Lintas Kalbar

Wagub Kalbar Mengajak Baznas Peduli Masyarakat Isolasi Mandiri

Wagub Kalbar Mengajak Baznas Peduli Masyarakat Isolasi Mandiri
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., berdiskusi dan bermusyawarah secara virtual dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat dalam menangani kondisi wabah pandemi Covid-19.

Gencil News – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Barat ikut andil dalam menangani kondisi wabah pandemi Covid-19. Khususnya bagi mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman).

Wagub Kalbar, Ria Norsan mengingatkan Baznas untuk menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat yang mampu secara ekonomi. Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan melaksanakan isolasi mandiri.

Ia mengatakan kegiatan Baznas ini sangat positif dan bermanfaat. Karena bertujuan membantu masyarakat Kalbar terutama yang sedang melaksanakan isoman di rumah.

“Semua ini sebagai bentuk inisiatif Baznas dan masyarakat. Dalam membuat suatu terobosan yang sangat baik untuk membantu masyarakat,” tutur Wagub, Kamis (29/7/2021).

Baca juga   Tiga Anggota DPRD Kota Pontianak Resmi Berhenti

Melalui upaya Baznas Kalbar dapat menghimpun dengan baik bantuan dan sedekah dari masyarakat. Terlebih umat Islam akan meringankan dampak bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

“Sebagai Ketua DMI dan Wagub Kalbar, saya menyambut baik kegiatan ini dan jika ada masyarakat terpapar Covid-19. Kemudian sedang menjalani perawatan di rumah sakit daerah atau di rumah sakit swasta yang ditunjuk oleh pemerintah daerah. Maka seluruh biaya perawatannya secara otomatis pemerintah ataupun negara yang menanggung,” terangnya

Tetapi menurutnya, jika masyarakat melaksanakan isolasi mandiri di rumah atau di tempat yang mereka inginkan, pemerintah bisa membantu memberikan obat-obatan. Kemudian, tenaga medis akan mendatangi tempat isoman masyarakat untuk memeriksa kondisi pasien.

Baca juga   Latihan Soal SMA UAS Kelas 11 SMA Mata Pelajaran Kimia

Wagub juga mengatakan upaya yang Baznas Kalbar lakukan ini bisa mendapatkan bantuan biaya dari pemerintah kabupaten/kota. Dengan catatan pihak Basnaz berkoordinasi dengan pemda. Pemerintah pusat mengizinkan pemkab/pemkot untuk merefokusing dana APBD untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Pemda diizinkan untuk menggunakan 8% dari APBD untuk kegiatan penanganan Covid-19, seperti bekerja sama dengan masyarakat, instansi, organisai masyarakat, dan lain-lain,” pungkasnya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

TERPOPULER

To Top