Connect with us

Lintas Kalbar

INFOGRAFIS UPDATE COVID 19 Kalbar – 11 September 2020 Pukul 07.00

Published

on

INFOGRAFIS UPDATE COVID 19 Kalbar – 11 September 2020 Pukul 07.00

Gencil News – Infografis Update perkembangan terkini Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat. Pertanggal 11 Juli 2020. Data di update pada pukul 19.00 Wib Sumber Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Lintas Kalbar

Bawaslu Umumkan Indikator Indeks Kerawanan Pilkada Dimasa Pandemi

Published

on

By

Bawaslu Umumkan Indikator Indeks Kerawanan Pilkada Dimasa Pandemi

Gencil News – Bawaslu Umumkan Indikator Indeks Kerawanan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA). Untuk wilayah Kalbar sendiri Kabupaten Sintang masuk 10 daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2020 dengan tingkat kerawanan tertinggi dalam aspek Pandemi.

Berdasarkan pemutakhiran Indeks Kerawanan Pemilu Kabupaten sintang berada diurutan ke 7 penyelenggara Pilkada dengan tingkat kerawanan. untuk meminimalisir adanya kluster baru di Pilkada pada masa pandemi ini Bawaslu umumkan beberapa Indikator Indek Kerawanan Pilkada (IKP).

Berikut 9 Indikator Indeks Kerawanan Pilkada dimasa pandemi :

  • penyelenggara pemilu yang terinfeksi Covid-19
  • Penyelenggara pemilu yang meninggal karena Covid-19
  • penyelenggara pemilu yang melanggar protokol kesehatan,
  • lonjakan pasien Covid-19,
  • pasien Covid-19 yang meninggal dunia,
  • informasi tentang pasien Covid-19 yang tidak tertangani
  • penyelenggara pemilu yang mengundurkan diri yang mengundurkan diri,
  • masyarakat menolak pilkada di tengah pandemi,
  • dan wilayah zona merah pandemi. 

“IKP yang telah kita luncurkan ini dapat menjadi pedoman bagi penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugas di masa pandemi,” kata nggota Bawaslu Fritz Edward Siregar.

Bawaslu juga secara tegas penegakan protokol kesehatan saat Pilkada dimasa pandemi dengan menggunaan Undang-UndangUndang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dalam upaya menegakkan protokol kesehatan pada Pilkada Serentak 2020. Dalam UU tersebut terdapat jenis sanksi administrasi yaitu peringatan dan denda administratif.

“Jika ada peserta pemilu yang melanggar, Bawaslu akan menegur. Apabila diabaikan, Bawaslu akan melakukan koordinasi dengan KPU untuk jatuhkan sanksi sesuai dengan kewenangan Bawaslu,” ucapnya dalam Persiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 secara virtual di Jakarta, Selasa ( 22/09/2020)

Dilansir dari laman resmi bawaslu.go.id Ancaman hukuman denda penjara dan membayar sejumlah uang melalui pendekatan hukum pidana Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 212 dan Pasal 218.

Upaya penegakan protokol kesehatan dalam aspek pencegahan dilakukan Bawaslu untuk pencegahan kluster baru. Bawaslu juga telah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) pembentukan kelompok kerja (Pokja) terkait tata cara penanganan pelanggaran protokol kesehatan pada Pilkada Serentak 2020.

Dinkes Kalbar umumkan Kabupaten Sintang berada di zona orange atau resiko sedang kategori resiko kenaikan kasus kabupaten kota se Kalbar. meski pada agustus lalu sintang tercatat daerah tidak terkonfirmasi covid 19. tercatat data terakhir di tanggal 22 september ini di Sintang setidaknya ada 90 pasien covid dan 42 orang sembuh.



Continue Reading

Lintas Kalbar

Dishub Kalbar, Sanksi Dilarang Membawa Penumpang Tetap Diberlakukan

Published

on

Dishub Kalbar, Sanksi Dilarang Membawa Penumpang Tetap Diberlakukan

Gencil News – Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar (dishub) menyatakan sanksi dilarang membawa penumpang tetap akan diberlakukan kepada maskapai yang dianggap lalai karena telah membawa penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sanksi dilarang membawa penumpang tetap diberikan kepada maskapai yang dianggap lalai. Dan sanksi dilarang membawa penumpang sesuai dengan implementasi Pergub Kalbar No 110 tahun 2020.

 Pada Pasal 16 tentang sanksi disebutkan. Maskapai Penerbangan, Operator Pelayaran dan Operator Bus yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (5), dikenakan sanksi

a. dilarang membawa penumpang dari luar daerah selama 10 (sepuluh) hari
berturut-turut;

b. denda administratif sebesar Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah) bagi
Maskapai Penerbangan

c. denda administratif sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah) bagi
Operator Pelayaran; dan


d. denda administratif sebesar Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah) bagi
Operator Bus.

Dikutip dari antara kalbar – Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan barat, Ignasius IK mengatakan pihaknya tetap akan menerapkan sanksi bagi maskapai yang kedapatan membawa penumpang terkonfirmasi COVID-19 sesuai dengan apa yang tercantum dalam Pergub Nomor 110 tahun 2020.

“Kita memang mendengar adanya sejumlah pihak yang mempermasalahkan pemberian sanksi terhadap maskapai penerbangan yang telah dilakukan. Namun, hal itu kita lakukan berdasarkan Pergub Nomor 110 tahun 2010 tentang penerapan Disiplin dan penegakan hukum Protokol kesehatan sebagai bentuk upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19,” kata Ignasius di Pontianak, Selasa.

Sebagaimana UU No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan memang menjadi ranahnya Kemenhub. Namun, dengan adanya Pergub Nomor 110 tersebut, pihaknya juga memiliki kewenangan untuk menerapkan aturan yang ada di dalamnya.

Bahkan sejauh ini belum ada protes dari maskapai yang telah diberikan sanksi dilarang membawa penumpang selama 10 hari.

“Sejauh ini juga tidak ada komplain dari maskapai yang kita berikan sanksi larangan terbang dan mereka juga mengikuti aturan yang tertuang dalam pergub tersebut,” tuturnya.

 Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Ignasius IK menilai bahwa terbitnya Pergub Kalbar No 110 Tahun 2020 adalah keseriusan dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalbar dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Kalbar.

“Saya yakin, jika harus memilih investasi dengan keselamatan masyarakat dengan situasi seperti ini, tentu bapak gubernur lebih memilih menjaga keselamatan warganya. Hal ini yang melatar belakangi diterbitkannya Perbug tersebut,” pungkasnya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Disporapar Hadirkan “Transportasi Wisata Murah” Re-Aktivasi Pariwisata Kalbar

Published

on

Disporapar

Gencil News – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat menghadirkan  “Transportasi Wisata Murah” yang melibatkan Damri serta Paket Wisata City Tour Berkerja Sama dengan ASITA, HPI dan PHRI.

Selanjutnya sarana transportasi ke objek wisata di Kalimantan Barat tersebut. Akan di lakukan uji coba trayek – trayeknya dari Kota Pontianak.

Tujuan dari “Transportasi Wisata Murah” ini adalah untuk mempromosikan salah satu KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) yang ada di Kalimantan Barat. Yaitu Pantai Temajo di Kabupaten Sambas.

Nantinya akan tersedia Trayek Bis Wisata Damri dengan Rute dari berbagai titik dengan tujuan Pantai Temajo.

Dari hasil ujicoba tersebut kemudian akan di buat Paket Wisata City Tour dengan melibatkan ASITA, PHRI dan HPI yang rencananya akan di terapkan pada seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihastari mengatakan nantinya akan tersedia video sosialisasi mengenai Protokol CHSE (Clean, Health, Safety, Environment).

Windy Prihastari juga menyinggung mengenai adanya Paket Wisata Kesehatan, Paket Wisata Religi dan Sport Tourism di Kalimantan Barat.

Provinsi Kalbar Miliki 584 Destinasi Wisata

Provinsi Kalbar memiliki potensi objek wisata yang beragam. Mulai dari pantai, sungai, hutan, gunung, bukit, air terjun hingga wisata nonalam lain. Jika dikelola dengan baik, objek-objek itu bisa menjadi daya tarik yang luar biasa.

Dilihat dari data BPS Kalbar, diketahui total kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi ini mulai Januari sampai Juli 2020 dapat dilihat terjadinya penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Kalimantan Barat.

Windy mengatakan bahwa dinas yang ia pimpin akan langsung membuat pemetaan terhadap 584 destinasi pariwisata di Kabupaten Kota.

“Kita akan melakukan pemetaan destinasi di Kalbar seperti yang kita ketahui Kalbar mempunyai 584 destinas wisata di Kabupaten kota ,” ungkapnya.

“Langkah awal saya akan melakukan pendataan di bidang pariwata, pemuda dan olahraga dan setelah mendapat data kita akan mudah dalam mengambil arah kebijakan ,” kata Windy

Disporapar Kalbar Dorong Genpi Promosikan Pariwisata Secara Digital

 Disporapar Kalbar dorong Genpi (Generasi Pesona ndonesia) untuk dapat mempromosikan objek dan daya tarik pariwisata di Kalimantan Barat secara digital.

Kepala  Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Windy Prihastari terus menyemangati agar Genpi dapat memaksimalkan kekuatan media digital untuk mempromosikan pariwisata khususnya di Kalimantan Barat.

Continue Reading

TRENDING