Staf Ahli Kemenko Polhukam Terima Usulan Gubernur Soal Pemekaran Kapuas Raya
Connect with us

Lintas Kalbar

Staf Ahli Kemenko Polhukam Terima Usulan Gubernur Soal Pemekaran Kapuas Raya

Published

on

Staf Ahli Kemenko Polhukam Terima Usulan Gubernur Soal Pemekaran Kapuas Raya

 Gencil News – Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menerima usulan dari Gubernur Kalbar mengenai pemekaran Kapuas Raya.

Staf Ahli Kemenko Polhukam Bidang Ideologi dan Konstitusi, Brigjen Pol. Agung Makbul mengatakan, dirinya sudah menerima soal usulan pemekaran dari Gubernur Kalbar.

“Soal pemekaran pak Gubernur sudah menunggu tentunya kita akan respon. Karena masalahnya wilayah Kalimantan Barat cukup luas . Tadi saya baru mendengar dari bapak Gubernur luas sekali Kalbar ini dan ini sudah diusulkan dan ada kajian akademis nya yaitu tahun 2012 tapi usulannya sejak tahun 2009,” tuturnya di Kantor Gubernur Kalbar,Rabu (21/10/2020).

Terhadap usulan ini,dirinya menjelaskan akan menindaklanjuti karena merupakan bagian dari fungsi staf ahli Kemenko Polhukam.

“Ini kita akan respon dan akan kita tindak lanjuti karena itu kan tugas staff ahli Kemenpolhakam adalah mengkoordinasikan dan mengharmonisasikan kepada institusi terkait dalam hal ini Mendagri,” bebernya.

Selanjutnya ia mengatakan bisa saja usulan pemekaran dari Gubernur Kalbar menjadi prioritas. Akan tetapi,dirinya menerangkan banyak provinsi di Indonesia yang juga mengusulkan pemekaran.

“Dari seluruh Indonesia yang mengusulkan bukan cuma Kalbar saja tapi banyak yang mengusulkan itu. Dengan adanya kami disini dan masukkan dari pak Gubernur mungkin akan jadi prioritas,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalbar H Sutarmidji S.H., M.Hum., telah menyampaikan dokumen Pemekaran Provinsi Kapuas Raya kepada Staf Ahli Kemenko Polhulkam saat pertemuan di Ruang Kerja Gubernur Kalbar.

“Saya sudah sampaikan dokumen-dokumen Pemekaran kepada Sahli Kemenko Polhukam. Alasan-alasan pemekaran juga sudah saya sampaikan. Mudah-mudahan, dokumen pemekarannya bisa di bahas dengan pemekaran yang lain,” harap H Sutarmidji S.H., M.Hum.

Tim Kemenko Polhulkam yang melaksanalan Kunjungan di Provinsi Kalbar diantaranya,
Laksda TNI Yusup (SA. Bidang Dawilmar); Marsda TNI Achmad Sajili (Staf Ahli Bid. Ketahanan Nasional); Irjen Pol Agung Makbul (SA. Bidang ldkons); Mayjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh (Staf Ahli Bid. SDM &Tek.); dan Asmarni, S.E., M.M. (Staf Ahli Bid. SDA & LH).


Kunjungan ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif sebagai bahan pengkayaan materi untuk penyusunan telaahan dan rekomendasi kebijakan bidang kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman , Bidang Ketahanan Nasional, Bidang SDM dan Teknologi, Bidang Ideologi dan Konstitusi dan Bidang SDA dan Lingkungan Hidup.


Dikatakannya, Provinsi Kalbar memiliki kawasan perbatasan sepanjang 972 KM, sedangkan di Provinsi Papua memiliki kawasan sepanjang 777 KM dan Kalbar memiliki 5 PLBN, dan saat pemekaran jadi dilaksanakan, maka Provinsi Kalbar hanya memiliki 2 PLBN dan Provinsi Kapuas Raya akan memiki 3 PLBN.


“Saya juga sampaikan biaya operasional pemekaran Provinsi Kapuas Raya. Mau dia 1 Tahun, 2 Tahun, 3 Tahun, 4 Tahun, atau 5 Tahun, Provinsi Induk siap. Kita akan bantu Kantor Gubernurnya dan Gedung DPRDnya juga,” jelasnya.


Dijelaskannya, dalam pemekaran ini, Provinsi Kalbar masih menunggu keputusan Pemerintah Pusat dengan undang-undang.


“Perjuangan Kapuas Raya menjadi Provinsi terus saya lakukan tanpa henti. Saya serius, itu bukan isu politik tapi kewenngan ada di Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

Lismaryani Sutarmidji Dorong Dekranasda Bantu Pemulihan Ekonomi Kalbar

Published

on

Lismaryani Sutarmidji Dorong Dekranasda Bantu Pemulihan Ekonomi Kalbar

Gencil News – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalbar Lismaryani Sutarmidji mendorong Dekranasda yang di pimpinnya bertekad untuk membantu pemulihan ekonomi lokal dan regional Kalbar.

“Saya mengajak Bank Indonesia (BI). Serta perangkat daerah untuk bekerja sama dengan Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota se- Kalbar dalam membantu Industri Kreatif Pulihkan Ekonomi,” ajak Lismaryani Sutarmidji.

Daya saing tersebut dapat ditingkatkan melalui pengembangan inovasi, desaign, kreativitas, dan efisiensi agar mempercepat digitalisasi pasar kerajinan menuju Industri 4.0.

“Mengkampanyekan dan menggalakkan Bangga Gunakan Produk Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Bangga Gunakan Produk Kalbar dengan cara mengisi kebutuhan barang dan jasa dengan produk dari daerah sendiri. Dia mengatakan cara inilah yang akan membantu percepatan pemulihan ekonomi lokal dan regional Kalbar, dan sekaligus meningkatkan kebanggaan, keyakinan diri, dan daya saing masyarakat Kalbar secara keseluruhan.

“Tingginya kebanggaan keyakinan diri dan daya saing masyarakat Kalbar secara keseluruhan adalah dasar. Untuk Kalbar yang memilki berdaya saing, seperti yang menjadi Visi Bapak Gubernur,” tambahnya.

Lismaryani berharap agar kesempatan pada pelatihan ini digunakan untuk mengasah kemampuan, kompetensi, dan kreativitas para peserta.

Lismaryani juga meminta para peserta untuk bisa mengembangkan diri dan usaha dengan terus berkreasi dan tidak berhenti berkarya.

“Jangan lupa untuk senantiasa terus mengembangkan pasar anda, baik secara mulut ke mulut, rajin berpromosi di daerah anda baik secara offline maupun online, degan teknologi dan hubungan kerja atau pertemanan anda,” pesannya .

Kepada para instruktur pelatihan, Lismaryani berpesan agar bisa memberikan yang terbaik bagi pengembangn kemampuan, kompetensi, dan kreativitas para peserta. Sehingga, kegiatan kerja sama ini dapat mendorong upaya-upaya gerakan bangga produk Kalbar yang selalu di sosialisasikan istri Gubernur Kalbar ini.

“Saya yakin saat Pandemi Covid 19 ini merupakan momen kebangkitan industri kerajinan dan industri kreatif Kalbar. Untuk lebih berdaya saing dan semakin berkontribusi di bidang ekonomi, mulai dari lingkungan sekitar perajin, hingga lokal daerah dan nasional, bahkan ekspor,” terangnya.

Ny Lismaryani Sutarmidji selalu berpesan kepada yang peserta yang hadir untuk menjadi penyampai pesan kepada orang-orang di sekitarnya. Dengan tetap menjaga dan menerapkan Protokol Kesehatan agar terhindar dari Covid 19.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Kadinkes Kalbar Sebut Pasien Covid-19 Di Ruang Isolasi RSUD Menurun

Published

on

By

Kadinkes Kalbar Sebut Pasien Covid-19 Di Ruang Isolasi RSUD Menurun

Gencil News – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalbar, Harisson sebut bahwa pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Kadinkes mengatakan saat ini cenderung turun seperti di RSUD Soedarso. 

Harisson menerangkan bahwa ruangan VVIV RSUD Soedarso yang kini menjadi ruang ICU Covid-19. Setidaknya ada 8 kamar yang biasa penuh bahkan satu kamar ada dua orang. Namun kini hanya ada 3 kamar kosong dan hanya tersisa  5 orang saja yang sedang menjalani perawatan dalam ruangan tersebut.

“Begitu juga dengan kamar ruangan isolasi terpadu tiga lantai RSUD Soedarso biasanya penuh ada 76 tempat tidur. Sekarang naya tinggal 48 orang saja yang kita rawat. Semakin kesini memang ada kecendrungan terus turun dan ini satu perekembangan  yang baik,” ujar Harisson.

Kendati demikian Harisson berharap masyarakat harus benar- benar m memperhatikan protokol kesehatan dan menjalan secara disiplin. Dan jangan sesekali lengah terhadap penularan covid-19.

“Kita ini seperti perintah Gubernur bahwa untuk kasus konfirmasi covid-19. Dengan viral load 1000 keatas harus isolasi yang telah pemerintah siapkan” ujar Harisson. 

Karena untuk dapat memastikan bahwa pasien benar- benar melakukan isolasi sehingga tidak menularkan kepada orang lain. 

“Untuk kesembuhan Gubernur juga sudah ingatkan dan memerintah kepada Diskes. Untuk benar- benar memperhatikan gizi pasien yang ada di rumah sakit maupun di tempat isolasi, ” katanya

Jadi suplay gizi dan vitamin harus benar-benar yang baik supaya pasien cepat pulih karena imun menigkat.

 “Saya ingin ingatkan masyarakat untuk meningkatkan imunitas tibuh harus diutamakan. Karena kalau gizi baik dan tuhuh bugar kalau misalnya tertular bisa saja hanya OTG,” jelasnya.

Sedangkan untuk perkembanga Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalbar. Sudah mulai melakukan pemeriksaan dengan kapasitas 180 sampel perhari dan punya dua alat.

“Insya Allah akan terus adakan peningkatan. Sehingga akan ada 2 laboratorium  di Kota Pontianak yang dapat memeriksa sampel dari kabupaten kota di Kalbar,” pungkasnya.



Continue Reading

Lintas Kalbar

Foto-foto Indahnya Masjid Terapung di Kabupaten Kayong Utara

Published

on

Foto-foto Indahnya Masjid Terapung di Kabupaten Kayong Utara

GENCIL NEWS – KAYONG UTARA – Kalau Anda sedang singgah di Sukadana Kabupaten Kayong Utara, sempatkan mampir ke masjid rayanya. Masjid terapung yang diresmikan Presiden Jokowi pada 15 Oktober 2016 tahun lalu ini, kabarnya menelan biaya hingga Rp 38 miliar. Masjid ini dapat menampung jamaah hingga 3.000 orang. Wow.

Jurnalis Gencil News yang berkesempatan singgah di Sukadana membuktikan keindahannya. Area parkir yang sangat luas, dan arsitektur masjid yang ciamik, seperti Taj Mahal. Anda akan betah berada di dalam masjid, karena hawa dingin lantainya membuat sejuk saat berada di dalam. Mungkin ini dikarenakan air yang berada di bawah masjid tersebut.

Masjid yang diberi nama Oesman Al Khair ini merupakan nama pemimpin Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Oesman Sapta Odang karena jasanya yang telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid tersebut. Disamping itu, Oesman juga dikabarkan menyumbang Rp 11 miliar untuk pembangunan masjid terapung di Sukadana tersebut.

Jurnalis Gencil News sempat mengabadikan keindahan masjid tersebut (kredit foto: @Kang Nchus), berikut foto-fotonya:

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Foto: Kang Nchus

Continue Reading

TRENDING