Connect with us

Berita Kalbar

Pemerintah Berencana Beri Izin Asing Buka Universitas di Indonesia

Published

on

GENCILNEWS – Presiden Joko Widodo menginstruksikan kabinet membuka lebar sektor pendidikan universitas untuk 100 persen investasi asing, kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Lembong, kepada para wartawan dalam konferensi pers, Rabu (4/4), Reuters melaporkan.

 

“Kita beranjak dari nol persen menjadi membolehkan 100 persen kepemilikan asing dalam semalam, kata Lembong. Dia menambahkan lembaga-lembaga pendidikan kejuruaan internasional juga akan diperbolehkan membuka kampus di Indonesia, yang memiliki perekonomian terbesar di Asia Tenggara.

 

Mengutip Reuters, Lembong tidak memberikan rincian kapan kebijakan ini akan berlaku.

 

Pemerintah telah mengatakan akan melonggarkan aturan kepemilikan di beberapa sektor, yang sebagian atau seluruhnya tertutup bagi investor asing. Langkah ini diambil untuk menarik lebih banyak investasi. [ft]

Kabupaten Mempawah

Resmikan Kampung Tangguh, Bupati Erlina: Kami Dukung Semua Inovasi yang Positif

Published

on

Resmikan Kampung Tangguh, Bupati Erlina: Kami Dukung Semua Inovasi yang Positif
Resmikan Kampung Tangguh, Bupati Erlina: Kami Dukung Semua Inovasi yang Positif - Foto Pemkab Mempawah

GENCIL NEWS – Peluncuran kampung tangguh nusantara diresmikan langsung Bupati Mempawah Erlina, Rabu (1/7). Bertempat di pendopo yang khusus dibangun sebagai sentral kegiatan. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.

Terima kasih kepada Kapolres Mempawah yang sudah menginisiasi terwujudnya pilot project kampung tangguh ini. Saya bangga dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.

“Dukungan yang berkesinambungan masih tetap diperlukan agar kegiatan yang bagus ini tidak berhenti disini saja, tetapi dapat terus memberi manfaat kepada masyarakat luas khususnya masyarakat Desa Antibar,” ujar Erlina dalam sambutannya.

Pemerintah Kabupaten Mempawah juga berkomitmen untuk memberikan support dan dukungan moral. “Saya berpesan kepada kepala desa agar dapat mendukung program ini dengan dana yg ada, tentu saja harus sesuai dengan peraturan yg berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya seraya berharap desa lainnya dapat mengikuti kegiatan serupa.

“Kami akan selalu mensupport karya-karya inovasi yang positif dengan pencapaian hasil yg maksimal.Terima kasih sekali lagi kepada Kapolres. Dan saya ucapkan selamat hari Bhayangkara ke -74, selalu jaya dan selalu di hati masyarakat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Kapolres Kabupaten Mempawah, Tulus Sinaga menjelaskan bahwa program ini adalah terobosan pilot project dari korbinmasbharakampolri.

“Ini adalah program dalam mengatasi permasalahan yang timbul dan berdampak pada ekonomi, sosial, budaya, politik serta harkamtibmas di masa pandemi covid-19 ini,” jelasnya.

Dengan tema Kamtibmaskondusifmasyarakat semakin produktif. Ia berharap masyarakat desa bisa semakin produktif melalui lima program pengembangan desa mandiri yang menjadi sasaran kegiatan kampung tangguh Desa Antibar. Pencegahan covid-19, ketahanan pangan, gotong royong, kearifan lokal dan pendidikan serta keamanan dan ketertiban.

Penyerahan alat pengukur suhu tubuh, kata Kapolres menandai komitmen masyarakat Desa Antibar dalam pencegahan covid-19. Penaburan bibit lele juga merupakan upaya kami dalam mendukung ketahanan pangan. Gotong royong secantingberas merupakan program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Semua program ini diramu, dan dikombinasikan sedemikian rupa, bekerja sama dengan kepala desa dan masyarakat Desa Antibar,” ungkap Tulus Sinaga.

Kepala Desa Antibar, Zulkarnaidi memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret sejak ditetapkannya Desa Antibar menjadi Desa Mandiri berdasarkan 54 indikator. “Sebagai desa penghubung empat desa lainnya, Desa Antibar berkomitmen dalam mencegah penularan covid-19. Semoga ini menjadi manfaat dan motivator kepada desa lainnya.

“Pengelolaan SDM dan SDA yang baik dengan kemauan yg kuat dapat menghasilkan suatu karya yang maksimal. Pendopo yang ada dapat dimanfaatkan masyarakat multi fungsi, sehingga program yang telah disusun dapat terus terlaksana dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.

Peresmian juga dihadiri oleh Forkopimda dan pejabat Kecamatan Mempawah Timur. Lincah, Indah, Harmoni, Aman dan Inisiatif merupakan singkatan dari (LIHAI) yang juga menjadi slogan kampung tangguh Desa antibar. (Lia/Humas)

Continue Reading

Kabupaten Kapuas Hulu

Bupati Nasir Salurkan BLT DD di Desa Temuyuk

Published

on

Bupati Nasir Salurkan BLT DD di Desa Temuyuk
Bupati Nasir Salurkan BLT DD di Desa Temuyuk - Foto : Pemkab Kapuas Hulu

GENCIL NEWS – PEMKAB KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, A.M. Nasir, S.H secara langsung menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Kepada Masyarakat Desa Temuyuk Kecamatan Bunut Hulu, Rabu (1/7/2020) siang.

Bantuan yang diberikan pada tahap ini disalurkan kepada 88 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah Rp 600.000/KK.

BLT DD yang disalurkan merupakan bantuan yang diberikan kepada warga kurang mampu dan terdampak Covid-19, serta berdasarkan hasil pemantauan dan perhitungan serta musyawarah oleh Pemerintah Desa.

Dalam sambutannya Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir mengatakan bahwa penyaluran BLT DD harus sesuai dengan standar dan data yang berasal dari Pemerintah Pusat.

Data tersebut hendaknya dapat sejalan dengan data di desa yang lebih mengetahui kondisi masyarakat di desanya sendiri, sehingga tepat sasaran pada yang membutuhkan.

“Bantuan yang paling valid adalah bantuan yang berasal dari desa karena mereka yang benar-benar mengetahui keadaan desa,” tegas Bupati.

Bupati berharap BLT DD di desa Temunyuk tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat. Disamping itu bantuan yang diberikan juga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang mendapatkan. “Kami berharap BLT DD ini benar-benar diberikan kepada yang membutuhkan,” tuturnya.

Selain terkait BLT DD, Bupati juga menghimbau kepada masyarakat di kecamatan Bunut Hulu agar menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan masker, hand sanitizer, jaga jarak, rajin mencuci tangan dan upayakan menghindari kerumunan.

Hal tersebut harus terus dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19.”Pada masa new normal sekarang ini masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” tuntasnya.

Dalam kegiatan penyaluran BLT DD di desa Temuyuk kecamatan Bunut Hulu hadir Anggota DPD RI, Erlinawati, Wakil Ketua DPRD KH Razali, para Kepala OPD dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu, Camat serta Forkopimcam Bunut Hulu. (yohanes/Humpro Setda-KH).

Continue Reading

Kota Pontianak

Target Pembebasan Lahan JK I Tuntas Tahun Ini

Published

on

Target Pembebasan Lahan JK I Tuntas Tahun Ini
Target Pembebasan Lahan JK I Tuntas Tahun Ini - Foto : Pemkot Pontianak

GENCIL NEWS – PEMKOT PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan rencana pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I tengah dipersiapkan. Ia berharap proses pembebasan lahan secepatnya tahun ini sudah harus tuntas.

Apabila pembebasan lahan sudah tuntas, diperkirakannya tahun 2021 proses pengerjaan konstruksi sudah bisa dimulai.

“Sekarang tim appraisal tengah bekerja untuk proses ganti rugi tanah, baik yang ada di wilayah selatan maupun timur,” ujarnya, Jumat (3/7/2020).

Setelah proses ganti rugi selesai, lanjutnya, berkas-berkas tersebut selanjutnya diteruskan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I merupakan prioritas Kementerian PUPR untuk dituntaskan.

Edi optimis apabila duplikasi Jembatan Kapuas I tersebut terbangun nantinya menjadi solusi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan itu.

“Sehingga menjadi solusi menghadapi persoalan transportasi di wilayah Pontianak Timur dan Selatan,” tuturnya.

Terkait pembebasan lahan untuk pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I, dirinya yakin tidak akan terpengaruh dengan kondisi pandemi Covid-19 yang dihadapi saat ini. Apalagi, kata Edi, pemerintah pusat juga telah memasukkan proyek tersebut dalam skala prioritas program strategis di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. “Saya rasa juga tidak akan terdampak pemotongan anggaran karena sudah komitmen,” imbuhnya.

Saat ini pembebasan lahan juga terus berjalan, baik proses negosiasi maupun pembayaran. Tentunya dengan komunikasi yang dilakukan terkait besaran, luas dan batas tanah yang valid. “Supaya tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tukasnya.

Berkaca dari pembebasan lahan pada pembangunan duplikasi Jembatan Landak, Edi menuturkan hal itu tidak akan jauh berbeda. Justru pembebasan lahan untuk pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I akan lebih mudah sebab status kepemilikan lahannya jelas.

Proses pembebasan lahan akan memakan waktu lama ketika terjadi sengketa. Pasalnya, masing-masing pihak saling klaim berhak atas ganti rugi tanah.

“Jika tidak ada sengketa, saya yakin prosesnya akan lebih cepat,” ungkapnya. (jim/prokopim)

Continue Reading

TRENDING