Di Tangan Komjen Listyo Sigit Prabowo, HIPMI Yakin Stabilitas Dunia Usaha dan Investasi Meningkat
Connect with us

Lintas Kalbar

Di Tangan Komjen Listyo Sigit Prabowo, HIPMI Yakin Stabilitas Dunia Usaha dan Investasi Meningkat

Published

on

Di Tangan Komjen Listyo Sigit Prabowo, HIPMI Yakin Stabilitas Dunia Usaha dan Investasi Meningkat
foto istimewa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming menyambut baik penunjukan Listyo Sigit sebagai calon tunggal.

“Kami mendukung pilihan Bapak Presiden Jokowi. Prestasi dan pengalaman selama di Kabareskrim kami yakin bisa menjadi modal untuk jabatan Kapolri ke depan. Kami yakin investasi dan stabilitas dunia usaha akan semakin baik,” ujar Maming, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan berharap Kapolri yang baru nanti dapat melanjutkan kolaborasi yang sudah dilakukan dengan TNI, Satgas Covid-19, BNPB, Kementerian Kesehatan, dan instansi lainnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Perlu sinergitas dan kolaborasi yang kuat antar stakeholder. Pandemi Covid-19 sangat memukul dunia usaha, penanganan yang baik diperlukan,” ujar Maming yang juga CEO Enam Sembilan Group.

Komjen Listyo Sigit Prabowo, kata Maming, diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum yang adil, jika terpilih menjadi Kapolri yang baru. Hal tersebut demi menjaga pertumbuhan ekonomi agar semakin baik.

“Karena kepastian hukum itu diperlukan dalam dunia usaha. Dan kami mendukung dan siap berkolaborasi dengan Pak Sigit dalam dunia usaha,” tutupnya.

Hal senada di sampaikan pula oleh Denia Yuniarti Abdussamad, Ketua Umum BPD HIPMI KalBar. ” Pilihan Presiden adalah pilihan terbaik diantara yang terbaik, kami menyabut optimis pergantian tapuk kepemimpinan TB 1, karena stabilitas keamanan berbanding lurus dengan stabilitas perkonomian. Kami sebagai pengusaha daerah akan merasakan dampaknya pula karena proses penyegaran kekuasaan di Tubuh Polri adalah hal yang berdampak positif dari pusat sampai ke daerah, Selamat Bekerja Kapolri Baru, jaga kesehatan selalu di masa pandemic ini agar tetap prima memimpin kepolisian Republik Indonesia ” ujar Denia.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Temuan Satgas Covid-19 Kalbar, Penumpang Kapal Miliki CT Value Tinggi

Published

on

Temuan Satgas Covid-19 Kalbar, Penumpang Kapal Miliki CT Value Tinggi
Temuan Satgas Covid-19 Kalbar, Penumpang Kapal Miliki CT Value Tinggi - sumber Tribunnewskalbar.com - foto : Ilustrasi

Gencil News – CT Value belakangan ini banyak disebut-sebut ketika seseorang terkonfirmasi positif COVID-19. Dalam pemeriksaan COVID-19, metode yang umum digunakan adalah deteksi molekuler yang disebut real-time reverse-transcriptase polymerase chain reaction (realtime RT-PCR).

Beberapa laboratorium menggunakan tes RT-PCR kuantitatif yaitu dengan menyatakan nominal dari cycle threshold value atau CT value.

Dari hasil razia satgas covid-19 Kalimantan Barat terhadap sejumlah penumpang longboat asal Kabupaten Kayong Utara pada tanggal 25 januari 2021.

Satgas covid-19 Kalbar telah mengambil sebanyak dua puluh empat sampel swab PCR dari penumpang longboat. Yang kemudian hasil tersebut diteruskan ke laboratorium Untan guna pemeriksaan.

Kadiskes Provinsi Kalbar Harisson mengatakan dari sejumlah sampel yang terkumpul. Terdapat variasi pada hasil pemeriksaan. Kemudian hasil yang mengejutkan adalah, terdapat satu hasil pemeriksaan yang menunjukan CT load terbilang tinggi.

“Dari 24 orang ada yang positif covid-19. CTnya memang variasi paling parah ada seorang wanita (51) berasal dari Kayong Utara domisili Sukadana melakukan perjalanan Pontianak yang CT nya 14.61 dengan viral load 634.110 Gen Orf,” jelas Harisson, Rabu 27 Januari 2021.

Mengutip dari Tribunnewskalbar.com – Harisson menjelaskan riwayat perjalanan kasus konfirmasi dengan nilai CT nya tinggi tersebut. Pada pendataan wanita tersebut mengaku menginap disalah satu Hotel di Jalan Gajahmada tapi saat pencarian tidak  ketemu ternyata menggunakan nama lain saat Cek In.

“Kami langsung minta bantuan Polresta Pontianak setelah terlacak ternyata disalah satu hotel lainnya lagi di Jalan Gajahmada. Jadi kita lakukan penjemputan. Karena sudah kami hubungi dia langsung ke Upelkes untuk menjalani isolasi,” jelasnya.

Selain itu hasil razia dihari yang sama total ditemukan 11 kasus konfirmasi COVID-19 lainnya dari Ketapang, Kubu Raya, Kota Pontianak. 

“Kita juga temukan satu seorang wanita (27)  merupakan honorer di Sekretariat Daerah Kabupaten Kayong  Utara tapi CT nya rendah 37,8 saja,” ujarnya. 

Ia mengatakan ternyata dari hasil razia banyak sekali penumpang yang hilir mudik dari Kayong Utara dengan keadaan sedang tertular COVID-109.

“Kalau kita lihat dari 24 orang yang di seab test ada 11 orang positif. Seharusnya Satgas kayong Utara harus hati-hari apalagi ditemukan kasus dengan CT 14,61,” jelasnya. 

Dikatakannya memang sejauh ini yelah dilakukan juga pengambilan sampel swab PCR kepada pemilik Long Boat dan asistennya belum ditemukan kasus konfirmasi terkait dengan sanksi diserahkan untuk kabupaten kota menggunakan Perwa dan Pergub. 

Ia juga meminta kepada pemilik Kapal Longboat agar menepi di Pelabuhan Kapuas Indah agar bisa dilakukan swab test terhadap penumpang yang datang.

“Kita sudah deteksi bahwa ada Longboat menurunkan penumpang tidak di Pelabuhan Kapuas Indah, malah diturunkan di Senghi atau Ramayana. Tapi kita sudah minta bantuan Satpol PP untuk menjaga,” ujarnya.

“Kami juga sudah kordinasi dengan  Dishub agar longboat dapat singgah di Kapuas Indah untuk  dilakukan swab,” tegasnya. 

Ia mengatakan hasil razia para penumpang Sukada, Kayong Utara -Potnianak jalur sungai dengan penumpang 50 persen positif mennggambarkan banyak kasus disana.

“Hal yang kita takutkan adalah penularan COVID-19 telah terjadi tapi tidak terdeteksi,” ucapnya.

Harisson mengatakan pada Rabu 27 Januari 2021 terdapat kasus baru sebanyak 31 orang dan sembuh 29 orang. Dengan demikian total kasus konfirmasi di Kalbar sebanyak 3829 orang, dan kasus sembuh 3411 orang atau 89,08 persen, dan meninggal 29 orang.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Disporapar Rencanakan Makam Pahlawan Jadi Destinasi Wisata Sejarah

Published

on

By

Disporapar Rencanakan Makam Pahlawan Jadi Destinasi Wisata Sejarah
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari

Gencil News – Makam Pahlawa Nasional Dharma Patria Jaya yang berada di Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya. Rencananya akan menjadi destinasi wisata sejarah.

“Jadi ini bisa menjadi destinasi wisata sejarah,” kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari kepada awak media. Usai melakukan ziarah di makam pahlawan bersama jajaran Pemprov Kalbar, Selasa 26 Januari 2021.

Windy mengatakan, destinasi wisata sejarah di makam pahlawan merupakan keharusan bagi masyarakat Kalimantan Barat. Agar mengetahui kisah-kisah perjuangan para pahlawan, khususnya bagi para pelajar.

“Kita ingin menyampaikan kepada masyarakat terutama kepada siswa-siswi sekolah baik SD, SMP dan SMA. Bahwa ini adalah tempat yang paling bersejarah, dan mereka harus tahu. Tentang perjuangan dan pengorbanan dari pahlawan yang dimakamkan disini,” terangnya.

Kedepan, pihaknya akan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Dalam membangun destinasi wisata sejarah di Makam Pahlawan Nasional Dharma Patria Jaya ini.

“Agar lebih menarik, membangun destinasi baru, khususnya destinasi wisata sejarah, pengelolaannya harus bersinergi bersama Kabupaten Kubu Raya,” kata Windy.

Pihaknya juga akan terus melakukan pembenahan-pembenahan untuk Makam Pahlawan Nasional Dharma Tirta Jaya ini. Tujuannya agar masyarakat lebih tertarik untuk berkunjung ke lokasi tersebut.

“Mungkin dari depan akan kami buat bagaimana agar tidak kelihatan angker atau tidak kelihatan gelap. Agar masyarakat juga tahu tentang sejarah ini,” sambungnya.

Windy khawatir apabila tidak ada pembenahan makam pahlawan yang ada di Kalbar. Maka kedepannya tidak menutup kemungkinan informasi mengenai kepahlawanan yang ada di Kalbar akan hilang.

“Karena khawatir nanti makin lama makin hilang informasi-informasi tentang sejarah,” tuturnya.

Begitu juga untuk Makam Juang Mandor yang terletak di Kabupaten Landak. Ia menilai, semakin tahun sedikit sekali generasi saat ini berkunjung ke sana.

Kakek Kadisporapar Kalbar Berada Di Makam Juang Mandor

Kadisporapar Kalbar ini sendiri mengaku setiap tahunnya tetap berkunjung untuk melihat makam kakeknya yang berada di Makam Juang Mandor tersebut.

“Karena kakek saya ada disana, jadi dari kecil ibu telah menyampaikan turun menurun bahwa ada kakek disana. Memang setiap tahun kita masih berziarah ke makam tersebut. Tapi kalau keluarga yang pemakamannya tidak berada pada lokasi tersebut ia tidak tahu,” tutupnya. 

Continue Reading

Lintas Kalbar

Dinkes Kalbar Beberkan Enam Kabupaten Masuk Zona Orange

Published

on

By

Dinkes Kalbar Beberkan Enam Kabupaten Masuk Zona Orange
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harisson sebut ada enak kabupaten masuk zona orange

Gencil News – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harisson mengatakan berdasarkan peta penyebaran COVID-19 per-tanggal 25 Januari 2021. Sudah ada enam kabupaten di Kalbar yang kembali menjadi zona kuning (resiko rendah) penyebaran COVID-19.

“Pada minggu sebelumnya, semua daerah di Kalbar masuk zona oranye (resiko sedang) penyebaran COVID-19. Namun, per-tanggal 25 Januari kemarin sudah ada 6 kabupaten yang kembali menjadi zona kuning,” kata Harisson di Pontianak, Selasa.

Dia merincikan, enam daerah yang kembali menjadi zona kuning yaitu, Kabupaten Sanggau. Kemudian Kabupaten Sambas, Mempawah, Kapuas Hulu, Kubu Raya dan Kayong Utara.

Sementara 8 kabupaten/kota yang masih berada di zona oranye. Antara lain Kabupaten Ketapang, Melawi, Sintang, Bengkayang, Landak, Sekadau, Kota Pontianak dan Singkawang.

“Kita harapkan Pemda baik yang berada di zona kuning maupun oranye. Bisa semakin memperbanyak melakukan penelusuran dan tes COVID-19 kepada masyarakatnya. Agar kita bisa kembali berada di zona hijau. Untuk itu, kita berterima kasih kepada daerah yang sudah bekerja keras untuk menurunkan angka penyebaran COVID-19 di daerahnya,” katanya.

Harisson menambahkan, sampai tanggal 24 Januari 2021 kemarin. Jumlah kasus konfirmasi COVID-19 di Kalbar sebanyak 3.765 kasus dengan angka suspek 1.684 orang.

“Dari 3.765 kasus konfirmasi tersebut, terdapat 383 kasus masih dalam masa isolasi baik di rumah sakit maupun mandiri. Sedangkan 3.354 orang masuk dalam konfirmasi sembuh dan 28 kasus konfirmasi meninggal,” kata Harisson.

Pada kesempatan itu, dirinya tidak henti mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, agar tidak mudah terpapar COVID-19.

“Tentunya selalu menerapkan 3M, dan menjaga kondisi tubuh dengan baik. Mari bersama-sama kita cegah penularan COVID-19 bagi diri kita sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar dengan selalu menggunakan masker dan menjaga jarak,” tuturnya.

Continue Reading

Advertisement

TRENDING