Satgas Pamtas Gagalkan PMI Non Prosedural "Jalur Tikus"
Connect with us

Kabupaten Sintang

Satgas Pamtas Gagalkan PMI Non Prosedural “Jalur Tikus”

Published

on

Satgas Pamtas Gagalkan PMI Non Prosedural "Jalur Tikus"
Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma mengamankan satu orang PMI Non Prosedural tersebut bermula ketika anggota Pos Nanga Bayan Serka Marwoto melihat gerak gerik orang yang mencurigakan berjalan ke arah Gapura Pos Nanga Bayan.

Gencil News – Jalur tikus wilayah perbatasan kerap dijadikan jalan pintas baik masuk ke Malaysia maupun keluar oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) guna menghindari pemeriksaan petugas.

Kali ini upaya tersebut digagalkan personel Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma di jalur tikus wilayah Pos Nanga Bayan, Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang.

Satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma mengamankan satu orang PMI Non Prosedural tersebut bermula ketika anggota Pos Nanga Bayan Serka Marwoto melihat gerak gerik orang yang mencurigakan berjalan ke arah Gapura Pos Nanga Bayan.

Selanjutnya, guna memastikan, Serka Marwoto menghentikan orang tersebut untuk menanyakan identitas serta tujuan.

Usai diperiksa, orang tersebut berinisial SR (35) warga Dusun Sungai Buaya, Desa Got Jaya Bhakti, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, yang tidak dilengkapi dokumen dengan tujuan akan bekerja di Lacau Malaysia.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan dalam keterangannya di Kabupaten Kapuas Hulu.

Dikatakan Dansatgas, jalur tikus sepanjang wilayah perbatasan kerap dijadikan para pelaku tindak pelanggaran hukum, seperti peredaran barang-barang ilegal, Narkoba dan PMI. Guna menghindari pemeriksaan dari petugas sesuai prosedur keimigrasian.

“Satgas Pamtas Yonif 407/PK akan terus memperketat jalur-jalur tidak resmi dengan patroli rutin guna mencegah kegiatan ilegal, lalu lintas barang dan orang. Ini merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan RI-Malaysia khususnya di sektor timur,” terang Dansatgas.

Selanjutnya, satu orang PMI Non Prosesural SR diserahkan kepada perangkat Desa Nanga Bayan untuk penanganan lebih lanjut. 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Sintang

Gratis Swab Antigen Bagi Yang Ingin Masuk Ke Sintang

Published

on

Gratis Swab Antigen Bagi Yang Ingin Masuk Ke Sintang

Gencil News – Posko tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang yang berjaga pada perbatasan Sintang – Sekadau. Akan memeriksa semua orang yang akan masuk ke Kabupaten Sintang.

Setiap kendaraaan yang akan masuk ke Sintang, terlebih dulu akan melalui pemeriksaan swat antigen. Dan untuk pemeriksaan ini tidak dikenakan biaya alias gratis.

Pada saat pemberlakuan pembatasan atau larangan untuk mudik. Pemerintah Daerah di Kalimantan Barat menyiapkan aturan. Dimana, aturan tersebut mengatakan bahwa, untuk masuk ke suatu daerah wajib menunjukan surat keterangan negatif covid-19 atau wajib menyertakan SIKM.

Bagi yang tidak dapat menunjukan surat keterangan negatif, Pemkab Sintang telah menyiapkan pemeriksaan swab antigen gratis.

Pemkab telah menyiapkan kurang lebih 3000 Reagen Kit rapid antigen dan PCR. Kepala Dinas Kesehatan Sintang mengatakan bahwa petugas kesehatan yang berada di Posko akan bersiap selama 24 jam.

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Sintang Babak Belur Dihantam Covid-19, Pemkab Butuh Bantuan Provinsi

Published

on

Sintang Babak Belur Dihantam Covid-19, Pemkab Butuh Bantuan Provinsi

Gencil News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang saat ini membutuhkan bantuan dari Provinsi untuk penanganan Covid-19 di daerah itu. Bupati Jarot menyampaikan bahwa pada situasi sekarang ini, Rumah Sakit di Kabupaten Sintang adalah tempat rujukan dari Kapuas Hulu, Melawi dan Sekadau.

Dikutip dari Tribun Kalbar-Bupati Jarot menjelaskan keadaannya ” “Kita nih babak belur, ini pasien dari kapuas hulu dan melawi, Sekadau ke Sintang, karena kita kan rumah sakit rujukan. Dalam situasi seperti ini provinsi bantu lah apa yang bisa dibantu,” tegasnya.

Dalam situasi sekarang ini, Bupati Jarot mengharapkan bantuan berupa sarana dan prasarana, termasuk peningkatan kesejahteraan para tenaga kesehatan.

Menurut Jarot, saat ini selain kondisi orang yang harus disiplin protokol kesehatan. Tenaga kesehatan juga memiliki peranan penting, untuk itu kepada nakes, kondisinya lahir dan batinnya harus sehat.

“Makin banyak positif dan dirawat, mereka sudah lelah dan capek. Berilah motoviasi pada seluruh pihak, tim satgas capek juga. Saya biasa masuk ruang isolasi, sampai orang khawatir saya kena corona. Saya masuk untuk memberi suport pada nakes dan pasien. Artinya, kita jagalah Sintang dari corona. Para nakes mereka manusia biasa, yang juga bisa lelah, apalagi tingkat kesejahterannya tidak diperhatikan,” jelasnya.

Bupati Jarot juga menanggapi himbauan Gubernur Kalbar soal, jika tidak ada kepentingan untuk menunda perjalanan ke Sintang.

Himbauan tersebut menurut Jarot, sangat membantu Pemkab Sintang sebagai upaya pencegahan perebakan virus corona. Namun ada sejumlah persoalan lain yang dapat menjadi pertimbangan, yaitu persoalan ekonomi.

Menurutnya mobilitas keluar masuk sales dan kendaraan sangat tinggi di Sintang, teradapat kurang lebih 300 kendaraan yang hilir mudik. Atas keadaan ini pihaknya tengah memperkuat pengawasan keluar masuk Sintang.

Continue Reading

Kabupaten Sintang

Harisson Blusukan Ke Sintang Tangani Langsung Kasus Covid-19

Published

on

By

Harisson Blusukan Ke Sintang Tangani Langsung Kasus Covid-19
Harisson saat menyampaikan edukasi bahaya covid-19 di warung kopi di jalan lintas melawi (Istimewa)

Gencil News – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson blusukan ke warkop dan kade di Kabupaten Sintang untuk memantau penanganan Covid-19.

Harisson mengungkapkan kedatangannya ke Sintang atas perintah Gubernur Kalbar Sutarmidji untuk memantau langsung penanganan Covid-19 yang terjadi peningkatan.

“Atas perintah langsung dari Gubernur, saya dan tim melakukan pantauan ke Sintang. Kami melihat langsung cara penanganan Covid-19 di Sintang. Kami juga membawa bantuan obat-obatan dan Hazmat untuk RSUD Sanggau dan RSUD Sintang” kata Harisson

Usai ditemukan satu orang positif corona berdasarkan pemeriksaan Rapid Tes Antigen. Harisson memberikan edukasi kepada pengunjung warung kopi di jalan lintas melawi.

Ia mengingatkan kepada yang hasil rapid antigennya negatif untuk tetap berhati-hati karena jika menjalani pemeriksaan menggunakan PCR bisa saja hasilnya positif.

“Adik-adik jangan bahagia, kalau hasil rapid antigennya negative, itu belum tentu anda negative, kalau kita masukan mesin PCR, mungkin adik-adik positif. Apalagi tadi, temen ngobrolnya itu, yang tadi positif, itu kalau kami PCR, itu pasti anda juga positif,” kata Harisson, Jumat 16 April 2021.

Harisson juga berharap kepada yang berstatus OTG untuk tidak menjadi penyebab tertularnya kerabat, atau keluarga. Terlebih jika orang yang melakukan kontak langsung menderita penyakit komorbid.

Ia mengungkapkan agar upaya pemerintah memperketat pintu masuk ke Kalbar dengan mewajibkan swab PCR baik lewat udara maupun air, harus dibarengi dengan kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Agar upaya pemerintah tidak sia-sia.

“Maka percuma kita menghadang orang luar masuk ke sini kalau masyarakatnya sendiri di wilayah kalbar tidak menerapkan protokol kesehatan. Tetap penyakitnya akan menyebar seperti sekarang yang terjadi di sintang,” jelasnya




Continue Reading

Kabupaten Sintang

Sutarmidji Ingatkan, Kalau Tak Mendesak Jangan Ke Sintang

Published

on

By

Sutarmidji Ingin Wako dan Bupati Jalankan PPKM Mikro Secara Ketat
Gubernur Kalimantan Barat Imbau masyarakat untuk tidak berkunjung ke Sintang

Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menyebut angka keterjangkitan Covid-19 di Sintang sangat tinggi. Peningkatan kasus Covid-19 di Sintang ini terlihat dari penuhnya tempat tidur pasien Covid-19 di RS yang mencapai 80%.

Terhitung Rabu 14 April 2021 data perkembangan kasus Covid-19 terjadi penambahan 25 kasus baru dan 17 kasus positif pada 15 April 2021.

“Maka saya imbau kalau tidak penting jangan dulu berkunjung ke Sintang,” kata Sutarmidji, Kamis (15/4).

Selain menghimbau untuk tidak berkunjung ke Sintang, Sutarmidji juga mengingatkan agar mengurangi kunjungan ke kabupaten sekitar Sintang seperti Kapuas Hulu, Melawi, Sekadau dan Sanggau.

Daerah tersebut diminta ekstra ketat dalam mengendalikan Covid-19.

Sutarmidji meminta agar Satgas Covid-19 gencar melakukan razia masker dan melakukan swab bagi masyarakat yang mengalami demam, batuk dan flu.

“Yang tidak pakai masker tilang saja. Sekarang ini kondisinya terbilang bahaya. Saya minta masyarakat yang demam, batuk, flu semua harus swab agar tidak fatal,” ujarnya.

Ia juga berharap bupati atau wali kota daerah yang kondisi kasus Covid-19 tinggi harus melakukan beberapa langkah. Seperti razia masker, menghentikan sekolah tatap muka, menerapkan jam malam, bekerja dari rumah (WFH) 50 persen dan batasi orang berkunjung.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING