Sekda Buka Kegiatan Penyusunan Dokumen Perangkat Daerah
Connect with us

Lintas Kalbar

Sekda Buka Kegiatan Penyusunan Dokumen Perangkat Daerah

Published

on

Sekda Buka Kegiatan Penyusunan Dokumen Perangkat Daerah

Gencil News- Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, S.H., membuka kegiatan penyusunan dokumen perencanaan perangkat daerah / forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Provinsi Kalbar dengan tema “Inovasi di tengah pandemi, guna Sinergitas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Desa Tertinggal di Kawasan Perbatasan Negara, Menuju Desa Mandiri”, di Hotel Aston, Kamis (25/2/2021).

Dalam sambutannya, Sekda Kalbar berharap dengan adanya forum OPD ini semua kebijakan, semua instrumen terkait dengan bagaimana masyarakat wilayah perbatasan bisa menjadi sejahtera melalui desa mandiri.

“Oleh karena itu, dalam forum ini saya harapkan. Mari kita secara sinergi bersama-sama melihat peluang-peluang bagaimana program ini bisa dan tentu tidak bertentangan dengan peraturan yang ada. Mudah-mudahan dengan pertemuan forum OPD ini kita saling mengisi, saling memberi saran juga untuk memformulasikan seperti apa program ini sehingga semua OPD Kabupaten/Kota bisa satu payung yang utuh untuk membangun Kalbar khususnya kawasan perbatasan,” ungkap A.L Leysandri

Dikatakannya, karena kita banyak kawasan yang dibangun tapi kalau tidak ada suatu payunh yang mengukur kita sendiri akan sulit mengembangkan prosedur, apalagi kita ingin memperkuat perbatasan ini menjadi kawasan industri atau pertumbuhan ekonomi yaitu PLBN Entikong, Jagoi, Aruk sungai kelik sampai Badau.

“Jadi kalau ini sudah kita manfaatkan PLBN ini jadi kita bisa. Masyarakat Kalbar itu bisa tumbuh dan pertumbuhan ekonomi secara Global,” jelasnya

Sekda Kalbar, A.L Leysandri juga tidak henti-hentinya menghimbau kepada kita untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan.

Disamping itu, kegiatan yang dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kalbar, Angeline Fremalco, S.H. dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan penyusunan dokumen perencanaan perangkat daerah / forum OPD Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalbar.

“Saya ucapkan terima kasih telah melibatkan DPRD dalam rapat hari ini, dalam rapat penyusunan dokumen perencanaan ini, hal ini saya sangat mengapresiasi karena diperuntukan bahwa antara DPRD dan OPD ini terjalin kerja sama dan sinergitas. Jadi jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar memang kita ketahui bersama bahwa itu bersama dengan DPRD Provinsi,” ungkap Angeline

Dirinya juga mengatakan dengan melibatkan hadir di sini menunjukan bahwa ada sinergitas antara eksekutif dan legislatif Provinsi Kalbar.

“Maka itu saya menyambut baik rapat kerja ini, kita perlu meningkatkan inovasi di tengah pandemi,” pungkasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Alasan Kalbar Masuk PPKM Mikro, Yang Nakal Akan Ditindak

Melalui laman Facebook, Gubernur Sutarmidji menegaskan bahwa aktivitas warkop, cafe akan dibatasi jam operasionalnya. Bahkan, jika ada yang bandel dapat dikenakan tindakan.

Published

on

Alasan Kalbar Masuk PPKM Mikro, Yang Nakal Akan Ditindak
Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di YouTube. Mengatakan alasan penerapan PPKM Mikro ini berdasarkan pertimbangan paramater kasus aktif COVID-19.📸 Ilustrasi Dok

Gencil News – Pemerintah Pusat telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro mulai besok hingga 3 Mei. Ada tambahan 5 provinsi, termasuk Provinsi Kalimantan Barat. Lalu apa alasan, Kalbar harus menerapkan PPKM skala mikro?

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di YouTube. Mengatakan alasan penerapan PPKM Mikro ini berdasarkan pertimbangan paramater kasus aktif COVID-19.

“Berdasarkan parameter kasus aktif, maka ditambahkan 5 provinsi. Satu Sumbar, dua Jambi, tiga Bangka Belitung, empat Lampung, dan Kalimantan Barat,” ujar Airlangga.

“PPKM dan PPKM mikro yang diterapkan Januari sampai Februari telah berhasil mengendalikan penyebaran COVID, di mana rata-rata kasus aktif terus menurun. Januari 15,43 persen, Februari 13,57 persen, Maret 9,52 persen, dan April 7,23 persen. Kasus aktif mingguan, minggu ke-2 Februari 176.291 kasus, minggu ke-3 April menjadi 106.243 kasus per minggu,”jelas Airlangga.

Berdasarkan evaluasi tersebut, ujar Airlangga, pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang dan memperluas cakupan PPKM Mikro. Perpanjangan dilakukan selama dua minggu, yaitu mulai tanggal 20 April sampai dengan 3 Mei 2021.

Data covid-19 Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar

Sementara itu melalui laman facebook, Gubernur Kalbar Sutarmidji juga telah menyampaikan pengumuman serupa.

Gubernur mengumumkan bahwa Provinsi Kalimantan Barat pada saat ini untuk angka keterjangkitan mengalami kenaikan. Serta angka kematian diketahui meningkat sebanyak dua kali lipat.

Untuk mengantisipasi lonjakan kenaikan kasus konfirmasi positif covid-19 pada saat bulan puasa. Sutarmidji mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Saya minta yg taraweh di masjid tetap jaga jarak dan pakai masker, yang punya penyakit bawaan lebih baik taraweh di rumah saja” pintanya.

Data Screen shoot Facebook Bang Midji

Dan selanjutnya akan ada pembatasan jam operasional untuk warung kopi atau cafe. Dan tindakan tegas menanti bagi yang melanggar.

“Warung kopi, cafe akan dibatasi jam operasinya. Mereka yang membandel dapat dikenakan tindakan” tegas Sutarmidji.

Klik gambar, anda akan menuju ke google play untuk download aplikasi GencilNews
Continue Reading

Lintas Kalbar

Kalbar Masuk Wilayah PPKM Mikro, Aktivitas Masyarakat Akan dibatasi

Published

on

Kalbar Masuk Wilayah PPKM Mikro, Aktivitas Masyarakat Akan dibatasi
Airlangga Hartarto Foto: dok. Screenshot

Gencil News – Provinsi Kalbar masuk kedalam wilayah PPKM Mikro, Kalbar masuk kedalam wilayah PPKM Mikro, setelah adanya pengumuman dari Pemerintah Pusat soal pembatasan kegiatan masyarakat dengan tambahan 5 (Lima) Provinsi yang akan diterapkan PPKM.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro mulai 20 april hingga 3 Mei 2021.

“Berdasarkan hasil evaluasi, melanjutkan perpanjangan PPKM mikro tahap 6 tanggal 20 April sampai 3 Mei 2021,” kata Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto melalui keterangan pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/4/2021).

Lima provinsi tambahan yang diterapkan  PPKM Mikro adalah Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Lampung dan Kalimantan Barat. Pemberlakuan ini Ini berdasarkan pertimbangan paramater kasus aktif COVID-19.

“Berdasarkan parameter kasus aktif, maka ditambahkan 5 provinsi. Satu Sumbar, dua Jambi, tiga Bangka Belitung, empat Lampung, dan Kalimantan Barat,” ujar Airlangga.

“PPKM dan PPKM mikro yang diterapkan Januari sampai Februari telah berhasil mengendalikan penyebaran COVID, di mana rata-rata kasus aktif terus menurun. Januari 15,43 persen, Februari 13,57 persen, Maret 9,52 persen, dan April 7,23 persen. Kasus aktif mingguan, minggu ke-2 Februari 176.291 kasus, minggu ke-3 April menjadi 106.243 kasus per minggu,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sutarmidji mengumumkan hal tersebut melalui laman facebooknya. Dan Gubernur mengabarkan beberapa ketentuan yang akan dijalani masyarakat.

“Sesuai dgn Keputusan Satgas Covid 19 pusat, Kalbar ditetapkan sbg wilayah PPKM, ini disebabkan meningkatnya angka keterjangkitan Covid. Angka kematian di Kalbar meningkat 2 kali” tulis Sutarmidji.

“Saya minta yg taraweh di masjid tetap jaga jarak dan pakai masker, yang punya penyakit bawaan lbh baik taraweh di rumah saja.”

Dalam pelaksanaan PPKM Mikro di Kalimantan Barat, Sutarmidji akan bertindak tegas kepada masyarakat yang tidak mematuhi aturan ini.

“Warung kopi, cafe akan dibatasi jam operasinya. Mereka yang membandel dapat dikenakan tindakan” Pungkasnya

Continue Reading

Lintas Kalbar

Disporapar Kalbar Terima Audiensi PMKRI Cabang Pontianak

Published

on

By

Disporapar Kalbar Terima Audiensi PMKRI Cabang Pontianak
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kalbar, Windy Prihastari bersama pengurus PMKRI Cabang Pontianak

Gencil News – Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kalbar, Windy Prihastari, menerima audiensi dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Cabang Pontianak.

“Audiensi ini sebagai bentuk silaturahmi dan perkenalan setelah pergantian pengurus Organisasi PMKRI Cabang Pontianak,” kata Windy Prihastari

Kadisporapar Kalbar ini menerangkan bahwa PMKRI Cabang Pontianak yang diwakili oleh presidium pendidikan dan kaderisasi, dan Presedium Hubungan Perguruan Tinggi

“Jadi audiensi ini PMK cabang Pontianak ingin berpartisipasi dalam kegiatan Disporapar Kalbar,” ujarnya

Ia mengatakan, selain untuk silaturahmi, PMKRI Cabang Pontianak dalam audiensi ini. Mengutarakan keinginan anggota PMKRI yang ingin sekali berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Disporapar Provinsi Kalbar.

Ia juga sangat mengapresiasi semangat dan keinginan PMKRI Cabang Pontianak ini. Dengan harapan kedepannya dapat bekerjasama, bersinergi program dan kegiatan.

Selain itu juga agar dapat menjalin silaturahmi untuk mewujudkan pemuda yang unggul dan berprestasi di Provinsi Kalimantan Barat.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Lasarus Sampaikan Ungkapan Belasungkawa atas Berpulangnya Ibunda Sutarmidji

Published

on

Lasarus Sampaikan Ungkapan Belasungkawa atas Berpulangnya Ibunda Sutarmidji

Gencil News – Lasarus Sampaikan Ungkapan Belasungkawa atas Berpulangnya Ibunda Sutarmidji. Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Lasarus menyampaikan ungkapan belasungkawa atas wafatnya ibunda Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Hj. Djaedah binti Said Lajim. Ungkapan duka tersebut disampaikan Lasarus dalam keterangan pers yang dibagikannya kepada awak media, Sabtu (17/4/2021).

“Mewakili seluruh kader, pengurus, simpatisan dan segenap keluarga besar PDI Perjuangan, saya menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya ibunda Gubernur Kalimantan Barat, almarhumah Hj. Djaedah binti Said Lijam. Semoga mendiang ibunda Pak Gubernur ditempatkan di sisi-Nya yang paling baik serta diampuni segala kesalahannya selama di dunia,” ungkap Lasarus dalam keterangan pers yang dibagikannya, Sabtu (17/21).

Lasarus melanjutkan, segenap keluarga besar PDI Perjuangan Kalimantan Barat juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan. Semoga, kata dia, keluarga besar Sutarmidji diberi keikhlasan dan ketabahan.

“Kepada Pak Gubernur dan seluruh keluarga besarnya, kiranya diberi ketabahan atas kehilangan ini,” harap Ketua Komisi V DPR RI tersebut.

Mendiang Hj. Djaedah wafat pada usia 85 tahun. Sebelum dimakamkan di TPU Jalan Merdeka, Gang Merak 1, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, almarhumah terlebih dahulu disemayamkan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

TRENDING