central Cafe di Jl. Alianyang, Cafe Lokale, Kedai KoppiKite, dan Kopi Juragan di Jalan Raya Desa Kapur,” ungkap Batutebo.

Mengurangi jumlah pengunjung

Ia menerangkan, Pengelola warkop/kafe untuk dapat mematuhi ketentuan jam operasional yang telah disosialisasikan. Membatasi jumlah pengunjung dengan mengurangi 50% dari kapasitas meja yang tersedia, menyediakan sarana cuci tangan dengan kelengkapannya, tidak melayani pengunjung yang tidak mempunyai dan memakai masker dengan benar, kecuali saat makan/minum dsb.

Kepada pengunjung yang kedapatan tidak mempunyai masker menghimbau untuk segera memiliki, dengan membeli di lokasi terdekat. Apabila tidak mengindahkan protokol kesehatan maka harus meninggalkan lokasi.

“Alhamdulillah, dalam pelaksanaan operasi gabungan ini, pengunjung membubarkan diri dengan kesadaran sendiri dan pengelola mau bekerja sama,” jelasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Leysandri Sebut Perda Sebagai Payung Hukum Bagi Pemerintah Daerah

Published

on

By

Leysandri Sebut Perda Sebagai Payung Hukum Bagi Pemerintah Daerah
Sekda Kalbar Leysandri

Gencil News – Sekda Kalbar Leysandri mewakili Gubernur Sutarmidji menyampaikan pendapat Gubernur Kalbar. Terhadap 2 (Dua) Buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa/Usul Inisiatif DPRD Provinsi Kalbar.

Raperda tersebut masing-masing tentang, Pengelolaan Jasa Lingkungan, Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Dalam penyampaian yang dibacakan Leysandri mengatakan bahwa pembentukan peraturan daerah tentang jasa lingkungan sangat penting. Dalam memberikan perlindungan, baik terhadap lingkungan maupun kepada masyarakat dan pengendalian aktivitas masyarakat (khususnya kegiatan usaha). Untuk menunjang perekonomian nasional pada umumnya dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta perekonomian daerah Kalbar pada khususnya.

“Dalam konteks inilah peraturan daerah dapat berperan untuk mengatur tentang pengelolaan lingkungan hidup. Agar dapat memberikan kontribusi dalam melindungi masyarakat dan lingkungan hidup, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah. Karena dengan adanya peraturan daerah ini memberikan payung hukum bagi pemerintah daerah. Untuk mengatur mengenai pengelolaan jasa lingkungan hidup secara legal,” jelasnya, Jumat (18/06/2021)

Ia mengatakan bahwa Pemprov Kalbar telah membentuk Peraturan Gubernur sebagai panduan teknis pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Untuk melakukan peningkatan pengendalian kebakaran lahan dan atau melalui kegiatan pencegahan, pemadaman dan penanganan pasca kebakaran/pemulihan. Serta melakukan kerjasama dan saling berkoordinasi dan meningkatkan peran serta masyarakat.

Peraturan Gubernur Nomor 103 Tahun 2020 mengatur tentang tata cara masyarakat dalam membuka lahan dengan cara membakar dengan sistem pembakaran terkendali.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Pangdam XII Tanjungpura Kawal Penanganan Covid-19 Di Perbatasan

Published

on

By

Pangdam XII Tanjungpura Kawal Penanganan Covid-19 Di Perbatasan
Pangdam XII/TPR Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad

Gencil News – Pangdam XII/TPR Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan pengawalan pekerja migran Indonesia (PMI) di perbatasan tidak ada kendala. Karena kerja sama para Bupati serta stakeholder terkait dalam menanganani Covid-19 di perbatasan.

“Pengawalan PMI di PLBN sampai saat ini berjalan dengan baik, berkat kerjasama para Bupati dan stakeholder terkait. Semua sudah bekerja keras dalam mengawal PLBN dari masyakarat yang pindah dari Malaysia ke Kalbar maupun sebaliknya,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa operasi penanganan ini dalam rangka bekerjasama melaksanakan penanganan secara profesional.

“Kita ketat menjaga pintu masuk, sehingga peran kepala desa dan camat betul-betul harus mengetahui warganya. Apabila ada yg baru kembali dari malaysia harus segera ditangani,” pesannya

Muhammad Nur Rahmad mengungkapkan sejak Mei pihaknya melakukan pembentukan posko di desa hingga tingkat RT membantu proses pembentukan posko. Dengan update trakhir mencapai 100 persen.

“Mari berdayakan posko-posko untuk mendukung pelaksaan pencegahan covid-19. Hasil operasi kita bentuk 20 tim untuk menggarap sasaran desa RT yang zona merah,” paparnya

Dia berpesan kepada masyarakat agar tidak ragu-ragu untuk divaksin, ikuti secara bertahap. Datangi tempat yang sudah ada untuk mendapatkan vaksinasi.

“Jika mau daftar melalui online bisa, jika ingin mendaftar manual juga bisa, datangi tempat-tempat yang sesuai aturan gelombangnya. Sambutlah vaksinasi ini dengan suka cita,” pesan Pangdam XII/TPR.

Ia mengungkapka selama ini pengetatan jalan tikus pada wilayah perbatasan juga sudah terjaga dengan ketat.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Pangdam Nur Rahmad Ucapkan Terima Kasih Kepada Lurah dan RT

Published

on

Pangdam Nur Rahmad Ucapkan Terima Kasih Kepada Lurah dan RT
Rapat kali ini dihadiri oleh Gubernur Kalbar, Ketua DPRD Prov. Kalbar, Pangdam XII/Tpr, Wakapolda Kalbar, Danlanud Supadio, Danlantamal XII/Pontianak, Kajati dan Kapengti Kalbar, para pejabat utama Kodam XII/Tpr serta para pejabat terkait lainnya. - Foto Pendam XII TPR

Gencil News – Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan terima kasih kepada para Kepala Desa dan Ketua RT di Kalbar yang telah bekerja secara maksimal, sehingga PPKM Skala Mikro dapat mencapai seratus persen. Saat ini sudah ada lebih dari 2.031 Posko PPKM Mikro di Kalbar.


“Para Ketua RT kita luar biasa. Mereka sudah bisa mengorganisir masyarakatnya sehingga tetap produktif. Mudah mudahan dengan adanya capaian seratus persen Posko – posko di Desa maupun RT ini bisa mempercepat perubahan perilaku masyarakat untuk taat dan patuh terhadap protokol kesehatan,” ucap Pangdam pada Rapat Evaluasi Pelaksanaan Satgas Penanganan Covid-19 di Wilayah Perbatasan dan PPKM Skala Mikro (18/06/2021)

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, terkait penanganan pelintas batas dan Pekerja Migran Indonesia di perbatasan saat ini Satgas tidak mengalami kendala. Semua berjalan dengan baik berkat kerjasama semua pihak.

“Saya kira semuanya sudah bekerja keras bisa mengawal dalam mengkanalisasi kejadian menonjol di perbatasan, dan Alhamdulilah itu tidak menyebar,” kata Pangdam.

Selanjutnya Pangdam mengatakan, terkait dengan vaksinasi, Kodam XII/Tpr nantinya akan melaksanakan serbuan teritorial vaksinasi. Masyarakat yang belum divaksin diharapkan dapat ikut serta dan tidak tidak perlu takut untuk divaksin.

“Kita tentara sudah divaksin semua. Mau vaksin Sinovac dan Astrazeneca sudah semua dan tidak ada masalah. Jadi jangan ragu ragu. Ayo masyarakat secara bertahap ikuti. Ada tempat – tempat yang sudah ditentukan dalam serbuan teritorial. Sambut vaksin dengan sukacita jangan takut,” himbau Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Pendapat Gubernur Kalbar Soal Dua Perda Inisiatif DPRD

Published

on

Pendapat Gubernur Kalbar Soal Dua Perda Inisiatif DPRD
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ir. H. Prabasa Anantur, MH. dan dihadiri 37 Anggota DPRD, Staf Ahli Gubernur, Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Biro dilingkungan Pemprov Kalbar dan Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN dan BUMD Provinsi Kalbar.

Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L Leysandri, S.H menyampaikan pendapat Gubernur Kalbar Terhadap 2 (Dua) Buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa/Usul Inisiatif DPRD Provinsi Kalbar masing-masing tentang:


1. Pengelolaan Jasa Lingkungan
2. Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan,
Pada masa persidangan III (Ketiga) DPRD Provinsi Kalbar di Ruang Balairung Sari Kantor DPRD Provinsi Kalbar, Jum’at (18/6/2021).

Dalam penyampaian yang dibacakan Sekda Kalbar, A.L Leysandri, S.H mengatakan, bahwa pembentukan peraturan daerah tentang jasa lingkungan sangat penting dalam memberikan perlindungan, baik terhadap lingkungan maupun kepada masyarakat dan pengendalian aktivitas masyarakat (khususnya kegiatan usaha) untuk menunjang perekonomian nasioanal pada umumnya dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta perekonomian daerah Kalbar pada khususnya.

“Dalam konteks inilah peraturan daerah diharapkan dapat berperan untuk mengatur tentang pengelolaan lingkungan hidup agar dapat memberikan kontribusi dalam melindungi masyarakat dan lingkungan hidup, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah, karena dengan adanya peraturan daerah ini memberikan payung hukum bagi pemerintah daerah untuk mengatur mengenai pengelolaan jasa lingkungan hidup secara legal,” jelas Sekda Kalbar.

Masih kata A.L Leysandri, S.H., bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah membentuk Peraturan Gubernur sebagai panduan teknis pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan peningkatan pengendalian kebakaran lahan dan atau melalui kegiatan pencegahan, pemadaman dan penanganan pasca kebakaran/pemulihan, melakukan kerjasama dan saling berkoordinasi dan meningkatkan peran serta masyarakat.

Peraturan Gubernur Nomor 103 Tahun 2020 mengatur tentang tata cara yang dilakukan masyarakat dalam membuka lahan dengan cara membakar dengan sistem pembakaran terkendali.

“Kami berharap ke depannya dengan adanya peratururan daerah tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sebagai inisiatif dewan ini dapat menjamin terselenggaranya pengendalian kebakaran hutan dan lahan secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh, memberikan perlindungan bagi seluruh masyarakat dari dampak kebakaran hutan lahan menjaga fungsi kelestarian lingkungan hidup, mendorong partisipasi masyarakat dalam usaha pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta adanya sanksi tegas bagi para pelaku pembakar hutan dan lahan,” ungkapnya.


Kemudian Mantan Sekda Kabupaten Sanggau ini juga mengapresiasi dan menyampaikan bahwa inilah sebenarnya kolaborasi kerjasama antara Pemprov dan Dewan.

“Karena dengan Perda inisiatif ini sangat penting bagi kemajuan Kalbar. Lompatannya bagus, karena isu strategis dari lingkungan, lalu kebakaran hutan dan lahan ini artinya dewan peduli dan ini menunjukan bahwa ada sinergisitas penyelenggaraan pemerintah antar kepala daerah dan dewan,” pungkasnya


Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING