Menpora: Gak Ngopi, Kurang Piknik

GENCILNEWS SINGKAWANG-Mengunjungi Kota Singkawang, menjadi hal baru bagi Mentri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi.

Terutama saat mengikuti perayaan Capgomeh, diakui pria asal Madura ini menjadi sebuah kebanggaan akibat seluruh masyarakat tanpa memandang etnis dapat merayakan perayaan hari raya China dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang etnis apapun melebur menjadi satu.

Dari perayaan Capgomeh, Imam Nahrawi lantas melakukan ritual yang biasa dilakukan masyarakat pada umumnya yaitu mencoba beberapa minuman serta makanan khas Kota yang terkenal dengan seribu klenteng ini.

Tempat nongkrong masyarakat Kota Singkawang dan Kalbar pada khususnya yaitu warung kopi menjadi tempat pertama kalinya, Menpora menyambangi warung kopi nikmat yang ada di Jalan Sejahtera.

Ibu Along, pemilik warung kopi lantas mengajarkan Imam untuk menyeduh kopi yang biasa dihidangkan untuk seluruh masyarakat Singkawang.

“Ini pertama kalinya mencoba membuat kopi dengan versi berbeda, kalau biasa kopi dicampur gula langsung, disini diseduh dulu kopi dengan air panas baru ditambah gula,” ungkap Menpora saat dikonfimasi Gencil.news disela-sela menyantap Bakmi 68 Singkawang, Jumat (2/3/2018).

Baca juga   Nikmati Kuliner di Kampung Rawit Singkawang, Jokowi Terkesan

Di warung Kopi Nikmat ini, Menpora diserbu ratusan penggemar dari berbagai macam kawasan untuk bersalaman dan meminta foto bersama.

Kopi, dijelaskan Imam Nahrawi menjadi kebiasaan sehari-hari dirumah yang selalu disajikan istri tercinta, Sobibah Rohmah.

“Kalau saya yang buat dirumah namanya kopi cinta mbak,” timpal sang istri kepada Gencil.news.

Menurut Imam Nahrowi, kecintaan masyarakat Indonesia akan menyeruput kopi menjadi sebuah kebiasaan agar menjadi generasi dengan penuh semangat dengan memperluas jaringan.

“Kalau ga minum kopi, artinya kurang piknik. Karena dengan kopi silaturahim terjaga dan banyak manfaat bisa berbagi,” tuturnya sembari tertawa.

Ditanya soal rasa kopi yang ia seduh sendiri, Menpora mengaku nikmat tiada tara.

“Kalau didaerah saya di Madura, kopinya dicampur bubuk jagung, disini asli jadi sangat nikmat sekali, apalagi diajarin membuatnya sama Ibu Along,” tuturnya.

Baca juga   Penghargaan Keterbukaan Informasi Badan Publik, Pemprov Kalbar Tempati Posisi Membanggakan

Usai mencoba kopi Singkawang, destinasi kuliner yang sangat terkenal, yaitu bakmi 68 menjadi tujuan selanjutnya.

Di bakmi 68, Menpora ditemui khusus mantan oleh Walikota Singkawang periode 2009-2014, Hasan Karman. Dan langsung menikmati makanan didampingi seluruh rombongan Kemenpora sekaligus rekan-rekan jurnalis.

“Disini juga baru ngerasain dan saya yakin ini enak,” terangnya.

Kawasan terakhir yang dikunjungi Menpora adalah Singkawang Culture Center yang baru saja diresmikan oleh mantan Gubernur dua periode di Kalbar, Cornelis.

Digedung SCC, Menpora didampingi Walikota Singkawang, Tjhai Cui Mie berkeliling melihat bangunan yang berisikan sejarah Kota Singkawang lengkap dengan ruang pertemuan. (dpw)

 

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.