Anggaran 300 Miliar Untuk Infrastruktur di Kalimantan Barat
Connect with us

Lintas Kalbar

Anggaran 300 Miliar Untuk Infrastruktur di Kalimantan Barat

Published

on

Anggaran 300 Miliar Untuk Infrastruktur di Kalimantan Barat

Gencil News – Anggaran 300 Miliar disiapkan pada tahun 2021 untuk memperbaiki infrastruktur yang ada disetiap daerah Kalimantan Barat. Anggaran ini disiapkan pemerintah Kalimantan Barat untuk masyarakat yang membutuhkan akses jalan yang memadai.

Gubernur Kalimantan Barat mengungkapkan bahwa Pemprov Kalbar akan kembali memprioritaskan anggaran untuk pembenahan infrastruktur, khususnya jalan di tahun 2021.

” Untuk tahun ini, masih banyak jalan provinsi yang belum tersentuh pembangunan dan perbaikan karena dana yang ada dialokasikan untuk penanganan COVID-19 ” ujar Sutarmdji

Pembenahan infrastruktur juga sudah dimulai dengan pengerjaan trotoar yang bagus dari kantor gubernur sampai ke Museum Kalbar dan dari pendopo ke Digulis.

Sutarmidji menjelaskan untuk pembangunan trotoar tersebut, dari jalan Tanjung Sari ke Tugu Digulis dibangun dengan menggunakan APBD Kota Pontianak, sementara jalur trotoar lainnya menggunakan dana APBN.

Gubernur Kalimantan Barat ini juga menjelaskan untuk tahun depan rencananya jalur trotoar dilanjutkan hingga Polda dan dari Gembala baik ke kantor Gubernur. Sementara untuk daerah lain menyusul.

Mengenai anggaran Sutarmidji menjelaskan pendidikan (sekolah) negeri gratis membutuhkan dana  sebesar Rp200 miliar lebih, Sementara anggaran untuk mengganti mebeler sekolah sebesar Rp30 miliar.

Dan untuk anggaran bantuan kelengkapan sekolah Rp25 miliar dan pembangunan di tingkat desa lebih dari Rp300 miliar. Pencanangan anggaran untuk tahun 2021 telah disiapkan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Barat untuk memperbaiki infrastruktur.

Sebelumnya Sutarmidji memaparkan jika pokok rancangan APBD Provinsi Kalbar tahun 2021 terdiri dari tiga hal. yaitu ;

Pertama, dari sisi pendapatan untuk tahun 2021, anggaran pendapatan sebesar Rp. 6.675.492.541.090 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 2.861.425.252.09, Dana Transfer sebesar Rp. 3.810.754.877.000, Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp. 3.312.412.000.

Kedua, dari sisi belanja secara keseluruhan Alokasi Belanja Daerah pada APBD TA 2021 ini adalah sebesar Rp. 6.920.492.541.090 yang terdiri dari Belanja operasi sebesar Rp. 4.273.976.264.130, Belanja modal sebesar Rp. 1.147.074.989.432, Belanja tidak terduga sebesar Rp. 20.000.000.000 dan Belanja transfer sebesar Rp. 1.479.441.287.528.

Ketiga, dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 300.000.000.000,00 yang bersumber dari sisa lebih penghitungan anggaran TA sebelumnya atau SiLPA tahun anggaran 2020, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 55.000.000.000 untuk penyertaan modal PT. Bank Kalbar dari PT. Jamkrida.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Lismaryani Sutarmidji Dorong Dekranasda Bantu Pemulihan Ekonomi Kalbar

Published

on

Lismaryani Sutarmidji Dorong Dekranasda Bantu Pemulihan Ekonomi Kalbar

Gencil News – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalbar Lismaryani Sutarmidji mendorong Dekranasda yang di pimpinnya bertekad untuk membantu pemulihan ekonomi lokal dan regional Kalbar.

“Saya mengajak Bank Indonesia (BI). Serta perangkat daerah untuk bekerja sama dengan Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota se- Kalbar dalam membantu Industri Kreatif Pulihkan Ekonomi,” ajak Lismaryani Sutarmidji.

Daya saing tersebut dapat ditingkatkan melalui pengembangan inovasi, desaign, kreativitas, dan efisiensi agar mempercepat digitalisasi pasar kerajinan menuju Industri 4.0.

“Mengkampanyekan dan menggalakkan Bangga Gunakan Produk Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Bangga Gunakan Produk Kalbar dengan cara mengisi kebutuhan barang dan jasa dengan produk dari daerah sendiri. Dia mengatakan cara inilah yang akan membantu percepatan pemulihan ekonomi lokal dan regional Kalbar, dan sekaligus meningkatkan kebanggaan, keyakinan diri, dan daya saing masyarakat Kalbar secara keseluruhan.

“Tingginya kebanggaan keyakinan diri dan daya saing masyarakat Kalbar secara keseluruhan adalah dasar. Untuk Kalbar yang memilki berdaya saing, seperti yang menjadi Visi Bapak Gubernur,” tambahnya.

Lismaryani berharap agar kesempatan pada pelatihan ini digunakan untuk mengasah kemampuan, kompetensi, dan kreativitas para peserta.

Lismaryani juga meminta para peserta untuk bisa mengembangkan diri dan usaha dengan terus berkreasi dan tidak berhenti berkarya.

“Jangan lupa untuk senantiasa terus mengembangkan pasar anda, baik secara mulut ke mulut, rajin berpromosi di daerah anda baik secara offline maupun online, degan teknologi dan hubungan kerja atau pertemanan anda,” pesannya .

Kepada para instruktur pelatihan, Lismaryani berpesan agar bisa memberikan yang terbaik bagi pengembangn kemampuan, kompetensi, dan kreativitas para peserta. Sehingga, kegiatan kerja sama ini dapat mendorong upaya-upaya gerakan bangga produk Kalbar yang selalu di sosialisasikan istri Gubernur Kalbar ini.

“Saya yakin saat Pandemi Covid 19 ini merupakan momen kebangkitan industri kerajinan dan industri kreatif Kalbar. Untuk lebih berdaya saing dan semakin berkontribusi di bidang ekonomi, mulai dari lingkungan sekitar perajin, hingga lokal daerah dan nasional, bahkan ekspor,” terangnya.

Ny Lismaryani Sutarmidji selalu berpesan kepada yang peserta yang hadir untuk menjadi penyampai pesan kepada orang-orang di sekitarnya. Dengan tetap menjaga dan menerapkan Protokol Kesehatan agar terhindar dari Covid 19.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Kadinkes Kalbar Sebut Pasien Covid-19 Di Ruang Isolasi RSUD Menurun

Published

on

By

Kadinkes Kalbar Sebut Pasien Covid-19 Di Ruang Isolasi RSUD Menurun

Gencil News – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalbar, Harisson sebut bahwa pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Kadinkes mengatakan saat ini cenderung turun seperti di RSUD Soedarso. 

Harisson menerangkan bahwa ruangan VVIV RSUD Soedarso yang kini menjadi ruang ICU Covid-19. Setidaknya ada 8 kamar yang biasa penuh bahkan satu kamar ada dua orang. Namun kini hanya ada 3 kamar kosong dan hanya tersisa  5 orang saja yang sedang menjalani perawatan dalam ruangan tersebut.

“Begitu juga dengan kamar ruangan isolasi terpadu tiga lantai RSUD Soedarso biasanya penuh ada 76 tempat tidur. Sekarang naya tinggal 48 orang saja yang kita rawat. Semakin kesini memang ada kecendrungan terus turun dan ini satu perekembangan  yang baik,” ujar Harisson.

Kendati demikian Harisson berharap masyarakat harus benar- benar m memperhatikan protokol kesehatan dan menjalan secara disiplin. Dan jangan sesekali lengah terhadap penularan covid-19.

“Kita ini seperti perintah Gubernur bahwa untuk kasus konfirmasi covid-19. Dengan viral load 1000 keatas harus isolasi yang telah pemerintah siapkan” ujar Harisson. 

Karena untuk dapat memastikan bahwa pasien benar- benar melakukan isolasi sehingga tidak menularkan kepada orang lain. 

“Untuk kesembuhan Gubernur juga sudah ingatkan dan memerintah kepada Diskes. Untuk benar- benar memperhatikan gizi pasien yang ada di rumah sakit maupun di tempat isolasi, ” katanya

Jadi suplay gizi dan vitamin harus benar-benar yang baik supaya pasien cepat pulih karena imun menigkat.

 “Saya ingin ingatkan masyarakat untuk meningkatkan imunitas tibuh harus diutamakan. Karena kalau gizi baik dan tuhuh bugar kalau misalnya tertular bisa saja hanya OTG,” jelasnya.

Sedangkan untuk perkembanga Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalbar. Sudah mulai melakukan pemeriksaan dengan kapasitas 180 sampel perhari dan punya dua alat.

“Insya Allah akan terus adakan peningkatan. Sehingga akan ada 2 laboratorium  di Kota Pontianak yang dapat memeriksa sampel dari kabupaten kota di Kalbar,” pungkasnya.



Continue Reading

Lintas Kalbar

Foto-foto Indahnya Masjid Terapung di Kabupaten Kayong Utara

Published

on

Foto-foto Indahnya Masjid Terapung di Kabupaten Kayong Utara

GENCIL NEWS – KAYONG UTARA – Kalau Anda sedang singgah di Sukadana Kabupaten Kayong Utara, sempatkan mampir ke masjid rayanya. Masjid terapung yang diresmikan Presiden Jokowi pada 15 Oktober 2016 tahun lalu ini, kabarnya menelan biaya hingga Rp 38 miliar. Masjid ini dapat menampung jamaah hingga 3.000 orang. Wow.

Jurnalis Gencil News yang berkesempatan singgah di Sukadana membuktikan keindahannya. Area parkir yang sangat luas, dan arsitektur masjid yang ciamik, seperti Taj Mahal. Anda akan betah berada di dalam masjid, karena hawa dingin lantainya membuat sejuk saat berada di dalam. Mungkin ini dikarenakan air yang berada di bawah masjid tersebut.

Masjid yang diberi nama Oesman Al Khair ini merupakan nama pemimpin Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Oesman Sapta Odang karena jasanya yang telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid tersebut. Disamping itu, Oesman juga dikabarkan menyumbang Rp 11 miliar untuk pembangunan masjid terapung di Sukadana tersebut.

Jurnalis Gencil News sempat mengabadikan keindahan masjid tersebut (kredit foto: @Kang Nchus), berikut foto-fotonya:

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Continue Reading

TRENDING