Tahun Ini 14 Korban Rabies di Kalbar

GENCILNEWS -Tercatat sudah 14 korban yang tewas akibat gigitan penular rabies. Ini menambah deretan daftar korban meninggal dunia.

Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat Abdul Manaf mengakui korban yang meninggal dunia merupakan ibu dan anak.

“Kejadiannya di Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang. Desa ini dekat dengan perbatasan dua negara, Indonesia dan Malaysia. Tahun ini sudah 14 orang yang meninggal dunia,” ungkap Manaf kepada gencil.news, Senin (20/8/2018).

Menurutnya cara yang efektif menekan kasus rabies adalah dengan memvaksin hewan penular rabies. Namun itu tidak mudah dilakukan. Penolakan kerap diterima bila dilakukan pada daerah-daerah yang baru terpapar rabies.

“Daerah yang belum pernah mendapat sosialisasi justru meminta petugas menangkap sendiri hewan yang akan divaksin. Padahal peran serta masyarakat sangat diharapkan dalam penanganan kasus ini,” jelasnya.

Baca juga   Polda Kalbar Musnahkan Sabu 5 Kg

Iapun mengapresiasi masyarakat di Ketungau Tengah karena masyarakat disana sepakat untuk memusnahkan anjing liar secara massal. Pemusnahan itu dilakukan sebagai buntut dari meninggalnya dua warga desa akibat rabies.

“Alhamdulillah masyarakat di Ketungau Tengah sudah paham, sulitnya itu jika masyarakat belum paham,” pungkasnya. (dpw)

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.