Pemprov Kalbar Buka Seleksi Wisuda Hafizh Dan Hafizah Se-Kalbar
Connect with us

Lintas Kalbar

Pemprov Kalbar Buka Seleksi Wisuda Hafizh Dan Hafizah Se-Kalbar

Published

on

Pemprov Kalbar Buka Seleksi Wisuda Hafizh Dan Hafizah Se-Kalbar
Seleksi Wisuda Hafizh/Hafizhah Se-Kalbar

Gencil News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar melalui Biro Kesra Setda Kalbar akan melaksanakan Wisuda Hafizh/Hafizhah 30 Juz Al-Qur’an, sebagaimana Program Gubernur Kalbar mencetak 5.000 Hafizh/Hafizhah 30 Juz se-Kalimantan Barat.

Dalam hal ini yang mana wisuda tersebut akan melalui Uji kompetensi terhadap calon Hafizh/Hafizhah yang akan wisuda.

Uji Kompetensi Hafizh/Hafizhah se-Kalimantan Barat Tahap I Tahun 2021 :

SYARAT PENDAFTARAN WISUDA :

  • Surat Pengantar dari Bupati/Walikota/Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota;
  • Surat Keterangan dari Pimpinan Ponpes/Rumah Tahfizh dan sejenisnya, sekolah, perguruan tinggi di Kalbar bahwa Hafizh/Hafizhah benar merupakan santri/murid di Ponpes/Rumah tahfizh dan sejenisnya/sekolah/perguruan tinggi tersebut dan telah menyelesaikan 30 Juz Al-Qur’an;
  • Fotocopy KTP/Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa;
  • Fotocopy Kartu Keluarga;
  • Pas Foto Berwarna Ukuran 4 x 6 = 4 lembar (latar belakang biru);
  • Batas Maksimal  Umur 26 tahun  11 bulan 29 hari sampai batas waktu wisuda.

TAHAPAN PELAKSANAAN WISUDA :

  • Pendaftaran Tahap I ditujukan kepada Panitia Wisuda Hafizh/Hafizhah Kalimantan Barat, Biro Kesra Setda Prov. Kalbar Lantai III Kantor Gubernur Kalbar melalui e-mail : ro.kesra.provkalbar@gmail.com. Sementara panitia menerima berkas paling lambat tanggal 17 Maret 2021;
  • Untuk pelaksanaan Uji kompetensi Tahap I bagi Hafizh/Hafizhah yaitu secara virtual oleh Tim Penguji LPTQ Prov. Kalbar, pada tanggal 23 – 25 Maret 2021;
  • Pelaksanaan Wisuda Tahap I Hafizh/Hafizhah pada tanggal 7 April 2021.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tomi Hardiansyah No HP 081256306187 atau Biro Kesra Setda Provinsi Kalbar Telepon (0561) 736541 Psw 125.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Sekda Kalbar Dorong Tujuh Kabupaten Tingkatkan Pelaksanaan SAKIP

Published

on

By

Sekda Kalbar Dorong Tujuh Kabupaten Tingkatkan Pelaksanaan SAKIP
Sekda Kalbar Leysandri

Gencil News – Sekda Kalbar Leysandri meminta kepada tujuh Pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan melayani secara adil dan bijaksana melalui SAKIP.

SAKIP adalah sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, di mana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan. Sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.

Penyelenggaraan SAKIP mempunyai tujuan akhir pada peningkatan kualitas pelayanan publik, melalui sejumlah perubahan seperti  perencanaan strategis yang berkualitas, penjabaran kinerja, keterlibatan dari pemangku kepentingan, serta pelaporan kinerja yang berkualitas.

“Saya berharap kegiatan ini mampu mendorong tujuh Kabupaten di wilayah Kalbar. Yaitu Kabupaten Bengkayang, Kayong Utara, Kubu Raya, Landak, Melawi, Sanggau dan Sintang untuk meningkatkan penyelenggaraan SAKIP di daerah masing-masing. Dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, melayani secara adil dan bijaksana melalui perbaikan-perbaikan yang ditindak lanjuti,” ungkapnya saat membuka acara Pendampingan Penguatan Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Rabu (16/6/2021).

Ia juga menyampaikan, bahwa proses panjang dalam mewujudkan tanggung jawab moral untuk melakukan reformasi birokrasi. Sebagai pintu masuk dalam melakukan akselerasi pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Pemprov Kalbar Gelar Vaksinasi Massal, Pendaftar Capai 525 Orang

Published

on

By

Pemprov Kalbar Gelar Vaksinasi Massal, Pencaftar Capai 525 Orang
Gubernur Kalbar Sutarmidji tinjau kegiatan vaksinasi

Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat melakukan peninjauan terhadap kegiatan vaksinasi kepada masyarakat secara massal. Vaksinasi massal tersebut terlaksana di GOR Pangsuma Pelataran GOR Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Kamis (17/6/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson, Kasat Pol PP Kalbar, Anthonius Rawing,dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Kalbar, Sefpri Kurniadi turut mendampingi Gubernur Kalbar.

Dari keterangan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harison mengatakan, bahwa pada hari ini yang mendaftar vaksin secara online ada 525 orang. Namun ada yang datang secara manual atau tidak mendaftar secara online, tapi tetap difasilitasi.

“Targetnya kita melaksanakan vaksinasi ini selama tiga hari mulai tanggal 17, 18, dan 19 Juni 2021. Setelah itu nanti akan berkeliling ke tempat-tempat lain di mal-mal. Agar masyarakat dapat mengakses dengan mudah pelayanan vaksinasi Covid-19 ini,” jelasnya.

Untuk vaksinasi hari ini, rata rata usia 40 tahun ke atas, dan masyarakat menyambut antusias. Supaya tidak terjadi kerumunan, maka pendaftaran wajib melalui online.

“Makanya pendaftarannya harus online. Kalau pendaftarannya online, kami sudah susun nanti siapa, nomor berapa, dan datang harus jam berapa,” pinta Harison.

Untuk masyarakat, persyaratan untuk mendapatkan vaksinasi hanya dengan membawa Kartu Identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu masing-masing wajib membawa alat tulis.

“Persyaratannya hanya dengan membawa KTP, nanti bawa juga alat tulis, karena mereka harus menulis untuk riwayat penyakitnya,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, persediaan vaksin di Kalbar masih banyak. Karena kemaren Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota ini terpaku hanya untuk lansia, ke depan akan kita tingkatkan cakupan pelayanannya kepada semua usia.

“Nanti akan kita buka pelayanan untuk usia yang lain diharapkan masyarakat akan banyak yang ingin divaksin. Sehingga mempercepat cakupan pelayanan vaksin kita. Pemprov Kalbar juga bekerja sama dengan Kodam, Bakesdam dan Biddokkes Polda Kalbar. Nanti ke depan masing-masing akan terus bekerja sama untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 ini,” tutupnya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Leysandri Minta Pemda Tak Ragu Berikan Bantuan Hukum Dan Sengketa

Published

on

By

Leysandri Minta Pemda Tak Ragu Berikan Bantuan Hukum Dan Sengketa
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar Leysandri

Gencil News – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar Leysandri membuka secara resmi Rapat Koordinasi Bantuan Hukum Provinsi Kalbar Tahun 2021. Biro Hukum Setda Provinsi Kalbar yang menginisiasi kegiatan rakot tersebut.

Dalam hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No.12 Tahun 2014 dengan didasari banyaknya persoalan hukum yang muncul. Baik itu di Kemendagri maupun Pemda, maka dengan aturan tersebut agar Pemda tidak ragu-ragu lagi. Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dalam memberikan bantuan hukum dan penyelesaian sengketa.

Sekda Kalbar dalam sambutannya mengatakan, sebagai langkah pencegahan berbagai permasalahan hukum litigasi dan nonlitigasi, serta upaya efektifitas supremasi hukum pelaksanaan pemerintah. Maka peran biro hukum/bagian hukum sangat perlu.

“Seperti memaksimalkan peran biro hukum dan bagian hukum dalam memfilter berbagai kebijakan dan penyelesaian permasalahan hukum Pemerintah Daerah. Memperhatikan konsistensi kapasitas SDM dengan meningkatkan kualitas dalam melaksanakan tugas dan fungsi bidang hukum,” ucapnya, Rabu (16/6/2021).

Rakor bantuan hukum kali ini merupakan momen yang tepat dan positif sebagai tolok ukur penyelesaian penanganan perkara di daerah.

“Apalagi sering kali kita mendengar istilah tidak ada makan siang gratis. Dalam artian tentu hal ini menjadi tantangan dan sangat kontradiktif dengan prinsip penegakan hukum atau istilah lain hendaklah adanya penegakan keadila, walau langit akan runtuh,” jelas Sekda Kalbar.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Sutarmidji Optimis Kalbar jadi Penyumbang PDRB Terbesar Se-Kalimantan

Published

on

Sutarmidji Optimis Kalbar jadi Penyumbang PDRB Terbesar Se-Kalimantan
Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menjadi narasumber pada diskusi yang diselenggarakan oleh Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD)

Gencil News – Gubernur Sutarmidji menyampaikan rasa optimisnya, dalam lima tahun kedepan, Kalbar akan menjadi penyumbang terbesar PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) se- Kalimantan.

Rasa optimis tersebut, Gubernur Sutarmidji sampaikan pada  pada diskusi yang diselenggarakan oleh Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD. )

Pada diskusi pakar IV dengan topik “Desentralisasi Ekonomi: Peran Tata Kelola Ekonomi Daerah terhadap Ultimate Goals_Otonomi Daerah” Rabu (16/6/2021).

Menurut Sutarmidji, Kalbar merupakan penghasil CPO terbesar kedua se-Indonesia yang jumlah produksinya kurang lebih 4 juta ton per tahun.

Akan tetapi, tegas Gubernur Kalbar, adapun yang tercatat di Kalbar belum separuhnya, karena pintu ekspornya masih melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, Lampung, Belawan dan lain sebagainya.

Sutarmidji berharap, dengan adanya Pelabuhan Internasional Kijing dan Perbatasan Badau, setengah dari ekspor sudah tercatat di Kalbar. Apabila 4 juta ton sudah tercatat di Kalimantan Barat sepenuhnya, maka Kalbar akan bersaing dengan Kalimantan Timur sebagai peyumbang PDRB terbesar se-Kalimantan.


“Selama menjabat Gubernur, semenjak September 2018 sampai sekarang ini, sudah bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp1,7 triliun menjadi Rp2,4 triliun sampai Rp2,5 triliun. Artinya, Pemerintahannya sudah bisa meningkatkan pendapatan sebesar Rp700 miliar sampai Rp800 miliar sampai dengan saat ini. Dan saya yakin bisa sampai Rp3 triliun nantinya,” ungkap Gubernur.


Pada Sektor Pertanian harus lebih dikembangkan. Jika hanya mengandalkan sektor pertambangan saja, akan berdampak pada kerusakan lingkungan hidup.


“Sektor Pertanian juga merupakan Sektor yang ingin lebih dikembangkan, karena kalau hanya mengandalkan sektor pertambangan saja akan berdampak pada kerusakan lingkungan dan lain sebagainya,” lanjut Mantan Walikota Pontianak dua periode.


Gubernur Kalbar meminta kepada KPPOD agar Balai Latihan Kerja diganti menjadi Pusat Sertifikasi Keahlian. Dia juga meminta Pemerintah Pusat dan Daerah, agar meningkatkan indikator desa-desa yang belum maju dan mandiri di Indonesia.


“Saya minta indikator desa-desa dapat ditingkatkan, agar dapat lebih maju dan mandiri. Untuk itu diharapkan dalam menggunakan dana desa dapat melengkapi indikator yang ada, supaya desa mandiri menjadi bertambah,” tutup Gubernur Kalbar.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING