Dishub Kalbar, Sanksi Dilarang Membawa Penumpang Tetap Diberlakukan
Connect with us

Lintas Kalbar

Dishub Kalbar, Sanksi Dilarang Membawa Penumpang Tetap Diberlakukan

Published

on

Dishub Kalbar, Sanksi Dilarang Membawa Penumpang Tetap Diberlakukan

Gencil News – Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar (dishub) menyatakan sanksi dilarang membawa penumpang tetap akan diberlakukan kepada maskapai yang dianggap lalai karena telah membawa penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sanksi dilarang membawa penumpang tetap diberikan kepada maskapai yang dianggap lalai. Dan sanksi dilarang membawa penumpang sesuai dengan implementasi Pergub Kalbar No 110 tahun 2020.

 Pada Pasal 16 tentang sanksi disebutkan. Maskapai Penerbangan, Operator Pelayaran dan Operator Bus yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (5), dikenakan sanksi

a. dilarang membawa penumpang dari luar daerah selama 10 (sepuluh) hari
berturut-turut;

b. denda administratif sebesar Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah) bagi
Maskapai Penerbangan

c. denda administratif sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah) bagi
Operator Pelayaran; dan


d. denda administratif sebesar Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah) bagi
Operator Bus.

Dikutip dari antara kalbar – Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan barat, Ignasius IK mengatakan pihaknya tetap akan menerapkan sanksi bagi maskapai yang kedapatan membawa penumpang terkonfirmasi COVID-19 sesuai dengan apa yang tercantum dalam Pergub Nomor 110 tahun 2020.

“Kita memang mendengar adanya sejumlah pihak yang mempermasalahkan pemberian sanksi terhadap maskapai penerbangan yang telah dilakukan. Namun, hal itu kita lakukan berdasarkan Pergub Nomor 110 tahun 2010 tentang penerapan Disiplin dan penegakan hukum Protokol kesehatan sebagai bentuk upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19,” kata Ignasius di Pontianak, Selasa.

Sebagaimana UU No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan memang menjadi ranahnya Kemenhub. Namun, dengan adanya Pergub Nomor 110 tersebut, pihaknya juga memiliki kewenangan untuk menerapkan aturan yang ada di dalamnya.

Bahkan sejauh ini belum ada protes dari maskapai yang telah diberikan sanksi dilarang membawa penumpang selama 10 hari.

“Sejauh ini juga tidak ada komplain dari maskapai yang kita berikan sanksi larangan terbang dan mereka juga mengikuti aturan yang tertuang dalam pergub tersebut,” tuturnya.

 Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Ignasius IK menilai bahwa terbitnya Pergub Kalbar No 110 Tahun 2020 adalah keseriusan dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalbar dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Kalbar.

“Saya yakin, jika harus memilih investasi dengan keselamatan masyarakat dengan situasi seperti ini, tentu bapak gubernur lebih memilih menjaga keselamatan warganya. Hal ini yang melatar belakangi diterbitkannya Perbug tersebut,” pungkasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Peringati Hari Pohon Sedunia, Wagub Kalbar Tanam Pohon Magrove

Published

on

Peringati-Hari-Pohon-Sedunia,-Wagub-Kalbar-Tanam-Pohon-Magrove
Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia, Wakil Gubernur Kalbar Drs. H. Ria Norsan, M.M.,M.H., melakukan penanaman pohon mangrove di area konservasi mangrove Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Minggu (22/11/2020). - foto pemprov kalbar

Gencil News – Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia, Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan melakukan penanaman pohon mangrove di area konservasi mangrove Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Minggu (22/11/2020).

Penanaman pohon Magrove ini, merupakan suatu bentuk reboisasi hutan magrove yang ada di Sungai Pinyuh, Mempawah dan menjadikan ekowisata bagi masyarakat.

“Hutan Mangrove yang ada di Sungai Pinyuh ini sangat bagus dan kita bisa melihat sunset disini saat sore hari, selain melakukan reboisasi Hutan Magrove kita juga mengajak untuk berwisata disini,” ungkap Wakil Gubernur.

Lanjutnya, Wakil Gubernur Kalbar Drs. Ria Norsan, M.M.,M.H., bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar telah membangun penahan ombak agar tidak terjadi abrasi di sepanjang Hutan Magrove.

“Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Balai Wilayah Sungai telah membangun penahan ombak dari abrasi pantai sepanjang sekitar 175 meter. Insyallah tahun depan akan dilanjutkan kembali pengerjaannya. Hutan Magrove ini sangat startegis tempatnya yang tidak jauh dari pusat kota Sungai Pinyuh, bisa menarik wisatawan yang datang ke sini,” ujarnya.

“Kalo ada mall dekat Hutan Magrove sangat bagus, jadi masyarakat berbelanja sekalian berwisata di Hutan Magrove dan bisa meningkatkan PAD pemerintah setempat,” harapannya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Sutarmidji Bertemu Stafsus Presiden Aminudin Ma’ruf Bahas Kapuas Raya

Published

on

Sutarmidji Bertemu Stafsus Presiden Aminudin Ma'ruf Bahas Kapuas Raya
Aminudin Ma'ruf menjelaskan bahwa ia sudah mendengar terkait rencana pembentukan PKR tersebut. Sehingga dia menghimpun berbagai masukan dan menggali informasi lebih jauh dengan datang langsung ke Kalbar. - Foto Humas Kalbar

Gencil News – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji bersama Staf Khusus Presiden Aminudin Ma’ruf membahas rencana pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Selain itu juga membahas rencana pembangunan proyek strategis nasional pada calon provinsi baru itu.

“Kedatangan saya ke Kalbar memang khusus untuk melakukan pertemuan dengan bapak Gubernur guna membahas beberapa program pembangunan di Kalbar, termasuk rencana pembentukan Provinsi Kapuas Raya dari Kalbar,” kata Aminudin di Pontianak, Sabtu (21/11/2020).

Aminudin Ma’ruf menjelaskan bahwa ia sudah mendengar terkait rencana pembentukan PKR tersebut. Sehingga dia menghimpun berbagai masukan dan menggali informasi lebih jauh dengan datang langsung ke Kalbar.

“Selain pembentukan Kapuas Raya. Saya dan Pak Gubernur juga membahas perkembangan potensi ekonomi yang harus dikembangkan di Kalbar. Termasuk rencana pembangunan beberapa proyek strategis nasional seperti Jembatan Kapuas II gandeng. Pembangunan tol penghubung antar daerah dan lain sebagainya,” tuturnya.

Dari hasil pertemuan dengan Gubernur akan menjadi bahan masukkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Saya pikir banyak yang harus dikembangkan di Kalbar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah,” katanya.

Sutarmidji menyampaikan masyarakat Kalbar khususnya kabupaten yang tergabung dalam rencana pembentukan Kapuas Raya, sangat berkeinginan agar provinsi baru tersebut bisa segera terbentuk.

“Saya rasa ini menjadi skala prioritas kita dan Pemprov Kalbar sangat serius untuk mendorong hal ini karena ini sudah lama diinginkan masyarakat,” kata Sutarmidji.

Dia berharap pemerintah pusat melalui Presiden RI bisa segera merealisasikan pembentukan provinsi baru tersebut untuk mempercepat pembangunan dan mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Andi Ridwan Ketua IPSI Kalbar, Fokus Awal Adalah Pembenahan Internal

Published

on

Andi Ridwan Ketua IPSI Kalbar, Fokus Awal Adalah Pembenahan Internal
Andi Ridwan terpilih sebagai Ketua Umum IPSI Kalbar masa bakti 2020 - 2024 - Foto Andi Ridwan (dok)

Gencil News – Andi Ridwan Ketua IPSI Kalbar masa bakti 2020-2024 menyatakan siap membawa organisasi dan olahraga pencak silat Kalbar kembali menuai prestasi pada perhelatan nasional dan internasional.

Sebagai langkah awal. Ketua IPSI Kalbar yang baru terpilih ini. Akan melakukan pembenahan secara internal.

Sembari menunggu pandemi covid-19 meredah. Andi Ridwan akan memuktahirkan data-data perguruan silat di Kalimantan Barat. Yang menurutnya perlu, guna untuk mengetahui perkembangan perguruan atau pengurus cabang pencak silat yang bertebaran di Kalimantan Barat.

“Berhubung saat ini tengah pandemi covid-19, event tentunya tak bisa berjalan. Sebagai langkah awal, saya akan melakukan pembenahan secara internal organisasi. Pemuktahiran data-data akan dilakukan untuk mengetahui kiprah dari masing-masing pengcab yang ada. Karena ada pengcab yang kadaluarsa. Dan langkah awall, kami akan fokus kepada managerialnya” jelas Andi Ridwan

“Sedangkan untuk program-program kerjanya, selengkapnya akan kami bahas pada rapat koordinasi seluruh perguruan” paparnya

Menurut Andi Ridwan sebagai Ketua IPSI Kalbar yang baru. Ia menekankan perlunya profesionalitas dalam organisasi IPSI. Dengan menerapkan tata kelola yang baik serta menjunjung tinggi asas kekeluargaan.

Ridwan juga berharap bahwa organisasi IPSI Kalbar dapat menjadi sebuah wadah untuk menciptakan atlet-atlet silat berprestasi dari Kalimantan Barat.

Para jawara silat diharapkan selalu dahaga akan prestasi. Yang nantinya akan membawa harum nama daerah Kalbar ke pentas nasional dan internasional.

“Saya ingin menggairahkan kembali semangat untuk mencetak prestasi atlet pencak silat Kalbar. Memacu rasa lapar untuk mengharumkan nama IPSI Kalbar” tegas Ridwan

Dalam kesempatan ini Andi Ridwan menyampaikan harapannya terhadap IPSI Kalbar kedepannya. Ia berharap semua dapat melebur menjadi satu dalam ikatan persaudaraan demi memajukan prestasi olahraga pencak silat Kalimantan Barat.

“Saya juga berharap agar organisasi ini dapat mempertahankan netralitasnya. Tanpa membedakan suku, agama dan ras serta asal muasal perguruan. Saya ingin kita semua melebur menjadi satu dalam sebuah wadah yang serius. Dan sigap nantinya untuk mengejar prestasi” pungkasnya

Continue Reading

TRENDING