Connect with us

Lintas Kalbar

Gubernur Kalbar Lantik 13 Pejabat Struktural Di Jajaran Pemprov Kalbar

Published

on

Gubernur Kalbar Lantik 13 Pejabat Struktural Di Jajaran Pemprov Kalbar
Gubernur Kalbar Lantik 13 Pejabat Struktural Di Jajaran Pemprov Kalbar - Humas Pemprov Kalbar

GENCIL NEWS – Gubernur Kalbar (Kalimantan Barat) Sutarmidji Lantik 13 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Pelantikan 13 Pejabat Struktural ini berlangsung di Balai Petitih, Senin (29/6/2020).

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji menyampaikan. Dirinya membuka peluang bagi pejabat di kabupaten dan kota untuk berkarir di provinsi asalkan memenuhi persyaratan.

“Saya berharap yang berada di daerah untuk ikut dalam lelang jabatan di provinsi. Insya Allah kita transparan, tapi harus sesuai dengan pengalaman kerja dan pendidikannya jangan pendidikan yang tidak sesuai boleh ikut tapi nilainya rendah,” kata Gubernur Kalbar H. Sutarmidji.

Dalam pelantikan tersebut, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji menyoroti lima dinas yang di nilainya harus lebih baik seperti Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalbar, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD).


“Seperti Kadispora saya tidak mau diatas 50 tahun dalam undang-undang menyebut pemuda itu apa biar di bidang manajemen pun namanya. Dinas pemuda dan olahraga harus dibawah 50 tahun kalo perlu 40 tahun biar enerjik kalo sudah 55 tahun apa yang mau dibuat, mau jadi pemuda tempo dulu.

Untuk BPPD buat perbatasan itu seperti Badau, kita tingkatkan ekonomi di perbatasan. Kemudian BKAD tolong tata itu asset-aset provinsi dengan baik dan transparan. Siapa yang mendapatkan hibah tapi tidak ada SPJnya umumkan di media serta kontraktor yang masalah umumkan saja di media,” tuturnya.


“Dinas Koperasi dan UMKM jangan Cuma menghadiri rapat anggota tahunan koperasi bukan itu, namun bagaimana membuat UMKM itu berkembang ini penting. Dinas ESDM itu ijinnya di pusatnya semua tapi semua eksport harus tercatat dari kalbar semua kewajiban dia (perusahaan eksport) terhadap kalbar diutamakan kalo tidak kita masih punya cara, jangan sampai saya tutup tidak bisa ini itu baru terasa,” tambahnya.


Dirinya meminta dinas di lingkungan Pemeintah Provinsi Kalbar untuk bekerja sebaik-baiknya untuk membangun daerah lebih maju dari sebelumnya.

“Kerja betul-betul untuk membangun kalbar, ini daerah penghasil CPO terbesar keempat di Indonesia tapi apa yang di dapatkan kita gigit jari jak satu rupiah pun tidak dapat apa-apa. Kalo pelabuhan kijing sudah jadi semua eksport harus lewat sana. Supaya kita bisa tercatat dan kita bisa mendapatkan bagi hasil pajaknya kita dapat, jangan hasil pajaknya orang yang dapat jalan hancur ke kita ini yang harus dipikirkan kepala dinas-dinas itu, jangan pikirkan dia sorang kita pikirkan kalbar,” tegasnya dengan logat melayu.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Lintas Kalbar

Sutarmidji: Minimal 80 Persen Pembangunan Jalan Provinsi di Masa Jabatan Bersama Ria Norsan

Published

on

Sutarmidji: Minimal 80 Persen Pembangunan Jalan Provinsi di Masa Jabatan Bersama Ria Norsan

GENCIL NEWS -“Jalan itu minimal harus ada jalan Provinsi yang mantap bertambah dan minimal masa jabatan saya bersama Ria Norsan itu bisa mencapai di atas 80 persen,” kata Sutarmidji saat acara Pengucapan Sumpah/Janji Jabatan dan Pelantikan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar. Selasa (14/7/2020) di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

Saat ini jalan Provinsi yang baik itu baru 56 persen dari 1500 lebih KM dan 31 persen masih jalan tanah belum terjamah, sisanya rusak dan yang masih perlu pendanaan. kemudian jalan yang ada itu hanya mampu dilalui 6 ton dan yang lewat itu rata-rata di atas 10 ton.

“Mutu beton itu seharusnya dengan mutu K 300 sampai K 350 tapi yang ada itu K 125, K 200, maka tetap hancur. sekarang sudah saatnya mutu kualitasnya bagus dan kontraktor yang kerjanya asal-asalan blacklist saja dan jangan blacklist perusahaannya tapi Orangnya,” pinta Sutarmidji

Selain itu Kabupaten belum membuat ruang milik jalan (RMJ) seharunya ada RMJ dan ketika jalan cuma 4 setengah meter dan mau dilebarkan menjadi 6 meter maka repot.

Kemudian Gubernur Kalbar mengatakan tunggakan pajak selama ini ada kadaluarsanya sekian tahun dan catatan yang ada pada kita 1,4 Triliun ini harus di tagih kemudian tunggakan-tunggakan ini harus di upayakan untuk ditagih dan ini kebanyakan pajak air permukaan.

“Saya akan serahkan kepada KPK untuk nangani masalah ini. kalau Pegawai yang terlibat ambil tindakan, kalau yang kontrak berhentikan,” tegasnya

Sementara itu masih kata Orang nomor satu di Kalbar jika kita dapat menagih 200 Miliar bisa untuk infrastruktur maka ada satu ruas jalan dapat terselesaikan.

“Sekarang ini kita baru tender beberapa ruas jalan dan mau dalam pengerjaan,
sebagaimana arahan Presiden perlu adanya percepatan belanja APBD,” tutupnya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Dinkes Kalbar Akan Tingkatkan Razia Masker di Kawasan Umum

Published

on

Dinkes Kalbar Akan Tingkatkan Razia Masker di Kawasan Umum

GENCIL NEWS – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Dinkes) akan tingkatkan razia masker di kawasan umum. Razia masker ini tentunya sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kalbar.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengumumkan ada 5 kasus konfirmasi baru di Kalimantan Barat, Senin (13/7/2020).

Dilansir dari Tribunkalbar – Kasus baru ini diperoleh dari hasil razia masker di Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak minggu lalu.

Berdasarkan hasil dari Laboratorium Rumah Sakit Untan Pada 13 Juli 2020 hari ini (senin,13/07/2020) diketemukan 5 kasus konfirmasi baru.

“Lima kasus baru ini merupakan, kasus konfirmasi yang kita dapatkan dari razia masker di depan Audit Untan.”

“Jumlah yang terjaring saat itu 68 orang. Lalu sampelnya kita kirim secara bertahap. terakhir pemeriksaan ada 5 positif,” ujarnya, Senin (13/7/2020).

5 orang kasus baru ini. 4 orang di antaranya adalah warga Kota Pontianak dan 1 orang warga Kubu Raya.

Selain itu berdasarkan hasil Laboratorium Untan ada 1 kasus sembuh yang berasal dari Ketapang.

“Sampai hari ini 13 Juli 2020 total kasus konfirmasi 355 orang, 328 telah dinyatakan sembuh,dan 4 meninggal,” ucapnya.

Predikat Zona Hijau pada Kota Pontianak bisa saja hilang, Jika masyarakatnya tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau mereka tidak menggunakan masker, akan mudah sekali menyebarkan atau menularkan penyakitnya ke orang lain di sekitarnya yang juga tidak mennggunakan masker,” ujar Harisson.

Harisson menambahkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat akan semakin menggencarkan razia masker dikawasan umum.

Sementara itu Walikota Pontianak. Edi Kamtono meminta masyarakat Kota Pontianak. Untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan waspada.

Pernyataan tersebut disampaikan Walikota setelah diumumkan 4 Warganya terkonfirmasi positif Covid-19.

Continue Reading

Lintas Kalbar

INFOGRAFIS UPDATE COVID 19 Kalbar – 11 Juli 2020 Pukul 19.00

Published

on

Infografis Update perkembangan terkini Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat. Pertanggal 11 Juli 2020. Data di update pada pukul 07.00 Wib Sumber Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

GENCILNEWS – Infografis Update perkembangan terkini Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat. Pertanggal 11 Juli 2020. Data di update pada pukul 19.00 Wib Sumber Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

Continue Reading

TRENDING