INFOGRAFIS UPDATE COVID 19 Kalbar – Per 10 Juli 2020
Connect with us

Lintas Kalbar

INFOGRAFIS UPDATE COVID 19 Kalbar – Per 10 Juli 2020

Published

on

INFOGRAFIS UPDATE COVID 19 Kalbar – Per 10 Juli 2020

GENCILNEWS – Infografis Update perkembangan terkini Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat. Pertanggal 10 Juli 2020. Data di update pada pukul 07.00 Wib Sumber Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Gubernur Kalbar Yakin Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Tahun 2021

Published

on

By

Gubernur Kalbar Yakin Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Tahun 2021
Gubernur Kalbar Yakin Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Tahun 2021

Gencil News – Gubernur Kalbar Sutarmidji yakin pertumbuhan ekonomi Kalbar 2021 dapat meningkat capai 5 persen karena pada akhir tahun 2020 perbaikan ekonomi bergerak ke arah positif.

“Pada akhir tahun 2020 ini ekonomi Kalbar mulai positif. Secara akumulasi ekonomi 2020 ini akan rendah dari pada sebelum pandemi COVID-19,” ujar Gubernur Kalbar saat Pertemuaan Tahunan Bank Indonesia Kalbar di Pontianak. Kamis (03/12/2020).

Namun untuk triwulan III dan IV ekonomi Kalbar terus membaik sehingga tahun 2021 optimis bergerak menuju normal kembali.

Salah satu pendorong pertumbuhan positif ekonomi Kalbar seiring dengan beroperasinya Pelabuhan Internasional Tanjungpura atau Kijing di Mempawah.

“Saat ini sudah beroperasi namun uji coba. Kalbar dalam setahun produksi 2,7 juta ton CPO. Separuh saja melalui pelabuhan di Mempawah tersebut sangat besar kontribusinya terhadap PDBRD Kalbar sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Mendorong UMKM lebih maju

Pemerintah Provinsi Kalbar turut mendorong peningkatan penunjang produksi komoditas Kalbar. Kemudian mendorong UMKM untuk lebih maju.

“Untuk UMKM di Kalbar saya sarankan untuk terus berinovasi. Contoh dodol dari sisi bentuk bisa berubah jadi bintang atau lainnya. Begitu juga kemasannya harus menarik dan baik. Kita ini isi banyak namun kemasan kurang baik,” terangnya

Terkait peran BI Kalbar dalam membina UMKM ia mengakui bisa mengalahkan pemerintah. BI Kalbar melalui inkubator bisnisnya sudah tepat dalam mengembangkan, membina dan memajukan UMKM di Kalbar.

“Pemerintah kalah dari BI Kalbar dalam pembinaan UMKM. Kita sangat apresiasi dan berterima kasih atas perhatiannnya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalbar, Agus Chusaini mengatakan peluang ekonomi Kalbar bangkit dan tumbuh. Karena akan didorong akan beroperasinya Pelabuhan Internasional Kijing Kabupaten Mempawah.

Kemudian ada pemesanan vaksinasi COVID-19 sehingga menambah keyakinan virus dapat terkendali.

“Kemudian program pemulihan ekonomi nasional yang saat tengah berjalan dan akan berlanjut hingga tahun depan juga memberikan kontribusi dalam mendongkrak ekonomi Kalbar,” kata dia.

Stimulus fasilitas kredit ada perpanjangan dan kebijakan BI sendiri menjaga likuiditas semakin kuat.

“Belum lagi ekonomi digital saat ini terus berkembang. UMKM dengan ekonomi digital memiliki peluang dan peranan besar untuk ekonomi Kalbar,” kataya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Gebyar Ekonomi Kreatif Virtual Kalbar, Saatnya UMKM Kalbar Mendunia

Gebyar Ekonomi Kreatif Virtual Kalimantan Barat akan dimulai besok, Sabtu (5 Desember 2020). Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Hj. Lismaryani Sutarmidji, kegiatan ini menjadi momentum UMKM Kalimantan Barat bisa mendunia.

Published

on

Gebyar Ekonomi Kreatif Virtual Kalbar, Saatnya UMKM Kalbar Mendunia
Acara ini berlangsung atas kerja sama Dekranasda Provinsi Kalbar, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalbar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalbar, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalbar. - Foto Dokumen

Gencil News – Gebyar Ekonomi Kreatif Virtual Kalbar adalah sebuah acara untuk mendorong UMKM mengembangkan kreasi. Dalam berkarya untuk menghasilkan produk kerajinan yang berdaya saing pada pasar internasional.

Gebyar Ekonomi Kreatif Virtual yang berlangsung pada masa pandemi Covid-19. Menjadi sebuah dorongan bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk mempromosikan usaha.

Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat Lismaryani Sutarmidji mengatakan kegiatan ini menjadi momentum UMKM Kalimantan Barat bisa mendunia.

“Acara Gebyar Ekonomi Kreatif Kalimantan Barat Tahun 2020 mendorong UMKM kita untuk mengembangkan kreasinya. Dalam berkarya untuk menghasilkan produk kerajinan yang berdaya saing di pasar internasional. Oleh karenanya, saya berharap para pelaku usaha dan perajin agar memanfaatkan internet dan Hapenya. Untuk memasarkan dan mempromosikan produk secara online hingga ke pasar dunia,” ujar Lismaryani. Kamis (3/12/2020).

Lismaryani juga mengatakan masa pandemi Covid-19 bukan halangan bagi pelaku UMKM untuk berkarya. Untuk itu Lismaryani mengajak perajin dan pelaku UMKM untuk bersama-sama meningkatkan karya dan usahanya saat ini.

Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat juga menyemangati para pelaku UMKM dan perajin untuk mengubah tantangan dan halangan. Selama masa pandemi ini dapat menjadi peluang dalam berusaha dan berkarya.

“Produksilah untuk lokal hingga dunia, tetapi utamakan konsumsi produk dari sekitar kita,” pintanya.

Acara Gebyar Ekonomi Kreatif Virtual Tahun 2020 akan berlangsung Sabtu, 5 Desember 2020 pukul 13.00 WIB Channel Youtube Disporapar Kalbar.

Hadir sebagai pengisi acara adalah COfternoon, Manjakani, Tazki dan Ali Akbar Merahjingga, Sanggar Bengkawan.

Dari pelaku UMKM juga akan hadir Chef Riall Arief dan Dimas Juliannur Fajar Barista lokal pemilik Segita Coffee Jalan Karya Baru.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Balitbang Kalbar Jadikan Kratom Sebagai Penelitian Unggulan Tahun 2021

Published

on

By

Balitbang Kalbar Jadikan Kratom Sebagai Penelitian Unggulan Tahun 2021
Majelis Pertimbangan (MP) Kelitbangan bersama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kalimantan Barat (Kalbar).

Gencil News – Balitbang Kalbar utamakan kratom sebagai salah satu penelitian unggulan pada 2021 mendatang.

Majelis Pertimbangan (MP) Kelitbangan bersama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kalimantan Barat (Kalbar). Menggelar Rapat Koordinasi (Rakornis) serta Webinar Paparan Hasil Penelitian Tahun 2020 dan Rencana Penelitian Tahun 2021, Selasa (1/12).

Kepala Balitbang Kalbar Herkulana Mekarryani mengungkapkan, dalam kesempatan itu pihaknya bakal memantapkan hasil penelitian tahun 2020. Kemudian rencana penelitian yang menjadi unggulan pada tahun 2021 salah satunya tentang kratom.

Yakni hubungan tanaman kratom dengan ekosistem di Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK), Kabupaten Kapuas Hulu.

“Kemudian juga tentang pengelolaan daerah aliran sungai, UMKM, BUMDES, pendidikan serta insfrastruktur jalan. Termasuk pengelolaan taman nasional berkaitan dengan Betung Kerihun dan Danau Sentarum berbasiskan pola air,” ujarnya.

Selain itu lanjut dia, akan ada penelitian dari salah satu warga Kalbar mengenai dugaan obat Covid-19. Dalam hal ini akan ada pertimbangan dari Majelis Pertimbangan terlebih dahulu. “Nanti akan kami bicarakan pada Februari atau Maret 2021, untuk menjadi masukan sebagai perencanaan atau rencana bagi Litbang,” ucapnya.

Biasanya menuurut dia, prosesnya dimulai dari asistensi dengan tim Bappeda baru kemudian ke gubernur, setelah itu ke Bappeda lagi. “Semoga rencana ini bisa di realisasikan,” harapnya.

Turut hadir para majelis pertimbangan dalam Rakornis webinar tersebut antara lain Rektor Universiatas Tanjungpura (Untan) Garuda Wiko. Tidak ketinggalan pula Rektor UPB Purwanto, Rektor IKIP PGRI Pontianak Rustam. Selain itu juga ada Ketua Kadin Kalbar Santyoso serta Akademisi Untan Edy Suratman.

Anggota majelis pertimbangan banyak sekali menyampaikan saran dan masukan. Salah satunya dari Edy Suratman yang berharap ke depan Balitbang Kalbar perlu merumuskan satu atau dua penelitian unggulan yang kemudian berlanjut ke level kerjasama dengan dunia industri.

Selain itu ia juga berharap Balitbang dapat membantu gubernur dalam rangka mewujudkan keharmonisan data.

Litbang Harusnya Merangkul

“Serta Litbang harusnya hadir untuk merangkul orang-orang seperti Lutfi (penemu obat Covid-19). Khususnya dalam rangka membuktikan atau mengembangkan hasil temuannya yang berupa obat,” pesan Edy.

Sementara itu Rektor UPB Pontianak Purwanto juga turut memberikan beberapa masukan. Salah satu rencananya soal rencana penelitian oleh Balitbang Kalbar Tahun 2021 nanti.

Ia sebagai pihak dari Perguruan Tinggi sangat mengapresiasi atas sinergitas dan solidaritas semua pihak. Baik dari pihak Kelitbangan maupun Perguruan Tinggi itu sendiri.

“Di dalam diskusi sudah mengerucut bahwa keterlibatan teman-teman di Perguruan Tinggi. Seperti penyampaian dari Bapak Garuda Wiko sangat bagus sekali, karena kami mulai dari hulu dan sampai ke hilir,” jelasnya.

Purwanto berharap ke depannya hasil-hasil riset dari kampus juga bisa menjadi acuan pembangunan di Kalbar. Apalagi di kampus tentu relatif produktif, sesuai dengan Tri Darma yang salah satunya yakni pengabdian kepada masyarakat.

“Bisa lewat penelitian, sesuai dengan keunggalan dan kooperatif dari masing-masing perguruan tinggi. Karena karakteristik yang relatif berbeda dan juga ada keunggulan. Jadi kalau bisa harus bersinergi,” harapnya.

Dengan sinergi yang baik ia yakin, akan menjadi suatu penguatan. Ia ingin agar lahir gagasan-gagasan dalam bentuk konsep, model dan pilihan opsi kebijakan. Sehingga dalam merumuskan pembangunan di Kalbar percepatanya bisa berbasis kepada hasil-hasil riset.

“Mari kita bangun Kalbar bersama-sama, Pada semua stakholder secara sinergis dan kebersamaan. Agar bisa menghadirkan dan mensejahterakan masyarakat Kalbar bersama,”

Continue Reading

TRENDING