Rusman Ali Tagih Lagi Janji Angkasa Pura

Gencil.News – Kubu Raya Bupati Kubu Raya, Rusman Ali kembali menagih janji PT Angkasa Pura II untuk merubah kata Pontinak menjadi Kubu Raya pada nama Bandara Internasional Supadio Pontianak.

“GM yang lama sudah janji akan mengganti nama. Tapi sampai sekarang belum juga diganti,” tegas Rusman Ali, Kamis(4/1) kemarin.
Menurutnya tidak susah untuk merubah apalagi sudah pernah diutarakan dan GM PT Angkasa Pura berjanji akan melakukannya.
“Hanya merubah nama ujungnya menjadi Bandara Supadio Kubu Raya. Tidak ada yang lain,” katanya.

Rusman Ali mengingatkan kepada pihak PT Angkas Pura untuk serius menindaklanjuti soal perubahan nama bandara tersebut. “Saya minta pihak bandara (PT Angkasa Pura,red) serius untuk melakukan perubahan nama ini,” tegasnya lagi.
Rusman Ali mengisyarakan tidak akan membantu pengembangan bandara, jika belum ada pergantian nama seperti yang pernah dijanjikan.

Baca juga   Waka Polres Kayong Utara Ajak Masyarakat Untuk Bersama Memberantas Pungli

“Kalau belum diubah saya tidak akan bantu kalau ada keperluan. Seperti kemarin, banjir, GM nya telpon, Alhamdulilah kita bantu. Tapi kalau nanti sampai nama ini tidak diubah saya tidak akan bantu lagi,” katanya.

Rusman Ali pastikan selama dirinya menjabat sebagai Bupati Kubu Raya akan terus memperjuangkan perubahan nama tersebut. Tujuannya tidak lain untuk mengangkat dan memperkenalkan nama Kabupaten Kubu Raya. Apalagi bandara terletak di Kabupaten Kubu Raya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kubu Raya, Muhammad Nurdin menilai, permintaan bupati soal perubahan nama bandara internasional merupakan hal yang benar.
Apalagi memang lokasi bandara tersebut berada di Kabupaten Kubu Raya. Namun kata dia, mekanisme pengajuan untuk merubah nama tersebut sebaiknya langsung disampaikan ke Kementrian Perhubungan.

Baca juga   BkkbN Gelar Pertida Ciptakan Remaja Berencana

“Permintaan bupati itu bagus. Mestinya harus diajukan ke Kementrian Perhubungan karena memang kewenangannya ada di Kementrian Perhubungan dan Angkasa Pura II),” terangnya.
Nurdin menilai, dari sisi keuntungan jika perubahan tersebut di ubah, tentu berdampak baik untuk Kubu Raya. Paling tidak menjadi ikon.
“Tetapi kalau tidak diubah juga tidak merugikan. Tapi memang sebaiknya diubah,” pungkasnya.(all)

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.