Musim Ubur-ubur Tiba, Masyarakat Paloh Siap Panen

GENCILNEWS – Musim panen ubur-ubur bulan Maret-April kali ini merupakan saat yang ditunggu-tunggu masyarakat Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Seperti diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Guntur, Sp,Mm  kemarin di ruang Fraksi PAN DPRD Kalbar.

Dengan musim ubur-ubur masyarakat lokal merasakan dampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi secara signifikan.

Menurut Guntur, ratusan ribu ton Ubur-ubur bisa ditangkap dan dijual dengan harga tinggi bahkan Ubur-ubur bisa diolah menjadi makanan lezat nan nikmat.

“Ubur-Ubur yang dikenal masyarakat beracun dan gatal-gatal apabila menyentuhnya, kini bisa diolah menjadi makanan dan bahan baku pembuatan kosmetik,” kata Guntur.

Ubur-ubur bisa dikonsumsi tetapi melalui lima proses menyulingan, dihampar dalam wadah beberapa hari kemudian, wadah tersebut diberi tawas, kemudian diberi garam, selanjutnya penggaraman dan pengeringkan untuk menghilangkan gatal dan racun pada Ubur-ubur.

Baca juga   Anak Putus Sekolah Banyak di Batulayang

Sebagaian besar Ubur-ubur di kumpulkan oleh pengepul dan di ekspor ke negara Cina dan Malaysia dengan harga Rp 3.000-4.000 per kg, satu ekor ubur-ubur sekitar 1 Kg.

“Bayangkan saja ratusan ribu ton Ubur-ubur bisa ditangkap masyarakat setempat. Tahun lalu saja perputaran uang di Paloh bisa mencapai Rp 6-7 Miliar satu bulan,” katanya. (all)

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.