Picu Macet, Pedagang Durian Terancam Ditertibkan – Gencil News
Connect with us

Berita Kalbar

Picu Macet, Pedagang Durian Terancam Ditertibkan

Published

on

 

GENCIL.NEWS Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak, Syarifah Adriana  mengingatkan para pedagang durian untuk tidak berjualan hingga ke badan jalan, terutama di kawasan Teaku Umar dan HOS Cokroaminoto.

“Kita akan menertibkan para pedagang durian musiman yang menggelar dagangannya masuk ke badan jalan sehingga menyebabkan macet di saimpang jalan,” katanya, Rabu kemarin.

Ia menjelaskan, para pedagang durian sebenarnya diperbolehkan menggelar dagangannya di depan Pasar Mawar tersebut.

Tetapi ia mengingatkan jangan sampai masuk ke badan jalan seperti sebelum-sebelumnya, sehingga membuat jalan sempit dan menyebabkan macet di ruas jalan tersebut.

“Untuk di sepanjang Jalan Teuku Umar tidak boleh lagi jual durian di jalan itu, hanya dibolehkan di depan Pasar Mawar, tetapi para pedagang juga harus tertib,” ujarnya.

Ia pun meminta pedagang untuk mengerti aturan dengan tidak melanggarnya karena jauh-jauh hari pihaknya sudah melakukan sosialisasi akan batas mereka bisa berjualan.

“Kita minta kerjasamanya dari pedagang untuk taat aturan karena kita ingin menciptakan kota yang tertata baik, di mana masyarakat dan apedagang terlibat didalamnya dalam menjaga kota kita tercinta,” ucapnya. (all)

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lintas Kalbar

LH Kadir Dikenang Sebagai Pribadi Yang Ramah dan Penuh Motivasi

Published

on

LH Kadir Dikenang Sebagai Pribadi Yang Ramah dan Penuh Motivasi

Gencil News – LH Kadir adalah mantan Wakil Gubernur Kalbar pada periode 2003-2008 mendampingi Gubernur Usman Ja’far. LH Kadir meninggal dunia pada senin (01/03/2021) dalam usia 79 tahun.

LH Kadir menjalani perawatan di RS Antonius sejak Senin,  22 Februari 2021, karena mengalami gangguan fungsi syaraf di bagian otak.

Gubernur Kalbar Sutarmidji saat melayat ke rumah duka St. Michael Pontianak, Selasa (2/3/2021).

Pada saat acara pelepasan jenazah Wakil Gubernur Kalbar periode 2003-2008, Drs. Laurentius Herman Kadir. Wakil Gubernur Ria Norsan bertindak sebagai inspektur upacara. Di Rumah Duka St. Michael Pontianak. Rabu (3/3/2021).

Dalam sambutannya Wagub Kalbar menyampaikan bahwa almarhum Drs. Laurentius Herman Kadir adalah seorang pemimpin yang dikenal dengan kesederhanaannya, humoris, sangat peduli dengan bawahan dan selalu menjaga toleransi dengan sesama.

Pemikiran dan kontribusi dalam pembangunan daerah sudah banyak dan tercatat sebagai warisan atau peninggalan.

Ria Norsan mengajak segenap jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, wajib berterima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya yang luar biasa besar bagi kemajuan Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menjadi Inspektur Upacara Pelepasan Jenazah Wakil Gubernur Kalbar periode 2003-2008, Drs. Laurentius Herman Kadir di Rumah Duka St. Michael Pontianak. Rabu (3/3/2021).

“Dengan penuh rasa duka cita dan kehilangan melepas keberangkatan almarhum Drs. LH Kadir menuju peristirahatan yang terakhir. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan masyarakat Kalimantan Barat kehilangan salah satu putra terbaiknya yang telah menorehkan jejak langkah dan perjalanan panjang pengabdian di Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat. Selamat jalan bapak Drs. LH Kadir. Kami akan selalu mengenangmu. Beristirahat dengan tenang, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Semoga beliau berada di sisi Tuhan yang Mahakuasa. Amin,” ungkap Ria Norsan.

Proses Pemakaman LH Kadir

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, S.H., menghadiri upacara pelepasan dan dilanjutkan pemakaman Wakil Gubernur Kalbar periode 2003 – 2008, almarhum Drs. Laurentius Herman Kadir di Pemakaman Katolik Santo Yusup, Sungai Raya, Rabu (3/3/2021).

Sekda Kalbar A.L. Leysandri, S.H. pada saat proses pemakaman alm. LH Kadir  di Pemakaman Katolik Santo Yusup, Sungai Raya, Rabu (3/3/2021).

Usai menghadiri pemakaman Leysandri menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Drs. Laurentius Herman Kadir. Dia mengatakan LH Kadir merupakan tokoh penting dalam jajaran Pemerintahan Provinsi Kalbar.

“Banyak konsep pemikiran beliau terkait dengan bagaimana penyelenggaraan Pemerintahan di Provinsi Kalimantan Barat. Salah satu konsep-konsep pemikirannya adalah tentang pemekaran desa, kecamatan, dan pemekaran provinsi. Itu hasil dari diskusi dan konsep pemikiran beliau juga yang disampaikan di Departemen Dalam Negeri pada saat itu,” ungkap Leysandri.

Dirinya juga mengatakan almarhum LH Kadir adalah inspirator bagi generasi sekarang, khususnya kepada aparatur sipil negara.

Leysandri menjelaskan LH Kadir memberikan keteladanan bagaimana eksistensi sebagai aparatur itu untuk memberi kontribusi dalam pelaksanaan pemerintahan di Kalbar, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan yang berkeadilan.

“Selain itu, beliau ini (almarhum) orangnya ramah, bahkan pada malam itu saya dapat WA, Pak Gub beliau ini suka gurau tidak pernah marah dan memiliki ciri khas khusus, yaitu ketawa beliau (almarhum), ini yang disampaikan Pak Gubernur kepada saya. memang beliau (almarhum) jarang marah, tapi beliau itu kalau marah, ya memang karena kita ini dalam rangka pelaksanaan tugas. Saya juga salah satu yang cukup lama mengenal beliau (almarhum) dan salah satu motivator saya untuk bagaimana saya menjadi seorang Pegawai Negeri,” jelasnya.

Pihak Keluarga dan Handai Taulan dari Alm. LH Kadir pada saat pemakaman

Drs. LH Kadir meninggalkan dua orang anak, Alexander Fajar Putra dan Yean Frans Fiandauw. Kepada keduanya, Leysandri berpesan harus mampu menjaga keharmonisan di dalam keluarga karena almarhum memiliki dua anak.

“Semoga mereka bisa menjadi generasi yang meneruskan bagaimana kehidupan orang tuanya,” harap Sekda Kalbar.

Continue Reading

Kota Pontianak

Walkot Pontianak Puji Kinerja Kasat Pol PP Syarifah Adriana

Published

on

Walkot Pontianak Puji Kinerja Kasat Pol PP Syarifah Adriana
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat evaluasi pembelajaran tatap muka di sekolah di Aula Kantor Terpadu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Jumat (26/2/2021).

Gencil News – Walkot (Wali Kota) Pontianak Edi Rusdi Kamtono puji kinerja dari Kasat Pol PP Pontianak Syarifah Adriana. Menurut Walkot Pontianak, kinerja Syarifah Adriana menjadi sebuah kebanggaan bagi Pemkot Pontianak.

Menurut Edi Kamtono,  Kasatpol PP memiliki komitmen dan integritas yang tinggi dalam kinerjanya. Dan sudah sepantasnya Kasat Pol PP Kota Pontianak penghargaan Karya Bhakti Satpol PP.

 “Hal ini menunjukkan Kasatpol PP memiliki komitmen dan integritas yang tinggi dalam kinerjanya,” ungkapnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi tinggi atas penghargaan yang disematkan kepada Kasatpol PP Kota Pontianak.

Sebagai satu diantara dua kota se-Indonesia penerima award, hal ini menjadi sebuah kebanggaan karena kinerja Satpol PP Kota Pontianak.

Dalam upaya membantu kelancaran pemerintah daerah menangani Covid-19 mendapat penilaian yang tinggi oleh pemerintah pusat.

“Boleh dikatakan pagi, siang dan malam Kasatpol PP tak kenal lelah mengabdikan dirinya demi menegakkan peraturan daerah (perda),” kata Edi.

Meskipun dari sisi jumlah personil yang sangat terbatas, namun tak menyurutkan jajaran Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya.

Ia meminta jajaran Satpol PP Kota Pontianak tetap mengedepankan profesionalitas dan meningkatkan kapasitas diri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saya minta jajaran Satpol PP terus tingkatkan profesionlisme dan kapasitas aparatur serta sinergitas dengan instansi terkait,” pungkasnya.

Continue Reading

Kota Pontianak

Peduli Lingkungan Dengan Memilah Jenis Sampah

Published

on

Peduli Lingkungan Dengan Memilah Jenis Sampah

Gencil News – Pada saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2021, Rabu (3/3/2021). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat Kota Pontianak untuk peduli terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan.

Edi berharap masyarakat sudah mulai memilah sampah rumah tangga sehingga sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang. Sampah yang dipilah bisa dimanfaatkan di bank sampah yang ada.

“Sehingga sampah-sampah tersebut bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomis,” katanya

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan ditingkatkan. Sebab dengan masyarakat peduli terhadap lingkungannya, maka masyarakat juga yang akan merasakan dampaknya. Demikian pula kebersihan lingkungan pasar juga tak kalah pentingnya.

“Di pasar-pasar tradisional juga diharapkan pedagang maupun pembeli sama-sama peduli menjaga kebersihan lingkungan pasar,” tuturnya.

Continue Reading

Advertisement

KORAN GENCIL NEWS

TRENDING