Connect with us

Lintas Kalbar

Hasil Swab Gubernur Kalbar Negatif, Ketahui Fakta-Faktanya

Published

on

Hasil Swab Gubernur Kalbar Negatif, Ketahui Fakta-Faktanya
Gubernur Kalimantan Barat H.Sutarmidji, SH, M.hum - Foto 29 juli 2018 (dok)

Gencil News – Hasil Swab terhadap Gubernur Kalbar dipastikan negatif berdasarkan hasil pengujian sampel yang dilakukan di laboratorium Untan Pontianak.

Hasil swab Gubernur Kalbar dipastikan negatif, diperkuat pernyataan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson.

Dari hasil pengujian sampel swab berdasarkan pemeriksaan pada tanggal 23 dan 24 September 2020, telah ditemukan hasil pengujian swab, yaitu 34 orang terkonfirmasi positif covid-19.

Adapun rinciannya pasien terkonfirmasi ini adalah, sbb:

  • Singkawang = 8
  • Pontianak = 8
  • Mempawah = 5
  • Kubu Raya = 7
  • Landak = 5
  • Melawi = 1

Untuk tempat pengujian swab adalah :

  • Laboratorium Untan
  • TCM Soedarso
  • RSUD Abdul Aziz
  • Mobile PCR Sintan

Ajudan Gubernur Kalbar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Dari 34 yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19, satu diantaranya adalah Ajudan Gubernur Kalimantan Barat. Dari hasil tracing orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan Ajudan Gubernur, dilakukan uji swab.

Lokasi pengujian adalah di Laboratorium Untan Pontianak. Dan dari hasil pengujian ditemukan hasil positif Covid-19.

Tindakan Gubernur Kalbar

Setelah mendapatkan kabar bahwa ajudannya terkonfirmasi positif Covid-19. Sutarmidji memerintah agar semua orang yang pernah kontak dengan ajudan untuk diperiksa kesehatannya.

Yang kemudian dilakukan untuk isolasi mandiri. Dan kondisi mereka akan terus diawasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.

Sutarmidji mengintrusikan agar seluruh personel di lingkungan Kantor Gubernur Kalimantan Barat untuk melakukan uji usap. Termasuk personel di ruang Data Analytic Room.

Dinas Kesehatan telah melakukan penyemprotan disinfektan diseluruh ruangan di Kantor Gubernur. Sebagai tindakan untuk mensterilkan ruangan yang setiap harinya menjadi lalu lintas orang yang dinyatakan positif covid-19.

Gubernur Bersikeras Lakukan Uji Swab, Dirinya beserta keluarga

Sutarmidji minta Dinas Kesehatan untuk melakukan uji usap kepada dirinya dan keluarga. Hal ini dilakukan sebagai tindakan untuk mendiagnosis keberadaan virus covid, apakah menjangkiti atau tidak.

Berdasarkan pernyataan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr Harisson mengatakan.

Dari hasil pemeriksaan pertama kepada Sutarmidji dan Keluarga hasilnya adalah negatif.

Tak puas dengan 1 kali pengujian, Gubernur meminta kembali agar dirinya dan keluarga di uji usap ulang.

Dari hasil pengujian kedua yang dilakukan di Laboratorium Untan, diketahui dan dipastikan hasilnya adalah negatif.

“Pak Gubernur ingin meyakinkan bahwa hasil swab benar negatif. Jadi kami ulang lagi test swab Pak Gubernur dan kita masukan lagi di Lab Untan dan ternyata hasilnya negatif ,” ungkap Harisson.

Harisson juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan Gubernur dalam menerapkan protokol kesehatan patut ditiru masyarakat.

Ia mengatakan bahwa Gubernur telah melakukan serangkai usaha pencegahan, seperti menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak.

“Kalau saya perhatikan wajar hasil pemeriksaan Gubernur Kalbar negatif karena Pak Gubernur sangat taat dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan ,” pungkasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Lintas Kalbar

Gubernur Kalbar Siap Sampaikan Aspirasi Masyarakat Ke Pusat

Published

on

By

Gubernur Kalbar Siap Sampaikan Aspirasi Masyarakat Ke Pusat

Gencil News – Gubernur Kalbar meminta masyarakat agar tidak anarkis saat sampaikan aspirasi. Bahkan Gubernur Kalbar siap memfasilitasi menyampaikan ke Pemerintah Pusat. Gubernur Kalbar sampaikan ini Saat acara Silaturahmi Budaya dengan tema Perkokoh Persatuan Membangun Negeri di Rumah Melayu Kalbar. Selasa (20/10/2020)

“Saya sebagai Gubernur siap memfasilitasi menyampaikan ke pusat. Seperti kemarin, saya sudah sampaikan ke Presiden baik secara tertulis maupun lisan,” tuturnya.

Gubernur Kalbar sampaikan bahwa perlu dikaji terlebih dahulu mengenai UU Cipta Kerja mengenai pasal-pasal yang tidak disetujui. Menurutnya apapun narasi yang di sampaikan selama argumentnya baik ia akan sampaikan sebagai bahan masukan ke pemerintah pusat.

” Dalam menyalurkan aspirasi apapun silahkan, mau yang pahit atau manis ” Ujar Sutarmidji

Gubernur Kalbar juga berharap agar masyarakat dan pemerintah provinsi sama-sama membangun ketertinggalan di Kalimantan Barat terutama di daerah-daerah. Saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat 29, ketahanan pangan masih 70 dan Infrastruktur kita masih 33.

Dimasa pandemi Sutarmidji juga menghimbau agar tidak semakin banyak yang terjangkit covid 19, Sebab juga akan mengakibatkan banyaknya biaya yang harus dikeluarkan. Sementara dana yang dipakai merupakan bersumber dari APBD.

Dimana semestinya dana tersebut bisa digunakan dalam hal lain, Dengan meningkatnya yang terjangkit covid 19 dana APBD yanng dikeluarkan hanya akan dihabiskan untuk pencegahan kasus covid 19. Hal ini diharapkan dapat dipahami oleh mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Barat untuk bangkit dari ketertinggalan.

ikrar untuk menjaga semangat sumpah pemuda dalam kegiatan tersebut juga diapresiasi oleh Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI. Muhammad Nur Rahmad. Dimana kehadiran keluarga besar masyarakat kalbar bersama-sama menjaga persatuan melalui kegiatan ini.

Menurutnya kekompakan adalah kunci menuju keberhasilan dalam membangun bangsa. Yang mesti juga didukung oleh seluruh komponen bangsa.

” Apapun produk pemerintah selama itu mensejahterakan masyarakat, harus didukung, kalaupun ada salah satu kelompok atau komponen yang tidak sependapat salurkan sesuai dengan mekanisme prosedur yang berlaku ” kata Mayjen TNI. Muhammad Nur Rahmad

Gubernur Kalbar sudah menurunkan satu tim kajian dan sosialisasi terkait dengan undang-undang Cipta kerja. Yang nantinya diharapkan bisa dimanfaatkan dan berikan masukan-masukan yang konstruktif kepada tim kerja tersebut.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Kegiatan Kampanye Melanggar Protokol Kesehatan Akan Dibubarkan

Published

on

By

Kegiatan Kampanye Melanggar Protokol Kesehatan Akan Dibubarkan

Gencil News – Bawaslu Kalbar akan bubarkan kegiatan kampanye jika kedapatan melakukan kampanye melanggar protokol kesehatan. Kordiv Pengawasan Bawaslu Kalbar, Faisal Riza mengatakan bahwa pelanggaran protokol kesehatan kegiatan kampanye masih mendominasi.

” Pelanggaran tersebut umumnya ditemukan saat para calon kepala daerah melakukan metode kampanye tatap muka maupun pertemuan terbatas ” ujar Faisal Riza selasa (20/10/2020)

Bawaslu Kalbar menemukan pelanggaran protokol kesehatan dalam penarikan data yang diisi Panwascam. Didapati 613 kegiatan kampanye yang dilakukan secara tatap muka dan pertemuan terbatas.

Faisal mengungkapkan berdasarkan hasil pengawasan belum ada yang melakukan kegiatan kampanye secara daring. Jika terdapat pelanggaran dalam kegiatan kampanye yang meliputi tidak adanya penyediaan handsanitizer, cek suhu badan, dan jaga jarak.

Maka sesuai dengan PKPU 13 terdapat 13 jenis pelanggaran protokol kesehatan Bawaslu akan melakukan saran perbaikan.

Dan jika terdapat pelanggaran pelaksanaan kegiatan kampanye lebih dari 50 orang dan adanya pentas seni jika dalam waktu satu jam kegiatan tersebut tidak dihentikan maka pihak bawaslu berhak membubarkan kegiatan tersebut.

” jika satu jam tidak dihentikan Bawaslu berhak melakukan pembubaran berkoordinasi dengan Kepolisian dan Satgas ” tegasnya

Namun pihak bawaslu masih memaklumi jika ada paslon yang memposting foto saat kampanye tidak menjaga jarak karena untuk kebutuhan foto.

Bawaslu juga terus mengawasi akun resmi paslon mengenai sudah berlangsung atau tidaknya kegiatan kampanye atau hanya untuk kebutuhan foto saja. Pihak bawaslu juga membuka layanan pelaporan bagi masyarakat yang melihat adanya pelanggaran kegiatan kampanye.

Pelaporan pengaduan bisa dilakukan melalui  call center di masing-masing Bawaslu Kabupaten yang pilkada terutama sudah ada, baik via Whatsapp atau medsos dan website.

Pengembangan form online untuk pelaporan atau aduan masyarakat terkait pelanggaran pada pilkada 2020 juga disediakan bawaslu. Hal tersebut merupayakan upaya pihaknya guna memaksimalkan pengawasan Pilkada 2020.

Namun, untuk konteks pelaporan dipaparkannya tetap harus form mengisi form secara manual karena harus disertai dengan bukti KTP dan aduan laporannya serta setidaknya memenuhi unsur formil dan materil.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Anggaran 300 Miliar Untuk Infrastruktur di Kalimantan Barat

Published

on

By

Anggaran 300 Miliar Untuk Infrastruktur di Kalimantan Barat

Gencil News – Anggaran 300 Miliar disiapkan pada tahun 2021 untuk memperbaiki infrastruktur yang ada disetiap daerah Kalimantan Barat. Anggaran ini disiapkan pemerintah Kalimantan Barat untuk masyarakat yang membutuhkan akses jalan yang memadai.

Gubernur Kalimantan Barat mengungkapkan bahwa Pemprov Kalbar akan kembali memprioritaskan anggaran untuk pembenahan infrastruktur, khususnya jalan di tahun 2021.

” Untuk tahun ini, masih banyak jalan provinsi yang belum tersentuh pembangunan dan perbaikan karena dana yang ada dialokasikan untuk penanganan COVID-19 ” ujar Sutarmdji

Pembenahan infrastruktur juga sudah dimulai dengan pengerjaan trotoar yang bagus dari kantor gubernur sampai ke Museum Kalbar dan dari pendopo ke Digulis.

Sutarmidji menjelaskan untuk pembangunan trotoar tersebut, dari jalan Tanjung Sari ke Tugu Digulis dibangun dengan menggunakan APBD Kota Pontianak, sementara jalur trotoar lainnya menggunakan dana APBN.

Gubernur Kalimantan Barat ini juga menjelaskan untuk tahun depan rencananya jalur trotoar dilanjutkan hingga Polda dan dari Gembala baik ke kantor Gubernur. Sementara untuk daerah lain menyusul.

Mengenai anggaran Sutarmidji menjelaskan pendidikan (sekolah) negeri gratis membutuhkan dana  sebesar Rp200 miliar lebih, Sementara anggaran untuk mengganti mebeler sekolah sebesar Rp30 miliar.

Dan untuk anggaran bantuan kelengkapan sekolah Rp25 miliar dan pembangunan di tingkat desa lebih dari Rp300 miliar. Pencanangan anggaran untuk tahun 2021 telah disiapkan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Barat untuk memperbaiki infrastruktur.

Sebelumnya Sutarmidji memaparkan jika pokok rancangan APBD Provinsi Kalbar tahun 2021 terdiri dari tiga hal. yaitu ;

Pertama, dari sisi pendapatan untuk tahun 2021, anggaran pendapatan sebesar Rp. 6.675.492.541.090 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 2.861.425.252.09, Dana Transfer sebesar Rp. 3.810.754.877.000, Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp. 3.312.412.000.

Kedua, dari sisi belanja secara keseluruhan Alokasi Belanja Daerah pada APBD TA 2021 ini adalah sebesar Rp. 6.920.492.541.090 yang terdiri dari Belanja operasi sebesar Rp. 4.273.976.264.130, Belanja modal sebesar Rp. 1.147.074.989.432, Belanja tidak terduga sebesar Rp. 20.000.000.000 dan Belanja transfer sebesar Rp. 1.479.441.287.528.

Ketiga, dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 300.000.000.000,00 yang bersumber dari sisa lebih penghitungan anggaran TA sebelumnya atau SiLPA tahun anggaran 2020, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 55.000.000.000 untuk penyertaan modal PT. Bank Kalbar dari PT. Jamkrida.

Continue Reading

TRENDING