Connect with us

Lintas Kalbar

Komitmen Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji Membuahkan Hasil

Published

on

Komitmen Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji Membuahkan Hasil

GENCIL NEWS – Komitmen Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji terhadap percepatan pertumbuhan desa mandiri di Kalimantan Barat, membuahkan hasil.

Saat ini terjadi peningkatan yang signifikan terhadap jumlah desa mandiri. Berdasarkan data. Kalbar telah memiliki 214 desa mandiri.

“Tahun depan target kita akan mengubah minimal separuh dari desa maju menjadi desa mandiri, kalau perlu semuanya. Karena indikatornya tidak begitu banyak lagi,” ujar Sutarmidji.

Data 2018 di Kalbar angka desa sangat tertinggal sebanyak 677. Kemudian tertinggal 928 desa. berkembang 372, desa maju 53 dan desa mandiri hanya 1.

Lalu pada Tahun 2019 desa sangat tertinggal berkurang menjadi 208. Desa tertinggal turun total menjadi 781. Desa berkembang 767 dan maju 188, serta desa mandiri meningkat pesat dari 1 menjadi 87 Desa.

Tahun 2020 desa sangat tertinggal dari 208 tersisa 12, desa tertinggal dari 781 menjadi 566.

Kemudian desa berkembang meningkat menjadi 907 desa, desa maju meningkat menjadi 332 . Desa mandiri menjadi 214 se-Kalbar.

Dilansir dari tribunkalbar –

mengatakan untuk tahun ini sudah melebih target karena target tahun ini hanya sekitar 120-an desa mandiri dan saat ini sudah mencapai 214 desa mandiri.

“Inilah kerja berdasarkan indikator dan sinergitas yang baik, serta wujud kerjasama antara Pemda dengan TNI dan Polri,” ucapnya.

Ia mengatakan desa sangat tertinggal masih tersisa 12 desa yang tersebar di Ketapang 4 desa, Sintang 1 desa, dan Landak 7 desa.

“Tapi ini kemajuan yang luar biasa dan desa sangat tertinggal akan dibantu untuk selesai dan ditargetkan tidak ada lagi desa tertinggal,” ucapnya.

Ia mengatakan target tahun depan Kalbar tidak ada lagi desa tertinggal dan kalau bisa desa sangat tertinggal juga tidak ada.

“Kita upayakan karena desa tertinggal masih ada 566 ini bisa selesai dalam 2 tahun. Tahun ini tinggal tunggu SK dan sudah final penilaian,” jelasnya.

Ia melihat Kabupaten yang meningkat pesat yakni Kabupaten Sambas.

Saat ini desa tertinggal di Sambas hanya tersisa 1 desa dan desa dangat tertinggal sudah tidak ada, desa berkembang 81 desa, desa maju 73 desa, dan desa mandiri 38 desa.

Lalu untuk di Kabupaten Mempawah desa sangat tertinggal juga sudah tidak ada.

Sementara desa tertinggal hanya tersisa 2 desa dan desa berkembang 6 desa, desa maju 23 desa, serta desa mandiri 29 desa.

“Kabupaten Sanggau desa sangat tertinggal sudah tidak ada, desa tertinggal sisa 49 desa, desa berkembangnya sudah diangka 81 desa, desa maju 25 desa, desa mandirinya 8,” ucapnya .

Kabupaten Ketapang untuk desa sangat tertinggal saat ini masih tersisa 4 desa, desa tertinggal masih ada 67 desa, desa berkembang 119 desa, dan desa maju 33, lalu desa mandiri sebanyak 30 desa.

“Sintang banyak sekali desanya yakni 390 desa dan daerah yang paling banyak desanya.”

“Saat ini desa sangat tertinggal hanya sisa 1, desa tertinggal 43 desa dan desa berkembang 161 desa, maju 56 desa, serta desa mandiri 29 desa,” tambahnya. 

Kabupaten Kapuas Hulu saat ini juga sudah tidak ada desa sangat tertinggal.

Sedangkan untuk desa tertinggal masih tersisa 43 desa , desa berkembang 184 desa, desa maju 32 desa dan desa mandiri 19 desa.

Lanjutnya mengatakan kalau untuk Kabupaten Bengkayang desa sangat tertinggal juga sudah tidak ada, desa tertinggal 31 desa, desa berkembang 64 desa, desa maju 21 desa, serta desa mandiri 6 desa.

Kabupaten Landak desa sangat tertinggal masih tersisa 7 desa dan desa tertinggal 99 desa, desa berkembang 39 desa, desa maju 6 desa, desa mandiri 5 desa.

Kabupaten Sekadau saat ini Desa sangat tertinggal sudah tidak ada tapi desa tertinggal masih ada 21 desa, desa berkembang 43 desa, desa maju 11 desa, desa mandiri 12 desa.

“Kabupaten Melawi Desa sangat tertinggalnya juga sudah tidak ada , tapi desa tertinggal masih ada 99 desa dan desa berkembang 48 besa kemudian desa maju 14 desa dan desa mandirinya ada 8 desa,” ujar Midji.

Sedangkan di Kabupaten Kayong Utara desa sangat tertiggal dan tertinggal sudah tidak ada, dan desa berkembang 30 desa, desa maju 8 desa, desa mandiri 5 desa.

“Kalau di Kabupaten Kubu Raya desa sangat tertinggal sudah tidak ada, desa tertinggal hanya sisa 11. Saya yakin 11 ini tahun depan hilang. Lalu untuk desa berkembang sudah 51 desa, desa maju 30 desa dan desa mandiri 25 desa,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa ada peninggakatan yang cukup signifikan terkait indeks desa mandiri disemua kabupaten.

“Kabupaten Mempawah cukup besar peningkatannya dan sebenarnya dalam dua tahun bisa mengubah banyak desa menjadi desa mandiri.”

“Tapi Mempawah saya yakin kalau bupati serius tahun depan hanya akan ada desa maju dan mandiri tahun dan berikutnya semuanya akan menjadi desa mandiri,” pungkasnya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Lintas Kalbar

Tokopedia Gandeng Pemprov Kalbar Untuk Berdayakan UMKM

Published

on

Tokopedia Gandeng Pemprov Kalbar Untuk Berdayakan UMKM

GENCIL NEWS – Tokopedia berencana untuk menggandeng Pemprov Kalbar untuk berdayakan UMKM di Kalbar. PT Tokopedia sudah menyampaikan rencana kerjasama dengan Pemprov Kalbar. Dengan mengirimkan surat pertanggal 7 Juli 2020.

Pemprov Kalbar menyambut baik kerjasama ini dan akan mengkaji secara profesional lebih lanjut.

Rencana ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan naskah kesepakatan bersama yang akan ditandatangani oleh Gubernur dan pimpinan pihak ketiga dalam hal ini PT Tokopedia.

“Saya kira itu tidak menyurutkan keinginan kita untuk melakukan inovasi-inovasi sehingga kita bisa memanfaatkan secara optimal perkembangan digital saat ini,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Kalbar Yohanes Budiman. Jum’at (7/8/2020)

“Saya pikir itu merupakan langkah awal yang sudah baik, karena sekarang kita memang harus membangun persepsi yang sama sehingga bisa memanfaatkan inovasi digital yang di tawarkan PT Tokopedia untuk para pelaku usaha kecil dan menengah juga mendorong penguatan ekonomi digital terutama pada era pandemi Covid-19 saat ini,” ungkapnya

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Kodim 1011/Klk Bagikan Sembako Kepada Korban Kebakaran

Published

on

Kodim 1011Klk Bagikan Sembako Kepada Korban Kebakaran
Kodim 1011Klk Bagikan Sembako Kepada Korban Kebakaran - Foto Pendam XII/Tpr

GENCIL NEWS– Kodim 1011/Kuala Kapuas melaksanakan kegiatan bhakti sosial pembagian sembako kepada warga yang kena musibah kebakaran di RT. 11, Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Kegiatan bhakti sosial dipimpin oleh oleh Plh. Danramil 1011-06/Palingkau Lettu Inf Tukirin dan di dampingi Plh. Pasiter Kodim 1011/Klk Letda Inf Imam Markum. Turut hadir dalam kegiatan ini Kades Dadahup Bpk. Gunawan.

Dandim 1011/Klk, Letkol Inf Ary Bayu Saputro, S.Sos secara terpisah mengatakan, bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan bentuk empati Kodim 1011/Klk atas musibah kebakaran yang menimpa warga di Desa Dadahup.

“Kami berharap dengan adanya bantuan yang diberikan, dapat sedikit meringankan beban mereka yang kena musibah kebakaran. Dan kami ikut prihatin, dengan adanya musibah ini semoga jadi pembelajaran bagi kita semua agar lebih berhati – hati lagi,” pungkasnya mengakhiri. (Pendam XII/Tpr)

Continue Reading

Lintas Kalbar

Wagub Kalbar H. Ria Norsan Sampaikan Pendapat Akhir untuk Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019

Published

on

Wagub Kalbar H. Ria Norsan Sampaikan Pendapat Akhir untuk Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019

 GENCIL NEWS – Dalam rangka penyampaian pendapat akhir Kepala Daerah atas pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD terhadap laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalbar.

Dan penetapan keputusan DPRD Provinsi Kalbar tentang persetujuan terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2019 dalam hal ini disampaikan H. Ria Norsan. Rabu (5/8/2020) di Aula Balairungsari DPRD Provinsi Kalbar.

Dalam sambutannya H. Ria Norsan memberikan penghargaan dan terima kasih kepada Ketua dan Anggota Badan Anggaran yang telah melaksanakan pembahasan atas Raperda.

Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 dan seluruh anggota Dewan yang telah memberikan dukungan, kritik serta saran dan pemikiran yang konstruktif untuk satu tujuan bersama memajukan masyarakat dan daerah Kalbar.

Dikatakannya, sesuai dengan ketentuan Pasal 20 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, kewajiban yang harus diselesaikan adalah segera menindaklanjuti rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan, memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi dalam laporan hasil pemeriksaan, serta berkewajiban menyampaikan jawaban atau penjelasan yang disampaikan ke BPK selambat-lambatnya 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima.

Kemudian rekomendasi-rekomendasi dan hasil pembahasan yang diberikan selanjutnya akan kami tindaklanjuti bersama-sama dalam proses penyusunan anggaran murni maupun perubahan, sehingga kualitas pengelolaan keuangan Pemerintahan Provinsi Kalbar ke depan akan semakin meningkat, yang bermuara terhadap meningkatnya kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami senantiasa mengharapkan adanya dukungan dan kerjasama dari semua pihak, terutama dari Legislatif untuk melakukan pengawasan agar pelaksanaan APBD sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku, setelah selesai mendengarkan pendapat 8 fraksi yang mana yang perlu kita rekomendasi dan akan ditindak lanjuti berupa saran dan masukan terhadap pelaksanaan keuangan Tahun 2019 kemarin dan untuk di Tahun 2020 akan kita perbaiki yang belum baik dan yang sudah baik akan kita tingkatkan,” ujarnya


Disamping itu H. Ria Norsan atas nama Pemprov Kalbar turut berduka cita atas meninggalnya Bambang Ganefo selaku Anggota DPRD Provinsi Kalbar semoga almarhum diterima disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

Continue Reading

Kumpulan Resep Masakan Enak

TRENDING