Sukiman Diduga Terlibat Kasus Korupsi, Ini Penjelasan DPW PAN Kalbar
Connect with us

Berita Kalbar

Sukiman Diduga Terlibat Kasus Korupsi, Ini Penjelasan DPW PAN Kalbar

Published

on

GENCILNEWS -‎Kasus dugaan suap usulan ‎Dana Perimbangan Keuangan Daerah dalam Rancangan APBN Perubahan 2018 diakui juru Bicara KPK Febri Diansyah melibatkan sejumlah anggota Komisi XI DPR RI yang diduga ikut menerima aliran dana.

Bahkan Tim penyidik KPK telah menggeledah tiga tempat dan salah satu diantaranya merupakan rumah dinas seorang anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PAN Sukiman yang notabene adalah legislator asal Provinsi Kalimantan Barat.

Menanggapi hal itu, Sekretaris DPW PAN Kalbar, Lendeng Syahrani mengakui bahwa DPW PAN Kalbar hingga kini masih belum menerima kepastian kabar tersebut dari DPP PAN.

“Taunya bahkan dari berita, dan masih belum menyebutkan nama, namun apakah benar itu Pak Sukiman kita masih menunggu konfirmasi dari DPP PAN ,” ungkapnya kepada Gencil.news, Rabu (1/8/2018).

Jika benar yang diperiksa KPK adalah anggota DPR RI asal Kalbar, Lendeng menegaskan maka mekanisme partai yang akan dilakukan yang sesuai dengan AD/ART PAN bahwa jika terjadi sesuatu dengan kader partai maka langkah yang dilakukan yaitu memberikan pembelaan melalui kuasa hukum yang ditunjuk oleh partai.

“Selama halnya adalah permasalahan hukum maka partai akan memberikan pembelaan terhadap kadernya. Dan terkait kasus ini jugakan kita belum tau sejauh mana proses serta bentuk persoalan yang dihadapi,” paparnya.

Diketahui bahwa kasus yang menimpa Sukiman yang merupakan salah satu kader partai amanah nasional asal Kabuapten Sintang Provinsi Kalbar itu, Lendeng selaku pengurus partai tetap berpihak pada azas praduga tak bersalah dimana pihaknya akan terus melakukan pembelaan yang disebut-sebut oleh KPK yang diduga terkait akan kasus korupsi APBN perubahan Tahun 2018 itu.

“Kami tetap berfikiran positif dan juga belum mengetahui apakah beliau menjadi saksi atau bagaimana. Setelah ada laporan resmi dari partai pusat barulah kita dapat mengetahui langkah yang akan dilakukan baik dari fraksi maupun dari induk partai kita,” urainya.

Lendeng menambahkan dengan adanya pemberitaan ini maka pihaknya akan mendapatkan informasi yang jelas terkait status kasus yang menimpa salah satu kader terbaik PAN asal Kalbar itu.

“Karena meski terkait kasus kita belum dapat memastikan bagaimana posisi yang sebenarnya dan sebelum jelas kasus yang sebenarnya akan terus kita bela,” pungkasnya. (dpw)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabupaten Kubu Raya

Kubu Raya Daerah Ketiga Nasional Terapkan Skema TAKE untuk ADD

Published

on

By

Kubu Raya Daerah Ketiga Nasional Terapkan Skema TAKE untuk ADD
Bupati Kubu Raya Saat menghadiri Launching Skema TAKE

Gencil News – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya merupakan daerah ketiga secara nasional yang menerapkan skema TAKE untuk ADD. Inovasi Pemkab Kubu Raya tidak lain untuk jajaran pemerintahan desa menjaga kawasan wilayah hutan masing-masing.

Skema Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE) untuk Alokasi Dana Desa (ADD). Skema ini yang mana anggaran tersebut untuk kegiatan berbasis kinerja lingkungan hidup dan kehutanan (ekologis).

“Singkatnya, skema ini mendorong pemerintah desa untuk menjaga kawasan hutan di wilayahnya. Dalam hal ini kriteria kinerja lingkungan hidup ini nantinya akan berpengaruh pada besaran transfer ADD dari kabupaten ke desa,” ujar Bupati Kubu Raya

Ia menyebut keistimewaan Kubu Raya menjadi daerah ketiga secara nasional. Setelah Jayapura di Papua dan Nunukan di Kalimantan Utara, yang menerapkan skema tersebut.

“Dengan skema ini, pemerintah desa akan mendapatkan ganjaran atas kinerja baiknya. Dalam mengelola lingkungan hidup, kelembagaan desa, dan pengelolaan keuangan desa,” tuturnya.

Keberhasilan penerapan skema anggaran ini hasil dari Program Kepong Bakul (kerja sama). Yaitu dengan JARI Indonesia Borneo Barat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kubu Raya dengan dukungan The Asia Foundation (TAF).

Muda mengatakan penerapan TAKE bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap desa. Apalagi kabupaten itu memiliki sebaran desa dengan hutan yang luas.

Ia mengatakan pengelolaan hutan harus secara berkelanjutan sebab di dalamnya terdapat berbagai macam spesies endemik yang bernilai.

“Itu pengelolaannya harus berkelanjutan dari mulai rumah tangga. Kita mengejar ekonomi, investasi boleh masuk, tetapi lingkungan tetap harus kita jaga. Kawasan hutan mangrove kita juga terluas di Kalimantan,” katanya.

Ia juga mengharapkan skema itu mampu memperkuat ekowisata dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, menengah di daerah setempat. Sebab Kubu Raya mempunyai posisi strategis dan potensi pengembangan wisata.

Pemkab Kubu Raya Dorong UMKM

“Terus berdayakan UMKM, misalnya kotak kue dan kotak nasi kini memakai besek. Pakai nipah, keladi air, dan serat alam lainnya dan ini dalam rangka uangnya tidak lari keluar. Kembali lagi ke ibu-ibu,” katanya.

Menurut dia, penerapan skema TAKE meningkatkan keterlibatan masyarakat desa dalam mengoptimalkan program-program kegiatan pelestarian sumber daya alam. Terlebih skema ini bisa mengukur pemanfaatan sumber daya alam dan memperkuat Badan usaha Milik Desa serta potensi wisata desa di Kubu Raya.

“Semoga skema TAKE di dalam tata kelola keuangan desa di Kubu Raya mulai tahun 2021. Kita semua dapat melaksanakannya dan konsisten. Untuk hal yang lebih baik ke depannya dalam merawat kelestarian hutan dan lingkungan kita,” katanya.

Continue Reading

Lintas Kalbar

Gubernur Kalbar Yakin Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Tahun 2021

Published

on

By

Gubernur Kalbar Yakin Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Tahun 2021
Gubernur Kalbar Yakin Pertumbuhan Ekonomi Meningkat Tahun 2021

Gencil News – Gubernur Kalbar Sutarmidji yakin pertumbuhan ekonomi Kalbar 2021 dapat meningkat capai 5 persen karena pada akhir tahun 2020 perbaikan ekonomi bergerak ke arah positif.

“Pada akhir tahun 2020 ini ekonomi Kalbar mulai positif. Secara akumulasi ekonomi 2020 ini akan rendah dari pada sebelum pandemi COVID-19,” ujar Gubernur Kalbar saat Pertemuaan Tahunan Bank Indonesia Kalbar di Pontianak. Kamis (03/12/2020).

Namun untuk triwulan III dan IV ekonomi Kalbar terus membaik sehingga tahun 2021 optimis bergerak menuju normal kembali.

Salah satu pendorong pertumbuhan positif ekonomi Kalbar seiring dengan beroperasinya Pelabuhan Internasional Tanjungpura atau Kijing di Mempawah.

“Saat ini sudah beroperasi namun uji coba. Kalbar dalam setahun produksi 2,7 juta ton CPO. Separuh saja melalui pelabuhan di Mempawah tersebut sangat besar kontribusinya terhadap PDBRD Kalbar sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Mendorong UMKM lebih maju

Pemerintah Provinsi Kalbar turut mendorong peningkatan penunjang produksi komoditas Kalbar. Kemudian mendorong UMKM untuk lebih maju.

“Untuk UMKM di Kalbar saya sarankan untuk terus berinovasi. Contoh dodol dari sisi bentuk bisa berubah jadi bintang atau lainnya. Begitu juga kemasannya harus menarik dan baik. Kita ini isi banyak namun kemasan kurang baik,” terangnya

Terkait peran BI Kalbar dalam membina UMKM ia mengakui bisa mengalahkan pemerintah. BI Kalbar melalui inkubator bisnisnya sudah tepat dalam mengembangkan, membina dan memajukan UMKM di Kalbar.

“Pemerintah kalah dari BI Kalbar dalam pembinaan UMKM. Kita sangat apresiasi dan berterima kasih atas perhatiannnya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalbar, Agus Chusaini mengatakan peluang ekonomi Kalbar bangkit dan tumbuh. Karena akan didorong akan beroperasinya Pelabuhan Internasional Kijing Kabupaten Mempawah.

Kemudian ada pemesanan vaksinasi COVID-19 sehingga menambah keyakinan virus dapat terkendali.

“Kemudian program pemulihan ekonomi nasional yang saat tengah berjalan dan akan berlanjut hingga tahun depan juga memberikan kontribusi dalam mendongkrak ekonomi Kalbar,” kata dia.

Stimulus fasilitas kredit ada perpanjangan dan kebijakan BI sendiri menjaga likuiditas semakin kuat.

“Belum lagi ekonomi digital saat ini terus berkembang. UMKM dengan ekonomi digital memiliki peluang dan peranan besar untuk ekonomi Kalbar,” kataya.

Continue Reading

Kota Pontianak

HUT Armada RI Ke 75, Lantamal XII Gelar Aksi Donor Darah

Published

on

HUT Armada RI Ke 75, Lantamal XII Gelar Aksi Donor Darah

Gencil News – Menjelang peringatan HUT Armada RI Ke 75 pada 5 Desember mendatang Lantamal XII menggelar aksi peduli sesama dengan mendonorkan Darahnya di Gedung  Malayahati Lantamal XII Jalan Kom Yos Sudarso, Kamis (3/12) yang merupakan perintah  langsung Kasal Laksamana TNI Yudho Margono, S.E.M.M.

Aksi donor darah yang dilaksanakan oleh Lantamal XII bekerjasama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Pontianak yang diikuti oleh prajurit dan ASN Lantamal XII, ibu ibu Jalasenastri Korcab XII, Kodam XII/Tpr, Lanud Supadio, Polda Kalbar, KPLP Pontianak, ASDP, Pelindo, KSOP, Bea Cukai dunia usaha Kopitiam,dan berbagai unsur masyarakat dengan jumlah 143 orang.

“Dengan setetes darah yang didonorkan, sangat besar artinya dan dapat menyelamatkan jiwa orang lain. Mari kita rutin untuk mendonorkan darah kita guna menolong jiwa sesama manusia,” kata Danlantamal XII Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman, saat ditemui di sela-sela melihat para pendonor mendonorkan darahnya di Gedung  Malayahati Lantamal XII.

Danlantamal XII juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah mendonorkan darahnya.

“Terima kasih kepada semua pendonor yang telah mendonorkan darahnya. Aksi ini merupakan wujud bakti amal para prajurit TNI AL di jajaran Lantamal XIi Pontianak,” ujarnya.

Aksi donor darah masih dalam masa pandemi Covid 19 sehingga dilaksanakan tetap menerapkan protokol Covid-19 dengan memakai masker, dengan mengukur suhu tubuh setiap pendonor, menjaga jarak  dan menyiapkan hand sanitizer oleh panitia penyelenggara.

Sebelumnya, masih kata Mantan Wadan Lantamal XII, Lantamal XII telah melakukan anjangsana dengan mengunjungi para purnawirawan TNI Angkatan Laut, dan Warakawuri.

“Kemarin, kita juga telah melaksanakan anjang sana kepada para Purwirawan dan Warakawuri TNI AL, ziarah di TMP Dharma Patria Jaya. Hari ini, Alhamdulillah, kita laksanakan donor darah,” ceritanya.

Dijelaskannya, Hari Armada Republik Indonesia Ke 75 yang dilaksanakan ini memang sangat sederhana dimana dalam masa Pendemi Covid-19.

“Saya sangat berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan khususnya masyarakat Kalimantan Barat, mari kita bersama-sama pada hari Armada RI ke 75 ini untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini agar Indonesia lebih maju, sebagaiamana tema “ Jaya di Samudera untuk Indonesia Maju,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut Komandan Lantamal XII Brigjen TNI Marinir Andi Rukman, Wadan Lantamal XII Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H., M.M, dan para pejabat utama Lantamal XII juga ikut mendonorkan darahnya agar dapat dimanfaatkan  masyarakat.  

Continue Reading

TRENDING