Connect with us

Lintas Kalbar

Moment Edhy Prabowo Makan Pecel Lele Saat Kunker di Pontianak

Published

on

GENCIL NEWS – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo pada kunjungan kerjanya di Pontianak memilih makan malamnya di Pecel Lele Fadil. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengaku tidak risih makan di warung kaki lima, Menurut Edhy, ini bukan kali pertama dia makan di warung kaki lima.

Selain memuaskan hobi dan rasa inginnya untuk makan Pecel Lele, Edhy Prabowo menegaskan hal yang dilakukannya tersebut sangat baik untuk membantu menghidupkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

‘Ini juga sekaligus biar kita sama-sama menghidupkan UMKM sesuai arahan Presiden. Kita harus bersama-sama bertanggungjawab semua lembaga pemerintah terjun kebawah untuk menghidupkan UMKM,” jelasnya.

Menteri Edhy menegaskan, selain karena hobi dia juga fokus ke pemberdayaan UMKM sekaligus memelihara kearifan lokal. “Saya kira intinya semangat ini yang saya ambil. Saya juga suka sayur pakisnya,” ujarnya lagi.

“Kalau tiba-tiba di suatu daerah sudah dijamu. Makan dulu direstoran mana, nanti pas lihat pecel lele saya mampir lagi,” selorohnya.

“Sebenarnya ini hobi saya dari dulu makan Pecel Lele Lamongan. Memang dari kemarin saya ingin makan Pecel Lele,” ucap Edhy Prabowo saat diwawancarai setelah ia makan bersama rombongan.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Lintas Kalbar

Hasil SWAB Tolak Ukur Status Zona Wilayah Terkonfirmasi Covid 19

Published

on

By

Hasil SWAB Tolak Ukur Status Zona Wilayah Terkonfirmasi Covid 19

Gencil News – Hasil SWAB tolak ukur suatu wilayah berada di zona hijau, kuning, atau merah terkonfirmasi covid 19.

Status zona wilyah terkonfirmasi covid 19 dapat diketahui melalui hasil SWAB dan Tracing. Untuk wilayah kota Pontianak, Singkawang, Sintang dan Kabupaten Kubu Raya telah berstatus zona orange dikarenakan telah mengirimkan sampel hasil SWABnya.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mewanti-wanti setiap kepala daerah agar tidak takut mengumpulkan sampelnya ke provinsi.

Daerah yang berstatus zona hijau bukan berarti aman dari covid 19 melainkan beberapa wilayah belum mengumpulkan hasil SWABnya.

“Ini seperti api dalam sekam ketika nanti sudah tiba-tiba membeludak itu akan kewalahan kepala daerahnya. Saya ingatkan kepala daerah tetap lakukan swab jangan takut daerah banyak terpapar virus” kata sutarmidji

Ia juga menjelaskan bahwa lebih baik jika setiap wilayah mengetahui masyarakatnya terkonfirmasi covid 19 sejak awal ketimbang harus mengetahui saat sudah masuk Rumah Sakit. Dimana penanganan semacam itu akan lebih sulit dan melalui proses yang lama.

Biasanya menurunnya imun tubuh seseorang diakibatkan ketakutan yang berlebihan. Ketidak sadaran atau cenderung menyepelekan kasusu ini juga menjadi penyebab penyebaran covid 19. Serta minimnya disiplin protokol kesehatan masyarakat juga menjadi salah satu faktor.

Pemerintah telah menyiapkan fasilitas kesehatan gratis untuk masyarakat atau pasien covid 19, mestinya tak perlu ada yang dikhawatirkan lagi oleh masyarakat untuk memerikasakan dirinya.

Pentingnya pengetahuan masyarakat terhadap covid 19 mampu menurunkan tingkat ketakutan dan kesadaran masyarakat. Harisson Kepala Dinas Kesehatan Provinsi menjelaskan terkait penentuan status terkonfirmasinya seseorang.

“Kalau dari hasil lab sebagai contoh sampel di angka virusnya tercatat nol koma sekian ini tidak bisa dikatakan tidak ada virus karena satu copies virus sama dengan 225 virus yang kita ambil dari lendir satu bagian kecil di hidung dan mulut. Tapi ini tidak layak masuk kasus konfirmasi, jadi tidak disebut sebagai kasus positif dan ini dinegatifkan” katanya

Meski hal tersebut tidak layak dikatakan terkonfimasi namun masih diberlakukan karena memiliki potensi resiko. Kandungan virus nol koma bisa cepat hilang tapi bisa saja berkembang biak di dalam tubuh jika imun tubuhnya buruk atau dalam keadaan sakit.

Kasus ini tidak tercatat terkonfimasi namun harus melakukan isolasi mandiri sampai virus dalam tubuhnya benar-benar hilang. Hingga jangan dulu merasa aman berada diwilayah zona hijau, bisa jadi karena daerah tersebut belum mengumpulkan hasil swab warganya ke provinsi.

Tolak ukur jumlah kasus yang terkonfirmasi sendiri tidak cukup pada hasil rapid tes, melainkan yang menjadi tolak ukur adalah hasil swab. Semakin banyak yang tidak melakukan swab semakin khawatir adanya potensi kasus covid 19 di suatu wilayah.



Continue Reading

Lintas Kalbar

Dekranas Gelar Pelatihan Kecakapan Wirausaha Dukung Pariwisata Super Prioritas

Published

on

Dekranas Gelar Pelatihan Kecakapan Usaha Dukung Pariwisata Super Prioritas

Gencil News – Dewan Kerajinan Nasional gelar pelatihan kecakapan wirausaha di omah mbudur  Wanurejo, Kec. Borobudur Magelang. (27/09/2020).

Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) di Borobudur diharapkan dapat menumbuhkan juragan-juragan baru untuk kebanggaan Indonesia. Pelatihan tersebut digelar – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Indonesia.

Dekranas memandang perlu adanya wadah partisipasi masyarakat yang berfungsi membantu mitra pemerintah dalam mengembangkan kerajinan khususnya mendukung pariwisata di lima destinasi super prioritas yaitu Toba, Borobudur, Likupang, Mandalika dan Labuhan Bajo.

Wakil Ketua Harian 2 Dekranas, Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, Dekranas sudah berusia empat dasawarsa dalam menjalankan program kerjanya.

Memiliki visi luhur mendukung kemandirian ekonomi Indonesia melalui pengembangan sektor kriya berbasis kreatif, kearifan lokal, nilai tambah tinggi daya saing serta mampu bersaing di dalam maupun luar negeri sebagai motor penggerak ekspor.

Indonesia saat ini sudah menapaki Industri 4.0 yang antara lain ditandai serba digitalisasi dan otomatisasi, namun belum semua elemen masyarakat belum menyadari konsekuensi logis atau dampak dari perubahan-perubahan yang ditimbulkannya termasuk di bidang kriya kerajinan.

Ia menjelaskan PKW merupakan layanan pendidkan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan.

Ketrampilan dan menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengeola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha.

Yang di dalamnya memiliki kurikulum kecakapan, materi kewirausahaan, ketrampilan kriya berbasis teknologi, dan rintisan usaha yang mengedepankan teknologi informasi komputer.

Dekranas mengambil inisiatif mendorong semua elemen pelaku usaha kerajinan untuk lebih peduli dan kreatif di era industri 4.0 dengan mendorong sektor pendidikan nonformal atau vokasi untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan tatanan dan kebutuhan pada era sekarang ini termasuk bidang kerajinan.

Kurikulum ini dimaksudkan untuk membuka akses bagi generasi milenial, guna mendapatkan ilmu dan pelatihan bidang kriya untuk menjadi wirausahawan yang berkompetitif fan produktif mewujudkan produsen yang cerdas berbasis teknologi kekinian.

“Dengan harapan pelatihan ini akan timbul juragan-juragan baru untuk menjadi kebanggaan Indonesia,” jelas Nanny.

Dengan PKW dan pelatihan kerajinan diharapkan para IKM termotivasi untuk menjadi kreatif inovatif dan produktif dalam mengembangkan usahanya di tengah pandemi Covid-19, mampu tetap bersaing dengan produk yang ada di luar yang cukup banyak hadir di market place saat ini.

Acara ini digelar secara daring yang dihadiri Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Endang Budi Karya Sumadi, Ketua Harian Dekranasda Jateng, Peni Rahayu,, Nanny Hadi Tjahjanto Wakil Ketua Harian II DEKRANAS. Dan dikuti oleh Kadisporapar Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Gubernur Ajak Insan Pers Ciptakan Pilkada Aman, Bermartabat Dan Sehat

Published

on

Gubernur Ajak Insan Pers Ciptakan Pilkada Aman, Bermartabat Dan Sehat

Genncil News – Gubernur Kalbar Sutarmidji ajak insan pers di Kalimantan Barat untuk bersama-sama menciptakan Pilkada yang aman, bermartabat dan sehat. Didepan insan pers Kalbar, Gubernur ajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2020.

Dalam Acara Silahturahmi Kamtibmas dengan Insan Pers yang diselenggarakan oleh Humas Polda Kalbar di Ruang Graha Khatulistiwa Polda Kalbar. Sabtu (26/9/2020).

Gubernur meminta awak media untuk menerapkan protokol Covid-19. Dan jika memungkinan, semuanya ikut test swab.

Wartawan atau insan pers juga diminta untuk membuat berita yang berimbang dan tidak mendukung salah satu paslon.

Insan Pers bersama-sama membaca Komitmen Insan Pers Kalimantan Barat berisikan pernyataan para insan pers Kalbar.

Untuk memberikan dukungan kepada penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kalimantan Barat agar berjalan aman, bermartabat, dan sehat.

Dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan UU yang berlaku, menghindari pemberitaan yang berdampak konflik SARA.

Turut serta menciptakan dan menjaga kondusivitas Pilkada sehingga berjalan aman, tertib dan lancar. Dan tak lupa untuk mengedukasi serta mensosialisasikan protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat. Dan menjadikan protokol kesehatan sebagai acuan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Acara tersebut dihadiri Forkopimda, Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Bawaslu Provinsi Kalbar, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat serta perwakilan Insan Media Cetak maupun Elektronik di Kalimantan Barat.


Setelah membaca Komitmen Insan Pers Kalimantan Barat, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen tersebut.

Dalam rangkaian acara tersebut dilakukan penyerahan baju kaos secara simbolis oleh Forkopimda kepada perwakilan Media.

Dan juga melakukan Pembacaan dan Penandatanganan Komitmen Bersama Dalam rangka mendukung Pilkada yang Aman, Bermartabat dan Sehat di Wilayah Kalimantan Barat.

Acara dilanjutkan dengan Diskusi Panel dengan tema “Peran Insan Media Dalam Rangka mendukung Pilkada yang Aman, Bermartabat dan Sehat di Wilayah Kalimantan Barat”.

Dengan Pembicara : Ketua KPU Provinsi Kalbar, Ramdan, S.Pdi, M.PD, Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah, S.H, Polda Kalbar Kabid Humas, Donny Charles Go, S.I.K dan Perwakilan Awak Media, Edo Sinaga.

Continue Reading

TRENDING