Sutarmidji Investigasi Keaslian Hasil SWAB PCR Penumpang Pesawat
Connect with us

Lintas Kalbar

Sutarmidji Investigasi Keaslian Hasil SWAB PCR Penumpang Pesawat

Published

on

Sutarmidji Investigasi Keaslian Hasil SWAB PCR Penumpang Pesawat
Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H, M. Hum,

Gencil News – Penetapan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji yang menegaskan bahwa masuk Kalbar tetap menggunakan swab PCR Negatif hingga 8 Januari 2021.

Ia mengatakan awalnya Kalbar sudah mematuhi untuk menggunakan rapid antigen untuk syarat masuk Kalbar. 

“Lalu kita adakan kontrol dengan mengambil sampel pada beberapa maskapai penerbangan seperti Lion Air kita ambil tidak ada yang positif artinya bagus begitu juga Nam Air dan Garuda,” ujarnya kepada Awak Media, Senin 28 Desember 2020.

Namun sebagaimana hasil pengambilan sampel pada Maskapai Batik Air dengan penemuan 5 penumpang yang positif. Sutarmidji menegaskan terhadap 5 penumpang yang positif COVID-19 ada indikasi surat keterangannya palsu .

Karena dengan CT 28 tidak mungkin lolos rapid antigen. Dengan viral load lebih dari 600 tidak mungkin lolos antigen.

Ia menjelaskan jika kondisi tersebut sangat potensi untuk menjangkiti orang lain.

“Saya paham bukan wewenang saya sebagai Gubernur Kalbar untuk melarang terbang, tapi ingat kita hanya melarang membawa penumpang ke Pontianak. Kalau mau bawa penumpang dari Pontianak ke luar silahkan sesuaikan tempat tujuannya,” tegasnya.

Gubernur Sutarmidji mengatakan jika ia juga tidak mungkin menyulitkan daerah lain misalnya daerah itu menggunakan kebijakan wajib rapid antigen.

Maka ketika berangkat dari Pontianak ke daerah tujuannya yang menerapakan kebijakan antigen boleh menggunakan rapid antigen ketika ingin terbang.

“Misalnya Bali itu harus swab PCR dan kita di Kalbar pakai swab PCR juga masuk Pontianak karena ada indikasi seperti tadi maka harus pcr sampai 8 Januari 2021,” tegasnya.

Sutarmidji mengatakan pengambilan keputusan ini tidak semata-matakarena terburu-buru atau tanpa alasan.

Varian Virus Baru

Selain itu ia mengungkapkan bahwa ada varian virus baru yang telah bermutasi sudah masuk ke Kalbar pada Agustus lalu. Berdasarkan hasi pemeriksaan Laboratorium bahwa ada satu sampel yang telah ditemukan.  

“Varian virus ini menurut ahli 10 kali lebih berbahaya tingkat penyebarannya dan membahayakan. Karena pembawa virus ini di indikasi dari satu kluster yang ada meninggal,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam hal ini seharusnya yang harus diatur adalah SOP nya supaya tidak ada indikasi pemalsuan surat. Sehingga ketika terjadi pemalsuan surat maka harusnya ada sanksi. 

“Terhadap hal ini siapa yang yang harus bertanggung jawab di Bandara kalau sampai terjadi ada indikasi pemalsuan surat keterangan antigen. Siapa yang tanggung jawab tidak ada,” tanya Sutarmidji.

Ia mengatakan lima orang penumpang yang positif  sedang menjalani isolasi semua. 

“Suratnya akan kita lihat yang viral lod tinggi kemungkinan kita akan investigasi kalau terbukti palsu maka akan dipidana,” tegasnya. 

Gubernur Sutarmidji mengatakan pernah ada penemuan sampai 18 miliar copies virus, dan dia bisa sembuh kalau tidak ada komorbid.

Namun biaya untuk penyembuhannya besar bahkan ada sampai menjalani perawatan 53 hari dengan tagihan mencapai Rp 478 juta untuk orang sampai dia sembuh.

“Ini yang harus kita jaga ada yang bilang baru sekarang kalot, karena kita menjaga maka kita seperti ini. Sekarang sudah bagus 3 hari ambil sampel tidak ada kejadian. Artinya bisa kan,” pungkasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Sekda Buka Kegiatan Penyusunan Dokumen Perangkat Daerah

Published

on

Sekda Buka Kegiatan Penyusunan Dokumen Perangkat Daerah

Gencil News- Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, S.H., membuka kegiatan penyusunan dokumen perencanaan perangkat daerah / forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Provinsi Kalbar dengan tema “Inovasi di tengah pandemi, guna Sinergitas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Desa Tertinggal di Kawasan Perbatasan Negara, Menuju Desa Mandiri”, di Hotel Aston, Kamis (25/2/2021).

Dalam sambutannya, Sekda Kalbar berharap dengan adanya forum OPD ini semua kebijakan, semua instrumen terkait dengan bagaimana masyarakat wilayah perbatasan bisa menjadi sejahtera melalui desa mandiri.

“Oleh karena itu, dalam forum ini saya harapkan. Mari kita secara sinergi bersama-sama melihat peluang-peluang bagaimana program ini bisa dan tentu tidak bertentangan dengan peraturan yang ada. Mudah-mudahan dengan pertemuan forum OPD ini kita saling mengisi, saling memberi saran juga untuk memformulasikan seperti apa program ini sehingga semua OPD Kabupaten/Kota bisa satu payung yang utuh untuk membangun Kalbar khususnya kawasan perbatasan,” ungkap A.L Leysandri

Dikatakannya, karena kita banyak kawasan yang dibangun tapi kalau tidak ada suatu payunh yang mengukur kita sendiri akan sulit mengembangkan prosedur, apalagi kita ingin memperkuat perbatasan ini menjadi kawasan industri atau pertumbuhan ekonomi yaitu PLBN Entikong, Jagoi, Aruk sungai kelik sampai Badau.

“Jadi kalau ini sudah kita manfaatkan PLBN ini jadi kita bisa. Masyarakat Kalbar itu bisa tumbuh dan pertumbuhan ekonomi secara Global,” jelasnya

Sekda Kalbar, A.L Leysandri juga tidak henti-hentinya menghimbau kepada kita untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan.

Disamping itu, kegiatan yang dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kalbar, Angeline Fremalco, S.H. dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan penyusunan dokumen perencanaan perangkat daerah / forum OPD Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalbar.

“Saya ucapkan terima kasih telah melibatkan DPRD dalam rapat hari ini, dalam rapat penyusunan dokumen perencanaan ini, hal ini saya sangat mengapresiasi karena diperuntukan bahwa antara DPRD dan OPD ini terjalin kerja sama dan sinergitas. Jadi jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar memang kita ketahui bersama bahwa itu bersama dengan DPRD Provinsi,” ungkap Angeline

Dirinya juga mengatakan dengan melibatkan hadir di sini menunjukan bahwa ada sinergitas antara eksekutif dan legislatif Provinsi Kalbar.

“Maka itu saya menyambut baik rapat kerja ini, kita perlu meningkatkan inovasi di tengah pandemi,” pungkasnya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Lismaryani Sutarmidji Melantik 5 Ketua TPPKK Dan Dekranasda

Published

on

By

Lismaryani Sutarmidji Melantik 5 Ketua TPPKK Dan Dekranasda
Pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Masa Bhakti 2021-2025 di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (26/2/2021).

Gencil News – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Lismaryani Sutarmidji, melantik Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Masa Bhakti 2021-2025 di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (26/2/2021).

Sebanyak lima kabupaten yang menjalani pelantikan TP PKK, yakni Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Bengkayang.

Berikut Daftar Ketua TP PKK :

  • Elisabeth Betty Martin, sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Ketapang
  • Angeline Fremalco, sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kapuas Hulu
  • Maria Magdalena Sudiyanti, sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Sintang
  • Rasya Sarbina Danu Sunarya sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Melawi
  • Anita Darwis, sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Bengkayang untuk Masa Bhakti 2021-2025.

Pelantikan ketua TP PKK bertepatan juga dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati. Dengan itu Lismaryani juga mengucapkan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati pada masa pandemi ini.

“Selamat dan sukses kepada para Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik hari ini. Semoga semakin bertambah maju, aman, damai, tentram dan penduduk lebih sehat dan sejahtera,” ucap Lismaryani Sutarmidji

Sementara untuk mencapai tujuan gerakan PKK, Lismaryani mengingatkan dalam pelaksanaannya perlu dukungan. Selain itu juga perlu adanya peningkatan koordinasi dengan bupati kabupaten masing-masing selaku pembina TP PKK, DPRD, dan lembaga lainnya yang terkait.

“Dengan begitu, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dapat berjalan dan terwujud sesuai harapan dan cita-cita bersama,” terangnya

Menurutnya, Jika dapat menerapkan 10 Program Pokok PKK pada setiap keluarga. Maka akan tercipta ketahanan keluarga.

Sehingga dapat menjamin situasi dan kondisi keluarga yang sehat, terutama pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Kita tetap menerapkan protokol kesehatan di lingkungan keluarga masing-masing, sehingga sangat membantu pemerintah mengatasi pencegahan penularan Covid-19,” ujar dia.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Manfaat Teknologi Informasi Untuk Data Pengrajin di Kabupaten

Published

on

Manfaat-Teknologi-Informasi-Untuk-Data-Pengrajin-di-Kabupaten

Gencil News – Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat Lismaryani Sutarmidji, meminta kepada lima Ketua Dekranasda Kabupaten yang baru dilantik. Untuk dapat menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengumpulkan dan mengolah data perajin dan produk kerajinan.

Sebagai organisasi nirlaba, diharapkan Dekranasda dapat meningkatkan kualitas pelayanan, mudah, dan cepat, serta tanggap terhadap kebutuhan perajin dan masyarakat.

“Kepada Ketua Dekranasda dapat memberikan contoh teladan penggunaan produk-produk kerajinan lokal dan nusantara kepada anak, keluarga, dan masyarakat di sekitar untuk menciptakan tren menggunakan produk kerajinan sebagai gaya hidup,” ujar Lismaryani pada acara Pelantikan 5 Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (26/2/2021).

Dalam menyusun program kerja selama 5 tahun ke depan, Ny. Hj. Lismaryani meminta agar dapat melibatkan anak muda, kelompok milenial yang bertalenta tinggi, berpendidikan tinggi, serta inovatif dan kreatif. “Untuk itu kita perlu menggali sumber daya mereka untuk menjadi lokomotif kerajinan Kalbar masa kini dan yang akan datang,” pintanya.

Lismaryani menyadari bahwa harapannya sangatlah berat. Namun demikian, dia meyakini bahwa dukungan, perhatian, koordinasi, serta sinergi dengan dinas terkait, BUMN, BUMD, pihak swasta, terutama dalam hal program dapat terlaksana dengan baik.

“Saya memberikan apresiasi kepada Kabupaten Kapuas Hulu, terutama kerajinan tenun sidan yang diangkat dan diunggulkan di tingkat nasional maupun internasional. Saya berharap dapat menjadi contoh untuk dekranasda kabupaten/kota yang lain untuk meningkatkan kerajinan unggulan daerah masing-masing,” pungkas Ny. Hj. Lismaryani.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING