Sutarmidji Bakal Tutup BUMD Yang Tak Menghasilkan
Connect with us

Lintas Kalbar

Sutarmidji Bakal Tutup BUMD Yang Tak Menghasilkan

Published

on

Sutarmidji Bakal Tutup BUMD Yang Tak Menghasilkan
Loading...

Gencil News – Gubernur Kalbar Sutarmidji bakal tutup sejumlah BUMD yang menurutnya belum dapat memberikan kontribusi. Sutarmidji memberikan waktu selama tiga bulan kepada BUMD untuk melakukan pembenahan.

“Saya beri waktu tiga bulan ini peringatan pertama. Untuk mereka tiga bulan lagi saya akan evaluasi lagi. Jika tidak berkembang dan tidak ada perubahan, maka tidak perlu di perpanjang lagi,” tegas Gubernur Kalbar.

Sutarmijdi menginginkan agara Aneka Usaha atau Perusda bisa masuk kedalam semua sektor. Tidak hanya dalam kegiatan bisnis yang kecil saja, tetapi juga bisa memperluas usaha.

“Aneka usaha ini perusahaan yang bisa masuk semua lini sektor. Tapi core bisnisnya kecil hanya ngurus kantin itu tidak benar. Maka saya bilang harus ekspansi usaha misalnya bisa buat perumahan pegawai dan pengadaan ATK , angkutan sawit, angkutan bauksit serta bisa jadi kontraktor, harusnya bisa semua,” tuturnya.

“Saya harap kedepannya kredit konsumtif tetap karena itu core bisnis yang memberikan keuntungan yang lebih besar. Ia berharap ini juga jadi perhatian bagi dua BUMD dan koordinasikan yang bagus,” jelas Sutarmidji

Gubernur Kalbar juga sempat menyinggung Bank Kalbar yang mempunyai kontribusi besar untuk provinsi.

“Kita punya 3 BUMD yang besar di Kalbar, yang memberikan kontribusi adalah Bank Kalbar. Khusus untuk pemda provinsi memperoleh keuntungan berupa dividen dari Bank Kalbar sebesar 92 miliar. Ada dua BUMD yang masih perlu pembenahan dan core bisnisnya harus jelas. Kalau Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kalbar sudah bisa memberikan kontribusi dikarenakan koordinasinya yang baik dengan bank kalbar dan insya Allah Jamkrida dapat memberikan keuntungan yang baik juga,” ungkap H. Sutarmidji.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Jadwal Vaksin September 2021 Lengkap Vaksin 1 Dan 2 Jenis Sinovac

Published

on

By

Jadwal Vaksin September 2021
Vaksin Covid-19
Loading...

Gencil News – Program vaksinasi massal terus digencarkan, sejumlah aliansi maupun komunitas mengadakan vaksinasi yang bekerjasama dengan pemerintah.

Berikut jadwal vaksin dosis 1 dan 2 pada bulan September 2021.

1. Gaia Mall Jl. Ayani 2 Kubu Raya

Pelaksanaan vaksin ini untuk peserta vaksin 1 dan 2 ini menggunakan vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca. Untuk jadwal pelaksanaannya berlangsung 3 hari mulai dari 15 sampai 17 September 2021.

2. Lapangan Basket PERBASI

Berlokasi di Jalan Ar. Hakim No.33 menggunakan vaksin jenis Astrazeneca khusus vaksin 2.

3. Puskesmas Perumnas II

Untuk melakukan vaksinasi. Pelayanan dimulai dari jam 08.00 – 11.00 WIB

Syarat dan Ketentuan :
– Daftar langsung ke Puskesmas
– Membawa identitas berupa KTP
– Wajib mematuhi Protokol Kesehatan
– Membawa alat tulis

4. Vaksinasi PT.Wilmar Cahaya Indonesia TBK

Serbuan Vaksinasi Dosis 1 dan Dosis 2 sudah hadir kembali. Pelaksanaan vaksinasi pada hari Sabtu, 18 September 2021 pukul 07.30 – Selesai. Vaksin kali ini menggunakan jenis Sinovac berlokasi di JL.Khatulistiwa, Batu Layang, Pontianak Utara, Kota Pontianak

Syarat dan Ketentuan :
– Memenuhi Persyaratan Kesehatan
– Usia Minimal 12 tahun + 1 hari
– Membawa identitas diri berupa ktp
– Bagi yang berusia dibawah 17 tahun dan belum memiliki ktp, harap membawa kk
– Bagi yang akan melaksanakan vaksinasi dosis ke 2 diharapkan membawa kartu vaksinasi dosis 1
– Membawa alat tulis masing masing

Continue Reading

Lintas Kalbar

APBD 2022, Kalbar Fokuskan Anggaran Pendidikan Dan Infrastruktur

Published

on

By

APBD 2022, Kalbar Fokuskan Anggaran Pendidikan Dan Infrastruktur
Raperda APBD tahun anggaran 2022
Loading...

Gencil News – Pemprov Kalbar menyepakati Raperda APBD tahun anggaran 2022 sebesar Rp6.6 Triliun. Kesepakatan penyusunan Raperda ini berpedoman kepada kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara TA 2022.

Juga berpedoman dengan Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 yang mengamanatkan anggaran pendidikan sebesar 20%, anggaran kesehatan 10%, dan anggaran infrastruktur sebesar 40% dengan formulasi perhitungan tertentu.

Pada Raperda tersebut, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyebut bahwa anggaran pendidikan sebesar 37,3 %.

“Sedangkan Pemprov Kalbar mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 37,3 %, anggaran kesehatan 10 %. Anggaran infrastruktur sebesar 45,65 % dalam rancangan peraturan daerah tentang APBD TA 2022,” jelas orang nomor satu di Kalbar.

Untuk pembangunan RSUD Soedarso, Sutarmidji menyebut akan selesai tahun ini. Sementara untuk peresmiannya pada tanggal 28 Januari 2022. Kemudian pengerjaan infrastruktur jalan akan secepat mungkin sebelum masa jabatan Gubernur selesai, seperti usulan infrastruktur Jalan Rasau Jaya yang akan terlaksana tahun 2022.

“Nani Jalan Sukadana-Teluk Batang, Sukadana-Sungai Kelik, dan Sukadana-Siduk yang diusulkan sebagai jalan negara. Hingga saat ini tidak ada keputusan dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Dengan itu, Pemprov Kalbar akan mengambil alih dan memprioritaskan di tahun 2022 karena kondisi jalan yang sudah tidak nyaman. 

Untuk pembangunan infrastruktur jalan Kabupaten Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau, dan Kapuas Hulu akan masuk ke TA 2022.

“Kemudian, untuk infrastruktur Jalan Air Upas-Marau, Jalan Tanjung-Sukamara, dan beberapa jalan Kabupaten Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau dan Kapuas hulu akan menjadi prioritas tahun 2022,” paparnya

Ia berharap sebelum masa jabatannya selesai, capaian jalan provinsi akan selesai tahun 2022-2023.

“Mudah-mudahan di tahun 2022-2023 capaian jalan provinsi yang mantap akan diselesaikan sebelum masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur berakhir,” harapnya

Continue Reading

Lintas Kalbar

Pemprov Kalbar Sepakati Raperda APBD Anggaran 2022 Rp6,6 Triliun

Published

on

By

Pemprov Kalbar Sepakati Raperda APBD Anggaran 2022 Rp6,6 Triliun
Raperda APBD Tahun Anggaran 2022
Loading...

Gencil News – Gubernur Kalbar, Sutarmidji sampaikan pokok-pokok Rancangan APBD Kalbar tahun anggaran 2022 pada rapat Paripurna.

Sutarmidji memaparkan anggaran dari sisi pendapatan sebesar Rp 6.468.842.122.527,-. yang terdiri dari PAD sebesar Rp. 2.667.831.356.527,- . Dengan dana transfer daerah sebesar Rp. 3.753.443.598.000,- dan pendapatan daerah lainnya sebesar Rp. 47.567.168.000,-.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan alokasi belanja daerah APBD tahun anggaran 2022 sebesar Rp 6.650.000.000.000,-.

“Ketiga, dari sisi pembiayaan yang bersumber dari SILPA (TA 2021) sebesar Rp 231.157.877.473,-. dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 50.000.000.000,- untuk penyertaan modal,” terangnya, Rabu (15/9/2021).

Sutarmidji mengungkapkan penyusunan Raperda tentang APBD Tahun 2022 berpedoman kepada kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara TA 2022. Serta berpedoman dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 yang mengamanatkan anggaran pendidikan sebesar 20%, anggaran kesehatan 10%, dan anggaran infrastruktur sebesar 40% dengan formulasi perhitungan tertentu.

“Sedangkan Pemprov Kalbar mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 37,3 %, anggaran kesehatan 10 %. Anggaran infrastruktur sebesar 45,65 % dalam rancangan peraturan daerah tentang APBD TA 2022,” jelas orang nomor satu di Kalbar.

Untuk pembangunan RSUD Soedarso, Sutarmidji menyebut akan selesai tahun ini dan diresmikan pada tanggal 28 Januari 2022. Kemudian pengerjaan infrastruktur jalan akan secepat mungkin sebelum masa jabatan Gubernur selesai, seperti usulan infrastruktur Jalan Rasau Jaya yang akan terlaksana tahun 2022.

“Nani Jalan Sukadana-Teluk Batang, Sukadana-Sungai Kelik, dan Sukadana-Siduk yang diusulkan sebagai jalan negara. Hingga saat ini tidak ada keputusan dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Rencana jalan provinsi

Dengan itu, Pemprov Kalbar akan mengambil alih dan memprioritaskan di tahun 2022 karena kondisi jalan yang sudah tidak nyaman. 

Untuk pembangunan infrastruktur jalan Kabupaten Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau, dan Kapuas Hulu akan masuk ke TA 2022.

“Kemudian, untuk infrastruktur Jalan Air Upas-Marau, Jalan Tanjung-Sukamara, dan beberapa jalan Kabupaten Ketapang, Sintang, Sekadau, Sanggau dan Kapuas hulu akan menjadi prioritas tahun 2022,” paparnya

Ia berharap sebelum masa jabatannya selesai, capaian jalan provinsi akan selesai tahun 2022-2023.

“Mudah-mudahan di tahun 2022-2023 capaian jalan provinsi yang mantap akan diselesaikan sebelum masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur berakhir,” harapnya

Continue Reading

Lintas Kalbar

PTM SMP SMA di Kalbar Bisa Sewaktu-waktu Dihentikan, Ini Alasannya

Published

on

PTM SMP SMA di Kalbar Bisa Sewaktu-waktu Dihentikan, Ini Alasannya
Loading...

Gencil News – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk SMP dan SMA di Kalbar sudah berlangsung sejak minggu lalu. Saat ini SMP/SMA di Kalbar tengah melaksanakan PTM secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat.

PTM sewaktu-waktu dapat dihentikan, apabila ditemukan kasus positif covid-19. Hal ini ditegaskan oleh Kadiskes Prov Kalbar, Harisson.

Harisson juga menyampaikan, pihak Dinas Kesehatan Provinsi sudah melakukan evaluasi, dengan melakukan tes secara acak, baik kepada guru dan siswa.

Kemudian apabila ditemukan kasus positif, yang terpapar akan langsung dilakukan isolasi mandiri.

Untuk itu Harisson mengimbau kepada sekolah, baik itu kepada guru dan siswa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Selanjutnya Diskes juga akan melakukan evaluasi dua minggu kedepan. Pelaksanaan swab juga akan dirutinkan, seminggu atau dua minggu sekali.

Apabila ditemukan, dan terjadi kenaikan angka keterjangkitan atau positif covid-19. Maka sekolah atau PTM akan dihentikan. Sebaliknya, jika turun, maka PTM tetap akan dilanjutkan.

Harisson juga menegaskan, agar kebijakan untuk evaluasi juga dapat dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten di Kalbar. Yaitu rutin melakukan swab kepada guru dan siswa.

Continue Reading

Advertisement

DOWNLOAD APLIKASI GENCILNEWS

Advertisement

TRENDING